Saling Mengenal Dan Saling Memahami: Jalinan Persahabatan Antara Prodi Informatika UMM dengan Fakultas Informatika Universitas Telkom

Program studi adalah program akademik atau keilmuan tertentu yang ditawarkan oleh suatu perguruan tinggi atau universitas. Setiap program studi memiliki fokus atau bidang keahlian yang khusus, dan mahasiswa yang mengambil program studi tersebut alan mempelajari materi-materi yang relevan dengan bidang tersebut. Program Studi Informatika merupakan salah satu program studi dengan akreditasi A yang ada di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang. Prodi Informatika memiliki 4 bidang minat yang dapat dipilih oleh mahasiswa sesuai dengan bakat dan minatnya yaitu, rekayasa perangkat lunak, data sains, sistem dan keamanan jaringan, dan game cerdas. Setiap bidang minat memiliki satu dosen yang bertugas untuk mengkoordinir dan mengelola aktivitas akademik bidang minat. Fakultas Informatika Universitas Telkom merupakan salah satu fakultas di Tel-U yang berfokus pada bidang ilmu informatika dan komputer. Fakultas Informatika ini menyelenggarakan program studi dan kegiatan akademik yang terkait dengan pengembangan dan penerapan teknologi informasi, pemrograman, kecerdasan buatan, keamanan siber, jaringan komputer, dan berbagai bidang lain yang terkait dengan dunia teknologi informasi. Jumat (07/07), Prodi Informatika melakukan kunjungan ke Fakultas Informatika Universitas Telkom untuk berdiskusi dan sharing tentang lingkup program studi bidang Ilmu Informatika. Kunjungan Prodi Informatika ini dijamu langsung oleh Dekan, Kaprodi, dan Laboran yang ada di Fakultas Informatika Universitas Telkom. Prodi Informatika sebagai tamu dibawa mengelilingi Fakultas Informatika Universitas Telkom untuk melihat fasilitas yang disediakan untuk para mahasiswa/i. Dengan kunjungan ini, diharapkan dapat terjalin persahabatan yang baik antara Prodi Informatika UMM dengan Fakultas Informatika Universitas Telkom.
Bawa #UMMMetaverse, Tim SIMETA-1 Wakili Universitas Muhammadiyah Malang Di Babak Final Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) Yang Diselenggarakan Oleh Puspresnas 2023

Kegiatan Lomba Inovasi Digital Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspernas) tahun 2023 adalah sebuah kompetisi kreativitas dan inovasi di bidang teknologi digital yang ditujukan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Lomba ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide inovatif dan aplikasi teknologi digital yang dapat memberikan solusi bagi berbagai permasalahan di masyarakat. Peserta lomba diharapkan dapat menciptakan proyek-proyek yang dapat berkontribusi positif dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan lain sebagainya. Tahun ini, Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) dilaksanakan di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung. Kegiatan yang berlangsung pada 4-6 Juli 2023 terdiri dari 5 bidang lomba yaitu Inovasi Teknologi Digital Pendidikan, Inovasi Pembelajaran Digital Pendidikan, Video Digital Pendidikan, Poster Digital Pendidikan, dan Microteaching Digital. Tim SIMETA-1 yang beranggotakan Larynt Sawfa Kenanga, Chintya Tria Diana Oktaviani, Ahya Nika Salsabila, dan Anissa Yulidha Rodiyah masuk dalam divisi Inovasi Pembelajaran Digital Pendidikan. Untuk lomba ini, Tim SIMETA-1 menciptakan inovasi pembelajaran 4.0 menggunakan metaverse. Dengan mengikuti kompetisi ini, #UMMMetaverse menjadi semakin banyak dikenal dan semakin banyak memberikan manfaat serta memberi solusi dari berbagai persoalan pada bidang pendidikan di berbagai jenjang.
Hack4ID Sukses! Tim-Tim dari Informatika UMM Berhasil Memborong Penghargaan Solusi Green Tech yang Inovatif

Malang, 14 Juli 2023 – Acara Hack4ID mencapai puncak kesuksesan di akhir acara, dengan tiga tim dari Program Studi Informatika berhasil memborong tiga kategori penghargaan di bidang green tech dari empat kategori yang ada. Ketiga tim tersebut berhasil mencuri perhatian para juri dengan menyodorkan ide-ide inovatif yang mengesankan dan relevan. Tim Bomber mencuri hati para juri dengan ide inovatif mereka, yaitu startup “Buang”. Startup ini menawarkan solusi ramah lingkungan untuk mengurangi penumpukan sampah. Bagaimana caranya? Tim Bomber menghadirkan tempat sampah yang dilengkapi dengan teknologi scanning. Ketika pengguna menyetorkan sampah yang dimilikinya, sampah akan discan dan diukur berdasarkan berat atau jenisnya. Poin-poin akan diberikan sebagai reward dan dapat ditukarkan menjadi voucher belanja yang bisa digunakan oleh pengguna. Ide yang sederhana namun sangat efektif ini berhasil memenangkan kategori “The Most Visible Idea” karena kemampuannya dalam membuat solusi lingkungan menjadi lebih mudah dan menarik bagi masyarakat. Tim Cepu.In berhasil mencuri perhatian juri dengan presentasi pitch yang mengesankan. Mereka menciptakan start-up dengan nama yang sama, “Cepu.In”, yang memiliki fokus utama dalam melawan pembuangan sampah secara ilegal. Melalui teknologi canggih dan sistem pelaporan yang mudah, masyarakat dapat dengan cepat melaporkan pelanggaran pembuangan sampah ilegal yang mereka temui. Tim ini berhasil menyajikan ide mereka dengan begitu persuasif sehingga mampu meyakinkan para juri tentang pentingnya mendukung upaya melawan sampah illegal. Kreativitas dan efektivitas presentasi mereka membuat mereka meraih penghargaan “The Best Presentation”. Tim Kreatifan membawa ide brilian yang meraih penghargaan “The Best Idea”. Mereka menciptakan start-up Co-Motiv yang menghadirkan solusi cerdas dalam pengolahan limbah bengkel. Berbagai jenis limbah bengkel seperti terpal dan oli sering kali berakhir sebagai sampah yang merusak lingkungan. Dengan Co-Motiv, pengepul-pengepul limbah bengkel dapat dengan mudah mencari tempat di mana ada limbah bengkel yang dapat diambil untuk diolah kembali. Limbah tersebut tidak hanya tidak menjadi sampah, tetapi juga bermanfaat bagi pengepul-pengepul yang membutuhkannya. Ide ini menunjukkan komitmen untuk mengatasi masalah limbah dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selamat kepada ketiga tim peserta Program Studi Informatika UMM yang berhasil meraih penghargaan. Ide-ide inovatif tim tersebut membuktikan bahwa inovasi dalam green tech mampu memberikan solusi nyata bagi tantangan lingkungan. Hack4ID telah berhasil mengumpulkan ide-ide brilian yang berpotensi merubah paradigma dalam pengembangan green tech di Jawa timur. Semoga ide-ide ini dapat terus dikembangkan dan diimplementasikan untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Dosen-dosen Informatika Ungkap Tips Berharga untuk Startup Green Tech di Acara Hack4ID bersama 1000 Startup Digital

Malang, 14 Juli 2023 – Hack4ID, event bergengsi yang menarik perhatian 1000 startup digital dari seluruh Indonesia, khususnya di Jawa Timur telah menjadi wadah inspiratif bagi inovator muda untuk mengembangkan solusi berbasis green tech. Dalam acara ini, para dosen dari Program Studi Informatika UMM, turut berperan penting sebagai dosen pembimbing, juri, dan mentor dengan memberikan panduan berharga bagi para peserta dalam membangun start-up yang berfokus pada sektor green tech. Salah satu dosen yang terlibat aktif dalam Hack4ID adalah Bu Yuan Aulia Rahma, dosen pembimbing untuk tim kelompok 7, memberikan perspektif yang menarik tentang inovasi limbah sampah. Menurut Bu Yuan, limbah sampah bisa diubah menjadi barang yang lebih produktif yang bermanfaat untuk masyarakat luas. Konsep ini tidak hanya akan mengatasi masalah penumpukan sampah, tetapi juga memanfaatkan limbah secara berkelanjutan. Sebagai dosen pembimbing, Bu Yuan akan terus memberikan dukungan dan bimbingan kepada tim kelompok 7 untuk mewujudkan inovasi tim tersebut. Sementara itu, Bu Nur Hayatin, yang berperan sebagai juri dalam Hack4ID, memberikan pandangan yang unik tentang membangun start-up di sektor green tech. Menurutnya, start-up yang sukses tidak hanya harus memikirkan tentang profit semata, tetapi juga harus memiliki kesadaran untuk memikirkan lingkungan sekitar. Solusi-solusi yang berdampak positif pada lingkungan menjadi nilai tambah yang diperhitungkan. Dalam perannya sebagai juri, Bu Nur Hayatin akan mengamati dan menilai dengan cermat solusi-solusi yang memperhatikan aspek lingkungan dan berkelanjutan. Sementara itu, Pak Galih Wasis Wicaksono, kepala dan dosen Program Studi Informatika. Menurut Pak Galih, penting bagi start-up di sektor green tech untuk fokus pada masalah yang sangat relevan dan mendesak, seperti pengelolaan limbah. Pendekatan teknologi bisa menjadi kunci dalam mengatasi masalah-masalah tersebut dengan efisien dan berkelanjutan. Dalam perannya sebagai mentor, Pak Galih berkomitmen untuk memberikan panduan teknis dan wawasan mendalam dalam menghadapi tantangan sektor green tech. Dengan dukungan dan wawasan dari para dosen informatika yang berpengalaman seperti Bu Yuan Aulia Rahma, Bu Nur Hayatin, dan Pak Galih Wasis Wicaksono, para peserta Hack4ID semakin termotivasi untuk menciptakan solusi green tech yang unggul dan berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Acara ini menjadi ladang inspirasi bagi para inovator muda Indonesia untuk terus berkontribusi dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan melalui green tech.
Wadahi Informasi Penelitian dan Proyek-Proyek Unggulan Program Studi Informatika, Laboratorium Informatika Universitas Muhammadiyah Malang Kembangkan Web Riset

Sistem Informatics Research Center di Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi platform penting bagi mahasiswa dan dosen Informatika untuk melakukan penelitian. Sistem ini menampilkan proyek-proyek unggulan yang berasal dari Lab-Informatika UMM, yang mencakup berbagai bidang seperti Data Science, Software Engineering, Network Security, dan Smart Game. Salah satu contoh proyek yang menarik adalah penggunaan Data Science untuk menghasilkan pola-pola batik berdasarkan patch. Agus Eko Minarno, Kepala Laboratorium Informatika UMM, menjelaskan bahwa sistem ini memungkinkan generasi pola batik secara otomatis berdasarkan data yang ada. Untuk mempublikasikan penelitian dan proyek-proyek dalam Sistem Informatics Research Center, para peneliti harus melalui tahapan seleksi yang ketat. Hanya penelitian dan proyek yang dianggap unggulan yang akan dipilih untuk dipublikasikan di sistem ini. Proses seleksi akan dilakukan oleh tim penyeleksi yang akan mengevaluasi kualitas dan potensi penelitian serta proyek yang diajukan sebelum dipublikasikan di Informatics Research Center. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa hanya penelitian dan proyek terbaik yang mendapatkan kesempatan untuk diakses oleh masyarakat luas. Sistem Informatics Research Center diharapkan dapat mendorong kolaborasi, inovasi, dan perkembangan ilmu pengetahuan di bidang-bidang yang relevan di lingkungan akademik Program Studi Informatika UMM. Web Riset dapat diakses melalui alamat url: https://riset.informatika.umm.ac.id/
Sistem SeVenMan Permudah Civitas Akademika dalam Peminjaman Alat dan Ruangan Laboratorium di Lab Informatika

Lab Informatika memiliki sistem manajemen inventaris dan peminjaman yang bernama Sevenman semenjak tahun 2016. Sevenman merupakan solusi terbaru yang memudahkan mahasiswa dan juga dosen untuk melakukan peminjaman alat dan ruangan laboratorium melalui sistem yang terstruktur dan efisien. Sistem ini dikembangkan oleh tim ahli perangkat lunak antara mahasiswa dan dosen, serta bekerja sama dengan para administrator lab guna meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa serta memaksimalkan penggunaan sumber daya lab. Dengan Sevenman, mahasiswa memiliki akses mudah ke inventaris lengkap yang mencakup berbagai macam alat, mulai dari perangkat keras seperti laptop hingga peralatan khusus dan komponen. Melalui sistem ini, mahasiswa dapat melihat informasi detail mengenai ketersediaan, kondisi, serta riwayat peminjaman setiap item. Hal ini membantu dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses peminjaman. Tidak lagi perlu mengurus surat-menyurat manual dan menunggu lama untuk mendapatkan persetujuan peminjaman. Sevenman memungkinkan mahasiswa untuk mengajukan permohonan peminjaman secara online dengan cepat dan mudah. Permohonan yang diajukan akan segera diteruskan kepada pihak administrasi lab untuk diproses dengan efisien. Setelah disetujui, mahasiswa dapat langsung mengambil alat yang dipinjam dengan keyakinan bahwa seluruh prosesnya telah terstruktur dengan baik dan transparan. Selain itu, SeVenMan juga menyediakan sistem pemesanan ruangan laboratorium yang intuitif. Mahasiswa dapat dengan mudah memeriksa ketersediaan ruangan, memilih waktu yang diinginkan, dan melakukan reservasi secara online. Dengan fitur ini, penggunaan ruangan laboratorium dapat dioptimalkan sehingga lebih banyak mahasiswa dapat mengakses fasilitas tersebut untuk kegiatan belajar dan proyek mereka. Para administrator lab juga merasakan manfaat dari implementasi SeVenMan, karena sistem ini memberikan wawasan berharga mengenai penggunaan inventaris dan tren peminjaman, memudahkan pengambilan keputusan terkait pemeliharaan dan pengadaan peralatan. Dengan adanya SeVenMan, lab informatika kini memiliki sistem manajemen inventaris dan peminjaman yang efisien, memudahkan mahasiswa dalam melakukan peminjaman alat dan ruangan laboratorium. Hal ini tidak hanya meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa, tetapi juga mengoptimalkan penggunaan sumber daya lab secara keseluruhan. Sevenman menjadi solusi inovatif yang membawa kemajuan dalam manajemen lab informatika, membuka pintu bagi kemudahan dan efisiensi dalam proses peminjaman. Sistem Sevenman dapat diakses melalui URL: https://infotech.umm.ac.id/sevenman/
Jaga kualitas Pembelajaran dan Praktikum di Laboratorium Informatika melalui Sistem SIMUTU

Program Studi Informatika UMM meluncurkan system Bernama SIMUTU. SIMUTU merupakan sistem yang dikembangkan khusus untuk memberikan penilaian dan evaluasi terhadap mutu fasilitas dan sumber daya yang ada di Laboratorium Informatika UMM. Dibandingkan dengan sistem-sistem lain yang sudah ada, SIMUTU berfokus pada peningkatan mutu Laboratorium Informatika UMM. SIMUTU memungkinkan para mahasiswa untuk memberikan umpan balik terkait dengan fasilitas dan sarana yang tersedia di laboratorium. Mahasiswa dapat memberikan saran atau keluhan mengenai sarana maupun prasarana, instruktur laboratorium, serta modul praktikum yang digunakan. Sistem ini memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk menyampaikan pendapat mereka secara langsung dan memberikan kontribusi dalam meningkatkan mutu laboratorium. Agus Eko Minarno, selaku kepala Laboratorium Informatika UMM, menjelaskan bahwa SIMUTU memberikan keuntungan dalam mengetahui aspek-aspek yang perlu diperbaiki untuk semester-semester mendatang. Feedback yang diberikan melalui sistem ini digunakan untuk mengevaluasi seluruh aspek yang terkait dengan Laboratorium Informatika UMM, termasuk modul, asisten, instruktur, dan fasilitas yang ada. Dalam penilaian mutu yang diberikan, SIMUTU mencakup aspek-aspek yang meliputi Penilaian dan feedback yang terkait meliputi aspek-aspek dari modul, asisten, instruktur, hingga fasilitas yang berada di Laboratorium Informatika UMM. Selain itu, SIMUTU juga memiliki manfaat bagi asisten dan instruktur laboratorium. Mereka dengan mudah dapat mengetahui umpan balik yang diberikan melalui sistem ini. Hal ini menjadi penting karena feedback tersebut dapat menjadi acuan untuk perbaikan dan pengembangan di semester selanjutnya. Dengan memperoleh informasi yang akurat mengenai apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki, asisten dan instruktur dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan mutu laboratorium dan memenuhi kebutuhan mahasiswa dengan lebih baik di masa mendatang. SIMUTU juga memberikan manfaat kepada asisten dan instruktur laboratorium. Mereka dapat melihat feedback yang diberikan melalui sistem ini sebagai acuan untuk melakukan perbaikan dan pengembangan di masa depan. Dengan demikian, SIMUTU berperan penting dalam meningkatkan mutu dan kualitas Laboratorium Informatika UMM, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi para mahasiswa. SIMUTU dapat diakses melalui URL: https://infotech.umm.ac.id/simutu/
Mobile iLab: Inovasi Terbaru Praktikum di Laboratorium Informatika Universitas Muhammadiyah Malang

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Program Studi Informatika kembali menghadirkan inovasi terbaru dalam bidang pendidikan. Kali ini memperkenalkan Mobile iLab, sebuah sistem terintegrasi yang akan memudahkan kegiatan praktikum jurusan Informatika bagi mahasiswa, dosen, dan asisten. Mobile iLab merupakan hasil karya mahasiswa UMM yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2021. Sistem MiLab ini ialah iLab versi mobile yang dimana iLab tersebut dapat diakses melalui perangkat seluler dan dapat diunduh melalui Google Play Store maupun di App Store. Sistem Mobile iLab memungkinkan mahasiswa untuk menjalankan praktikum Informatika di mana saja dan kapan saja, tanpa terbatas oleh ruang dan waktu. Dengan menggunakan perangkat seluler mereka, mahasiswa dapat melakukan percobaan, memprogram, dan menguji aplikasi secara langsung melalui sistem yang terintegrasi dengan baik. Hal ini memberikan fleksibilitas yang tinggi bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan praktis dalam bidang Informatika. Tidak hanya bagi mahasiswa, Mobile iLab juga memberikan manfaat yang besar bagi para dosen dan asisten. Dosen dapat memantau dan mengarahkan praktikum yang sedang berlangsung secara real-time melalui sistem ini. Mereka dapat memberikan instruksi dan umpan balik kepada mahasiswa dengan mudah, bahkan jika tidak berada di ruang praktikum. Asisten juga dapat memberikan bantuan dan dukungan melalui sistem ini, sehingga mempermudah proses pembelajaran dan pengajaran. Mobile iLab diharapkan akan terus mengalami pengembangan dan penyempurnaan di masa depan, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi pendidikan praktikum di Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang. Inovasi ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya dalam menghadirkan solusi praktikum yang modern dan efektif.
Sistem I-Lab Penunjang Praktikum Program Studi Informatika, Karya Mahasiswa Informatika Universitas Muhammadiyah Malang Sejak Tahun 2012

Sejak tahun 2012, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah mengembangkan sebuah sistem yang sangat membantu dalam kegiatan perkuliahan hingga saat ini. Sistem yang dikenal dengan nama I-Lab telah mengalami perkembangan yang signifikan sejak awal pengembangannya. Menurut Agus Eko Minarno, kepala laboratorium Informatika, sistem ini memiliki manfaat besar bagi dosen dan asisten laboratorium dalam proses pengajaran dan penilaian. Sistem I-Lab mampu memenuhi semua kebutuhan yang ada di laboratorium, termasuk praktikum, peminjaman ruangan laboratorium dan peralatan, serta sistem penilaian untuk umpan balik terhadap fasilitas dan infrastruktur laboratorium. “Tujuan utama I-Lab sebenarnya adalah untuk praktikum. Jadi, kami fokus pada pengunggahan modul, penilaian, kehadiran, dan juga penyusunan laporan bagi para dosen,” jelas Agus. Dengan adanya sistem ini, semua proses tersebut menjadi lebih mudah karena telah terintegrasi dengan baik dalam kegiatan praktikum program studi Informatika UMM. Sistem ini tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa, tetapi juga dosen dan admin. Dosen dapat dengan mudah mengunduh laporan penilaian sesuai dengan mata kuliah yang mereka ajar. Sementara itu, semua informasi terkait mahasiswa, mulai dari daftar hadir, tugas, modul, hingga nilai, juga tercatat dalam sistem I-Lab ini. Untuk mengakses I-Lab dapat melalui URL: https://infotech.umm.ac.id/
SIRENTA: Sistem Informasi untuk Optimalkan Rekrutmen Asisten Laboratorium Informatika Universitas Muhammadiyah Malang

Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meluncurkan sistem baru bernama Sirenta yang bertujuan untuk memaksimalkan proses perekrutan asisten laboratorium Informatika. Sistem inovatif ini dirancang untuk mengoptimalkan rekrutmen yang biasanya membutuhkan waktu yang panjang dan proses yang rumit. Sirenta menawarkan solusi yang efektif dengan mengintegrasikan berbagai tahap seleksi dalam satu platform. Dengan demikian, calon asisten lab dapat mengakses tugas-tugas yang diberikan, mempersiapkan diri untuk wawancara, dan melacak perkembangan mereka melalui sistem ini. Hal ini memungkinkan para calon asisten lab untuk memahami proses rekrutmen dengan lebih baik dan memberikan kesempatan yang adil bagi semua peserta. Kepala Laboratorium Informatika UMM, Agus Eko Minarno, menjelaskan tujuan di balik pengembangan Sirenta, “Kami melihat bahwa proses perekrutan asisten lab ini merupakan hal yang rutin dan memakan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, kami mengembangkan sistem ini untuk mengoptimalkan proses rekrutmen dan memastikan bahwa calon asisten lab memiliki akses yang lebih baik dan informasi yang lengkap.” Sistem Sirenta dapat diakses melalui alamat URL: https://infotech.umm.ac.id/sirenta/. Sirenta diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam perekrutan asisten lab di Informatika UMM. Dengan adanya sistem ini, proses perekrutan yang sebelumnya panjang dan kompleks diharapkan dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan lebih efektif.