PKM-KC: Ajang Mahasiswa Informatika Berinovasi Lewat Teknologi

Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) merupakan salah satu kompetisi yang dapat diikuti oleh mahasiswa menciptakan produk atau layanan yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut. PKM-KC dikenal sebagai wadah pengembangan kreativitas dan pemecahan masalah, seperti aplikasi mobile, sistem informasi, kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan teknologi kesehatan. Proyek Inovatif Mahasiswa Informatika Beberapa contoh Di PKM-KC seperti: Aplikasi Smart Waste Management: Aplikasi IoT yang membantu mengelola sampah secara otomatis dengan sensor pintar, mendorong efisiensi dalam pengumpulan sampah di kawasan perkotaan. Platform Edukasi Berbasis AI: Sistem yang memanfaatkan machine learning untuk merekomendasikan materi belajar sesuai dengan kebutuhan individu siswa, meningkatkan efektivitas belajar. Sistem Monitoring Kesehatan Berbasis Mobile: Aplikasi yang memantau kesehatan pasien secara real-time dengan bantuan smartwatch, mendukung layanan kesehatan jarak jauh. Manfaat PKM-KC bagi Mahasiswa PKM-KC memberi mahasiswa kesempatan untuk: Mengasah keterampilan teknis melalui pengembangan prototipe produk nyata. Membangun kemampuan problem-solving dengan fokus pada isu yang relevan bagi masyarakat. Berkolaborasi dalam tim multidisiplin, meningkatkan komunikasi dan koordinasi lintas bidang. Mempersiapkan diri menghadapi tantangan industri dengan pengalaman praktis dalam pengembangan produk. Kesempatan Berkompetisi di PIMNAS Karya terbaik dari PKM-KC berkesempatan melaju ke PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional), ajang paling bergengsi di kalangan mahasiswa Indonesia. Di sana, para peserta akan mempresentasikan inovasi mereka di tingkat nasional, bertemu dengan mahasiswa berbakat dari seluruh penjuru Indonesia. Dengan adanya PKM-KC, diharapkan semakin banyak mahasiswa informatika yang terpacu untuk berkreasi dan berinovasi, menjadikan teknologi sebagai solusi bagi berbagai permasalahan sosial dan industri.

Lolos Pendanaan PKMKC, Mahasiswa Informatika UMM Ciptakan Karya IoT di Bidang Pertanian untuk Meningkatkan Mutu Produksi Komoditas Pangan

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang pesat. Istilah Internet of Things (IoT) sering kali terdengar akhir-akhir ini. Ekosistem IoT di Indonesia sendiri juga makin terus berkembang dan memiliki potensi besar. IoT sendiri tidak hanya hadir pada sektor industri saja, melainkan di berbagai sektor terutama pada sektor pertanian. Malang (31/5) dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tim mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang beranggotakan 4 personil berhasil lolos ke tahap pendanaan Tahun 2022. Mereka berhasil lolos ke tahap ini dengan membawa ide implementasi Internet of Things (IoT) di sektor pertanian khususnya tanaman bawang merah. Berangkat dari peristiwa gagal panen pada tanaman bawang merah, Iqbal dan tim berinisiatif mengembangkan produk yang diintegrasikan antara arduino dan bot pada aplikasi Telegram. “Kami tahu peristiwa gagal panen sering terjadi khususnya untuk tanaman bawang merah. Kami berinisiatif mengembangkan produk yang diintegrasikan antara arduino dan bot pada Telegram guna menekan adanya perisitiwa tersebut sehingga besar harapan kami dengan alat ini dapat meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi komoditas pangan khususnya dalam sektor bawang merah dengan mengusung teknologi yang terbarukan” ujar Iqbal selaku ketua tim. (CCP)