Bersama Para Developer: Jatim Developer Day 2024 Sukses Gelar Event Inspiratif di UMM!

Malang, 2 November 2024 – Jatim Developer Day (JDD) 2024 sukses diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang. Acara tahunan ini mengumpulkan talenta teknologi dari seluruh Jawa Timur, termasuk developer, profesional, dan mahasiswa, untuk memperkuat kolaborasi dan jaringan komunitas IT di wilayah tersebut. JDD pertama kali diadakan pada tahun 2019 melalui kolaborasi komunitas IT se-Jawa Timur dan didukung oleh industri serta startup. Tahun ini, JDD mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi: Membangun Ekosistem IT di Jawa Timur Melalui Komunitas” yang sejalan dengan visi “Jawa Timur Gerbang Nusantara Baru” dalam rangka Hari Jadi Jatim ke-79. Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore ini didukung oleh Program Studi Informatika UMM dan Data Science Club UMM. JDD 2024 menawarkan rangkaian seminar dan workshop yang berfokus pada inovasi dan pengembangan ekosistem teknologi. Tahun ini, acara menghadirkan sepuluh kelas paralel, di antaranya kelas Web3, dua kelas AI/ML, Cyber Security, Product Design, Quality Assurance, Web Development, Mobile Development, Community, dan Cloud Computing. Selain sesi berbagi ilmu, peserta juga mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung dengan para ahli dan praktisi teknologi yang hadir sebagai pembicara. Momen ini dimanfaatkan peserta untuk memperluas wawasan serta memperkuat kolaborasi antar komunitas IT di Jawa Timur, dengan harapan terciptanya solusi digital yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan semangat sinergi, Jatim Developer Day 2024 diharapkan menjadi penggerak dalam memajukan teknologi di Jawa Timur dan mendukung provinsi sebagai penunjang Ibu Kota Nusantara (IKN). Program Studi Informatika UMM berkomitmen untuk terus mendukung dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi informasi di daerah, serta berperan aktif dalam mencetak talenta yang mampu bersaing di kancah nasional dan internasional.
Dosen-dosen Informatika Ungkap Tips Berharga untuk Startup Green Tech di Acara Hack4ID bersama 1000 Startup Digital

Malang, 14 Juli 2023 – Hack4ID, event bergengsi yang menarik perhatian 1000 startup digital dari seluruh Indonesia, khususnya di Jawa Timur telah menjadi wadah inspiratif bagi inovator muda untuk mengembangkan solusi berbasis green tech. Dalam acara ini, para dosen dari Program Studi Informatika UMM, turut berperan penting sebagai dosen pembimbing, juri, dan mentor dengan memberikan panduan berharga bagi para peserta dalam membangun start-up yang berfokus pada sektor green tech. Salah satu dosen yang terlibat aktif dalam Hack4ID adalah Bu Yuan Aulia Rahma, dosen pembimbing untuk tim kelompok 7, memberikan perspektif yang menarik tentang inovasi limbah sampah. Menurut Bu Yuan, limbah sampah bisa diubah menjadi barang yang lebih produktif yang bermanfaat untuk masyarakat luas. Konsep ini tidak hanya akan mengatasi masalah penumpukan sampah, tetapi juga memanfaatkan limbah secara berkelanjutan. Sebagai dosen pembimbing, Bu Yuan akan terus memberikan dukungan dan bimbingan kepada tim kelompok 7 untuk mewujudkan inovasi tim tersebut. Sementara itu, Bu Nur Hayatin, yang berperan sebagai juri dalam Hack4ID, memberikan pandangan yang unik tentang membangun start-up di sektor green tech. Menurutnya, start-up yang sukses tidak hanya harus memikirkan tentang profit semata, tetapi juga harus memiliki kesadaran untuk memikirkan lingkungan sekitar. Solusi-solusi yang berdampak positif pada lingkungan menjadi nilai tambah yang diperhitungkan. Dalam perannya sebagai juri, Bu Nur Hayatin akan mengamati dan menilai dengan cermat solusi-solusi yang memperhatikan aspek lingkungan dan berkelanjutan. Sementara itu, Pak Galih Wasis Wicaksono, kepala dan dosen Program Studi Informatika. Menurut Pak Galih, penting bagi start-up di sektor green tech untuk fokus pada masalah yang sangat relevan dan mendesak, seperti pengelolaan limbah. Pendekatan teknologi bisa menjadi kunci dalam mengatasi masalah-masalah tersebut dengan efisien dan berkelanjutan. Dalam perannya sebagai mentor, Pak Galih berkomitmen untuk memberikan panduan teknis dan wawasan mendalam dalam menghadapi tantangan sektor green tech. Dengan dukungan dan wawasan dari para dosen informatika yang berpengalaman seperti Bu Yuan Aulia Rahma, Bu Nur Hayatin, dan Pak Galih Wasis Wicaksono, para peserta Hack4ID semakin termotivasi untuk menciptakan solusi green tech yang unggul dan berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Acara ini menjadi ladang inspirasi bagi para inovator muda Indonesia untuk terus berkontribusi dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan melalui green tech.
Hack4ID 2023: Tim Informatika UMM Curi Banyak Perhatian di Acara Inovasi Start Up Digital Pariwisata Jawa Timur

Minggu (04/06), acara program inovasi start up digital yang diselenggarakan oleh 1000 Start Up Digital di Graha Pancacila Batu pada tanggal 3-4 Juni 2023, sektor pariwisata menjadi sorot utama dalam acara tersebut. Tidak hanya menjadi ajang pertemuan para inovator startup teknologi digital, tetapi juga menonjolkan prestasi beberapa tim dari Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Tim-tim tersebut berhasil memenangkan kategori bergengsi, seperti “The Most Visible” dan “The Most Futuristic”. Menariknya juga, salah satu mentor dalam acara tersebut adalah Kepala Program Studi (Prodi) Informatika UMM, Galih Wasis Wicaksono. Dalam ajang kompetisi Hack4ID, beberapa tim dari Informatika UMM berhasil menarik perhatian dengan solusi inovatif mereka di sektor pariwisata Jawa Timur. Salah satu tim yang memenangkan kategori “The Most Visible” adalah tim Start Up Menyou yang dipresentasikan oleh Ogya. Dengan bimbingan dari dosen Zamah Sari dan mentor dari 1000 Start Up Digital yaitu Albiruni Haryo, tim Menyou berhasil menyusun rangkaian platform digital aplikasi pemasaran online, untuk pemesanan dapat melalui QR Code. Selain itu, tim kedua yaitu tim DARI dari Informatika UMM yang paling mencuri perhatian dengan memenangkan kategori “The Most Futuristic” dengan solusi digital virtual tour museum menggunakan virtual reality metaverse untuk memberikan pengalaman wisata museum yang imersif . Tim ini dipresentasikan oleh Sarla dan dibina oleh dosen Hardianto Wibowo juga oleh mentor Danis Kirana. Acara Hack4ID memberikan kesempatan emas bagi para peserta untuk berinteraksi dengan investor dan perwakilan industri terkemuka. Melalui acara ini, tim-tim Informatika UMM dan peserta lainnya mendapatkan kesempatan untuk memperluas jaringan dan mendapatkan peluang pendanaan yang dapat membantu mereka dalam mengembangkan solusi-solusi inovatif yang telah mereka ciptakan. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan acara Hack4ID, harapan tumbuh bahwa prestasi tim-tim Informatika UMM dalam sektor pariwisata Jawa Timur dapat mendorong pertumbuhan sektor tersebut. Keahlian dan kreativitas mahasiswa Informatika UMM yang dipimpin oleh para mentor yang berpengalaman, seperti Pak Galih Wasis Wicaksono, memberikan keyakinan bahwa mereka dapat menjadi agen perubahan dalam industri teknologi dan pariwisata di masa depan.
Kalahkan Mantan Perwakilan Pemprov Jatim Di Babak 16 Besar, Mahasiswa Informatika UMM Bawa Pulang Medali Juara 3 Pada Event E-FOOTBALL Campus Competition 2023

E-Sport atau olahraga elektronik adalah suatu istilah untuk kompetisi dari permainan sebuah video pemain jamak. Beberapa orang menganggap bahwa e-sport adalah permainan online yang bisa dimainkan oleh banyak orang dalam waktu yang bersamaan, berbeda, atau bahkan bermain bersama sebagai tim. Banyak yang menganggap bahwa e-sport adalah olahraga masa depan yang banyak diminati. Perlu diketahui bahwa e-sport merupakan olahraga yang sedang hits dikalangan muda-mudi. Bahkan banyak yang menjadikannya sebagai profesi untuk mendapatkan penghasilan. Banyak diantara atlet e-sport yang sukses dan handal menjadi rebutan banyak klub-klub yang rela membayar dengan nominal tinggi. Bagi para atlet e-sport mengikuti turnamen atau lomba merupakan hal yang penting dan sangat menarik sebagai bentuk mengukur kemampuan yang sudah dikuasai. E-FOOTBALL Campus Competition 2023 merupakan salah satu ajang lomba tingkat Provinsi Jawa Timur yang baru saja diselenggarakan di Kota Surabaya. Event ini diikuti oleh berbagai perwakilan kabupaten/ kota di Jawa Timur. Salah satu perwakilan Kota Malang adalah Fadhilah Akbar, mahasiswa Program Studi Informatika angkatan 2019. Dalam turnamen tersebut, Akbar telah banyak mengalahkan lawan mainnya dengan strategi yang kuat dan gesit. Akbar mengaku bahwa ketika turnamen, selain menjadi atlet ia juga merangkap posisi sebagai pendamping atlet lain dari Kota Malang. Untuk mempersiapkan turnamen ini, Akbar berlatih setiap hari dengan satu hingga dua permainan. “Ketika di 16 besar, saya juga tidak menyangka kalau bisa mengalahkan mantan perwakilan pemprov Jawa Timur”, ungkap Akbar. Setelah lolos 16 besar. Dari hasil tekun berlatih, Akbar berhasil membanggakan Kota Malang sekaligus mengharumkan nama Prodi Informatika dengan membawa pulang medali Juara 3.