Mahasiswa Informatika UMM Sabet Dua Penghargaan di Abdidaya Ormawa 2024

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di ajang Abdidaya Ormawa 2024. Tim yang terdiri dari Riswanda Rafakansyah Hanadayu, Muhammad Salman Al Farisi, Andaru Adi Wardoyo, dan Nadzrul Khair sukses meraih dua penghargaan bergengsi, yakni Juara 1 Stand Ekspo Pilihan Pengunjung Terbaik dan Juara 2 Tingkat PTMA Penilaian Kemajuan PPK Ormawa 2024. Keberhasilan ini tidak lepas dari semangat, dedikasi, dan kerja keras tim dalam memamerkan karya inovatif mereka melalui stand ekspo yang menarik dan informatif. Selain itu, capaian pada penilaian kemajuan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) menunjukkan bahwa mahasiswa Informatika UMM mampu mengembangkan program pemberdayaan masyarakat dengan hasil nyata dan berdampak positif. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa Himpunan Mahasiswa Informatika UMM tidak hanya unggul dalam akademik maupun non akademik tetapi juga aktif berprestasi di tingkat nasional. Selamat kepada tim atas prestasi luar biasa yang membanggakan almamater! Teruslah menginspirasi dan mengharumkan nama Prodi Informatika UMM.

Etnomatematika Candi Singosari Karya Mahasiswa Informatika UMM: Inovasi Pembelajaran Interaktif Berbasis Budaya Raih Penghargaan Nasional

Prestasi membanggakan datang dari mahasiswa Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) angkatan 2022, Rofiful Azhar Right Way dan Verdiyant Udiyas Arighi bersama tim, yang berhasil meraih Juara Harapan 2 dalam kategori PKM-RSH di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PIMTANAS) ke-4 Tahun 2024. Tim ini mengusung proyek bertema “Desain Profil Pelajar Pancasila Siswa Kelas VIII SMP melalui Kajian Etnomatematika di Candi Singosari Malang dengan Media Adobe Animate.” Proyek inovatif ini menggabungkan kajian budaya lokal dari Candi Singosari dengan pembelajaran matematika melalui pendekatan etnomatematika. Tim menggunakan tahapan MERDEKA dan memanfaatkan teknologi Adobe Animate untuk menciptakan media pembelajaran interaktif. Upaya ini bertujuan membantu siswa memahami nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila secara lebih menarik, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan mereka. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa teknologi dan budaya dapat bersinergi dalam menciptakan pendidikan inovatif. Dengan capaian ini, tim berharap desain pembelajaran mereka dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk mengintegrasikan kearifan lokal dalam metode pembelajaran modern, khususnya di bidang matematika. Selamat kepada tim atas prestasi yang luar biasa!

Ubin Pintar Karya Mahasiswa Informatika UMM: Inovasi Listrik dari Langkah Kaki Raih Penghargaan Nasional

Mahasiswa Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali membuktikan keunggulan mereka dalam bidang inovasi teknologi. Tim yang terdiri dari Tazkia Damayanti, Indri Regina Putri, dan Nur Fitri Yanti sukses meraih Juara Harapan 1 dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Tingkat Nasional (PIMTANAS) ke-4 tahun 2024. Kemenangan ini diperoleh melalui karya inovatif dalam kategori PKM-GFT, menunjukkan kreativitas mahasiswa UMM dalam merespons tantangan zaman. Proyek berjudul “Empowering Tomorrow: Inovasi Kota Pintar Hybrid Triboelectric Electromagnetic dalam Generasi Listrik Permukaan Jalan” menghadirkan konsep ubin pintar yang dapat mengubah energi langkah kaki manusia menjadi listrik terbarukan. Teknologi ini memadukan mekanisme Hybrid Triboelectric Electromagnetic, menjadikannya solusi inovatif untuk menghadirkan kota pintar yang ramah lingkungan. Gagasan ini menggarisbawahi pentingnya inovasi berkelanjutan dalam mengatasi kebutuhan energi masa depan. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan ide-ide inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan mengusung visi menciptakan kota pintar berbasis energi hijau, para mahasiswa ini berhasil menyoroti pentingnya teknologi yang memberikan dampak positif. Semangat dan dedikasi mereka menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan kolaborasi mampu menghadirkan perubahan signifikan di tingkat global.

Dampang Serangan Rasomeware dan Penangannya/Mitigasi

Ransomware adalah malware berbahaya yang melakukan enkripsi data pengguna dan menuntut pembayaran tebusan untuk mendekripsi data dalam jangka waktu tertentu. Brain Cipher Ransomware adalah jenis serangan yang relatif baru dan menargetkan organisasi di seluruh dunia. Dalam kasus Pusat Data Nasional Indonesia, peretas menuntut tebusan sekitar USD 8 juta atau sekitar Rp 131 miliar untuk memulihkan data. Serangan ini menyebabkan lumpuhnya ratusan layanan publik, terancamnya reputasi pemerintahan  hingga hilangnya data pribadi masyarakat. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi mengungkap menurutnya pelaku peretasan tidak melibatkan negara tertentu melainkan perorangan dengan motif ekonomi. 13 Juli  Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Hadi Tjahjanto, menyampaikan bahwa mereka berhasil memulihkan 86 layanan.  hingga saat ini belum ada rencana strategis yang dilakukan untuk menguatkan sistem pertahanan siber di masa yang akan datang. Lalu bagaimana dengan keamanan data diri milik kita? dan bagaimana penangannya? Terdapat pelajaran penting yang bisa diambil dari insiden serangan tersebut, kurangnya kewaspadaan terhadap ancaman siber, beberapa tahapan di bawah ini merupakan tahapan / langkah yang bisa dilakukan untuk mengamankan data dan layanan dari ancamanan siber ransomware, diantaranya; Mewajibkan pencadangan data Urgensi Undang-Undang Keamanan Siber Meningkatkan Kesadaran Keamanan Melakukan pencadangan Data yang terjadwal Hati-hati saat Mengunduh Aplikasi Menggunakan Kata Sandi yang Kuat Melakukan Pemindaian Berkala Kolaborasi dengan Ahli Keamanan Siber Menerapkan Protokol Pemulihan Insiden Pengawasan dan Analisis Berkelanjutan Dengan langkah / tahapan pencegahan yang  tepat dengan peningkatan kesadaran akan ancaman siber, Indonesia dapat memperkuat keamanan data  dan mencegah serangan ransomware ataupun malware lainnya. Dengan adanya insiden tersebut, Pusat Data Nasional, sebagai Pusat informasi dan data, diharapkan untuk dapat berkomitmen untuk terus mengembangkan kebijakan, diri dan membuat atau menyusun strategi yang matang dan proaktif untuk menghadapi ancaman yang semakin kompleks.

Apa itu Ransomware dan Bagaimana Pencegahannya

Baru-baru ini, negara Indonesia digemparkan dengan berita hilangnya ratusan ribu data pada Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) yang disebabkan oleh serangan siber ransomware. Hal ini menyebabkan layanan publik terkendala sejak Kamis (20/06). Pakar keamanan siber dari Ethical Hackers Indonesia, Teguh Aprianto, mengatakan bahwa faktor utama terjadinya gangguan layanan ini adalah tidak adanya pusat data cadangan serta lemahnya sistem pertahanan untuk menghadapi serangan siber. Ransomware sendiri adalah sejenis malwar yang dirancang untuk memfasilitasi berbagai aktivitas jahat, seperti mencegah akses ke data pribadi, di mana penjahat menuntut pembayaran untuk melepaskan aset digital yang terinfeksi (Meland, Bayoumy, Sindre, 2020). Ransomware dapat dicegah secara kontemporer dengan metode berikut: Melakukan pencadangan data Jika data sudah di-backup, tidak perlu membayar uang tebusan untuk mendapatkan data kembali. Backup ini tentunya harus yang terbaru. Penting untuk menyimpan cadangan dengan jumlah yang banyak (Zetter, 2016). Hindari link dan lampiran e-mail Phishing attack adalah cara penyebaran paling umum ransomware, jadi menghindari pengeklikan link atau membuka lampiran e-mail akan sangat membantu menghindari ransomware (Zetter, 2016). Patch and block Sistem operasi, browser, dan software harus selalu diperbarui. Sistem bisnis juga dapat mengandalkan pemberian izin dan pembatasan hak pengguna untuk mengurangi kemungkinan infeksi ransomware (Zetter, 201). Drop-and-Roll Saat tanda pertama infeksi muncul, perangkat yang terinfeksi harus segera dideteksi atau dimatikan untuk meminimalisir kerusakan pada file. Jika terhubung ke jaringan, maka administrator harus segera dimatikan untuk meminimalisir penyebaran ransomware (Zetter, 2016). Dalam menghadapi ancaman ransomware yang semakin kompleks, penting bagi pemerintah, perusahaan, dan individu untuk selalu waspada dan proaktif dalam melindungi data mereka. Langkah-langkah pencegahan seperti pencadangan data, menghindari tautan dan lampiran email yang mencurigakan, serta memastikan sistem selalu diperbarui dapat membantu mengurangi risiko serangan siber. Keamanan siber harus menjadi prioritas utama untuk memastikan kelangsungan layanan publik dan keamanan informasi di era digital ini.   Sumber: Meland, P. H., Bayoumy, Y. F. F., & Sindre, G. (2020). The Ransomware-as-a-Service economy within the darknet. Computers & Security, 92, 101762. Zetter, K. (2016). 4 ways to protect against the very real threat of Ransomware. Retrieved from Security, https://www.wired.com/2016/05/4-ways-protect-ransomware-youre-target/ Richardson, R., & North, M. M. (2017). Ransomware: Evolution, mitigation and prevention. International Management Review, 13(1), 10.

Universitas Muhammadiyah Malang Rayakan Hari Pendidikan Nasional: Dekan FT dan Humas Prodi Informatika Mendapatkan Penghargaan

Malang, 2 Mei 2024 – Untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS), seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah melakukan upacara bendera. Acara ini diikuti oleh para dosen, staf dan Mahasiswa. Momen upacara peringatan Hardiknas ini juga disemarakkan dengan pemberian penghargaan kepada individu berprestasi dalam bidang pendidikan. Salah satunya yaitu Prof. Ir. Ilyas Masudin, MLogSCM., Ph.D, Dekan Fakultas Teknik UMM, dari Fakultas Teknik yang menduduki peringkat 1 sebagai dosen berprestasi terbaik berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor 091/SK/UMM/IV/2024. Selain itu, Humas Prodi Informatika juga mendapatkan penghargaan sebagai Humas terbaik di Universitas Muhammadiyah Malang. Sebagai Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si. menyebutkan bahwa dengan adanya peringatan ini, akan meneguhkan bahwa penyangga utama kemajuan peradaban bangsa adalah dengan adanya pendidikan. Menurutnya, bagi seseorang yang berdedikasi dalam bidang pendidikan, fleksibilitas dan kesediaan untuk memimpin lembaga dengan efektif harus menjadi prioritas utama di atas segala kepentingan lainnya, termasuk dalam menemukan solusi atas tantangan-tantangan pendidikan. Dengan semangat ini, Universitas Muhammadiyah Malang bertekad untuk terus berperan aktif dalam memajukan pendidikan di Indonesia, dengan tujuan akhir mencetak individu Indonesia yang memiliki iman, berbudi pekerti luhur, serta mampu mencapai keberhasilan dan kesejahteraan baik secara material maupun spiritual.

M. Darma Putra, Mahasiswa Informatika UMM, Sabet Juara 1 Kontes Robot SAR Tingkat Nasional!

Prestasi gemilang datang dari M. Darma Putra, salah satu anggota tim dari LSO Robotika yang merupakan mahasiswa Program Studi Informatika UMM angkatan 2022. Akrab dipanggil Putra, mahasiswa berbakat ini berhasil meraih juara 1 dalam Kontes Robot Search and Rescue (SAR) tingkat nasional di Universitas Semarang (USM). Kontes yang berlangsung sengit dan diikuti oleh 23 tim dari berbagai universitas, berakhir pada hari Minggu, 25 Juni 2023. Kecanggihan robot SAR buatan Putra dan timnya menjadi kunci kesuksesan dalam mengalahkan pesaing-pesaing tangguh dari universitas lain. Robot ciptaan mereka memiliki enam kaki dengan bagian-bagian anatomi yang canggih, seperti coxa, femur, dan tibia, memberikan kelebihan dalam mobilitas dan manuver di berbagai medan sulit. Tak hanya itu, robot SAR tersebut juga dilengkapi dengan teknologi sensor infrared dan ultrasonik yang memungkinkan deteksi akurat dalam misi penyelamatan. Dukungan dan kerjasama tim yang solid turut menjadi faktor kunci keberhasilan Putra dan rekan-rekannya dalam mencapai prestasi luar biasa ini. Menurut Putra, prestasi tersebut adalah hasil dari kerja keras dan semangat pantang menyerah untuk terus berinovasi dalam dunia robotika. Keberhasilan ini juga merupakan kebanggaan bagi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang terus mendukung para mahasiswa untuk berprestasi di kancah nasional maupun internasional. Kemenangan gemilang ini menunjukkan bahwa potensi mahasiswa Indonesia dalam bidang teknologi dan robotika sangatlah besar. Semoga prestasi yang diraih oleh M. Darma Putra dan timnya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkreasi dan mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang kompetisi tingkat nasional maupun internasional. Selamat dan sukses selalu untuk Putra dan LSO Robotika UMM!

Didukung Oleh Dewan Ahli PPBI Sekar Jagad dan Para Kolektor, Dosen Informatika UMM Lakukan Penelitian Untuk Motif Batik Nitik

Batik adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu kain bercorak atau bermotif yang dibuat menggunakan teknik resist dengan memakai material lilin. Batik juga merupakan salah satu hasil karya Bangsa Indonesia yang memadukan seni dan teknologi dari leluhur Bangsa Indonesia. Batik sebenarnya adalah salah satu produk sandang yang telah berkembang pesat di Jawa sejak ratusan tahun lalu. Tahun 2009, UNESCO mengakui batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Takbenda Manusia yang memiliki nilai universal. Pengakuan ini sekaligus menjadi pengukuhan batik sebagai salah satu warisan budaya dunia yang perlu dilestarikan dan dijaga keberlanjutannya. Batik memiliki banyak macam corak dan motif yang khas seperti motif parang, kawung, truntum, dan banyak lagi. Setiap motif batik memiliki makna, cerita, dan simbolik tersendiri yang berkaitan dengan budaya dan tradisi Indonesia. Batik tidak hanya digunakan sebagai bahan pakaian, tetapi juga sebagai bahan untuk aksesoris, dekorasi rumah, dan banyak kerajinan lainnya. Dalam penempuhan studi doktoral, dosen Prodi Informatika UMM lakukan penelitian terhadap batik. Agus Eko Minarno libatkan banyak pihak dalam penelitiannya. Penelitian yang mengangkat topik motif batik ini menargetkan 500 motif. Pihak yang terlibat seperti Paguyuban Pecinta Batik Indonesia (PPBI) Sekar Jagad, pengrajin, dosen-dosen Informatika UMM, dan 12 kolektor batik. Penelitian yang melibatkan ribuan foto corak batik ini banyak menemukan hal-hal unik, menarik, dan fenomena yang jarang ditemukan mengenai batik itu sendiri. Dalam pengumpulan sampel penelitian, terdapat satu batik yang ternyata memiliki usia tertua yaitu batik Hamengku Buwono ke-6 yang berusia 100 tahun. Luaran penelitian ini nantinya akan berupa artificial intelligence untuk pengembangan pola batik dan buku digital mengenai batik beserta filosofinya.

Prodi Teknik Informatika UMM Raih Akreditasi A, Bersiap Songsong Akreditasi Internasional 2020

Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Muhamadiyah Malang (UMM) berhasil meraih akreditasi A (sangat baik) setelah sebelumnya hanya mendapat peringkat B (baik) di tahun 2014. Pengumuman ini dirilis oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada 6 November 2019 lalu. Setidaknya terdapat tujuh standar aspek penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), yakni terkait visi misi, tata kelola, kemahasiswaan, sumberdaya manusia (SDM) karyawan, dosen maupun mahasiswa, kurikulum dan sarana prasarana. Oleh karena itu Prodi Teknik Informatika membentuk tim task force. Selain itu demi memudahkan proses visitasi terkait klasifikasi, verifikasi, dan validasi data serta informasi penilaian asesor dari BAN-PT, pihak Prodi Teknik Informatika telah membuat Sistem Informasi Manajemen Akreditasi (SIM-Akreditasi), di mana data-data terkait berbagai aspek penilaian akreditasi tersebut dapat diakses oleh tim asesor. Agar proses penilain berlangsung maksimal, mereka juga melakukan simulasi. “Simulasi dilakukan semirip mungkin dengan proses penilaian vitisasi asesor. Tujuannya supaya kita lebih mempersiapkan data-data borang dengan matang,” ucap Gita Indah Marthasari, S.T., M.Kom, ketua Prodi (Kaprodi) Teknik Informatika UMM. Saat ini Prodi Teknik Informatika berada pada tahapan pencapaian daya saing nasional (national competitiveness). “Target yang ingin kami tuju ialah bagaimana kita menginternasionalisasi, yang artinya sumberdaya manusia seperti dosen, karyawan dan mahasiswanya juga harus terinternasionalisasi,” tandas Gita, Selasa (12/11). Memiliki 1500 mahasiswa Prodi Teknik Informatika, Gita memiliki harapan untuk seluruh mahasiswanya agar lulus tepat waktu dan bekerja di bidang keahlian masing-masing. Mengingat Prodi Teknik Informatika memiliki empat profil konsentrasi, yakni pengembang game, ilmuan data, rekayasa perangkat lunak dan administrator jaringan. Ke depan, pada tahun 2020 Prodi Teknik Informatika bakal mengikuti akreditasi internasional dari Indonesia Accreditation Board for Engineering Education (IABEE) yang merupakan akreditasi mandiri, didirikan sebagai bagian dari Persatuan Insinyur Indonesia dan dibantu oleh Japan Accreditation Board for Engineering Education. (yas/can)