Program Studi Informatika UMM: Gelar Rapat Evaluasi untuk Tingkatkan Kualitas Akademik Tahun 2023/2024!

Malang, 6 September 2024 –  Program Studi Informatika, Universitas Muhammadiyah Malang, mengadakan Rapat Evaluasi Perangkat Pembelajaran Semester Genap & Rapat Evaluasi Tahun Akademik 2023/2024. Kegiatan yang diselenggarakan di Shanaya Resort Malang kali ini bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan akademik pada semester genap. Kegiatan kali ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik, Dosen dan Staf Akademik Program Studi Informatika UMM. Selain melakukan evaluasi pembelajaran, juga acara ini juga membahas rencana dan rancangan kegiatan guna peningkatan akademik untuk tahun akademik mendatang, serta memastikan kualitas pendidikan yang lebih baik kedepannya. Rapat evaluasi Tahun Akademik Genap kali ini diharapkan menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas dan mutu akademik Informatika UMM ke depannya. Terutama dalam menciptakan kegiatan dan lingkungan pembelajaran yang lebih baik serta lebih produktif untuk berkolaborasi dan berinovasi bersama seluruh lapisan kampus, guna memenuhi perkembangan industri.

Informatics Welcoming Week 2024: Empowering Through AI and Innovation in the Digital Age

Malang, 10 September 2024   –  Kembali mengisi energi ruang virtual dan AI, selama sepekan terakhir, Program Studi Informatika, Universitas Muhammadiyah Malang, hadirkan Informatics Welcoming Week (IWW) 2024, yang berlangsung dari tanggal 02 September hingga 05 September 2024.  Acara ini diadakan untuk memberikan informasi terkait perkuliahan dan untuk memberi sambutan hangat kepada Mahasiswa Baru Informatika UMM. IWW merupakan kegiatan sambutan yang dirancang modern dan easy going untuk mengenalkan dunia teknologi dan informatika juga memberi wawasan mendalam soal akademika dan seputar program studi Informatika kepada mahasiswa baru 2024. Tidak hanya pemaparan materi terkait teknologi, perkuliahan, bidang minat, tugas akhir dan ukm kesiswaan, acara kali ini juga diisi dengan ice breaking dan kuis Berikut adalah versi yang telah diperbaiki: Acara ini diawali dengan sambutan hangat dan pengenalan program studi Informatika oleh Kaprodi Informatika UMM, Ir. Galih Wasis Wicaksono, S.Kom., M.Cs. Selanjutnya, pengenalan sekretariat prodi 1 dan 2 dilakukan oleh Ir. Denar Regata Akbi, S.Kom., M.Kom, dan Ir. Hardianto Wibowo, S.Kom., M.T. Pada hari kedua, 3 September 2024, peserta diberikan kesempatan untuk mendalami dan mengenal empat bidang minat di Informatika UMM. Bidang minat tersebut adalah “Data Science” yang dipresentasikan oleh Vinna Rahmayanti S.N., S.Si., M.Si; rekayasa perangkat lunak oleh Ir. Ilyas Nuryasin, S.Kom., M.Kom; sistem keamanan jaringan oleh Diah Risqiawari, S.Kom., M.T; dan “Game Cerdas” oleh Lailatul Husniah, S.T., M.T. Acara kemudian berlanjut dengan semangat penuh dari para mahasiswa baru program studi Informatika UMM. Pada hari tersebut, mereka diberi kesempatan untuk mempelajari materi tentang kurikulum Informatika UMM, SIM PKN-MBKM, kemahasiswaan, dan pengenalan Himpunan Mahasiswa Informatika (HMIF) oleh ketua HMIF, Yogi Pratama Nusantara. Hari terakhir, 5 September 2024, menjadi kesempatan bagi calon mahasiswa baru untuk berbagi pengalaman dengan koordinator tugas akhir, Ir. Wildan Suharso, S.Kom., M.Kom. Pada hari ini juga merupakan momen berharga bagi peserta, karena mereka bisa berdiskusi dengan salah satu alumni terbaik Informatika UMM, Chintia Tria Diana Oktaviani. Kegiatan ini juga membuka peluang bagi peserta untuk berbincang dengan koordinator Laboratorium Informatika, Fery Pratama, S.Kom., serta Tim Content Creator Prodi yang terdiri dari Alviya Laela Lestari, Imelda Azaliya Rahma, Nadhira Ulya Nisa, dan Rafidhiya Bagus Farizki. Informatics Welcoming Week 2024 berhasil memberikan pengalaman dan materi mendalam yang membantu peserta memulai perjalanan akademik mereka. Terima kasih kepada semua pemateri, panitia, dan peserta yang menjadikan acara ini sukses. Semoga acara ini menjadi jembatan awal yang dapat membangkitkan semangat akademik mahasiswa baru Informatika UMM.

Menginspirasi Riset dan Inovasi di Era Industri 4.0: Kuliah Tamu Informatika UMM Kupas Tuntas Potensi IoT dan SKJ

Malang, 28 September – Menyadari maraknya revolusi industri dan IoT, Program Studi Informatika, Universitas Muhammadiyah Malang, menggelar Kuliah Tamu Bidang minat SKJ. Dengan mengangkat tema “Riset & Implementasi Internet of Things (IoT)” , kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat dan ketertarikan Mahasiswa untuk dapat terus berevolusi, terutama di era revolusi industri 4.0. Membuka peluang emas bagi para peserta, acara ini menghadirkan dua narasumber ahli, yakni Prof. Dr. Mauridhi Hery Purnomo dari ITS Surabaya dan Hanugra Aulia Sidharta S.T., M.MT dari Binus University Malang. Kegiatan yang berlangsung di Aula GKB 3 UMM, Kegiatan ini mendapatkan respons positif, terbukti dari antusiasme peserta yang aktif mendengarkan dan berdiskusi dengan para pembicara. Kuliah tamu dibuka oleh Kaprodi Informatika UMM, sebelum memasuki sesi materi dari kedua narasumber yang membahas topik penting di bidang IoT dan SKJ. Dalam sesi pertama, bapak Hanugra Aulia Sidharta memaparkan materi yang menyoroti pentingnya penerapan SMART Goals dalam proses penelitian. Dengan menggunakan pendekatan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound), peneliti dapat mengarahkan upaya mereka untuk mencapai hasil yang lebih terstruktur dan efektif. Metode ini membantu dalam menentukan tujuan penelitian yang jelas, realistis, dan dapat dicapai dalam kerangka waktu tertentu, sehingga memperkuat kualitas hasil penelitian. Pada sesi kedua kuliah tamu, Prof. Dr. Mauridhi Hery Purnomo memberikan pemaparan yang komprehensif mengenai dunia Internet of Things (IoT). Beliau menjelaskan bagaimana IoT telah berkembang dan dapat diimplementasikan di berbagai sektor, termasuk industri, kesehatan, pertanian, transportasi, hingga smart city. Dengan acara kali ini para peserta dibimbing dalam memahami riset dibidang IoT. kegiatan ini juga menjadi jembatan untuk mengajarkan para peserta berteori dan mengintegrasikan teori serta penerapannya dalam berbagai sektor. Tujuannya adalah untuk mendorong inovasi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Acara ini diharapkan mampu membangkitkan semangat peserta dalam melakukan riset dan pengembangan diri, khususnya dalam inovasi IoT. Selain itu, kegiatan ini juga berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan Informatika UMM.

IPv4 dan IPv6

Source Gambar :  kantinit.com Bernarkah IPv4 sudah mulai jarang digunakan? Internet Protocol Version 4 (IPv4) dan Internet Protocol Version 6 (IPv6) adalah dua versi protokol yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat di jaringan internet. IPv4, yang diperkenalkan pada 1983, menggunakan alamat sepanjang 32-bit yang memungkinkan sekitar 4,3 miliar alamat unik. Namun, seiring dengan pesatnya pertumbuhan perangkat terhubung, jumlah alamat IPv4 mulai habis. IPv6 dikembangkan sebagai solusi dengan menyediakan alamat 132-bit  yang memungkinkan jumlah alamat jauh lebih besar, hingga triliunan perangkat. Selain kapasitas yang jauh lebih besar, IPv6 juga menawarkan efisiensi yang lebih tinggi dalam routing dan manajemen jaringan, serta mendukung fitur keamanan yang lebih baik. Perbedaan utama antara IPv4 dan IPv6 adalah jumlah alamat yang dapat disediakan , format alamat (IPv4 menggunakan notasi desimal, sedangkan IPv6 menggunakan notasi heksadesimal), dan efisiensi jaringan. Meskipun IPv4 masih banyak digunakan , transisi menuju IPv6 menjadi penting untuk mengakomodasi perkembangan teknologi dan jaringan di masa depan.

Data Sains: Peluang Karir Tak Terbatas di Era Digital

Data sains menjadi salah satu sektor penting yang paling diminati di era saat ini. Luasnya penggunaan data dan pesatnya perkembangan internet di berbagai bidang  menyebabkan kebutuhan akan ahli sains akan terus meningkat. Bidang ini berfokus pada pengolahan, analisis, dan interpretasi data untuk menghasilkan wawasan yang sangat berguna untuk pengambilan keputusan yang lebih efisien dalam bisnis, pemerintahan, hingga riset ilmiah. Dalam data sains, keterampilan dalam machine learning, analisis statistik, serta pengolahan big data menjadi elemen penting yang harus dikuasai. Sebagai salah satu profesi utama di bidang ini, data scientist memanfaatkan berbagai alat dan teknik untuk memprediksi tren, mengidentifikasi pola, dan memberikan solusi berbasis data. Selain itu, penggunaan Artificial Intelligence (AI) yang semakin berkembang memberikan kontribusi yang signifikan dalam efisiensi dan inovasi bisnis. Prospek karier di bidang data sains sangat menjanjikan dengan peran yang luas. Tidak hanya di bidang teknologi, tapi juga sampai ke sektor keuangan, kesehatan, manufaktur, dan pemerintahan. Seiring meningkatnya permintaan global akan kemampuan mengolah data, profesi data scientist dan data analyst terus berkembang menjadi salah satu pekerjaan paling bergengsi dengan gaji yang tinggi di era digital.

Workshop Case Method & Project Based Learning Tingkatkan Kualitas Pengajaran Dosen Informatika Universitas Muhammadiyah Malang

Malang, 6 September 2024 Dosen-dosen Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan Workshop Case Method & Project Based Learning atau PBJ & PjBL di Shanaya Resort Malang. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dosen dalam menerapkan metode pembelajaran berbasis kasus dan proyek di dalam kelas. Dalam acara tersebut, para peserta diperkenalkan dengan berbagai strategi pembelajaran inovatif yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa dan memperkuat keterampilan pemecahan masalah. Diskusi mendalam mengenai penerapan metode-metode tersebut dalam kurikulum informatika turut menjadi fokus utama, memberikan wawasan baru bagi para dosen untuk lebih efektif memfasilitasi pembelajaran. Workshop ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pengajaran di Universitas Muhammadiyah Malang, terutama dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan kebutuhan industri.

Karir di Dunia Informatika: Peluang dan Tantangannya?

Beberapa tahun terakhir, Pemanfaatan Teknologi Informasi menjadi potensi besar dalam pembuatan kebijakan publik dan dalam karir di dunia kerja. Penelitian menyebutkan dengan menggunakan teknologi informasi dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, transparansi dalam hal pekerjaan dan pengambilan kebijakan dan keputusan publik. Saat ini pemanfaatan TI di berbagai bidang membuka banyak peluang karir, hal ini tentunya juga akan memberi banyak manfaat bagi masyarakat muda hingga berbagai usia apabila menguasainya. Namun perlu diingat bahwa penggunaan teknologi juga informasi ini juga memiliki banyak tantangan yang perlu diatasi di dalamnya. Keterbatasan Akses dan Infrastruktur, tidak semua daerah memiliki akses yang sama terhadap infrastruktur TI yang memadai, seperti akses internet yang cepat dan stabil,  menjadi keterbatasan utama saat ini. Selain itu, Keterbatasan sumber daya manusia dengan keahlian tersebut dapat menjadi kendala dalam mengambil manfaat penuh dari data. Saat ini Puslitbang Aptika -IKP (Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika dan Informasi dan Komunikasi publik )  mencatat sejak 2020 dibutuhkan setidaknya 129.465 SDM di bidang TIK, baik dalam implementasi Full-Stack Programmer, dan Data Analyst, Big Data Scientist.  Ini menunjukkan kurangnya koordinasi antar lembaga dan kurangnya minat akan dunia informatika. Hal ini tentu sangat disayangkan, Penelitian mencatat bahwa peluang kerja dengan income  tertinggi salah satunya adalah bidang informatika. Namun, Saat ini Biro Statistik Tenaga Kerja AS, mencatat setidaknya peluang dan minat kerja ini akan tumbuh setidaknya 19%  di tahun 2019 – 2029. Jika menjelajahi bidang kerja informatika dan teknologi ini banyak peluang karir yang menarik, hal ini belum termasuk cabang bidang yang akan berkembang, berikut adalah beberapa bidang menarik yang dapat menjadi peluang kerja mu di masa depan: Pengembang perangkat lunak Data Analyst Big Data Scientist Desainer UI/UX Cyber Security Game Developer Insinyur Perangkat keras referensi: https://knia.stialanbandung.ac.id/index.php/knia/article/view/879 https://deriota.com/news/read/1220/menggali-karir-di-era-teknologi-peluang-dan-tantangan.html

Dampang Serangan Rasomeware dan Penangannya/Mitigasi

Ransomware adalah malware berbahaya yang melakukan enkripsi data pengguna dan menuntut pembayaran tebusan untuk mendekripsi data dalam jangka waktu tertentu. Brain Cipher Ransomware adalah jenis serangan yang relatif baru dan menargetkan organisasi di seluruh dunia. Dalam kasus Pusat Data Nasional Indonesia, peretas menuntut tebusan sekitar USD 8 juta atau sekitar Rp 131 miliar untuk memulihkan data. Serangan ini menyebabkan lumpuhnya ratusan layanan publik, terancamnya reputasi pemerintahan  hingga hilangnya data pribadi masyarakat. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi mengungkap menurutnya pelaku peretasan tidak melibatkan negara tertentu melainkan perorangan dengan motif ekonomi. 13 Juli  Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Hadi Tjahjanto, menyampaikan bahwa mereka berhasil memulihkan 86 layanan.  hingga saat ini belum ada rencana strategis yang dilakukan untuk menguatkan sistem pertahanan siber di masa yang akan datang. Lalu bagaimana dengan keamanan data diri milik kita? dan bagaimana penangannya? Terdapat pelajaran penting yang bisa diambil dari insiden serangan tersebut, kurangnya kewaspadaan terhadap ancaman siber, beberapa tahapan di bawah ini merupakan tahapan / langkah yang bisa dilakukan untuk mengamankan data dan layanan dari ancamanan siber ransomware, diantaranya; Mewajibkan pencadangan data Urgensi Undang-Undang Keamanan Siber Meningkatkan Kesadaran Keamanan Melakukan pencadangan Data yang terjadwal Hati-hati saat Mengunduh Aplikasi Menggunakan Kata Sandi yang Kuat Melakukan Pemindaian Berkala Kolaborasi dengan Ahli Keamanan Siber Menerapkan Protokol Pemulihan Insiden Pengawasan dan Analisis Berkelanjutan Dengan langkah / tahapan pencegahan yang  tepat dengan peningkatan kesadaran akan ancaman siber, Indonesia dapat memperkuat keamanan data  dan mencegah serangan ransomware ataupun malware lainnya. Dengan adanya insiden tersebut, Pusat Data Nasional, sebagai Pusat informasi dan data, diharapkan untuk dapat berkomitmen untuk terus mengembangkan kebijakan, diri dan membuat atau menyusun strategi yang matang dan proaktif untuk menghadapi ancaman yang semakin kompleks.

Brain Cipher?

Brain Cipher merupakan salah satu ransomware yang diluncurkan untuk melakukan serangan terhadap organisasi di seluruh dunia. Meskipun awalnya diluncurkan tanpa situs kebocoran data, catatan tebusan terbaru merek kini tertaut ke situs tersebut, yang menunjukkan bahwa data masih dalam serangan dan akan digunakan dalam skema pemerasan ganda. Brain Cipher telah membuat beberapa perubahan kecil pada enkripsi. Salah satunya yaitu tidak hanya menambahkan ekstensi ke file terenkripsi, tetapi juga mengenkripsi nama file, seperti ditunjukkan di bawah. Source: BleepingComputer Situs Kebocoran Data Baru Diluncurkan Seperti operasi ransomware lainnya, Brain Cipher akan menembus jaringan perusahaan dan menyebar secara lateral ke perangkat lain. Setelah pelaku ancaman mendapat kredensial admin domain, mereka menyebarkan ransomware ke seluruh jaringan. akan tetapu, sebelum dilakukan mengenkripsi file, para pelaku ancaman akan mencuri data perusahaan dalam upaya pemerasan, memperingatkan korban bahwa data tersebut akan dirilis ke publik jika uang tebusan tidak dibayarkan. Brain Cipher juga demikian dan baru-baru ini meluncurkan situs kebocoran data baru yang saat ini tidak mencantumkan korban apa pun.

Kuliah itu Worth It: Jurusan dengan Return Tertinggi

Selama beberapa dekade, penelitian menunjukkan bahwa memiliki sebuah gelar hampir selalu bermanfaat. Lulusan perguruan tinggi baru-baru ini yang bekerja full time menghasilkan $24,000 lebih banyak selama satu tahun dibandingkan mereka yang hanya memiliki ijazah sekolah menengah atas, menurut data yang baru dirilis dari Federal Reserve Bank of New York. Secara umum, pemegang gelar sarjana memperoleh penghasilan 75% lebih tinggi selama karir mereka, menurut laporan tersebut – dan, dalam banyak kasus, semakin tinggi tingkat pencapaian pendidikan, semakin besar pula gaji yang mereka peroleh. Tetapi, penelitian juga menunjukkan bahwa banyak hal masih bergantung pada pilihan jurusan. Jurusan kuliah dengan return tertinggi Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam American Educational Research Journal menemukan bahwa jurusan teknik dan ilmu komputer memberikan keuntungan tertinggi dalam pendapatan seumur hidup, diikuti oleh jurusan bisnis, kesehatan, serta matematika dan sains. Jurusan pendidikan dan humaniora serta jurusan seni memiliki keuntungan terendah dari 10 bidang studi yang dipertimbangkan. “Analisis cost-benefit kami menemukan bahwa rata-rata gelar sarjana menawarkan keuntungan yang lebih baik daripada pasar saham,” kata Liang Zhang, seorang profesor pendidikan tinggi di New York University Steinhardt School of Culture, Education, and Human Development dan rekan penulis. dari penelitian ini. “Namun, ada perbedaan yang signifikan antar jurusan perguruan tinggi.” Secara keseluruhan, para peneliti menemukan bahwa manfaat pendidikan tinggi tetap bertahan, meskipun angka partisipasi sekolah menurun dan kondisi pasar tenaga kerja bagi mereka yang tidak memiliki gelar sarjana meningkat, kata Zhang. Analisis ini memperhitungkan perbedaan upah antara lulusan perguruan tinggi dan sekolah menengah atas serta faktor-faktor lain, termasuk biaya sekolah dan bantuan keuangan serta biaya peluang karena menunda masuk kerja penuh waktu. Sumber: Here are college majors with the highest and lowest rate of return (cnbc.com)