ChatGPT memang jago bantuin banyak hal, mulai dari bikin CV, menulis esai, sampai bantu kerjaan kantor. Tapi, meskipun kelihatan aman, kamu tetap harus waspada soal data pribadi yang kamu input.

Jennifer King dari Stanford Human-Centered AI kasih peringatan: ada lima informasi penting yang nggak boleh kamu bagikan ke chatbot ini. Bukan karena ChatGPT jahat, tapi karena sistemnya memang nggak didesain buat nyimpen data sensitif.

1. Data Pribadi
Jangan pernah masukin info seperti KTP, SIM, alamat rumah, tanggal lahir, atau nomor HP. Sekali diketik, kamu udah kehilangan kontrol atas data itu.

2. Informasi Keuangan
Nomor rekening, kartu kredit, dan data transfer bukan buat diobrolin sama AI. Kalau bocor, risikonya besar banget.

3. Rekam Medis
ChatGPT bukan dokter. Kalau mau diskusi soal kesehatan, pastikan info pribadi udah disensor. Jangan kasih nama atau nomor pasien.

4. Data Kerja & Klien
Mau bikin email atau laporan pakai ChatGPT? Boleh, tapi jangan sampai ada info rahasia kantor atau data klien. Bisa bahaya secara hukum!

5. Info Login
Username dan password bukan buat diketik di chatbot. Pakai password manager aja yang lebih aman.

Kesimpulannya: ChatGPT pintar, tapi bukan tempat curhat data penting. Anggap aja kamu lagi ngobrol sama teman pinter, tapi bukan dokter, bukan HRD, dan jelas bukan tempat simpan rahasia.