Sistem SeVenMan Permudah Civitas Akademika dalam Peminjaman Alat dan Ruangan Laboratorium di Lab Informatika

Lab Informatika memiliki sistem manajemen inventaris dan peminjaman yang bernama Sevenman semenjak tahun 2016. Sevenman merupakan solusi terbaru yang memudahkan mahasiswa dan juga dosen untuk melakukan peminjaman alat dan ruangan laboratorium melalui sistem yang terstruktur dan efisien. Sistem ini dikembangkan oleh tim ahli perangkat lunak antara mahasiswa dan dosen, serta bekerja sama dengan para administrator lab guna meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa serta memaksimalkan penggunaan sumber daya lab. Dengan Sevenman, mahasiswa memiliki akses mudah ke inventaris lengkap yang mencakup berbagai macam alat, mulai dari perangkat keras seperti laptop hingga peralatan khusus dan komponen. Melalui sistem ini, mahasiswa dapat melihat informasi detail mengenai ketersediaan, kondisi, serta riwayat peminjaman setiap item. Hal ini membantu dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses peminjaman. Tidak lagi perlu mengurus surat-menyurat manual dan menunggu lama untuk mendapatkan persetujuan peminjaman. Sevenman memungkinkan mahasiswa untuk mengajukan permohonan peminjaman secara online dengan cepat dan mudah. Permohonan yang diajukan akan segera diteruskan kepada pihak administrasi lab untuk diproses dengan efisien. Setelah disetujui, mahasiswa dapat langsung mengambil alat yang dipinjam dengan keyakinan bahwa seluruh prosesnya telah terstruktur dengan baik dan transparan. Selain itu, SeVenMan juga menyediakan sistem pemesanan ruangan laboratorium yang intuitif. Mahasiswa dapat dengan mudah memeriksa ketersediaan ruangan, memilih waktu yang diinginkan, dan melakukan reservasi secara online. Dengan fitur ini, penggunaan ruangan laboratorium dapat dioptimalkan sehingga lebih banyak mahasiswa dapat mengakses fasilitas tersebut untuk kegiatan belajar dan proyek mereka. Para administrator lab juga merasakan manfaat dari implementasi SeVenMan, karena sistem ini memberikan wawasan berharga mengenai penggunaan inventaris dan tren peminjaman, memudahkan pengambilan keputusan terkait pemeliharaan dan pengadaan peralatan. Dengan adanya SeVenMan, lab informatika kini memiliki sistem manajemen inventaris dan peminjaman yang efisien, memudahkan mahasiswa dalam melakukan peminjaman alat dan ruangan laboratorium. Hal ini tidak hanya meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa, tetapi juga mengoptimalkan penggunaan sumber daya lab secara keseluruhan. Sevenman menjadi solusi inovatif yang membawa kemajuan dalam manajemen lab informatika, membuka pintu bagi kemudahan dan efisiensi dalam proses peminjaman. Sistem Sevenman dapat diakses melalui URL: https://infotech.umm.ac.id/sevenman/
Jaga kualitas Pembelajaran dan Praktikum di Laboratorium Informatika melalui Sistem SIMUTU

Program Studi Informatika UMM meluncurkan system Bernama SIMUTU. SIMUTU merupakan sistem yang dikembangkan khusus untuk memberikan penilaian dan evaluasi terhadap mutu fasilitas dan sumber daya yang ada di Laboratorium Informatika UMM. Dibandingkan dengan sistem-sistem lain yang sudah ada, SIMUTU berfokus pada peningkatan mutu Laboratorium Informatika UMM. SIMUTU memungkinkan para mahasiswa untuk memberikan umpan balik terkait dengan fasilitas dan sarana yang tersedia di laboratorium. Mahasiswa dapat memberikan saran atau keluhan mengenai sarana maupun prasarana, instruktur laboratorium, serta modul praktikum yang digunakan. Sistem ini memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk menyampaikan pendapat mereka secara langsung dan memberikan kontribusi dalam meningkatkan mutu laboratorium. Agus Eko Minarno, selaku kepala Laboratorium Informatika UMM, menjelaskan bahwa SIMUTU memberikan keuntungan dalam mengetahui aspek-aspek yang perlu diperbaiki untuk semester-semester mendatang. Feedback yang diberikan melalui sistem ini digunakan untuk mengevaluasi seluruh aspek yang terkait dengan Laboratorium Informatika UMM, termasuk modul, asisten, instruktur, dan fasilitas yang ada. Dalam penilaian mutu yang diberikan, SIMUTU mencakup aspek-aspek yang meliputi Penilaian dan feedback yang terkait meliputi aspek-aspek dari modul, asisten, instruktur, hingga fasilitas yang berada di Laboratorium Informatika UMM. Selain itu, SIMUTU juga memiliki manfaat bagi asisten dan instruktur laboratorium. Mereka dengan mudah dapat mengetahui umpan balik yang diberikan melalui sistem ini. Hal ini menjadi penting karena feedback tersebut dapat menjadi acuan untuk perbaikan dan pengembangan di semester selanjutnya. Dengan memperoleh informasi yang akurat mengenai apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki, asisten dan instruktur dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan mutu laboratorium dan memenuhi kebutuhan mahasiswa dengan lebih baik di masa mendatang. SIMUTU juga memberikan manfaat kepada asisten dan instruktur laboratorium. Mereka dapat melihat feedback yang diberikan melalui sistem ini sebagai acuan untuk melakukan perbaikan dan pengembangan di masa depan. Dengan demikian, SIMUTU berperan penting dalam meningkatkan mutu dan kualitas Laboratorium Informatika UMM, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi para mahasiswa. SIMUTU dapat diakses melalui URL: https://infotech.umm.ac.id/simutu/
Sistem I-Lab Penunjang Praktikum Program Studi Informatika, Karya Mahasiswa Informatika Universitas Muhammadiyah Malang Sejak Tahun 2012

Sejak tahun 2012, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah mengembangkan sebuah sistem yang sangat membantu dalam kegiatan perkuliahan hingga saat ini. Sistem yang dikenal dengan nama I-Lab telah mengalami perkembangan yang signifikan sejak awal pengembangannya. Menurut Agus Eko Minarno, kepala laboratorium Informatika, sistem ini memiliki manfaat besar bagi dosen dan asisten laboratorium dalam proses pengajaran dan penilaian. Sistem I-Lab mampu memenuhi semua kebutuhan yang ada di laboratorium, termasuk praktikum, peminjaman ruangan laboratorium dan peralatan, serta sistem penilaian untuk umpan balik terhadap fasilitas dan infrastruktur laboratorium. “Tujuan utama I-Lab sebenarnya adalah untuk praktikum. Jadi, kami fokus pada pengunggahan modul, penilaian, kehadiran, dan juga penyusunan laporan bagi para dosen,” jelas Agus. Dengan adanya sistem ini, semua proses tersebut menjadi lebih mudah karena telah terintegrasi dengan baik dalam kegiatan praktikum program studi Informatika UMM. Sistem ini tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa, tetapi juga dosen dan admin. Dosen dapat dengan mudah mengunduh laporan penilaian sesuai dengan mata kuliah yang mereka ajar. Sementara itu, semua informasi terkait mahasiswa, mulai dari daftar hadir, tugas, modul, hingga nilai, juga tercatat dalam sistem I-Lab ini. Untuk mengakses I-Lab dapat melalui URL: https://infotech.umm.ac.id/
SIRENTA: Sistem Informasi untuk Optimalkan Rekrutmen Asisten Laboratorium Informatika Universitas Muhammadiyah Malang

Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meluncurkan sistem baru bernama Sirenta yang bertujuan untuk memaksimalkan proses perekrutan asisten laboratorium Informatika. Sistem inovatif ini dirancang untuk mengoptimalkan rekrutmen yang biasanya membutuhkan waktu yang panjang dan proses yang rumit. Sirenta menawarkan solusi yang efektif dengan mengintegrasikan berbagai tahap seleksi dalam satu platform. Dengan demikian, calon asisten lab dapat mengakses tugas-tugas yang diberikan, mempersiapkan diri untuk wawancara, dan melacak perkembangan mereka melalui sistem ini. Hal ini memungkinkan para calon asisten lab untuk memahami proses rekrutmen dengan lebih baik dan memberikan kesempatan yang adil bagi semua peserta. Kepala Laboratorium Informatika UMM, Agus Eko Minarno, menjelaskan tujuan di balik pengembangan Sirenta, “Kami melihat bahwa proses perekrutan asisten lab ini merupakan hal yang rutin dan memakan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, kami mengembangkan sistem ini untuk mengoptimalkan proses rekrutmen dan memastikan bahwa calon asisten lab memiliki akses yang lebih baik dan informasi yang lengkap.” Sistem Sirenta dapat diakses melalui alamat URL: https://infotech.umm.ac.id/sirenta/. Sirenta diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam perekrutan asisten lab di Informatika UMM. Dengan adanya sistem ini, proses perekrutan yang sebelumnya panjang dan kompleks diharapkan dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan lebih efektif.
Mengenal Lebih Dekat Fasilitas Laboratorium Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang

Laboratorium adalah tempat yang mewadahi mahasiswa untuk melakukan riset ilmiah, eksperimen, pengukuran, maupun pelatihan. Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang memfasilitasi seluruh mahasiswanya dengan 6 ruang laboratorium dengan kapasitas masing-masing ruangnya adalah untuk 25 orang. 6 ruang laboratorium tersebut juga memiliki kualitas perangkat lunak dan keras dengan spesifikasi tinggi. Fasilitas ini diharapkan dapat menunjang praktikum maupun riset mahasiswa informatika dengan maksimal. Berada di bawah naungan program studi, laboratorium memiliki beberapa SOP yang harus dipenuhi oleh seluruh penggunanya untuk merawat dan menjaga perangkat yang ada dengan baik. Untuk menyampaikan pemahaman mengenai prosedur penggunaan lab yang benar, laboratorium secara rutin setiap tahun menyelenggarakan kegiatan yang bernama IT Character Building (ITCB) untuk mahasiswa baru Informatika angkatan 2022. ITCB merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Informatika karena materi yang disampaikan adalah materi-materi yang akan mereka gunakan selama masa perkuliahan. Salah satu sistem laboratorium yang penting yaitu iLab, situs website dari laboratorium Informatika tersebut memuat prosedur rencana praktikum (KRS Praktikum), penilaian, dan presensi mahasiswa. Sistem ini harus dipahami dengan baik oleh seluruh mahasiswa karena akan digunakan sampai mereka lulus. Selain acara untuk mengenalkan prosedur dan sistem lab, kegiatan ITCB yang dilaksanakan oleh asisten laboratorium angkatan 2021 ini juga membahas beberapa hal sebagai bekal mahasiswa baru menjalani kuliahnya di Prodi Informatika. Beberapa hal yang dibahas pada ITCB tahun ini antara lain, pengenalan sistem-sistem laboratorium, pengenalan Bahasa pemrograman C++, pengenalan sistem operasi, pengenalan IDE, hingga sharing tips & trik menjadi mahasiswa Informatika. Dengan banyaknya materi yang dirangkum dalam satu acara ini maka panitia menyiapkan pemateri yang sudah paham dan memiliki pengalaman pada bidang/materi tersebut. Senin (05/09) kegiatan ITCB diselenggarakan selama 4 hari dan berlangsung secara tatap muka. Output dari acara ini adalah agar mahasiswa baru dapat memiliki gambaran akan seperti apa proses perkuliahan Informatika nantinya berjalan. Alif Fatwa, salah satu pemateri ITCB 2022 mengungkapkan bahwa goals dari kegiatan ini adalah terciptanya mahasiswa yang memiliki karakter Informatika kepada mahasiswa baru Informatika angkatan 2022. “Kegiatan ini sangat penting terutama untuk mahasiswa baru seperti saya yang tidak memiliki basic mengenai Informatika”, ungkap Apriadzandy Putra, salah satu mahasiswa baru Informatika angkatan 2022. Acara ini diikuti oleh 495 mahasiswa baru dan diisi oleh 5 pemateri yang berkompeten. Penyampaian materi yang sangat jelas memudahkan mahasiswa baru untuk memahami maksud dari pemateri. Panitia juga memberikan ruang untuk bertanya dan berdiskusi mengenai materi yang mungkin belum mereka pahami. Untuk mengakhiri acara, panitia menyediakan waktu untuk quiz yang bertujuan untuk mengetes pemahaman peserta ITCB terhadap materi yang sudah dipaparkan oleh pemateri. Dan sebagai apresiasi kepada mahasiswa baru yang berhasil menduduki posisi tiga teratas, panitia memberikan hadiah berupa saldo e-wallet.(CCP)
Rapat Koordinasi Dosen dan Asisten Laboratorium Teknik Informatika

Pada tanggal 25 Agustus 2010 Jurusan Teknik Informatika mengadakan acara rapat koordinasi yang diakhiri dengan buka bersama, rapat koordinasi yang dihadiri seluruh jajaran dosen teknik informatika dan asisten laboratorium ini menghasilkan beberapa informasi berkaitan dengan evaluasi belajar semester lalu maupun motivasi untuk semester mendatang Menurut M. Irfan kehadiran dosen pada semester genap 2009-2010 mengalami kenaikan dibanding semester ganjil sebelumnya. Kenaikan kehadiran dosen ini sudah sesuai yang diharapkan hanya saja perlu ditingkatkan lagi. Peningkatan kehadiran dosen ini akan ditingkatkan kearah penyeragaman pengisian absensi dan penggunaan silabus. Teknik informatika yang telah meluluskan 73 mahasiswa ini akan terus berperan aktif untuk meningkatkan mutu dari mahasiswa dan memperbanyak lulusan di tahun akademik mendatang. Diperkirakan untuk semester ganjil 2010-2011 akan mencapai angka 500-an. Selain hal tersebut dibahas juga permasalahan tugas akhir dimana mahasiswa sering merasakan kesulitan mencari tugas akhir, hal ini oleh ketua jurusan untuk melibatkan dosen pengampu matakuliah untuk membimbing mahasiswa yang akan menempuh tugas akhir. M.irfan selaku ketua jurusan menghimbau kepada seluruh dosen yang melakukan penelitian untuk dapat melibatkan aktif mahasiswa. Permasalahan tidak seimbangnya mahasiswa yang masuk dan keluar yang tidak seimbang perlu peran aktif dari dosen dan mahasiswa. Dan jika diperlukan bisa diadakan kelas khusus disamping kuliah reguler dan kuliah sela. Disamping permasalahan diatas, ketua jurusan juga mengatakan bahwa dosen pengampu boleh melakukan ujian susulan, tetapi mahasiswa yang bersangkutan membawa surat keterangan dari jurusan. Ketua jurusan juga meminta kepada seluruh dosen pengampu untuk terbuka dalam memberikan nilai. Hal tersebut juga berlaku untuk perubahan nilai dipersilahkan kepada dosen pengampu matakuliah dengan catatan bahwa mahasiswa wajib membawa perlu membawa form perubahan nilai. Ketua jurusan mengingatkan bahwa tugas tambahan diberikan sebelum nilai dimasukkan ke jurusan. Sedangkan untuk remidi atau perbaikan nilai setelah hal tersebut belum diatur di tingkat Universitas jadi hal tersebut diserahkan kepada masing-masing dosen pengampu. Teknik informatika juga patut berbangga karena ada beberapa mahasiswa yang mengikuti PIMNAS di Bali kemarin. Hal ini juga turut membawa harum nama Universitas meskipun belum mendapatkan posisi juara. Diharapkan kedepan semakin banyak mahasisa yang lolos ke PIMNAS. M.Irfan selaku ketua jurusan juga mengingatkan bahwa mulai semester ini akan diberlakukan sistem evaluasi study. Hal ini perlu diperhatikan untuk mahasiswa yang IP masih dibawah rata-rata. Untuk perkuliahan ganjil 2009-2010 diharapkan dosen menggunakan metode SCL (Student Center Learning) untuk meningkatkan kualitas mahasiswa. Diingatkan juga bahwa dosen perlu merujuk pada SAP untuk mengajar, juga perlu diberlakukan kontrak kerja dengan mahasiswa.
Outbound Asisten Lab 2010

Laboratorium Teknik Informatika pada tanggal 27 – 28 Maret 2010 yang lalu mengadakan out bound untuk para asisten laboratorium. Bertempat di Beji, acara ini diikuti oleh 50 orang peserta. Terdiri dari 45 orang asisten dan 5 orang dosen teknik informatika. Menurut Ketua Pelaksana kegiatan ini, Fredi, kegiatan ini berfungsi untuk mengubah mind set ( pola pikir ) dari peserta, sehingga diharapkan setelah kegiatan ini selesai, para asisten bisa lebih maksimal menjalankan tugasnya dalam membimbing para praktikan. Selain itu dalam kegiatan ini nanti juga akan dipilih kepengurusan baru Infotech ( organisasi asisten lab. informatika ) periode 2010 – 2011. Dalam kegiatan tersebut, peserta dibagi menjadi 3 kelompok untuk kemudian bermain dalam game-game yang sudah disiapkan oleh panitia. Gamenya pun cukup beragam, mulai dari yang sifatnya fun, sampai yang extreme dan menantang seperti flying fox, walking in the high ropes, dan masih banyak lagi. Total ada lebih dari 10 tantangan (game) yang harus diselesaikan oleh tiap kelompok. Tiap kelompok didampingi oleh 1 orang instruktur dan dosen. Tanggapan peserta dari kegiatan ini sangat positif. Bahkan banyak dari mereka yang menginginkan kegiatan ini diadakan rutin tiap semester untuk semakin mempererat kekeluargaan di antara para asisten serta merefresh lagi pikiran agar tidak stress.
Rapat Konsolidasi Dosen dengan Asisten Laboratorium

Sabtu, 6 Februari 2010, jajaran dosen dan assisten laboratorium Teknik Informatika mengadakan rapat konsolidasi yang selalu diadakan secara rutin tiap menjelang awal semester. Rapat konsolidasi ini bertujuan untuk mempertemukan dosen pembina matakuliah praktikum dan assistennya. Dengan pertemuan ini, diharapkan tercipta komunikasi yang baik antara dosen dan assisten, sehingga kegiatan praktikum bisa berjalan optimal. Pada semester genap ini ada total 9 matakuliah praktikum di jurusan Teknik Informatika. Diantaranya, Pemrograman Berorientasi Object, Sistem Operasi, Design Aplikasi Multimedia, Perencanaan E-business, Database Terdistribusi, GIS, Pengolahan Citra Digital, Wireless dan Mikrocontroller. Kesembilan matapraktikum tadi akan menempati 4 ruang laboratorium yang dimiliki oleh jurusan Teknik Informatika.