AI dan IoT: Mengubah Wajah Perusahaan di Era Modern

Teknologi kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) kini menjadi penggerak utama transformasi di berbagai sektor. Dalam bidang kesehatan, AI membantu dokter menganalisis data pasien dengan cepat, seperti mendeteksi penyakit melalui citra medis. Bersamaan dengan itu, perangkat IoT seperti gelang pintar mampu memantau kesehatan pengguna secara real-time, memberikan data langsung tentang detak jantung, kadar oksigen, dan aktivitas fisik. Di sektor infrastruktur, integrasi AI dan IoT menciptakan solusi untuk kota pintar (smart city). Sensor IoT yang terpasang di jalan dan bangunan mampu memantau kondisi lalu lintas, kualitas udara, hingga konsumsi energi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan AI untuk membuat keputusan otomatis, seperti mengatur lampu lalu lintas guna mengurangi kemacetan atau mengoptimalkan penggunaan energi di gedung-gedung publik. Perusahaan juga memanfaatkan AI dan IoT untuk meningkatkan produktivitas di bidang manufaktur. Mesin yang terhubung dengan sensor IoT dapat memberikan laporan kondisi secara real-time, memungkinkan perawatan prediktif untuk mencegah kerusakan. Sementara itu, AI menganalisis data produksi untuk mengoptimalkan proses, mengurangi limbah, dan meningkatkan kualitas produk. Kombinasi ini tidak hanya menghemat biaya operasional tetapi juga membuat perusahaan lebih kompetitif di pasar global. Ke depan, AI dan IoT diperkirakan akan semakin terintegrasi, menciptakan peluang baru di berbagai industri. Dari pertanian cerdas yang menggunakan sensor tanah dan cuaca hingga transportasi otomatis berbasis data, teknologi ini menawarkan solusi inovatif untuk tantangan zaman. Perusahaan yang mampu memaksimalkan potensi keduanya akan memimpin di era digital yang terus berkembang.

PKM-KC: Ajang Mahasiswa Informatika Berinovasi Lewat Teknologi

Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) merupakan salah satu kompetisi yang dapat diikuti oleh mahasiswa menciptakan produk atau layanan yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut. PKM-KC dikenal sebagai wadah pengembangan kreativitas dan pemecahan masalah, seperti aplikasi mobile, sistem informasi, kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan teknologi kesehatan. Proyek Inovatif Mahasiswa Informatika Beberapa contoh Di PKM-KC seperti: Aplikasi Smart Waste Management: Aplikasi IoT yang membantu mengelola sampah secara otomatis dengan sensor pintar, mendorong efisiensi dalam pengumpulan sampah di kawasan perkotaan. Platform Edukasi Berbasis AI: Sistem yang memanfaatkan machine learning untuk merekomendasikan materi belajar sesuai dengan kebutuhan individu siswa, meningkatkan efektivitas belajar. Sistem Monitoring Kesehatan Berbasis Mobile: Aplikasi yang memantau kesehatan pasien secara real-time dengan bantuan smartwatch, mendukung layanan kesehatan jarak jauh. Manfaat PKM-KC bagi Mahasiswa PKM-KC memberi mahasiswa kesempatan untuk: Mengasah keterampilan teknis melalui pengembangan prototipe produk nyata. Membangun kemampuan problem-solving dengan fokus pada isu yang relevan bagi masyarakat. Berkolaborasi dalam tim multidisiplin, meningkatkan komunikasi dan koordinasi lintas bidang. Mempersiapkan diri menghadapi tantangan industri dengan pengalaman praktis dalam pengembangan produk. Kesempatan Berkompetisi di PIMNAS Karya terbaik dari PKM-KC berkesempatan melaju ke PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional), ajang paling bergengsi di kalangan mahasiswa Indonesia. Di sana, para peserta akan mempresentasikan inovasi mereka di tingkat nasional, bertemu dengan mahasiswa berbakat dari seluruh penjuru Indonesia. Dengan adanya PKM-KC, diharapkan semakin banyak mahasiswa informatika yang terpacu untuk berkreasi dan berinovasi, menjadikan teknologi sebagai solusi bagi berbagai permasalahan sosial dan industri.

Menginspirasi Riset dan Inovasi di Era Industri 4.0: Kuliah Tamu Informatika UMM Kupas Tuntas Potensi IoT dan SKJ

Malang, 28 September – Menyadari maraknya revolusi industri dan IoT, Program Studi Informatika, Universitas Muhammadiyah Malang, menggelar Kuliah Tamu Bidang minat SKJ. Dengan mengangkat tema “Riset & Implementasi Internet of Things (IoT)” , kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat dan ketertarikan Mahasiswa untuk dapat terus berevolusi, terutama di era revolusi industri 4.0. Membuka peluang emas bagi para peserta, acara ini menghadirkan dua narasumber ahli, yakni Prof. Dr. Mauridhi Hery Purnomo dari ITS Surabaya dan Hanugra Aulia Sidharta S.T., M.MT dari Binus University Malang. Kegiatan yang berlangsung di Aula GKB 3 UMM, Kegiatan ini mendapatkan respons positif, terbukti dari antusiasme peserta yang aktif mendengarkan dan berdiskusi dengan para pembicara. Kuliah tamu dibuka oleh Kaprodi Informatika UMM, sebelum memasuki sesi materi dari kedua narasumber yang membahas topik penting di bidang IoT dan SKJ. Dalam sesi pertama, bapak Hanugra Aulia Sidharta memaparkan materi yang menyoroti pentingnya penerapan SMART Goals dalam proses penelitian. Dengan menggunakan pendekatan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound), peneliti dapat mengarahkan upaya mereka untuk mencapai hasil yang lebih terstruktur dan efektif. Metode ini membantu dalam menentukan tujuan penelitian yang jelas, realistis, dan dapat dicapai dalam kerangka waktu tertentu, sehingga memperkuat kualitas hasil penelitian. Pada sesi kedua kuliah tamu, Prof. Dr. Mauridhi Hery Purnomo memberikan pemaparan yang komprehensif mengenai dunia Internet of Things (IoT). Beliau menjelaskan bagaimana IoT telah berkembang dan dapat diimplementasikan di berbagai sektor, termasuk industri, kesehatan, pertanian, transportasi, hingga smart city. Dengan acara kali ini para peserta dibimbing dalam memahami riset dibidang IoT. kegiatan ini juga menjadi jembatan untuk mengajarkan para peserta berteori dan mengintegrasikan teori serta penerapannya dalam berbagai sektor. Tujuannya adalah untuk mendorong inovasi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Acara ini diharapkan mampu membangkitkan semangat peserta dalam melakukan riset dan pengembangan diri, khususnya dalam inovasi IoT. Selain itu, kegiatan ini juga berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan Informatika UMM.

Lolos Pendanaan PKMKC, Mahasiswa Informatika UMM Ciptakan Karya IoT di Bidang Pertanian untuk Meningkatkan Mutu Produksi Komoditas Pangan

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang pesat. Istilah Internet of Things (IoT) sering kali terdengar akhir-akhir ini. Ekosistem IoT di Indonesia sendiri juga makin terus berkembang dan memiliki potensi besar. IoT sendiri tidak hanya hadir pada sektor industri saja, melainkan di berbagai sektor terutama pada sektor pertanian. Malang (31/5) dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tim mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang beranggotakan 4 personil berhasil lolos ke tahap pendanaan Tahun 2022. Mereka berhasil lolos ke tahap ini dengan membawa ide implementasi Internet of Things (IoT) di sektor pertanian khususnya tanaman bawang merah. Berangkat dari peristiwa gagal panen pada tanaman bawang merah, Iqbal dan tim berinisiatif mengembangkan produk yang diintegrasikan antara arduino dan bot pada aplikasi Telegram. “Kami tahu peristiwa gagal panen sering terjadi khususnya untuk tanaman bawang merah. Kami berinisiatif mengembangkan produk yang diintegrasikan antara arduino dan bot pada Telegram guna menekan adanya perisitiwa tersebut sehingga besar harapan kami dengan alat ini dapat meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi komoditas pangan khususnya dalam sektor bawang merah dengan mengusung teknologi yang terbarukan” ujar Iqbal selaku ketua tim. (CCP)