Lagi!, Lulus tanpa Skripsi : Mahasiswa Program Studi Informatika UMM menjadi Wisudawan Terbaik Fakultas Teknik Periode 2 Tahun 2024!

Malang, 01  Mei 2024 – Universitas Muhammadiyah Malang kembali meraih prestasi yang membanggakan dari Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang, pada Wisuda Periode 2 tahun 2024. Prodi informatika kembali menghasilkan 3 wisudawan terbaik dari Fakultas Teknik. Hania Pratiwi Ningrum, salah satu dari ketiga wisudawan terbaik, dan mencatat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi sebesar 3.97, dan lulus melalui jalu confrence international yang di konversi ke skripsi. Hania menyebutkan untuk mendapatkan prestasi semangat dan mencari peluang adalah kunci dalam meraih prestasinya. Prestasi lainnya juga dicatat oleh, Muhammad Hidayat, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi sebesar 3.97 dan lulus melalui jalur reguler(skripsi),  “Untuk ngerjain skripsi ini pokoknya jangan terlalu dengerin omongan orang, kerjain aja terus dan jangan nyerah pokoknya” ujarnya mengungkap salah satu tipsnya. Chintya Tria Diana Oktaviani, juga salah satu mahasiswa yang mencatat prestasi wisudawan terbaik dan lulus melalui jalur Ekuivalensi TA menggunakan international conference, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi sebesar 3.97 . Chintya menyebutkan bahwa perlu ada planning sejak awal untuk kuliah, dirinya juga menyebutkan bahwa dirinya juga sudah membuat planning tentang waktu lulusnya. Baginya hal ini penting untuk dirinya mendapatkan berbagai prestasi dan peluang. Mereka bertiga merupakan bukti nyata mahasiswa yang memiliki komitmen dan tekad yang kuat dalam mencapai prestasi akademik ini. Hal tersebut tentunya dilalui dengan banyak tantangan, motivasi serta kerja keras. Prestasi ini adalah suatu kebangaan  bagi Program Studi Informatika UMM dan diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi para pejuang skripsi dan mahasiswa informatika lainnya.

Lulus Tanpa Skripsi Hingga Berhasil Menjadi Data Analyst; Mahasiswa Informatika Universitas Muhammadiyah Malang Lulus Jalur Ekuivalensi Sinta 2

Malang, 28 Maret 2024 –  Muh. Aji Purnama Wibowo, merupakan  mahasiswa Program Studi Informatika angkatan 2018. Akrab dipanggil  Aji, mahasiswa berprestasi ini berhasil lulus tanpa menyelesaikan tugas akhir skripsi dan meraih gelar melalui jalur ekuivalensi dengan menerbitkan jurnal yang terakreditasi SINTA 2. Aji menjelaskan bahwa untuk lulus di jalur ekuivalensi jurnal, ia menjelaskan  ia harus membuat jurnal yang kemudian dinilai oleh akreditasi SINTA 2. Sistem ini memungkin lulusan untuk langsung menuju yudisium tanpa harus melalui tahapan ujian akhir seperti skripsi, seminar proposal hingga sidang. Setelah lulus, Aji saat ini meniti karir sebagai Data Analyst  di Perusahaan Seafood, PT Citra Dimensi Arthali (PT CDA). Ia menyarankan untuk mahasiswa yang ingin melamar kerja untuk memperbanyak pengalaman magang, membangun relasi, dan meningkatkan keterampilan yang relevan dengan industri IT. Menurut Aji, Bagi mereka yang bercita-cita menjadi developer atau programmer, Aji menyarankan untuk fokus pada latihan membuat aplikasi, debugging, dan memperkuat keterampilan dalam bahasa pemrograman seperti backend, frontend, atau fullstack. Sedangkan bagi yang tertarik menjadi data analyst atau scientist, latihan dalam analisis data dan penguasaan bahasa pemrograman seperti SQL, Python, atau R sangat dianjurkan.

Mahasiswa Program Studi Informatika UMM Menjadi Wisudawan Terbaik Fakultas Teknik Jalur Ekuivalensi Periode 3 Tahun 2023

Malang, 5 Mei 2023 – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali meraih prestasi yang membanggakan dari mahasiswa Program Studi Informatika pada periode 3 tahun 2023. Tiga wisudawan terbaik dari Fakultas Teknik berhasil menyelesaikan studi mereka melalui jalur ekuivalensi dengan publikasi jurnal SINTA 2. Lidya Fanky Oktavia Putri, salah satu dari ketiga wisudawan terbaik, berhasil mencatatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi sebesar 3.97. Dalam wawancaranya, Lidya mengungkapkan bahwa salah satu kuncinya untuk meraih prestasi gemilang tersebut adalah konsistensi dalam menyelesaikan penelitianya. Prestasi luar biasa juga diraih oleh Ahmad Junjung Sudrajat dan Aris Muhandisin, keduanya dengan IPK 3.94. Ahmad Junjung Sudrajat mengungkapkan bahwa salah satu strategi motivasinya adalah dengan menetapkan target-target kecil yang ingin dicapai, dan ketika mencapai tujuannya, ia selalu mempunyai tujuan untuk meningkatkan tingkat kompetensinya. Pendekatan ini membantunya tetap berfokus dan bersemangat dalam mengejar prestasi akademiknya. Sementara itu, Aris Muhandisin, yang juga meraih IPK 3.94, menjelaskan bahwa konsistensi dan semangat adalah kunci utama yang membantu dirinya untuk meraih prestasi. Menjalani setiap aspek studi dengan dedikasi tinggi dan tekad yang kuat adalah strategi yang Aris terapkan untuk mencapai kesuksesan akademiknya. Ketiganya merupakan contoh nyata dari mahasiswa yang berkomitmen untuk mencapai prestasi akademik terbaik melalui motivasi, kerja keras, dan tekad yang kuat. Prestasi mereka tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Program Studi Informatika UMM tetapi juga inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berusaha dan berprestasi. Puncak prestasi ini dirayakan dalam acara wisuda yang digelar oleh Universitas Muhammadiyah Malang pada hari Jumat, 5 Mei 2023, di mana Lidya, Ahmad, dan Aris menerima penghargaan sebagai wisudawan terbaik Fakultas Teknik periode 3 tahun 2023. Semoga prestasi mereka akan menjadi inspirasi bagi mahasiswa generasi selanjutnya untuk terus berjuang dan meraih impian mereka.

Berbagi Pengalaman Sukses Mahasiswa Informatika UMM Lulus Jalur Ekuivalensi Jurnal/Terbitan Berkala Ilmiah

Malang, 30 Juni 2023 – Muhammad Nur Ichsan, salah satu mahasiswa lulusan Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang, mengukir prestasi dengan menjadi salah satu Wisudawan terbaik dalam periode 2 pada tahun 2023. Ichsan berbagi pengalamannya tentang sukses lulus melalui jalur ekuivalensi jurnal, yang seringkali dianggap sulit oleh banyak mahasiswa. Proses jalur ekuivalensi jurnal SINTA 2 tidaklah mudah, demikian kata Ichsan dalam wawancaranya. Salah satu tantangan utama adalah pemilihan tempat publikasi jurnal yang sesuai. Ichsan menjelaskan bahwa ia menggunakan dataset dari penelitian sebelumnya sebagai dasar untuk publikasinya. Publikasi Jurnal Publikasi jurnal menjadi langkah kunci dalam proses ini. Ichsan berhasil mempublikasikan jurnalnya di RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi), sebuah publikasi dari Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAI). Namun, ia juga berbagi bahwa proses review jurnal di RESTI memerlukan kesabaran ekstra dan memakan waktu kurang lebih dari 3 bulan. Ichsan juga memberikan tips kepada mahasiswa yang ingin lulus melalui jalur ekuivalensi jurnal. “Pertama, ia menyarankan untuk maksimalkan tugas-tugas kuliah dan berikan hasil terbaik. Kedua, carilah topik yang mudah tetapi menarik untuk jurnal. Ketiga, dosen yang tertarik dengan hasil Anda akan memberikan motivasi dan arahan. Terakhir, teruslah semangat dan kerjakan tugas dengan sebaik-baiknya”. Pengalaman sukses Ichsan dalam lulus jalur ekuivalensi jurnal memberikan inspirasi bagi mahasiswa lain yang ingin mencapai prestasi serupa. Semangat dan dedikasi adalah kunci untuk meraih keberhasilan dalam perjalanan akademis.