Jalin Hubungan Kolaboratif: Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang Terima Undangan Benchmarking Kurikulum OBE dari Universitas Muhammadiyah Gresik

Malang 9 Maret 2024 – Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang dengan penuh antusias menyambut permohonan undangan benchmarking kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang diajukan oleh Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Gresik. Penerimaan undangan ini menunjukkan bentuk komitmen dari Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang untuk terlibat dalam pertukaran pengetahuan dan pengalaman terkait pengembangan kurikulum OBE. Program Studi memandang kegiatan seperti ini merupakan salah satu sarana untuk mempererat dan meningkatkan hubungan jaringan Perguruan Tinggi Muhammadiyah, sekaligus sarana strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Jumat, 8 maret 2024 menjadi waktu terjadinya benchmarking OBE bersama Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Gresik, pada pertemuan ini, kedua belah pihak melakukan perbandingan dan evaluasi kinerja dengan kurikulum OBE yang sudah digunakan oleh Program Studi Informatika, Universitas Muhammadiyah Malang. Mengusung kurikulum OBE, Program Studi Informatika di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berkomitmen menyediakan platform optimal untuk pertukaran gagasan dan pengalaman. Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), dan beberapa hal dalam mendukung kurikulum OBE. Topik tersebut menjadi hangat pada benchmarking kali ini. Dalam pertemuan kali ini dihadiri oleh kaprodi dan tim taskforce dari Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang dan Kaprodi, Dosen dari Universitas Muhammadiyah Gresik secara turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan kali ini. Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang yakin bahwa pertemuan kali ini akan membawa dampak positif bagi pengembangan kurikulum OBE di kedua institusi, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan untuk kemajuan pendidikan tinggi di kalangan mahasiswa.
Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang Siap Menyongsong General Accreditation IABEE

Akreditasi adalah pengakuan terhadap lembaga pendidikan yang diberikan oleh badan yang berwenang setelah dinilai bahwa lembaga tersebut memenuhi syarat kebakuan atau kriteria tertentu. Terjaminnya akreditasi yang dimiliki oleh setiap lembaga pendidikan terutama pada jenjang perguruan tinggi merupakan pertimbangan utama bagi para mahasiswa untuk menaruh pilihan pada perguruan tinggi tersebut. Semakin tinggi akreditasi yang dimiliki, maka semakin terjamin kualitas dari sistem pembelajaran, fasilitas, kualitas mahasiswa dan lulusan, serta sumber daya manusianya. Jumat (23/09) Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan workshop bertajuk “Kebijakan Akreditasi Internasional dan Coaching Clinic General Accreditation IABEE” dengan Prihandoko, M.IT., Ph.D sebagai pematerinya. IABEE merupakan sebuah organisasi independent nirlaba yang didirikan untuk mengembangkan mutu dalam pengelolaan pendidikan tinggi di bidang teknik dan computing. Kegiatan workshop ini membahas alur dan ketentuan yang harus dipenuhi untuk mempersiapkan prodi-prodi di bawah Fakultas Teknik UMM agar siap meraih akreditasi IABEE. Dr. Surya Anoraga M.Hum., kepala UPT akreditasi dan pemeringkatan UMM berkata bahwa tujuan dari acara ini adalah agar prodi-prodi di Fakultas Teknik dapat meningkatkan mutu di skala internasional dengan langkah terlibat dalam aktivitas internasional IABEE. “Dan juga untuk memastikan persiapan dari berbagai aspek, apakah layak untuk menuju general accreditation tingkat internasional”, tambahnya. Pada hari kedua (24/09) dilaksanakan kegiatan kunjungan ke laboratorium-laboratorium yang ada di prodi-prodi di bawah Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang. Kegiatan ini dilakukan untuk melakukan pengecekan mutu dari fasilitas dan sistem yang digunakan di prodi-prodi di bawah FT UMM. Dari kunjungan laboratorium ini diikuti oleh wakil dekan I FT UMM, ketua program studi Teknik Elektro, ketua program studi Informatika, dan jajarannya. “Dari apa yang kemarin didiskusikan di ruangan, terkait kurikulum OBE dan kriteria akreditasi IABEE, sepertinya Fakultas Teknik UMM ini sangat siap. Untuk laboratorium prodi-prodi di bawah Fakultas Teknik ini secara umum sudah bagus, hanya perlu dilengkapi untuk panduan dan SOP”, ucap Prihandoko, Ph.D, selaku anggota komite evaluasi dan akreditasi IABEE. Dengan kegiatan sosialisasi hingga kunjungan laboratorium yang disertai dengan evaluasi, diharapkan seluruh program studi di bawah Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang mampu memenuhi kriteria untuk mendapat general accreditation IABEE.