Hack4ID Day 2: Mahasiswa UMM dan 1000 Startup Digital Makin Kompetitif dalam Mewujudkan Solusi Green Tech

Malang, 14 Juli 2023 – Antusiasme dan semangat tak terbendung kembali memenuhi Aula BAU Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Hari Jumat, 14 Juli 2023, saat acara Hack4ID memasuki hari kedua. Dengan 17 tim peserta yang mayoritas dari kalangan mahasiswa UMM, para startup digital kian gigih melanjutkan perjuangan mereka dalam menciptakan solusi green tech yang inovatif dan berdampak. Peserta Hack4ID aktif terlibat dalam diskusi intensif dan berkolaborasi erat dengan anggota timnya untuk menyelesaikan langkah-langkah dalam solution sprint. Hari kedua ini menghadirkan materi research report, workshop pitching 101, solution sprint, team working/mentoring, serta tahap akhir final pitching yang melibatkan para mentor dan dosen pembimbing. Pada puncak acara, ketegangan semakin meningkat ketika penghargaan-penghargaan bergengsi diumumkan. Beberapa tim berhasil mencuri perhatian para juri dan meraih penghargaan prestisius: The Most Visible Idea: Tim Bomber menjadi juara dalam kategori ini dengan ide solusi yang menonjol dan memikat perhatian. The Best Presentation: Tim Cepu.In berhasil menyabet penghargaan ini berkat presentasi pitch yang mengesankan dan persuasif. The Most Futuristic: Tim Olypus berhasil memenangkan penghargaan ini berkat ide solusi yang dinilai memiliki visi masa depan yang menjanjikan bagi sektor green tech. The Best Idea: Penghargaan bergengsi ini jatuh kepada tim Kreatifan yang berhasil menyodorkan ide solusi paling inovatif dan relevan. Penghargaan-penghargaan ini menjadi pengakuan atas kerja keras dan dedikasi para peserta dalam menciptakan solusi-solusi luar biasa. Semangat kompetisi yang tinggi dan semakin matangnya ide-ide solusi diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam perkembangan sektor green tech di Jawa Timur.

Hack4ID Day 1: 1000 Startup Digital Kominfo RI Bersama Tim Mahasiswa UMM Berkolaborasi Kembangkan Solusi Green Tech

Malang, 13 Juli 2023 – Aula BAU Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dipenuhi semangat para mahasiswa dan inovator muda dalam event Hack4ID, yang diadakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI). Sebanyak 17 tim peserta dari mahasiswa UMM bergabung dalam arena kompetisi ini, bersaing dengan 1000 startup digital lainnya, untuk mengembangkan ide solusi digital terbaik yang berkaitan dengan sektor green tech. Namun, tak hanya peserta yang antusias, acara ini juga menarik perhatian karena partisipasi aktif dosen-dosen terbaik UMM yang turut serta sebagai mentor. Beberapa dosen unggulan dari berbagai program studi turut berkontribusi dalam membimbing dan memberikan panduan berharga bagi para peserta. Di antara mereka adalah Pak Rinaldy Achmad Robert Fathoni dari Program Studi Manajemen, Pak Galih Wasis Wicaksono, serta Bu Nur Hayatin dari Program Studi Informatika. Dengan dukungan dari dosen-dosen berkualitas ini, para peserta Hack4ID memiliki kesempatan emas untuk menggali ide-ide inovatif mereka dalam menciptakan solusi-solusi berbasis teknologi di bidang green tech. Kehadiran para mentor ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan wawasan yang membantu peserta dalam merumuskan ide-ide solusi yang relevan dengan kebutuhan sektor tersebut. Acara Hari Pertama Hack4ID menjadi momen penting, di mana peserta bekerja sama dengan para mentor dan dosen pembimbing untuk mengembangkan ide-ide solusi digital. Berbagai materi problem sprint menjadi fokus dalam workshop hari pertama ini, mencakup aspek esensial dalam pengembangan solusi inovatif. Materi problem sprint tersebut mencakup problem-solution fit, team forming & user journey, how might we & sprint goal setting, serta team working/mentoring yang menjadi fokus utama dalam acara ini. Tak hanya itu, acara ini juga disemarakkan dengan kehadiran Wakil Rektor 3 UMM, Pak Nur Subeki, yang memberikan dukungan penuh untuk para peserta. Ia berharap, Hack4ID akan menciptakan langkah maju bagi perkembangan green tech di Indonesia dan menghadirkan solusi-solusi berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Digembleng Dua Bulan, Lulusan UMM Siap Jadi Digipreneur

Prof. Dr. Syamsul Arifin M.Si. selaku Wakil Rektor 1 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyebut, pesatnya perkembangan Informasi dan Teknologi (IT) pada saat ini membuat segala kebutuhan manusia dapat terpenuhi dengan mudah. Bahkan berkat kecanggihan IT dapat merubah gaya hidup dalam suatu masyarakat. Demikian pesan yang disampaikan Syamsul dalam kesempatan menutup acara Program Beasiswa Digital Talent Schoralship 2019 di Aula Teknik Gedung Kuliah Bersama III lantai 6, Kamis (22/8) kemarin. Dalam kesempatan ini dihadiri oleh 100 peserta Digital Talent Scholarship 2019 dari mahasiswa Teknik Informatika UMM. Sebelumnya, peserta telah mendapatkan materi dan juga uji kompetensi selama 2 bulan. Syamsul lantas pengapresiasi agenda ini. “Kegiatan seperti ini sangatlah bagus, karena memberikan kompetensi dan juga peluang kepada milenial sebagai seorang digital entrepreneur untuk dapat optimis melihat masa depan,” tutur syamsul. Syamsul juga memberi contoh nyata di mana gaya hidup masyarakat perkotaan di Indonesia saat ini sudah berubah. Ia mencontohkan keberhasilan seorang Nadiem Makarim yang tidak lain adalah pendiri serta CEO dari Go-Jek. Berkat adanya aplikasi Go-Jek, segala kebutuhan kita dapat terpenuhi dengan sangat mudah. “Gaya hidup terdahulu sangatlah ownership, di mana kalau tidak naik mobil itu tidak keren. Tapi untuk saat ini yang dicari bukanlah mobil, akan tetapi akses. Di mana tidak punya akses berarti tidak keren,” tegas Syamsul. Selain dihadiri Syamsul, kegiatan ini dihadiri pula oleh Dr Ahmad Mubin MT, selaku Dekan dari Fakultas Teknik. Dalam kesempatan ini Dr. Ahmad Mubin menyampaikan ungkapan terimakasih kepada KOMINFO, lantaran telah memberikan kepercayaan kepada UMM. Dalam hal ini UMM menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta yang dipercaya untuk menyelenggarakan Pelatihan Digital Talent Scholarship 2019 ini. Selain mendapat materi dan juga pengalaman, para peserta juga mendapatkan sertifikat dan juga uang saku dari Kominfo. Ahmad juga menyampaikan beberapa pesan kepada para peserta. “Teruslah kalian menggali potensi yang ada pada diri kalian dan carilah pengalaman sebanyak-banyaknya,” tutup Mubin. Uji kompetensi yang mereka jalani membuat mereka siap bersaing di dunia pekerjaan kekinian. Para peserta yang lulus dalam program beasiswa pelatihan ini, nantinya akan diproyeksikan untuk magang di beberapa perusahaan start up terkemuka seperti Bukalapak, Tokopedia, GOJEK dan perusahaan startup raksasa lain. (mir/can)

Kemenkominfo Gandeng UMM dalam Program Digital Talent Scholarship 2019

Jumat, 24 Mei 2019, Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Kementrian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) telah menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi dan Walk-in Registration Program Digital Talent Scholarship 2019” yang bertempat di Ruang Sidang Senat Universitas Muhammadiyah Malang. Sebanyak 25.000 beasiswa yang disediakan dalam program yang bertajuk Digital Talent Scholarship 2019. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) mengadakan beasiswa untuk meningkatkan daya saing SDM teknologi informatika dan komunikasi (TIK) menuju Revolusi Industri 4.0. UMM terpilih menjadi salah satu penyedia pelatihan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang lebih siap menyambut era revolusi industri 4.0 dan ekonomi digital. UMM terlibat dalam skema Fresh Graduate Academy (FGA), yang akan memberikan pelatihan kepada sejumlah 100 peserta. Fresh Graduate Academy (FGA), yang ditujukan bagi lulusan D3, D4 dan S1 bidang TIK (atau yang terkait), Program ini terbuka bagi penyandang disabilitas. Peserta program nantinya akan dilatih secara intensif untuk menguasai hardskill dan softskill sesuai dengan peminatan di bidang Machine Learning. Sebelumnya, di tahun 2018, Kementerian Kominfo telah meluncurkan program yang sama untuk menyiapkan 1.000 talenta yang menguasai keahlian digital guna mendukung visi Indonesia untuk menjadi negara ekonomi digital terbesar pada tahun 2030. Selain itu,  Program Digital Talent Scholarship ditujukan untuk menyediakan talenta yang dibutuhkan dalam Revolusi Industri 4.0. Kementerian Kominfo juga menyiapkan kegiatan pascapelatihan bagi peserta program. Targetnya untuk mempertemukan keahlian yang dimiliki oleh talenta digital dengan peluang kerja dan usaha di berbagai perusahaan teknologi. Peserta yang menyelesaikan pelatihan sesuai waktu yang ditentukan dan mendapatkan nilai sesuai yang disyaratkan akan mendapat kesempatan untuk memperoleh sertifikasi dari global tech companies. Global tech companies diantaranya adalah Amazon, Cisco, Google, dan Microsoft. Masa pendaftaran program FGA gelombang 2 dimulai tanggal 20 Mei 2019 hingga 15 Juni 2019.  Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran silakan akses https://digitalent.kominfo.go.id. Informasi lainnya dapat dilihat melalui Instagram @digitalent.kominfo.