Digembleng Dua Bulan, Lulusan UMM Siap Jadi Digipreneur

Sabtu, 31 Agustus 2019 21:20 WIB

Prof. Dr. Syamsul Arifin M.Si. selaku Wakil Rektor 1 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyebut, pesatnya perkembangan Informasi dan Teknologi (IT) pada saat ini membuat segala kebutuhan manusia dapat terpenuhi dengan mudah. Bahkan berkat kecanggihan IT dapat merubah gaya hidup dalam suatu masyarakat.

Demikian pesan yang disampaikan Syamsul dalam kesempatan menutup acara Program Beasiswa Digital Talent Schoralship 2019 di Aula Teknik Gedung Kuliah Bersama III lantai 6, Kamis (22/8) kemarin. Dalam kesempatan ini dihadiri oleh 100 peserta Digital Talent Scholarship 2019 dari mahasiswa Teknik Informatika UMM.

Sebelumnya, peserta telah mendapatkan materi dan juga uji kompetensi selama 2 bulan. Syamsul lantas pengapresiasi agenda ini. “Kegiatan seperti ini sangatlah bagus, karena memberikan kompetensi dan juga peluang kepada milenial sebagai seorang digital entrepreneur untuk dapat optimis melihat masa depan,” tutur syamsul.

Syamsul juga memberi contoh nyata di mana gaya hidup masyarakat perkotaan di Indonesia saat ini sudah berubah. Ia mencontohkan keberhasilan seorang Nadiem Makarim yang tidak lain adalah pendiri serta CEO dari Go-Jek. Berkat adanya aplikasi Go-Jek, segala kebutuhan kita dapat terpenuhi dengan sangat mudah.

“Gaya hidup terdahulu sangatlah ownership, di mana kalau tidak naik mobil itu tidak keren. Tapi untuk saat ini yang dicari bukanlah mobil, akan tetapi akses. Di mana tidak punya akses berarti tidak keren,” tegas Syamsul. Selain dihadiri Syamsul, kegiatan ini dihadiri pula oleh Dr Ahmad Mubin MT, selaku Dekan dari Fakultas Teknik. Dalam kesempatan ini Dr. Ahmad Mubin menyampaikan ungkapan terimakasih kepada KOMINFO, lantaran telah memberikan kepercayaan kepada UMM. Dalam hal ini UMM menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta yang dipercaya untuk menyelenggarakan Pelatihan Digital Talent Scholarship 2019 ini.

Selain mendapat materi dan juga pengalaman, para peserta juga mendapatkan sertifikat dan juga uang saku dari Kominfo. Ahmad juga menyampaikan beberapa pesan kepada para peserta. “Teruslah kalian menggali potensi yang ada pada diri kalian dan carilah pengalaman sebanyak-banyaknya,” tutup Mubin.

Uji kompetensi yang mereka jalani membuat mereka siap bersaing di dunia pekerjaan kekinian. Para peserta yang lulus dalam program beasiswa pelatihan ini, nantinya akan diproyeksikan untuk magang di beberapa perusahaan start up terkemuka seperti Bukalapak, Tokopedia, GOJEK dan perusahaan startup raksasa lain. (mir/can)

Shared: