Kuliah Tamu Perdana Informatika UMM Seputar Generative AI dan Inovasinya Bersama GITS Indonesia

Malang, 22 September 2023 – Prodi Informatika Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan kuliah tamu perdana yang menghadirkan pemateri dari GITS Indonesia. Acara ini diadakan di Aula GKB 3 dan dihadiri oleh mahasiswa baru Informatika UMM angkatan 2023, dosen Informatika, serta para staf yang bersangkutan dalam dunia teknologi dan kecerdasan buatan. Kuliah tamu perdana ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai generative artificial intelligence (AI) dan inovasinya, serta bagaimana teknologi ini dapat membentuk masa depan yang lebih cerah. Dua pemateri ahli di bidangnya diundang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dalam pengembangan teknologi AI yang semakin penting dalam berbagai aspek kehidupan. Pemateri pertama adalah Jaka Karang Tunggal, seorang Data Analyst dari Divisi Platform Engineering di GITS Indonesia. Dalam presentasinya, Jaka membahas topik “Simplifying Tomorrow with Generative Artificial Intelligence: Building a Brighter Future” yang berfokus pada potensi AI generatif untuk menyederhanakan dan mempercepat inovasi di berbagai sektor, seperti industri, kesehatan, dan pendidikan. Peserta kuliah tamu diajak untuk memahami bagaimana AI generatif dapat menciptakan solusi baru dan merangsang perkembangan teknologi di masa depan. Pemateri kedua adalah Hariyady, seorang dosen Informatika di UMM. Dalam presentasinya yang berjudul “Kecerdasan Buatan di Balik Electroencephalography: Inovasi dalam Pengenalan Pola EEG,” Hariyady membahas penggunaan AI dalam bidang kedokteran, khususnya dalam menganalisis pola aktivitas otak melalui elektroensefalografi (EEG). Ia menjelaskan bagaimana AI dapat memainkan peran penting dalam mengidentifikasi pola EEG yang relevan untuk diagnosis dan penelitian medis. Hal ini merupakan salah satu contoh nyata bagaimana kecerdasan buatan dapat memberikan inovasi dalam bidang kesehatan dan ilmu pengetahuan. Acara kuliah tamu perdana ini merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa baru Prodi Informatika UMM angkatan 2023 untuk memperluas pengetahuan mereka dalam dunia teknologi, khususnya di bidang kecerdasan buatan. Kuliah tamu ini juga merupakan bukti komitmen Prodi Informatika UMM dalam memberikan pengalaman pendidikan yang beragam dan relevan bagi mahasiswa. Kami berharap akan ada acara serupa yang terus diadakan untuk menginspirasi dan memotivasi generasi muda agar berkontribusi dalam perkembangan teknologi dan inovasi di masa depan.

Dosen dan Mahasiswa Informatika UMM Raih Juara 2 dalam Kompetisi Artificial Intelligence Innovation Summit 2023 dengan Teknologi Revolusioner: Batik GAN

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mengukir prestasi yang membanggakan dalam kancah teknologi nasional. Pada ajang kompetisi AI Innovation Summit 2023 yang digelar di Jakarta International Expo pada Kamis, 10 Agustus 2023. Kolaborasi antara Dosen dan Mahasiswa  berhasil memukau para juri dan peserta dengan inovasi luar biasa dalam dunia kecerdasan buatan. Tim yang terdiri dari Agus Eko Minarno, Yufis Azhar serta mahasiswa berbakat Toton Dwi Antoko dari Jurusan Informatika UMM berhasil meraih juara 2 dalam kategori Pengembangan Tools GEN-AI dengan teknologi revolusioner yang disebut “Batik GAN.” Batik GAN: Menggabungkan Kecerdasan Buatan dan Kekayaan Budaya Batik GAN merupakan hasil integrasi antara kecerdasan buatan (AI) dan kekayaan budaya Indonesia. Tim Dosen dan Mahasiswa Informatika UMM telah berhasil mengembangkan teknologi yang menghasilkan pola batik secara otomatis menggunakan Generative Adversarial Networks (GAN), sebuah pendekatan dalam deep learning yang memungkinkan algoritma pembelajaran mesin bekerja bersama untuk menciptakan desain autentik tanpa batasan kreativitas. Proses Batik GAN dimulai dengan memberikan ribuan contoh batik tradisional ke dalam algoritma. Selama tahap pelatihan, dua komponen utama GAN yaitu generator dan diskriminator bekerja secara dinamis. Generator bertugas menciptakan pola batik baru, sementara diskriminator belajar untuk membedakan antara batik asli dengan batik buatan. Proses ini dilakukan secara berulang hingga menghasilkan pola batik yang memukau. Keberhasilan dan Proses Kompetisi Kompetisi AI Innovation Summit 2023 menarik minat dari 59 peserta dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 10 di antaranya berhasil menjadi finalis dalam kategori Pengembangan Tools GEN-AI, dan hanya 4 finalis yang berhasil lolos dalam kategori tersebut. Batik GAN UMM berhasil menunjukkan kinerja yang luar biasa dengan meraih posisi juara 2. Prestasi ini menunjukkan keunggulan dan inovasi dari program studi Informatika UMM dalam memanfaatkan teknologi canggih untuk menjaga dan memajukan kekayaan budaya Indonesia. Masa Depan Batik GAN: Versi 2 dan Kolaborasi Setelah merilis Batik GAN versi 1 yang sukses, tim dosen UMM tidak berhenti di situ. Mereka berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi ini dengan merilis Batik GAN versi 2. Pada versi berikutnya, tim akan berfokus pada pengembangan pola motif nitik, kawung, ceplok, parang, dan semen, menggali lebih dalam lagi ke dalam keindahan dan kerumitan batik Indonesia. Tim Batik GAN UMM juga sangat terbuka untuk kolaborasi dan riset lebih lanjut. Mereka mengundang semua pihak, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk berpartisipasi dalam mengembangkan dan memajukan Batik GAN agar dapat semakin memberikan kontribusi yang besar bagi dunia kecerdasan buatan dan juga pelestarian budaya. Informasi lebih lanjut mengenai Batik GAN dapat ditemukan melalui laman resmi Universitas Muhammadiyah Malang di batik.umm.ac.id.

Kolaborasi Prodi Informatika Univeritas Muhammadiyah Malang Dengan prosa.ai, Siap Hadapi Perkembangan Teknologi Artificial Intelligence (AI)

Artificial Intelligence (AI) merupakan bidang ilmu komputer yang berfokus pada pengembangan sistem komputer yang memerlukan kecerdasan manusia untuk dapat melakukan tugas-tugas tertentu. Salah satu dari tujuan dari AI adalah mampu membuat sebuah program komputer yang dapat belajar dari pengalaman, mampu menyesuaikan diri, dan melakukan tugas-tugas kompleks. Artificial Intelligence (AI) memiliki beberapa teknik seperti machine learning, deep learning, dan natural language processing yang berjalan sebagai alat untuk menciptakan sistem cerdas yang mampu mengerjakan tugas-tugas kompleks. Prosa.ai adalah perusahaan yang berfokus pada pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) di bidang pemrosesan bahasa alami (natural language processing). Mereka berupaya untuk menciptakan teknologi AI yang dapat memahami, menganalisis, dan menghasilkan teks secara cerdas, sehingga dapat digunakan dalam berbagai aplikasi seperti pengolahan bahasa, analisis teks, dan lain sebagainya. Kamis (06/07), Prodi Informatika UMM melakukan kunjungan ke prosa.ai Bandung yang bertujuan untuk sharing pengetahuan sekaligus berdiskusi bagaimana perkembangan dan pembangunan perusahaan di bidang AI di Indonesia. Pertemuan ini diarahkan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) prosa.ai, Teguh Eko Budianto. Luaran dari kunjungan ini, diharapkan dapat terjalin persahabatan dan kerja sama yang baik dan saling menguntungkan antara Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang dengan posa.ai kedepannya.

Angkat Topik Artificial Intelligence, Dosen Informatika UMM Raih Gelar Ph.D Dari Universitas Ternama Di Jepang

Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu bidang ilmu komputer yang difokuskan untuk memberikan solusi bagi permasalahan yang umumnya terkait dengan kecerdasan manusia. AI juga bisa diartikan sebagai sebuah simulasi kecerdasan manusia yang mengimplementasikan sistem komputer sehingga bisa memiliki sistem kerja selayaknya manusia. Pesatnya perkembangan zaman dalam bidang teknologi membuat AI sudah banyak diterapkan pada banyak sektor. Dari definisinya sendiri, AI dikembangkan dengan tujuan memudahkan aktivitas manusia. Salah satu dosen bidang minat data sains dari Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang, Setio Basuki baru saja meraih gelar Ph.D dari salah satu universitas ternama di Jepang, Toyohashi University of Technology. Dengan mengangkat topik Artificial Intelligence (AI), Setio Basuki mampu menyelesaikan studi selama tepat 3 tahun dengan program beasiswa. Penelitian Setio berfokus pada pemanfaatan AI pada peer review dari artikel ilmiah. Penelitian tersebut memiliki tujuan sebagai otomatisasi proses penilaian kualitas artikel ilmiah untuk mendapatkan hasil artikel yang sesuai dengan standar secara cepat dan tepat. Penelitian yang melibatkan lebih dari 90.000 archive paper dengan lebih dari 15 juta kalimat dari tahun 1970 hingga 2017 diproses menggunakan super komputer yang disediakan oleh laboratorium. Dengan dataset yang sangat banyak, Setio membutuhkan waktu 1 tahun untuk mengolahnya dengan super komputer. Sebagai syarat kelulusan untuk gelar Ph.D, Setio Basuki diharuskan mampu menulis 2 jurnal Q1 dengan high impact factor dan 1 good conference dalam kurun waktu 3 tahun masa studi. tepat selama 3 tahun masa studi. “Dengan budaya akademik yang disiplin di Jepang, sedikt banyak memberikan dorongan kepada saya untuk menyelesaikan studi dengan tepat waktu”, ungkap Setio Basuki ketika ditanya mengenai hal terkesan selama berkuliah di Toyohashi University of Technology.  Budaya akademik yang disiplin tapi juga tetap mengutamakan rasa kemanusiaan dirasa bagus untuk diterapkan pada sistem akademik di Indonesia agar mahasiswa mampu menyelesaikan kewajibannya dengan nyaman dan tepat waktu.

Prodi Informatika UMM terapkan Artificial Intelligence untuk Dukung Tata Kelola Program Studi yang Berkemajuan

Malang, 9 April 2023 – Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang di tahun 2023 telah mengimplementasikan teknologi Kecerdasan Buatan/Artificial Intelligence (AI) dalam pengelolaan keuangan. “Tahun anggaran di UMM dimulai bulan Maret tahun berjalan dan berakhir pada Februari tahun berikutnya” terang Galih Wasis Wicaksono, Ketua Program Studi Informatika UMM. “Mulai tahun 2023 ini, kami akan menerapkan pengelolaan keuangan Prodi yang meliputi perencanaan dan penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian serta peningkatan (PPEPP) dengan dibantu oleh Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kami menggunakan tools Notion.so. Penggunaan Notion.so digagas oleh Sekretaris Prodi II Informatika, Pak Hardianto Wibowo”. Tambah Galih dalam sesi wawancara. Notion.so adalah tools pengelolaan task, proyek, dan informasi yang sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Tools ini menyediakan berbagai fitur seperti pengelolaan dokumen, daftar task, catatan, database, kalender, dan lain sebagainya dalam satu tempat yang terintegrasi. Fitur yang paling menonjol dari Notion.so adalah kemampuannya untuk membuat database yang dapat disesuaikan. Pengguna dapat membuat database untuk berbagai tujuan, seperti database kontak, daftar task, atau bahkan database untuk mengelola proyek besar. Dalam database, pengguna dapat menambahkan kolom, filter, dan tampilan yang berbeda-beda, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengatur data mereka dengan cara yang lebih efisien dan terstruktur. Notion.so juga dilengkapi dengan fitur kolaborasi yang memungkinkan beberapa pengguna untuk bekerja pada proyek yang sama secara bersamaan. Pengguna dapat berbagi dokumen, tugas, atau database dengan rekan kerja atau teman, dan berkolaborasi secara real-time dalam mengedit dan memperbarui informasi. Notion.so juga dapat memberikan notifikasi apabila terdapat transaksi yang tidak biasa atau pelanggaran kebijakan yang perlu ditindaklanjuti. Dalam pengelolaan keuangan, Notion.so dapat membantu pengguna untuk memantau dan mengatur anggaran keuangaa. “Person In Charge (PIC) dari setiap kegiatan di Prodi Informatika UMM nantinya dapat membuat database, kami sudah menyusun task-nya untuk mengatur penetapan sampai dengan evaluasi kegiatan. Dalam Notion.so nantinya PIC kegiatan dapat menambahkan tag atau label untuk memudahkan pengelompokan, dan menampilkan laporan keuangan dalam bentuk grafik atau tabel”. Terang Hardianto Wibowo selaku Sekretaris II Prodi Informatika. “Untuk transaksi keuangan, kami juga memanfaatkan fasilitas electronic cash management yang dikeluarkan salah satu bank secara khusus sehingga segala aktivitas keuangan yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan dapat termonitor dan dikelola dengan akuntabel”. Terang Denar Regata Akbi Sekretaris I Prodi Informatika UMM. Dalam rapat Koordinasi PIC kegiatan Tahun Anggaran 2023, Ketua Program Studi Informatika UMM menegaskan bahwa penggunaan kecerdasan buatan dalam pengelolaan kegiatan dan keuangan Prodi merupakan langkah awal untuk mendorong effective good governance di level Prodi. Dosen beserta Staf Prodi diharapkan akan lebih produktif dan efisien dalam menyelesaikan tugas tambahan. Selain itu, teknologi juga membantu meningkatkan akurasi dan keamanan data termasuk data keuangan. Terobosan-terobosan ini sejalan dengan visi dan misi Prodi Informatika UMM yang berkomitmen menjadi pionir dalam mengimplementasikan teknologi terbaru khususnya dalam pendidikan dan pengelolaan Prodi, sehingga dapat memperkuat posisi UMM sebagai institusi pendidikan yang unggul dan terkemuka. (IFUMM)

Prodi Informatika UMM Gelar Pembukaan dan On Boarding Program Kegiatan Fresh Graduate Academy Digital Talent Scholarship (FGA DTS) Tahun 2022

Program Fresh Graduate Academy Digital Talent Scholarship (FGA-DTS) kembali digelar. Prodi Informatika UMM kembali ditunjuk oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) untuk menyelenggaran FGA-DTS untuk kali ke-4. Mengawali rangkaian kegiatan pembukaan, Denar Regata Akbi, M.Kom selaku ketua pelaksana kegiatan sekaligus sebagai Sekretaris Prodi I Informatika UMM melaporkan beberapa hal terkait FGA-DTS. “Pada tahun ke-4 pelaksanaan FGA-DTS di UMM, kita telah menambah jumlah tema pelatihan yang dibuka dari awalnya 5 menjadi 8 tema. Selain itu, kita juga telah menambah jumlah instruktur dari dosen di prodi informatika UMM. Semua itu berdampak terhadap jumlah peserta yang mengikuti FGA-DTS di UMM”. Terang Denar dalam laporan yang disampaikan pada hari Jumat, 22 Juli 2022. Berdasarkan data yang diterima, jumlah pendaftar program FGA-DTS di UMM mencapai 270 orang, sedangkan yang lolos seleksi dan mengikuti pelatihan 170 orang. Ucapan terima kasih disampaikan oleh Ir. Galih W. Wicaksono, M.Cs selaku Ketua Prodi Informatika UMM, kepada Kominfo RI yang telah mempercayai Prodi Informatika UMM melaksanakan program FGA DTS yang ke-4 kalinya. Menurut Galih, banyak manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan program ini. Bagi program studi, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas elemen-elemen di Prodi, sehingga mampu sejajar dengan berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) lainnya. Selain itu, kegiatan ini menjadi salah satu cara meningkatkan kapasitas dosen, karena pada kegiatan ini difasilitasi secara gratis untuk mengikuti kegiatan Training Of Trainer (TOT). “Akan kita tingkatkan terus di tahun-tahun mendatang, agar semua dosen bisa mengikuti atau menjadi instruktur dari program FGA DTS ini” terang Galih dalam sambutannya. Latar belakang keilmuan peserta yang mengikuti kegiatan ini cukup beragam. Bukan hanya dari Prodi Informatika atau Ilmu Komputer, tetapi dari berbagai prodi lainnya. Ucapan terima kasih juga ditujukan pada Fakultas Teknik UMM yang senantiasa mendukung Program kegiatan FGA DTS ini. Turut memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan FGA-DTS, Dekan Fakultas Teknik UMM Prof. Ilyas Masudin, M.LogSCM. Ph.D. Menurut Ilyas, terdapat banyak peningkatan juga perkembangan pada program FGA-DTS tahun ini. Baik dari jumlah peserta maupun skema yang diselenggarakan. Keluaran dari kegiatan ini juga menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang memiliki kualitas tinggi di bidang yang mereka ikuti dalam kegiatan ini. Ada 4 hal menurutnya yang menjadi tantangan kita kali ini yaitu Transformasi Energi, Transformasi Digital, Pangan dan Lingkungan. “Saya harap peserta dapat menghadapi perubahan-perubahan tersebut yang akan kita hadapi mendatang. Juga saya harap peserta mendapat manfaat sebesar-besarnya, dan Prodi Informatika UMM semakin elegan dalam menyelenggarakan di tahun-tahun berikutnya juga akan dipercaya oleh Kominfo untuk kegiatan FGA DTS ini” Ucapnya dalam pembukaan FGA DTS tahun 2022 ini. Di akhir sesi kegiatan pembukaan FGA-DTS, para peserta on boarding FGA-DTS tahun 2022 juga diberikan penguatan softskill oleh Afrizal Himawan selaku Praktisi sekaligus CEO CV. Humasoft Technology danPT Hummatech Digital Indonesia. Menurut Afrizal kebutuhan digital skill saat ini mencakup Coding, Web Development, UI/UX Design, Project Management, App Development, SEO, Ms. Excel, Copywriting, Social Media Marketing. Selain itu beberapa skill yang nanti akan saat diperlukan meliputi Penguasaan Konfigurasi server, Cyber Security, Data Science, Artificial Intelligence, dan Metaverse. (CCP)

Informatika UMM Gelar Pelatihan Digital Tools Untuk Optimalkan Pelayanan Kepada Mahasiswa dan Masyarakat

Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menginisasi pelatihan Digital Tools bagi Prodi dan unit-unit yang ada di UMM. Hal tersebut guna mengoptimalisasi pelayanan kepada mahasiswa UMM dan Masyarakat. Pemanfaatan digital tools ini berdasarkan kondisi dan kebutuhan saat ini yang semua harus dilakukan dengan cepat dan mudah berbasis teknologi informasi. Disisi lain, pemanfaatan teknologi ini juga sebagai upaya tanggap dalam masa pendaftaran mahasiswa baru yang terus membutuhkan informasi-informasi penting dan up to date. “Kegiatan ini bertujuan untuk optimalisasi pelayanan publik sehingga dapat mendekatkan kita, UMM, pada para mahasiswa dan publik. “ini adalah Langkah untuk UMM Go Artificial Intelligence (AI)” Terang Hardianto Wibowo, M.T. selaku Sekretaris II Prodi Informatika UMM, sekaligus sebagai pemateri dalam sesi pelatihan tersebut. Prodi Informatika UMM di tahun ini ingin mempertahankan kuantitas calon mahasiswa baru sehingga mekanisme pelayanan, call center, dan pusat informasi dikelola dengan berbasis pada teknologi digital. Prodi Informatika UMM sudah mengembangkan dan menggunakan Chatbot sebagai media layanan bagi calon mahasiswa baru, mahasiswa, orang tua wali dan masyarakat. Sistem ini mampu melayani ratusan bahkan ribuan calon mahasiswa baru yang membutuhkan beragam informasi tentang Informatika dan UMM. Berdasarkan kesuksesan tersebut, Prodi Informatika UMM menggandeng serta Prodi dan unit-unit lain di UMM, untuk mengenal serta mengimplementasikan Chatbot dalam menangani penanganan layanan bagi mahasiswa dan civitas akademika di UMM. Diikuti oleh 45 dosen dan karyawan dari berbagai prodi dan unit di UMM, kegiatan yang dikemas dengan nama Pelatihan Digital Tools ini sukses digelar pada Jumat 22 Juli 2022.

Kembangkan Artificial Intelligence di Bidang Batik, Prodi Informatika UMM Rintis Kemitraan dengan Paguyuban Pecinta Batik Indonesia dan Balai Besar Kerajinan Batik

Batik adalah budaya asli bangsa Indonesia yang merupakan perpaduan antara seni dan teknologi oleh para leluhur bangsa indonesia. Batik telah menjadi ciri khas bangsa Indonesia, dan secara resmi, United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) telah mengakui batik dengan dimasukkannya ke dalam daftar represntatif sebagai budaya tak-benda warisan manusia. Senin pagi (30/5) Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menuju ke Paguyuban Pecinta Batik Indonesia (PPBI) Sekar Jagad yang berlokasikan di Yogyakarta. “Kami kesini bertujuan untuk bekerjasama dengan pihak PPBI ini, karena kami ingin merintis kemintraan, dan kedepan akan mengumpulkan dataset untuk kebutuhan pengembangan Kecerdasan Artifisial atau AI (Artificial Intelligence-red). Dataset Batik ini nanti dipergunakan juga untuk kegiatan pendidikan/pembelajaran di perkuliahan atau juga untuk riset terkait batik” ucap Ir. Galih Wasis Wicaksono, S.Kom, M.Cs selaku Ketua Prodi Informatika UMM. Berdasarkan hasil diskusi ternyata PPBI Sekar Jagad menyambut baik tawaran kemitraan Prodi Informatika bahkan menawarkan beberapa rencana kerja yang dapat dikolaborasikan. Salah satunya seperti mendigitalisasi salah satu buku batik dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Informatika UMM. Prodi Informatika juga ingin melanjutkan riset terkait dengan penerapan AI di bidang batik serta menjadikannya sebagai Projek Independen bagi mahasiswa sebagai bagian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang kemudian dapat dikonversikan kedalam SKS mata kuliah ataupun hal yang lain seperti Tugas Akhir (TA). Kemudian pada Selasa pagi (31/5) Prodi Informatika UMM juga mengunjungi Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Kementerian Perindustrian Indonesia yang juga berlokasi di Yogyakarta. “Tujuan kami masih dalam rangka rintisan kemitraan untuk gathering informasi terkait riset AI di bidang batik. Selain kami juga masih melakukan pengumpulan dataset batik, dan juga ingin mengetahui terkait produk teknologi BBKB” ujar Galih. Berdasarkan hasil kunjugan ke BBKB, pihak BBKB membuka peluang kolaborasi penelitian dan magang serta menyediakan dataset yang dapat dipergunakan untuk riset atau projek independen mahasiswa Informatika UMM. BBKB juga mendemonstrasikan beberapa aplikasi dibidang batik yang dimiliki, diantaranya Batik Analyzer dan Nadin. Batik Analyzer ini digunakan untuk mengklasifikasi jenis batik tulis, cap, print, dan lain sebagainya. Sedangkan aplikasi Nadin diperuntukan untuk pencocokan warna atau color matching dari bahan pewarna alami, yang akan digunakan sebagai pewarna batik. Merujuk pada hasil diskusi, pihak BBKB juga menawarkan kerjasama dengan prodi Informatika UMM untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi tersebut. “Berangkat dari hal ini, kunjungan ini membuka peluang para mahasiswa Informatika UMM untuk ikut serta dalam pengembangan aplikasi-aplikasi BBKB. Harapannya agar mereka bisa menambah pengalaman dan kompetensi mahasiswa” ucap Galih terkait hal tersebut. Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Prodi 1 dan 2, Kepala Laboratorium dan Koordinator MBKM Prodi Informatika UMM. (CCP)