Tim “Kulkas Tiga Pintu” Sabet Juara 3 di ACADefance Challenge 2025!

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang. Dalam ajang bergengsi ACADefance Challenge 2025 yang diselenggarakan oleh ACAD CSIRT, tim “Kulkas Tiga Pintu” berhasil meraih Juara 3 pada divisi Cyber Security. Tim ini terdiri dari tiga mahasiswa berbakat, yaitu Sutrisno Adit Pratama dan Bimo Yudistira Ariel dari angkatan 2022, serta Muhammad Salman Al. F dari angkatan 2021. ACADefance Challenge merupakan kompetisi nasional yang menantang para peserta untuk menyelesaikan simulasi penanganan insiden keamanan siber. Diperlukan kemampuan teknis tinggi, kerja sama tim, serta pemikiran strategis dalam menghadapi berbagai skenario siber yang kompleks. Keberhasilan tim “Kulkas Tiga Pintu” menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Informatika UMM memiliki kompetensi dan semangat juang tinggi di bidang keamanan siber. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi seluruh civitas akademika UMM, khususnya Program Studi Informatika. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkembang, berprestasi, dan membawa nama baik UMM di kancah nasional maupun internasional. Selamat kepada para pemenang! Terus melaju dan harumkan nama Informatika UMM di kancah nasional maupun internasional!
Mahasiswa Informatika UMM Borong Medali di Ajang PORPROV Jatim 2025!

Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang kembali mengukir prestasi gemilang dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur 2025! Zahra Rizki Faradiba, mahasiswi Informatika angkatan 2022, berhasil menyabet medali emas untuk nomor lomba R6 Putri Down River Race dan medali perak pada nomor R4 Putri Head to Head di cabang olahraga Arung Jeram. Dengan keberanian, ketangguhan fisik, dan kerja sama tim yang luar biasa, Zahra membuktikan bahwa mahasiswa Informatika tidak hanya unggul di dunia teknologi, tetapi juga piawai menaklukkan tantangan alam. Tak hanya itu, dari cabang olahraga Bola Tangan, Maulana Ziddan Abdillah mahasiswa Informatika angkatan 22 turut mengharumkan nama UMM dengan perolehan medali perak, bersama rekannya dari Prodi Akuakultur. Aksi tangguh mereka di lapangan menunjukkan bahwa semangat juang dan kekompakan adalah nilai yang terus dijunjung tinggi oleh mahasiswa Informatika UMM. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Informatika UMM tak hanya jago ngoding, tapi juga luar biasa di dunia olahraga. Selamat atas capaian membanggakan ini, teruslah menginspirasi dan membawa semangat Informatika UMM ke puncak prestasi!
Dua Dekade Informatika UMM: Merayakan Perjalanan, Menyatukan Kenangan

Sabtu, 28 Juni 2025 menjadi hari istimewa bagi keluarga besar Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Tepat di usia yang ke-20 tahun, Informatika UMM menyelenggarakan rangkaian kegiatan Dies Natalis yang sangat bermakna. Bertempat di Kampus 3 UMM, kegiatan ini menghadirkan suasana yang hangat, akrab, dan penuh nostalgia. Acara dibuka dengan jalan sehat bersama, yang menjadi simbol perjalanan panjang Prodi Informatika sejak berdiri hingga kini. Mahasiswa, dosen, dan alumni dari berbagai angkatan turut meramaikan kegiatan ini. Lebih dari sekadar aktivitas fisik, jalan sehat menjadi wujud kebersamaan dan semangat kolektif yang terus hidup dalam tubuh Informatika UMM. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan alumni gathering, sebuah momen temu kangen antar generasi. Alumni berbagi kisah tentang masa kuliah, dari pengalaman mengikuti perkuliahan, kegiatan organisasi, hingga kehidupan mereka setelah lulus. Dalam sesi sharing session, para alumni dan dosen membahas berbagai topik seperti perkembangan teknologi, dunia kerja, hingga tantangan dan peluang yang dihadapi lulusan Informatika saat ini. Tak ketinggalan, kegiatan orasi ilmiah juga menjadi bagian penting dari rangkaian Dies Natalis. Orasi ini tidak hanya menjadi sarana refleksi akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk menyampaikan visi ke depan. Para narasumber menekankan pentingnya inovasi, kolaborasi lintas sektor, serta kesiapan adaptasi dalam menghadapi perkembangan teknologi yang begitu cepat. Kegiatan ini juga menyertakan sesi wawancara khusus dengan beberapa alumni. Dari wawancara tersebut terungkap berbagai cerita menarik, seperti hal-hal yang paling dirindukan selama kuliah, mata kuliah favorit, serta dosen yang paling berkesan. Ada pula cerita santai seputar tempat nongkrong legendaris, warung makan favorit, hingga pesan yang ingin mereka sampaikan pada diri mereka sendiri saat masih menjadi mahasiswa. Seluruh rangkaian Dies Natalis ini bukan hanya perayaan simbolis, tetapi menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi, membangun jejaring alumni, serta menghidupkan kembali semangat kolektif untuk tumbuh dan berkembang bersama. Dalam 20 tahun perjalanannya, Prodi Informatika UMM telah menjadi rumah bagi ribuan mahasiswa dan alumni yang kini tersebar di berbagai bidang industri dan akademik. Melalui momen ini, Prodi Informatika UMM menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menjawab tantangan masa depan. Dengan semangat Bersama Tumbuh dan Berkontribusi, Informatika UMM terus melangkah ke depan, menjaga tradisi unggul, dan membangun masa depan yang lebih baik.
Lulus dengan Gemilang, Tiga Mahasiswa Informatika UMM Jadi Wisudawan Terbaik

Tiga mahasiswa dari Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil meraih gelar wisudawan terbaik pada prosesi wisuda ke-118 yang digelar pada 17 dan 19 Juni 2025. Ketiganya menunjukkan prestasi luar biasa baik di bidang akademik maupun non-akademik, menjadi representasi mahasiswa unggul yang siap bersaing di dunia profesional. Wisudawan terbaik pertama diraih oleh Imelda Azaliya Rahma. Selama kuliah, Imelda dikenal sebagai mahasiswa yang disiplin, aktif, dan memiliki semangat tinggi dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik. Dalam pesannya, ia memberikan motivasi kepada rekan-rekan mahasiswa yang sedang berjuang dengan skripsi. “Semangat terus, jangan pernah menyerah, manfaatkan waktu sebaik mungkin buat skripsi. Untuk yang belum mulai, susun strategi buat yang baik, lulus di jalur apa,” ucapnya. Sikap gigihnya menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk tetap fokus pada tujuan. Posisi wisudawan terbaik kedua ditempati oleh Zumro’atul Afifah. Ia merupakan sosok yang tekun dan konsisten selama masa studi. Zumro’atul membagikan pesan sederhana namun penuh makna kepada para mahasiswa tingkat akhir. “Jangan lupa untuk segera dimulai dan tetap semangat dan yakin bahwa apa yang kalian mulai pasti ada hasilnya,” ujarnya. Pesan tersebut menggambarkan pentingnya memulai langkah kecil dan terus melangkah hingga selesai, terutama dalam menyusun skripsi. Sementara itu, Rafli Kharisma Akbar menempati posisi wisudawan terbaik ketiga. Ia dikenal sebagai mahasiswa yang aktif, kritis, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap teman-temannya. Rafli menyampaikan pandangannya secara jujur mengenai proses penyusunan skripsi. “Skripsi yang baik itu adalah skripsi yang selesai. Gapapa fomo ngerjain skripsi, justru bagus. Gak ada yang namanya ketinggalan, daripada ketinggalan dan gak ada semangat lagi buat ngerjain skripsi, itu malah down mental. Jadi kerjain skripsi sampai tuntas,” jelasnya. Ketiganya tidak hanya unggul dalam hal akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan kampus dan organisasi yang membentuk karakter serta jiwa kepemimpinan. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Program Studi Informatika UMM di tingkat universitas. Mereka adalah bukti bahwa kerja keras dan dedikasi mampu menghasilkan pencapaian yang luar biasa. Pihak program studi pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para wisudawan terbaik ini. Diharapkan, prestasi mereka dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa aktif untuk terus berkarya dan menyelesaikan studinya dengan semangat yang sama. Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari kontribusi yang lebih besar di tengah masyarakat dan dunia kerja.
Diesnatalis Alumni Informatika 20 Tahun

Assalamualaikum, Hi, Alumni Informatika UMM!🙌 Saatnya kita bersatu kembali dalam momen spesial penuh nostalgia dan kebersamaan! 🧡✨ 📌 Dies Natalis Informatika (Temu Alumni ke-20)🎉 📅 Tanggal: 28–29 Juni 2025 📍 Tempat: Kampus III UMM 📝 Pendaftaran dibuka sampai: 14 Juni 2025 Agenda: 🚶♂ Jalan Sehat & Kebersamaan 🎤 Orasi Ilmiah 🤝 Sharing Session bersama Alumni & Dosen Yuk, daftar sekarang dan jadi bagian dari perayaan bersejarah ini! 🔗https://bit.ly/FormRegistrasiDiesNatalis 📲 Contact Person: 📞 Admin 1: 082313789868 📞 Admin 2: 082221658950 📞 Admin 3: 081258539050 📞 Admin 4: 081549208658 📞 Admin 5: 083142884521 #DiesNatalisAlumniInformatika20tahun #InformatikaUMM20Tahun #AlumniInformatikaUMM #Informatics #Informatika #InformatikaUMM #UMMCampus
Lagi dan Lagi! Mahasiswa Informatika UMM Raih Posisi Wisudawan Terbaik, Bukti Kualitas Tanpa Batas!

Malang, 27 Februari 2025 – Kebanggaan kembali diraih oleh Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pada Wisuda Fakultas Teknik Periode 1 Tahun 2025, tiga mahasiswa Informatika angkatan 2021 berhasil menempati posisi Wisudawan Terbaik 1, 2, dan 3 dengan prestasi akademik yang membanggakan. Larynt Sawfa Kenanga dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik 1 dengan IPK sempurna, 4,00. Ia berpesan agar mahasiswa tetap percaya pada prosesnya masing-masing. “Setiap orang memiliki jalannya sendiri, jadi jangan membandingkan diri dengan orang lain. Fokus pada pencapaian diri sendiri,” ujarnya. Ahya Nika Salsabila, yang juga meraih IPK 4,00, menempati posisi Wisudawan Terbaik 2. Ia menegaskan pentingnya mengambil langkah cepat dalam menyusun skripsi. “Jangan suka menunda. Jika ada ide topik, segera konsultasikan dengan dosen dan kelilingi diri dengan lingkungan yang positif,” pesannya. Fath’ Hana Sarla Bajsair berhasil meraih posisi Wisudawan Terbaik 3 dengan IPK 3,98. Ia menekankan pentingnya disiplin dalam menyelesaikan tugas akhir. “Jangan menunda-nunda. Tetap semangat menjalani bimbingan dan revisi supaya cepat selesai,” katanya. Dominasi mahasiswa Informatika ini menjadi bukti keunggulan akademik yang terus dijaga oleh Program Studi Informatika UMM. Prestasi mereka diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berjuang dan meraih hasil terbaik dalam studinya.
Mahasiswa Informatika UMM Angkatan 2020 Borong Gelar Wisudawan Terbaik Fakultas Teknik

Malang, 25 Februari 2025 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pada Wisuda Fakultas Teknik Periode 6 Tahun 2024, tiga mahasiswa Informatika angkatan 2020 berhasil meraih predikat Wisudawan Terbaik 1, 2, dan 3. Wisudawan Terbaik 1 diraih oleh Putri Maharani Isnainiyah dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94. Dalam pesannya, Putri memberikan motivasi kepada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi, “Semangat ya yang skripsian, jangan menyerah, jangan tiba-tiba berhenti, nanti jadi males. Terus dikerjain dan terus berusaha.” Predikat Wisudawan Terbaik 2 diraih oleh Erlita Setio Widianti dengan IPK 3,87. Erlita mengingatkan pentingnya konsistensi dalam menyelesaikan skripsi, “Tetap semangat, jangan menyerah. Kalau ada revisian langsung dikerjain, jangan ditunda-tunda terus.” Sementara itu, Wisudawan Terbaik 3, Nadia Tasya Amalia, yang meraih IPK 3,86, turut memberikan motivasi bagi mahasiswa yang tengah menghadapi proses bimbingan skripsi. “Jangan takut bimbingan meskipun banyak revisinya. Pasti selesai kalau kalian tekun,” ujarnya. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Informatika UMM memiliki semangat juang tinggi dalam akademik. Keberhasilan mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berusaha dan tidak mudah menyerah dalam menyelesaikan studinya.
E-Sport Dorong Inovasi Teknologi di Indonesia, Industri Digital Semakin Berkembang

Pasar e-sport di Indonesia terus berkembang pesat dan sangat mendukung kemajuan teknologi dan inovasi digital di tanah air. Sebagai sebuah hiburan dan kompetisi olahraga, bahkan menjadi pemicu utama pengembangan infrastruktur digital, industri kreatif, dan ekonomi digital nasional, e-sport tidak lagi hanya dipandang sebagai sebuah permainan. Pendorong Infrastruktur Digital Seiring meningkatnya popularitas e-sport, kebutuhan akan internet yang cepat dan stabil semakin meningkat. Hal ini memaksa penyedia layanan internet untuk terus meningkatkan kualitas jaringan mereka agar mampu memenuhi tuntutan para pemain profesional dan komunitas gamer. Selain itu, perusahaan perangkat keras seperti laptop gaming, headset, dan kursi e-sport juga mengalami lonjakan permintaan. Banyak perusahaan teknologi yang bersaing menawarkan produk dengan spesifikasi tinggi untuk memenuhi kebutuhan para gamer profesional. Meningkatkan Industri Kreatif Tidak hanya di infrastruktur digital, e-sport juga mendukung industri kreatif dan media digital. Kemunculan streaming langsung (live streaming) di saluran seperti YouTube dan Twitch mendorong banyak kreator konten untuk terlibat di dunia e-sport. Game e-sport juga mendorong berdirinya banyak studio game lokal yang bermimpi untuk membuat game kompetitif yang dikembangkan oleh penduduk lokal. Beberapa startup pengembang game Indonesia saat ini mulai mengembangkan game yang mampu dipertandingkan di tingkat profesional. Tantangan dan Masa Depan E-Sport di Indonesia Meskipun perkembangannya sangat pesat, ada beberapa tantangan yang dihadapi e-sport. Salah satunya adalah persepsi negatif yang menganggap bahwa bermain game hanya membuang-buang waktu saja. Selain itu, infrastruktur pendukung seperti arena e-sport dan pusat pelatihan profesional juga masih belum memadai di Indonesia. Namun demikian, dengan semakin banyaknya pelaku usaha yang berinvestasi di sektor ini dan didukung oleh berbagai pihak, e-sport di Indonesia diperkirakan akan terus berkembang pesat dan menjadi salah satu pilar perkembangan teknologi dan ekonomi digital di masa depan.
Perang Mobil Listrik Makin Ketat, Siapa yang Akan Menguasai Pasar?

Persaingan di industri kendaraan listrik semakin sengit dengan masuknya lebih banyak peran, baik dari perusahaan otomotif konvensional maupun perusahaan rintisan (startup) teknologi. Perusahaan seperti Tesla, BYD, dan Hyundai terus eksis merebut hati masyarakat konsumen. Pasar Kendaraan Listrik di Indonesia Di Indonesia, adopsi kendaraan listrik terus menunjukkan peningkatan yang signifikan, meskipun masih dihadapkan pada beberapa kendala. Pemerintah Indonesia telah memberlakukan sejumlah insentif dan kebijakan untuk mendorong kemajuan sektor ini, seperti subsidi dan insentif pajak bagi pembeli kendaraan listrik. Selain itu, ada juga pengembangan infrastruktur pengisi daya yang sedang berlangsung untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dukungan Pemerintah Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menjadikan negara ini sebagai pusat produksi kendaraan listrik di Asia Tenggara. Langkah-langkah strategis seperti pelarangan ekspor bijih nikel mentah sejak tahun 2020 telah dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan baku bagi industri baterai dalam negeri. Selain itu, pemerintah juga telah memberikan berbagai insentif, termasuk pembebasan pajak dan subsidi langsung, untuk mendorong konsumen beralih ke kendaraan listrik. Tantangan dan Prospek Terlepas dari pesatnya pertumbuhan penjualan kendaraan listrik di Indonesia, dengan peningkatan sebesar 250% pada tahun lalu menurut Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tantangan seperti harga yang relatif tinggi dan infrastruktur pengisian daya yang terbatas masih menjadi kendala utama. Namun, dengan dukungan pemerintah dan investasi dari berbagai pihak, prospek pasar kendaraan listrik di Indonesia terlihat cerah. Konsumen yang semakin sadar lingkungan dan kemajuan teknologi diharapkan dapat mendorong adopsi kendaraan listrik yang lebih luas di masa depan. Secara keseluruhan, persaingan di industri kendaraan listrik sangat ketat, baik secara global maupun lokal. Perusahaan yang mampu berinovasi, menghadirkan produk berkualitas dengan harga yang kompetitif, serta mampu membangun ekosistem pendukung yang kuat, berpotensi besar menguasai pasar di masa depan.
Cloud Computing Jadi Tulang Punggung Digitalisasi, Bagaimana Cara Kerjanya?

Teknologi komputasi awan (cloud computing) semakin menjadi kebutuhan penting bagi sebagian besar perusahaan di tengah era digitalisasi. Kemampuannya dalam menghadirkan layanan komputasi berbasis internet membuat sebagian besar perusahaan bermigrasi ke teknologi ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas operasional. Bagaimana Cara Kerja Cloud Computing? Komputasi awan bekerja dengan mengandalkan jaringan pusat data yang tersebar secara global. Alih-alih menyimpan data dan menjalankan aplikasi di komputer atau server lokal, pengguna dapat mengaksesnya melalui internet dengan model berbasis langganan atau “bayar sesuai penggunaan”. Ada tiga model utama layanan cloud: Infrastruktur sebagai Layanan (IaaS) – Menyediakan infrastruktur virtual seperti server, penyimpanan, dan jaringan. Platform sebagai Layanan (PaaS) – Menyediakan platform untuk pengembangan aplikasi tanpa perlu mengelola infrastruktur sendiri. Software as a Service (SaaS) – Layanan berbasis cloud yang dapat langsung digunakan, seperti Google Workspace atau Microsoft 365. Keuntungan dan Tantangan Cloud Computing Keuntungan utama dari teknologi ini adalah skalabilitas yang tinggi dan efisiensi biaya. Namun, tantangan seperti keamanan data dan ketergantungan pada koneksi internet masih menjadi perhatian utama bagi banyak perusahaan.