MetaVerse Moot Court: Peluncuran Lab Hukum Virtual Pertama di Indonesia di Universitas Muhammadiyah Malang

Malang, 22 September 2023 – Sejarah baru dalam dunia pendidikan hukum di Indonesia dicapai oleh Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan Program Studi Informatika UMM melalui peluncuran MetaVerse Moot Court – Mahkamah Konstitusi, Laboratorium Hukum Virtual pertama di Indonesia. Acara ini diselenggarakan pada Jum’at, 22 September 2023, di Ruang Sidang Fakultas Hukum, Gedung Kuliah Bersama (GKB) IV, lantai 7. Laboratorium Hukum Virtual, MetaVerse Moot Court – Mahkamah Konstitusi diresmikan oleh Dekan Fakultas Hukum UMM, Bapak Tongat, dengan pernyataannya dan pengetukan palu yang dilakukannya bertujuan untuk meresmikan peluncuran penelitian tersebut. Peluncuran ini dihadiri oleh para dosen, mahasiswa, dan tamu undangan khusus. Inovasi luar biasa ini merupakan hasil kolaborasi antara Program Studi Informatika dan Hukum UMM, yang didukung oleh penelitian dan pengabdian UMM bersama mitra Laboratorium Hukum UMM. Kepala tim peneliti dan pengabdi yang terlibat dalam proyek penelitian ini adalah Bu Nur Putri Hidayah, yang merupakan dosen dari Fakultas Hukum UMM, dan Pak Galih Wasis Wicaksono, yang merupakan dosen dari Program Studi Informatika UMM. Mereka bekerja sama dengan sejumlah mahasiswa yang telah berkontribusi sebagai anggota tim peneliti dan pengabdi. Proyek penelitian, MetaVerse Moot Court – Mahkamah Konstitusi memberikan pengalaman simulasi sidang yang berbeda bagi mahasiswa dan dosen hukum UMM. Meskipun dilakukan secara virtual, pengalaman yang dilakukan terasa begitu nyata sehingga mahasiswa dan juga dosen dapat merasakan sensasi berada di dalam ruang sidang tanpa perlu hadir secara fisik. Hal ini tidak hanya membuat waktu mahasiswa juga dosen menjadi lebih efisien, tetapi juga mengurangi kesulitan dalam perjalanan menuju lokasi sidang yang sebenarnya. Peluncuran MetaVerse Moot Court – Mahkamah Konstitusi adalah bukti komitmen Fakultas Hukum UMM dan program Studi Informatika UMM dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dan relevan untuk mahasiswa mereka serta kontribusi positif dalam pengembangan dunia hukum di Indonesia. Dengan platform ini, diharapkan sivitas hukum dan informatika dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk tantangan yang mereka hadapi di dunia digital kedepannya.
Bawa #UMMMetaverse, Tim SIMETA-1 Wakili Universitas Muhammadiyah Malang Di Babak Final Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) Yang Diselenggarakan Oleh Puspresnas 2023

Kegiatan Lomba Inovasi Digital Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspernas) tahun 2023 adalah sebuah kompetisi kreativitas dan inovasi di bidang teknologi digital yang ditujukan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Lomba ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide inovatif dan aplikasi teknologi digital yang dapat memberikan solusi bagi berbagai permasalahan di masyarakat. Peserta lomba diharapkan dapat menciptakan proyek-proyek yang dapat berkontribusi positif dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan lain sebagainya. Tahun ini, Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) dilaksanakan di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung. Kegiatan yang berlangsung pada 4-6 Juli 2023 terdiri dari 5 bidang lomba yaitu Inovasi Teknologi Digital Pendidikan, Inovasi Pembelajaran Digital Pendidikan, Video Digital Pendidikan, Poster Digital Pendidikan, dan Microteaching Digital. Tim SIMETA-1 yang beranggotakan Larynt Sawfa Kenanga, Chintya Tria Diana Oktaviani, Ahya Nika Salsabila, dan Anissa Yulidha Rodiyah masuk dalam divisi Inovasi Pembelajaran Digital Pendidikan. Untuk lomba ini, Tim SIMETA-1 menciptakan inovasi pembelajaran 4.0 menggunakan metaverse. Dengan mengikuti kompetisi ini, #UMMMetaverse menjadi semakin banyak dikenal dan semakin banyak memberikan manfaat serta memberi solusi dari berbagai persoalan pada bidang pendidikan di berbagai jenjang.
Gandeng Norwegian University of Science and Technology, CoE Metaverse UMM Siap Kembangkan Program Imersif Berbasis Virtual Reality

Teknologi imersif adalah teknologi yang meleburkan batasan antara dunia nyata dan dunia maya. Istilah teknologi imersif sering digunakan untuk pengembangan teknologi yang berbasis virtual. Dengan definisinya sendiri yaitu menggabungkan dunia nyata dan dunia maya, teknologi imersif erat kaitannya dengan metaverse. Dalam pengembangannya, metaverse menggunakan virtual reality untuk menciptakan lingkungan atau ekosistem virtual yang sangat imersif. Metaverse merupakan salah satu teknologi yang baru-baru ini dikembangkan oleh banyak tech industri. Metaverse juga digadang-gadang mampu menggantikan banyak aktivitas nyata menjadi maya. Sejauh ini, metaverse masih belum banyak dikembangkan. Sehingga, banyak tech industri yang mencari tenaga developer untuk membangun teknologi metaverse mengingat peminat metaverse saat ini sangat banyak. Center of Excellence (CoE) Metaverse UMM, baru-baru ini diketahui sedang menjalin hubungan kerja sama dengan Norwegian University of Science and Technology untuk projek metaverse. Kerja sama ini diperlukan untuk memperkenalkan CoE Metaverse UMM di luar UMM, sehingga akan ada semakin banyak orang yang mencoba dan mengenal Metaverse UMM. Sabtu(4/4), Tim Metaverse UMM dan perwakilan Prodi Informatika mengadakan rapat lanjutan mengenai kerja sama proyek metaverse dengan Norwegian University of Science and Technology via daring. Pada rapat ini, kedua belah pihak membahas mengenai peningkatan avatar dalam proyek metaverse. Selain itu, pada rapat ini juga dilakukan penentuan karakter yang nantinya dapat dipilih oleh user sehingga mampu memberikan kesan nyata.
1001 Pemanfaatan Metaverse Untuk Kegiatan Belajar Mengajar Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang

Metaverse adalah konsep dunia virtual yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai pengganti berbagai aktivitas. Metaverse merupakan sebuah teknologi Augmented Reality (AR) yang sangat memungkinkan seseorang untuk beraktivitas di dalamnya. Singkatnya, metaverse adalah dunia nyata yang di virtualkan. Maksudnya adalah metaverse dapat menjadi dunia kedua bagi seseorang. Seluruh bentuk kegiatan umum hingga spesifik dapat dilakukan melalui metaverse. Salah satu bidang yang akan sangat dimudahkan dengan adanya metaverse adalah bidang pendidikan. Bidang ini juga memiliki banyak cabang ilmu yang mana dapat memanfaatkan metaverse sebagai media pengajaran. Simulasi praktikum baik terhadap benda mati seperti mesin sampai benda hidup seperti hewan dapat dilakukan melalui metaverse. Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang merupakan salah satu jurusan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang praktikumnya banyak berhubungan langsung dengan alam. Simulasi praktikum dengan alam umumnya banyak mengeluarkan biaya yang tidak murah. Kemudian, setiap simulasi yang dilakukan tidak menjamin 100% berhasil diselesaikan dengan sempurna. Sehingga, ketika terdapat kegagalan harus diulangi kembali dari awal. Menyadari hal tersebut, Rabu (11/01) Prodi Informatika UMM melakukan sosialisasi metaverse untuk memberikan solusi terhadap pelaksanaan simulasi praktikum agar dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien. Sosialisasi metaverse disambut dengan sangat baik karena ternyata para dosen hingga ketua program studi Pendidikan Biologi menyadari bahwa teknologi harus diikuti untuk memperoleh ilmu pengetahuan yang up to date, mudah dipahami, dan memberi kemudahan bagi kegiatan belajar mengajar. “Jadi pembelajaran yang tidak terjangkau seperti naik ke gunung, ke daerah hutan, atau daerah sungai itu bisa mengaplikasikan penggunaan metaverse” tutur Ketua Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang, Eko Susetyarini. Pernyataan Eko Susetyarini tersebut membuktikan bahwa pemanfaatan metaverse untuk Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang sangat memungkinkan. Penggunaan metaverse untuk Pendidikan Biologi dapat diterapkan dalam banyak aspek. Aktivitas mahasiswa yang berhubungan dengan alam yang sulit dijangkau akan menjadi mudah dengan menggunakan metaverse. Simulasi penelitian flora dan fauna di dasar sungai juga bisa dibuat secara virtual menggunakan metaverse. Bahkan penelitian mikroorganisme juga sangat memungkinkan untuk diciptakan dalam metaverse. (CCP)
Universitas Muhammadiyah Malang Hebohkan Muktamar Innovation And Technology Expo Dengan Metaverse

Muktamar Innovation and Technology Expo atau disingkat MITE merupakan salah satu bagian dari kemeriahan kegiatan Muktamar ke-48. MITE berisi inovasi teknologi yang dipamerkan oleh seluruh instansi Pendidikan dibawah naungan Muhammadiyah. Program Center of Excellence (CoE) Sekolah Metaverse merupakan salah satu inovasi teknologi digital yang dipamerkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang pada muktamar ke-48 ini. Sekolah metaverse sekaligus menjadi stand expo dengan pengunjung terbanyak dari enam inovasi teknologi yang disuguhkan Universitas Muhammadiyah Malang. Mengusung teknologi digital baru yang belum banyak dikembangkan, sekolah metaverse menarik banyak perhatian dengan kecanggihan yang disuguhkan. Kemampuan berinteraksi dan beraktivitas dalam dunia virtual merupakan suatu hal yang masih asing dan baru di kalangan masyarakat awam. Pameran yang digelar selama tiga hari berturut-turut, diketahui pengunjung stand sekolah metaverse sebanyak lebih dari 300 pengunjung. Pengunjung yang mencoba sekolah metaverse berasal dari beragam usia, dari anak-anak hingga dewasa telah mencoba teknologi metaverse ini. Selain peserta muktamar, pengunjung luar juga ikut mencoba menjelajahi dunia virtual dengan metaverse.
Program Center Of Excellence (CoE) Sekolah Metaverse Turut Meriahkan Muktamar Muhammadiyah Dan Aisyiyah Ke-48

Muktamar merupakan perundingan tertinggi dalam Muhammadiyah. Muktamar biasanya dipahami oleh orang awam sebagai momen regenerasi kepengurusan pimpinan pusat Muhammadiyah. Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 digelar di Surakarta Jawa Tengah selama 5 hari yaitu 17-21 November 2022. Kegiatan muktamar tahun ini dimeriahkan dengan Muktamar Fair dan Muktamar Innovation and Technology Expo. Muktamar Innovation and Technology Expo atau disingkat MITE merupakan pameran inovasi dan teknologi yang disuguhkan oleh instansi Pendidikan dibawah naungan Muhammadiyah dari jenjang SMA sederajat hingga perguruan tinggi Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Universitas Muhammadiyah Malang menjadi perguruan tinggi dengan stand expo terbanyak yang memamerkan enam teknologi inovasi. Salah satu diantaranya yaitu program Center of Excellence (CoE) Sekolah Metaverse. Sebagai bentuk inovasi teknologi digital terbaru yang belum banyak dikembangkan, sekolah metaverse menjadi pameran dengan pengunjung terbanyak di antara pameran teknologi lain yang disuguhkan Universitas Muhammadiyah Malang. Mulai dari peserta muktamar sampai pengunjung luar berbondong-bondong mengantre untuk mencoba metaverse. Pengunjung yang mencoba metaverse beragam, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa turut mencoba metaverse. Universitas Muhammadiyah Malang memperkenalkan metaverse sebagai inovasi teknologi digital yang sangat fleksibel dalam memenuhi kebutuhan aktivitas manusia.
Bangun Kampus UMM di Metaverse, Prodi Informatika Kenalkan Metaverse ke Pimpinan FISIP UMM

Metaverse akhir-akhir ini sering muncul karena teknologi tersebut mampu membawa perubahan yang cukup pesat dalam segala hal. Melihat akan hal tersebut, Prodi Informatika UMM bergerak cepat untuk kembangkan teknologi tersebut dalam bidang pendidikan. Salah satu hal yang menonjol ada pada aktivitas praktikum di laboratorium. Ketua Program Studi Informatika UMM Ir. Galih W. Wicaksono, M.Cs menegaskan, “cita-cita kami di prodi informatika ini, ingin agar Metaverse ini dimanfaatkan di semua fakultas yang ada di UMM” ujarnya. Rabu pagi (19/10) Prodi Informatika UMM kenalkan Metaverse ini pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM. Banyak sekali respon positif untuk kegiatan prodi Informatika UMM tersebut. Pengenalan teknologi metaverse ini memberikan pengalaman baru, Dekan FISIP UMM Prof. Muslimin Machmud, M.Si, Ph.d menyampaikan. “Hadirnya tim Informatika di FISIP ini memberikan kami surprise karena sesuatu yang belum pernah kita bayangkan itu kita bisa mempraktekkannya disini. ternyata dalam waktu sangat cepat melalui Informatika fakultas teknik ini merespon cepat dan melakukan sosialisasi dan itu sangat penting bagi kami karena proses pendidikan itu itu tidak mungkin sekarang tidak ditopang oleh teknologi.” Terangnya. Kecanggihan metaverse ini nantinya akan sangat memudahkan aktivitas manusia. Dilihat dari tujuan diciptakannya metaverse yaitu memudahkan kegiatan manusia dengan dibuatnya dunia virtual. Dengan metaverse semua aktivitas dunia nyata dapat dibangun dan dikembangkan dalam bentuk virtual. Metaverse akan memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk mewujudkan dunia impiannya. Diharapkan dengan adanya teknologi metaverse ini di FISIP UMM, agar nanti mampu memberikan dampak yang sangat bagus. Karena banyak yang mengajarkan masalah-masalah sosial atau politik hanya dengan fiktif dan teori tanpa mengetahui bagaimana bentuk aslinya. Dengan teknologi ini dapat memberikan hal pengajaran tersebut ke dalam bentuk yang real/nyata. Jadi, mahasiswa-mahasiswa akan lebih meresapi bagaimana sebenarnya yang akan terjadi dengan bentuk permasalahan yang nyata tersebut. (CCP)
Gandeng Fakultas Hukum, Prodi Informatika UMM Siap Perkenalkan UMM Kampus Metaverse

Metaverse kini sudah menjadi hal yang mulai banyak digemari oleh banyak orang. Perkembangan teknologi yang cukup pesat ini, mampu munculkan metaverse yang dapat membantu segala hal menjadi lebih ringkas. Dari perkembangan itu, Prodi Informatika UMM juga telah mengembangkan teknologi tersebut untuk mempersiapkan “UMM Goes to Metaverse” seperti yang disampaikan Hardianto Wibowo selaku Sekretaris II Prodi Informatika UMM dan PIC Sekolah Metaverse. Selain itu ungkapan lain yang disampaikan Hardianto Wibowo atau yang kerap disapa Hardi, “Harapan kami kedepan untuk UMM, agar dikenal sebagai Kampus Metaverse”. Sebagai langkah awal mencapai tujuan tersebut, Prodi Informatika UMM mulai menggandeng fakultas lain di UMM untuk ikut mengembangkan Metaverse terutama pada sistem pembelajaran. Kamis pagi (13/10) Prodi Informatika UMM mengadakan kunjungan sekaligus pameran di Fakultas Hukum UMM untuk mengenalkan serta mengajak berkolaborasi untuk pengembangan metaverse dalam sistem pembelajaran terutama di sistem praktikum Fakultas Hukum UMM. Kegiatan sosialisasi metaverse kali ini dihadiri Dekan Fakultas Hukum, Dr. Tongat, M.Hum., dan sejumlah dosen FH-UMM. Dengan kesempatan mendemokan teknologi Metaverse, Prodi Informatika memaparkan kemungkinan dan keuntungan penggunaan metaverse dalam bidang hukum. Selain memudahkan proses belajar mengajar, metaverse juga menyuguhkan kecanggihan yang memungkinkan dapat membangung laboratorium virtual untuk simulasi kegiatan peradilan di dalam Metaverse. Dalam kegiatan kali ini Prodi Informatika UMM mulai mengenalkan bagaimana Metaverse itu. Kemudian memberikan kesempatan kepada Dekan serta jajaran dosen Fakultas Hukum untuk mencoba Metaverse ini. “Kalau dari mencoba tadi, saya kira sangat mungkin ya nanti peran-peran Di Dalam proses persidangan, misalnya mediasi, penyelesaian sengketa, dan sebagainya, Itu bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi ini.” Ungkap Dekan FH UMM Dr. Tongat, M.Hum.(CCP)
Kenalkan Metaverse, Prodi Informatika UMM Gelar Kuliah Perdana Bertajuk Immersive Technology with Metaverse

Metaverse adalah dunia virtual komunitas tak terbatas yang saling terhubung. Metaverse merupakan kombinasi dari beberapa elemen teknologi seperti Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), dan video. Dalam dunia Metaverse, manusia dapat bertemu bahkan berinteraksi seperti layaknya pada dunia nyata. Lingkungan virtual yang diciptakan di Metaverse diprediksi kedepan dapat melahirkan perubahan besar di dunia. Hal tersebut akan berdamapak pada sistem pendidikan, pemerintahan, bahkan dunia pariwisata bisa terpengaruh jika nantinya Metaverse ini sudah berkembang. Jumat pagi (30/09) Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan kegiatan kuliah perdana dengan topik pengenalan Metaverse kapada mahasiswa baru Prodi Informatika angkatan 2022. Kegiatan ini memberikan gambaran terkait unsur-unsur yang membentuk serta bagaimana Metaverse dikembangkan. Materi yang disampaikan mencakup gamifikasi, animasi, game dan blockchain technology. Kegiatan kuliah perdana Prodi Informatika tahun 2022 ini bertajuk “Immersive Technology with Metaverse”. Hadir sebagai pemateri pertama Rahmat Adhani dari IOTA dengan materi tentang gamifikasi. Pemateri kedua Chandra T. Fahmi dari Tokocrypto menyampaikan materi terkait blockchain technology. Materi ketiga tentang animasi disampaikan oleh Andri Viyono dari One Animation. Pemateri terakhir Ilham Hasymi Effendi memberikan materi terkait game technology. Menariknya 3 dari 4 pemateri merupakan alumni informatika UMM. Andri Viyono merupakan alumni angkatan 2009 sedangkan Chandra dan Ilham merupakan alumni angkatan 2010. Menghadirkan para pemateri yang berkompeten dalam bidangnya, tentu saja dapat memuaskan antusiasme mahasiswa baru. Hubungan erat antara Metaverse dengan animasi, ilustrasi, dan game engine ini cukup rumit untuk dipelajari. Untuk menciptakan satu dunia metaverse, seorang developer Metaverse harus memiliki 3 kemampuan tersebut. “Metaverse ini menggunakan aplikasi unity untuk developmentnya yang basis bahasa pemrogramannya adalah c#”, ucap Nuril, Mahasiswa Informatika yang menjadi pengembang Metaverse di Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang yang turut hadir dalam demo Metaverse dalam kegiatan kuliah tamu tersebut. Bersama pengembangan metaverse ini, Prodi Informatika UMM akan menjadi menjadi salah satu Prodi yang membekali mahasiswanya dengan kompetensi Metaverse developer di Indonesia bahkan di dunia seperti yang disampaikan oleh Hardianto Wibowo, Sekretaris Prodi Informatika sekaligu sebagai PIC Sekolah Metaverse. “Kami merancang Sekolah Metaverse untuk menciptakan seorang Developer Metaverse yang handal. Harapan kami kedepan Universitas Muhammadiyah Malang akan dikenal sebagai University with immersive technology, Metaverse University”, ungkap Hardianto Wibowo, mengakhiri.
Jalin Kerjasama 2 Institusi Antara Universitas Muhammadiyah Malang dan Glasgow Caledonian University, dan juga MIXPRO Untuk Kembangkan Teknologi Game dan Metaverse

Senin, 4 Juli 2022 Kolaborasi anatara dua institusi dan juga MIXPRO ini adalah kerjasama pertama yang dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), terutama pada prodi jurusan Informatika UMM. Dari kerjasama ini ingin mengembangkan teknologi game dan juga metaverse. Dilihat dari saat ini, perkembangan teknologi tersebut mulai ramai-ramainya digeluti karena memberikan dampak yang cukup besar pada lingkungan sekitar. Jumat (24/6) dalam acara pembukaan ini, Mario Soflano selaku Department of Applied Computer Games in Glasgow Caledonian University (GCU) mengharapkan dalam acara ini bisa menjadi ajang kick-off untuk kolaborasi yang besar di masa mendatang.“Kami percaya kolaborasi multi background dan multi cultural ini, bisa menimbulkan dampak social yang baik bagi negara terutama bagi masyarakat di dalamnya” ucapnya. Teknologi game bukan hanya untuk hiburan saja tapi juga bisa menjadi alat untuk memajukan ilmu pengetahuan dan kehidupan sosial di masa digital saat ini. Dalam pengembangannya tidak hanya perangkat maupun software saja yang dibutuhkan. Namun soft skills seperti kerjasama tim adalah kemampuan yang sangat dibutuhkan pada era seperti ini. Kolaborasi ini diharapkan bisa menjadi knowledge transfer antara mahasiswa UMM dan juga GCU yang semula bisa berguna dan berkembang di kemudian hari. “Saya berharap setiap participant dalam event ini bisa have fun dan enjoy the process. Harapan kami lainnya semoga event Game Jam ini bisa kick start untuk jadi event yang lebih besar lagi dan yang berkemungkinan untuk berkolaborasi antar institusi misalnya student and staff exchange dan juga summer school” ucap Mario. (CCP)