Angkat Topik Artificial Intelligence, Dosen Informatika UMM Raih Gelar Ph.D Dari Universitas Ternama Di Jepang

Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu bidang ilmu komputer yang difokuskan untuk memberikan solusi bagi permasalahan yang umumnya terkait dengan kecerdasan manusia. AI juga bisa diartikan sebagai sebuah simulasi kecerdasan manusia yang mengimplementasikan sistem komputer sehingga bisa memiliki sistem kerja selayaknya manusia. Pesatnya perkembangan zaman dalam bidang teknologi membuat AI sudah banyak diterapkan pada banyak sektor. Dari definisinya sendiri, AI dikembangkan dengan tujuan memudahkan aktivitas manusia. Salah satu dosen bidang minat data sains dari Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang, Setio Basuki baru saja meraih gelar Ph.D dari salah satu universitas ternama di Jepang, Toyohashi University of Technology. Dengan mengangkat topik Artificial Intelligence (AI), Setio Basuki mampu menyelesaikan studi selama tepat 3 tahun dengan program beasiswa. Penelitian Setio berfokus pada pemanfaatan AI pada peer review dari artikel ilmiah. Penelitian tersebut memiliki tujuan sebagai otomatisasi proses penilaian kualitas artikel ilmiah untuk mendapatkan hasil artikel yang sesuai dengan standar secara cepat dan tepat. Penelitian yang melibatkan lebih dari 90.000 archive paper dengan lebih dari 15 juta kalimat dari tahun 1970 hingga 2017 diproses menggunakan super komputer yang disediakan oleh laboratorium. Dengan dataset yang sangat banyak, Setio membutuhkan waktu 1 tahun untuk mengolahnya dengan super komputer. Sebagai syarat kelulusan untuk gelar Ph.D, Setio Basuki diharuskan mampu menulis 2 jurnal Q1 dengan high impact factor dan 1 good conference dalam kurun waktu 3 tahun masa studi. tepat selama 3 tahun masa studi. “Dengan budaya akademik yang disiplin di Jepang, sedikt banyak memberikan dorongan kepada saya untuk menyelesaikan studi dengan tepat waktu”, ungkap Setio Basuki ketika ditanya mengenai hal terkesan selama berkuliah di Toyohashi University of Technology.  Budaya akademik yang disiplin tapi juga tetap mengutamakan rasa kemanusiaan dirasa bagus untuk diterapkan pada sistem akademik di Indonesia agar mahasiswa mampu menyelesaikan kewajibannya dengan nyaman dan tepat waktu.

Prodi Informatika UMM terapkan Artificial Intelligence untuk Dukung Tata Kelola Program Studi yang Berkemajuan

Malang, 9 April 2023 – Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang di tahun 2023 telah mengimplementasikan teknologi Kecerdasan Buatan/Artificial Intelligence (AI) dalam pengelolaan keuangan. “Tahun anggaran di UMM dimulai bulan Maret tahun berjalan dan berakhir pada Februari tahun berikutnya” terang Galih Wasis Wicaksono, Ketua Program Studi Informatika UMM. “Mulai tahun 2023 ini, kami akan menerapkan pengelolaan keuangan Prodi yang meliputi perencanaan dan penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian serta peningkatan (PPEPP) dengan dibantu oleh Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kami menggunakan tools Notion.so. Penggunaan Notion.so digagas oleh Sekretaris Prodi II Informatika, Pak Hardianto Wibowo”. Tambah Galih dalam sesi wawancara. Notion.so adalah tools pengelolaan task, proyek, dan informasi yang sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Tools ini menyediakan berbagai fitur seperti pengelolaan dokumen, daftar task, catatan, database, kalender, dan lain sebagainya dalam satu tempat yang terintegrasi. Fitur yang paling menonjol dari Notion.so adalah kemampuannya untuk membuat database yang dapat disesuaikan. Pengguna dapat membuat database untuk berbagai tujuan, seperti database kontak, daftar task, atau bahkan database untuk mengelola proyek besar. Dalam database, pengguna dapat menambahkan kolom, filter, dan tampilan yang berbeda-beda, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengatur data mereka dengan cara yang lebih efisien dan terstruktur. Notion.so juga dilengkapi dengan fitur kolaborasi yang memungkinkan beberapa pengguna untuk bekerja pada proyek yang sama secara bersamaan. Pengguna dapat berbagi dokumen, tugas, atau database dengan rekan kerja atau teman, dan berkolaborasi secara real-time dalam mengedit dan memperbarui informasi. Notion.so juga dapat memberikan notifikasi apabila terdapat transaksi yang tidak biasa atau pelanggaran kebijakan yang perlu ditindaklanjuti. Dalam pengelolaan keuangan, Notion.so dapat membantu pengguna untuk memantau dan mengatur anggaran keuangaa. “Person In Charge (PIC) dari setiap kegiatan di Prodi Informatika UMM nantinya dapat membuat database, kami sudah menyusun task-nya untuk mengatur penetapan sampai dengan evaluasi kegiatan. Dalam Notion.so nantinya PIC kegiatan dapat menambahkan tag atau label untuk memudahkan pengelompokan, dan menampilkan laporan keuangan dalam bentuk grafik atau tabel”. Terang Hardianto Wibowo selaku Sekretaris II Prodi Informatika. “Untuk transaksi keuangan, kami juga memanfaatkan fasilitas electronic cash management yang dikeluarkan salah satu bank secara khusus sehingga segala aktivitas keuangan yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan dapat termonitor dan dikelola dengan akuntabel”. Terang Denar Regata Akbi Sekretaris I Prodi Informatika UMM. Dalam rapat Koordinasi PIC kegiatan Tahun Anggaran 2023, Ketua Program Studi Informatika UMM menegaskan bahwa penggunaan kecerdasan buatan dalam pengelolaan kegiatan dan keuangan Prodi merupakan langkah awal untuk mendorong effective good governance di level Prodi. Dosen beserta Staf Prodi diharapkan akan lebih produktif dan efisien dalam menyelesaikan tugas tambahan. Selain itu, teknologi juga membantu meningkatkan akurasi dan keamanan data termasuk data keuangan. Terobosan-terobosan ini sejalan dengan visi dan misi Prodi Informatika UMM yang berkomitmen menjadi pionir dalam mengimplementasikan teknologi terbaru khususnya dalam pendidikan dan pengelolaan Prodi, sehingga dapat memperkuat posisi UMM sebagai institusi pendidikan yang unggul dan terkemuka. (IFUMM)

Informatika UMM Gelar Pelatihan Digital Tools Untuk Optimalkan Pelayanan Kepada Mahasiswa dan Masyarakat

Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menginisasi pelatihan Digital Tools bagi Prodi dan unit-unit yang ada di UMM. Hal tersebut guna mengoptimalisasi pelayanan kepada mahasiswa UMM dan Masyarakat. Pemanfaatan digital tools ini berdasarkan kondisi dan kebutuhan saat ini yang semua harus dilakukan dengan cepat dan mudah berbasis teknologi informasi. Disisi lain, pemanfaatan teknologi ini juga sebagai upaya tanggap dalam masa pendaftaran mahasiswa baru yang terus membutuhkan informasi-informasi penting dan up to date. “Kegiatan ini bertujuan untuk optimalisasi pelayanan publik sehingga dapat mendekatkan kita, UMM, pada para mahasiswa dan publik. “ini adalah Langkah untuk UMM Go Artificial Intelligence (AI)” Terang Hardianto Wibowo, M.T. selaku Sekretaris II Prodi Informatika UMM, sekaligus sebagai pemateri dalam sesi pelatihan tersebut. Prodi Informatika UMM di tahun ini ingin mempertahankan kuantitas calon mahasiswa baru sehingga mekanisme pelayanan, call center, dan pusat informasi dikelola dengan berbasis pada teknologi digital. Prodi Informatika UMM sudah mengembangkan dan menggunakan Chatbot sebagai media layanan bagi calon mahasiswa baru, mahasiswa, orang tua wali dan masyarakat. Sistem ini mampu melayani ratusan bahkan ribuan calon mahasiswa baru yang membutuhkan beragam informasi tentang Informatika dan UMM. Berdasarkan kesuksesan tersebut, Prodi Informatika UMM menggandeng serta Prodi dan unit-unit lain di UMM, untuk mengenal serta mengimplementasikan Chatbot dalam menangani penanganan layanan bagi mahasiswa dan civitas akademika di UMM. Diikuti oleh 45 dosen dan karyawan dari berbagai prodi dan unit di UMM, kegiatan yang dikemas dengan nama Pelatihan Digital Tools ini sukses digelar pada Jumat 22 Juli 2022.