Bangun Kampus UMM di Metaverse, Prodi Informatika Kenalkan Metaverse ke Pimpinan FISIP UMM

Metaverse akhir-akhir ini sering muncul karena teknologi tersebut mampu membawa perubahan yang cukup pesat dalam segala hal. Melihat akan hal tersebut, Prodi Informatika UMM bergerak cepat untuk kembangkan teknologi tersebut dalam bidang pendidikan. Salah satu hal yang menonjol ada pada aktivitas praktikum di laboratorium. Ketua Program Studi Informatika UMM Ir. Galih W. Wicaksono, M.Cs menegaskan, “cita-cita kami di prodi informatika ini, ingin agar  Metaverse ini dimanfaatkan di semua fakultas yang ada di UMM” ujarnya. Rabu pagi (19/10) Prodi Informatika UMM kenalkan Metaverse ini pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM. Banyak sekali respon positif untuk kegiatan prodi Informatika UMM tersebut. Pengenalan teknologi metaverse ini memberikan pengalaman baru, Dekan FISIP UMM Prof. Muslimin Machmud, M.Si, Ph.d menyampaikan. “Hadirnya tim Informatika di FISIP ini memberikan kami surprise karena sesuatu yang belum pernah kita bayangkan itu kita bisa mempraktekkannya disini. ternyata dalam waktu sangat cepat melalui Informatika fakultas teknik ini merespon cepat dan melakukan sosialisasi dan itu sangat penting bagi kami karena proses pendidikan itu itu tidak mungkin sekarang tidak ditopang oleh teknologi.” Terangnya. Kecanggihan metaverse ini nantinya akan sangat memudahkan aktivitas manusia. Dilihat dari tujuan diciptakannya metaverse yaitu memudahkan kegiatan manusia dengan dibuatnya dunia virtual. Dengan metaverse semua aktivitas dunia nyata dapat dibangun dan dikembangkan dalam bentuk virtual. Metaverse akan memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk mewujudkan dunia impiannya. Diharapkan dengan adanya teknologi metaverse ini di FISIP UMM, agar nanti mampu memberikan dampak yang sangat bagus. Karena banyak yang mengajarkan masalah-masalah sosial atau politik hanya dengan fiktif dan teori tanpa mengetahui bagaimana bentuk aslinya. Dengan teknologi ini dapat memberikan hal pengajaran tersebut ke dalam bentuk yang real/nyata. Jadi, mahasiswa-mahasiswa akan lebih meresapi bagaimana sebenarnya yang akan terjadi dengan bentuk permasalahan yang nyata tersebut. (CCP)

Gandeng Fakultas Hukum, Prodi Informatika UMM Siap Perkenalkan UMM Kampus Metaverse

Metaverse kini sudah menjadi hal yang mulai banyak digemari oleh banyak orang. Perkembangan teknologi yang cukup pesat ini, mampu munculkan metaverse yang dapat membantu segala hal menjadi lebih ringkas. Dari perkembangan itu, Prodi Informatika UMM juga telah mengembangkan teknologi tersebut untuk mempersiapkan “UMM Goes to Metaverse” seperti yang disampaikan Hardianto Wibowo selaku Sekretaris II Prodi Informatika UMM dan PIC Sekolah Metaverse. Selain itu ungkapan lain yang disampaikan Hardianto Wibowo atau yang kerap disapa Hardi, “Harapan kami kedepan untuk UMM, agar dikenal sebagai Kampus Metaverse”. Sebagai langkah awal mencapai tujuan tersebut, Prodi Informatika UMM mulai menggandeng fakultas lain di UMM untuk ikut mengembangkan Metaverse terutama pada sistem pembelajaran. Kamis pagi (13/10) Prodi Informatika UMM mengadakan kunjungan sekaligus pameran di Fakultas Hukum UMM untuk mengenalkan serta mengajak berkolaborasi untuk pengembangan metaverse dalam sistem pembelajaran terutama di sistem praktikum Fakultas Hukum UMM. Kegiatan sosialisasi metaverse kali ini dihadiri Dekan Fakultas Hukum, Dr. Tongat, M.Hum.,  dan sejumlah dosen FH-UMM. Dengan kesempatan mendemokan teknologi Metaverse, Prodi Informatika memaparkan kemungkinan dan keuntungan penggunaan metaverse dalam bidang hukum. Selain memudahkan proses belajar mengajar, metaverse juga menyuguhkan kecanggihan yang memungkinkan dapat membangung laboratorium virtual untuk simulasi kegiatan peradilan di dalam Metaverse. Dalam kegiatan kali ini Prodi Informatika UMM mulai mengenalkan bagaimana Metaverse itu. Kemudian memberikan kesempatan kepada Dekan serta jajaran dosen Fakultas Hukum untuk mencoba Metaverse ini. “Kalau dari mencoba tadi, saya kira sangat mungkin ya nanti peran-peran Di Dalam proses persidangan, misalnya mediasi, penyelesaian sengketa, dan sebagainya, Itu bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi ini.” Ungkap Dekan FH UMM Dr. Tongat, M.Hum.(CCP)