Optimalisasi Karier Akademik: Seminar Persiapan Riset Doktoral bagi Dosen Informatika UMM

Rabu, 22 Januari 2025 – Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang sukses menyelenggarakan Seminar & Klinik Persiapan Riset Doktoral yang dirancang khusus untuk para dosen. Acara ini bertujuan memberikan bekal strategi dan panduan teknis dalam mempersiapkan studi doktoral di bidang informatika. Kegiatan ini menghadirkan Dr.Eng. Ir. Sunu Wibirama, S.T., M.Eng., IPM., yang menyampaikan strategi efektif untuk merancang riset doktoral. Materi yang dibahas mencakup langkah-langkah menyusun proposal penelitian, menentukan topik yang relevan, hingga pentingnya membangun kolaborasi akademik yang mendukung proses studi lanjutan. Sesi pra-klinik juga menjadi bagian penting acara, dipandu oleh Wahyu Andhyka Kusuma, S.Kom., M.Kom., dan Agus Eko Minarno, S.Kom., M.Kom., yang memberikan bimbingan teknis kepada dosen dalam menyusun rencana riset. Dengan semangat berbagi ilmu dan pengalaman, kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi para dosen untuk melanjutkan studi doktoral dan berkontribusi lebih besar dalam dunia akademik.

Menginspirasi Riset dan Inovasi di Era Industri 4.0: Kuliah Tamu Informatika UMM Kupas Tuntas Potensi IoT dan SKJ

Malang, 28 September – Menyadari maraknya revolusi industri dan IoT, Program Studi Informatika, Universitas Muhammadiyah Malang, menggelar Kuliah Tamu Bidang minat SKJ. Dengan mengangkat tema “Riset & Implementasi Internet of Things (IoT)” , kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat dan ketertarikan Mahasiswa untuk dapat terus berevolusi, terutama di era revolusi industri 4.0. Membuka peluang emas bagi para peserta, acara ini menghadirkan dua narasumber ahli, yakni Prof. Dr. Mauridhi Hery Purnomo dari ITS Surabaya dan Hanugra Aulia Sidharta S.T., M.MT dari Binus University Malang. Kegiatan yang berlangsung di Aula GKB 3 UMM, Kegiatan ini mendapatkan respons positif, terbukti dari antusiasme peserta yang aktif mendengarkan dan berdiskusi dengan para pembicara. Kuliah tamu dibuka oleh Kaprodi Informatika UMM, sebelum memasuki sesi materi dari kedua narasumber yang membahas topik penting di bidang IoT dan SKJ. Dalam sesi pertama, bapak Hanugra Aulia Sidharta memaparkan materi yang menyoroti pentingnya penerapan SMART Goals dalam proses penelitian. Dengan menggunakan pendekatan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound), peneliti dapat mengarahkan upaya mereka untuk mencapai hasil yang lebih terstruktur dan efektif. Metode ini membantu dalam menentukan tujuan penelitian yang jelas, realistis, dan dapat dicapai dalam kerangka waktu tertentu, sehingga memperkuat kualitas hasil penelitian. Pada sesi kedua kuliah tamu, Prof. Dr. Mauridhi Hery Purnomo memberikan pemaparan yang komprehensif mengenai dunia Internet of Things (IoT). Beliau menjelaskan bagaimana IoT telah berkembang dan dapat diimplementasikan di berbagai sektor, termasuk industri, kesehatan, pertanian, transportasi, hingga smart city. Dengan acara kali ini para peserta dibimbing dalam memahami riset dibidang IoT. kegiatan ini juga menjadi jembatan untuk mengajarkan para peserta berteori dan mengintegrasikan teori serta penerapannya dalam berbagai sektor. Tujuannya adalah untuk mendorong inovasi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Acara ini diharapkan mampu membangkitkan semangat peserta dalam melakukan riset dan pengembangan diri, khususnya dalam inovasi IoT. Selain itu, kegiatan ini juga berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan Informatika UMM.

Data Sains: Peluang Karir Tak Terbatas di Era Digital

Data sains menjadi salah satu sektor penting yang paling diminati di era saat ini. Luasnya penggunaan data dan pesatnya perkembangan internet di berbagai bidang  menyebabkan kebutuhan akan ahli sains akan terus meningkat. Bidang ini berfokus pada pengolahan, analisis, dan interpretasi data untuk menghasilkan wawasan yang sangat berguna untuk pengambilan keputusan yang lebih efisien dalam bisnis, pemerintahan, hingga riset ilmiah. Dalam data sains, keterampilan dalam machine learning, analisis statistik, serta pengolahan big data menjadi elemen penting yang harus dikuasai. Sebagai salah satu profesi utama di bidang ini, data scientist memanfaatkan berbagai alat dan teknik untuk memprediksi tren, mengidentifikasi pola, dan memberikan solusi berbasis data. Selain itu, penggunaan Artificial Intelligence (AI) yang semakin berkembang memberikan kontribusi yang signifikan dalam efisiensi dan inovasi bisnis. Prospek karier di bidang data sains sangat menjanjikan dengan peran yang luas. Tidak hanya di bidang teknologi, tapi juga sampai ke sektor keuangan, kesehatan, manufaktur, dan pemerintahan. Seiring meningkatnya permintaan global akan kemampuan mengolah data, profesi data scientist dan data analyst terus berkembang menjadi salah satu pekerjaan paling bergengsi dengan gaji yang tinggi di era digital.

Gemastik 2023, Informatika UMM Sajikan Aplikasi SmartVerse Berbasis Metaverse

Malang, 1 September 2023 – Finalis Gemastik (Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi) 2023 Divisi VIII Kontingen dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Program Studi Informatika Fakultas Teknik menampilkan tentang Pengembangan Aplikasi SmartVerse berbasis Metaverse. Terobosan ini diharapkan akan membawa revolusi dalam Sistem Pembelajaran 4.0 dan mendukung kemandirian serta kecerdasan masyarakat Indonesia. Tim mahasiswa informatika angkatan 2020 dan 2021 yang bertanggung jawab atas pencapaian ini adalah Ahmad Faiz, Larynt Sawfa Kenanga, dan Ahya Nika Salsabila. Gemastik, yang merupakan program Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, menjadi ajang prestisius bagi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk berkompetisi dalam berbagai bidang teknologi informasi dan komunikasi. Kompetisi ini merupakan ajang untuk mengukur kemampuan, berbagi ide, dan mempresentasikan inovasi terkini yang dapat menghadirkan perubahan positif dalam masyarakat. Gemastik sendiri merupakan kompetisi bergengsi yang dihadiri universitas-universitas ternama se-Indonesia. Pada Agustus 2023, Gedung Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Brawijaya (UB) menjadi saksi dari penampilan presentasi Aplikasi SmartVerse yang dikembangkan oleh tim finalis UMM ini, yg merupakan gebrakan yang menarik perhatian para juri dan peserta lainnya. Dengan konsep berbasis Metaverse, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengakses berbagai informasi, sumber belajar, dan pengalaman pembelajaran dalam lingkungan virtual yang imersif. Ahmad Faiz, salah satu anggota tim pengembang SmartVerse, menjelaskan, “Kami percaya bahwa dengan mengintegrasikan teknologi Metaverse, kami dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif bagi generasi masa depan. SmartVerse memberikan akses ke berbagai pengalaman belajar yang tidak terbatas, memungkinkan siswa untuk memahami konsep dengan cara yang lebih nyata dan terlibat.” Larynt Sawfa Kenanga, menambahkan, “Selain itu, Kecerdasan buatan di dalam SmartVerse membantu mengidentifikasi kebutuhan dan potensi masing-masing siswa, sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan minat mereka. Kami berharap bahwa aplikasi ini akan menjadi alat yang sangat berguna bagi pendidikan di Indonesia.” Finalis Gemastik Informatika UMM 2023 telah memberikan harapan baru dalam dunia teknologi dan pendidikan di Indonesia dengan Aplikasi SmartVerse berbasis Metaverse mereka. Terobosan ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk perkembangan sistem pembelajaran yang lebih inklusif, inovatif, dan mendukung perkembangan kemandirian serta kecerdasan masyarakat Indonesia di era digital.

Wadahi Informasi Penelitian dan Proyek-Proyek Unggulan Program Studi Informatika, Laboratorium Informatika Universitas Muhammadiyah Malang Kembangkan Web Riset

Sistem Informatics Research Center di Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi platform penting bagi mahasiswa dan dosen Informatika untuk melakukan penelitian. Sistem ini menampilkan proyek-proyek unggulan yang berasal dari Lab-Informatika UMM, yang mencakup berbagai bidang seperti Data Science, Software Engineering, Network Security, dan Smart Game. Salah satu contoh proyek yang menarik adalah penggunaan Data Science untuk menghasilkan pola-pola batik berdasarkan patch. Agus Eko Minarno, Kepala Laboratorium Informatika UMM, menjelaskan bahwa sistem ini memungkinkan generasi pola batik secara otomatis berdasarkan data yang ada. Untuk mempublikasikan penelitian dan proyek-proyek dalam Sistem Informatics Research Center, para peneliti harus melalui tahapan seleksi yang ketat. Hanya penelitian dan proyek yang dianggap unggulan yang akan dipilih untuk dipublikasikan di sistem ini. Proses seleksi akan dilakukan oleh tim penyeleksi yang akan mengevaluasi kualitas dan potensi penelitian serta proyek yang diajukan sebelum dipublikasikan di Informatics Research Center. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa hanya penelitian dan proyek terbaik yang mendapatkan kesempatan untuk diakses oleh masyarakat luas. Sistem Informatics Research Center diharapkan dapat mendorong kolaborasi, inovasi, dan perkembangan ilmu pengetahuan di bidang-bidang yang relevan di lingkungan akademik Program Studi Informatika UMM. Web Riset dapat diakses melalui alamat url: https://riset.informatika.umm.ac.id/

Angkat Topik Artificial Intelligence, Dosen Informatika UMM Raih Gelar Ph.D Dari Universitas Ternama Di Jepang

Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu bidang ilmu komputer yang difokuskan untuk memberikan solusi bagi permasalahan yang umumnya terkait dengan kecerdasan manusia. AI juga bisa diartikan sebagai sebuah simulasi kecerdasan manusia yang mengimplementasikan sistem komputer sehingga bisa memiliki sistem kerja selayaknya manusia. Pesatnya perkembangan zaman dalam bidang teknologi membuat AI sudah banyak diterapkan pada banyak sektor. Dari definisinya sendiri, AI dikembangkan dengan tujuan memudahkan aktivitas manusia. Salah satu dosen bidang minat data sains dari Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang, Setio Basuki baru saja meraih gelar Ph.D dari salah satu universitas ternama di Jepang, Toyohashi University of Technology. Dengan mengangkat topik Artificial Intelligence (AI), Setio Basuki mampu menyelesaikan studi selama tepat 3 tahun dengan program beasiswa. Penelitian Setio berfokus pada pemanfaatan AI pada peer review dari artikel ilmiah. Penelitian tersebut memiliki tujuan sebagai otomatisasi proses penilaian kualitas artikel ilmiah untuk mendapatkan hasil artikel yang sesuai dengan standar secara cepat dan tepat. Penelitian yang melibatkan lebih dari 90.000 archive paper dengan lebih dari 15 juta kalimat dari tahun 1970 hingga 2017 diproses menggunakan super komputer yang disediakan oleh laboratorium. Dengan dataset yang sangat banyak, Setio membutuhkan waktu 1 tahun untuk mengolahnya dengan super komputer. Sebagai syarat kelulusan untuk gelar Ph.D, Setio Basuki diharuskan mampu menulis 2 jurnal Q1 dengan high impact factor dan 1 good conference dalam kurun waktu 3 tahun masa studi. tepat selama 3 tahun masa studi. “Dengan budaya akademik yang disiplin di Jepang, sedikt banyak memberikan dorongan kepada saya untuk menyelesaikan studi dengan tepat waktu”, ungkap Setio Basuki ketika ditanya mengenai hal terkesan selama berkuliah di Toyohashi University of Technology.  Budaya akademik yang disiplin tapi juga tetap mengutamakan rasa kemanusiaan dirasa bagus untuk diterapkan pada sistem akademik di Indonesia agar mahasiswa mampu menyelesaikan kewajibannya dengan nyaman dan tepat waktu.

Laboratorium Riset di UMM Beroperasi 24 Jam Non-Stop

Malang, Keterbatasan waktu penggunaan laboratorium saat riset, membuat Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengeluarkan inovasi terbaru. Baru-baru ini, UMM meresmikan laboratorium yang dapat digunakan 24 jam non-stop. Kelebihannya tidak sekadar waktu akses yang lebih lapang. Laboratorium ini juga dilengkapi dengan banyak teknologi terkini untuk menunjang kegiatan praktikum maupun riset dosen dan mahasiswa. Wakil Dekan II Fakultas Teknik, Lailis Syafa’ah mengatakan laboratorium praktikum dan riset ini terletak di GKB II lantai 6. Laboratorium ini diresmikan dan sudah mulai digunakan sejak 5 April 2019 lalu. “Adanya laboratorium ini demi kenyamanan mahasiswa maupun dosen agar tidak mempunyai batasan waktu ketika melakukan riset di dalam laboratorium,” ungkap Lailis, di Malang, Senin, 22 April 2019. Laboratorium ini mendukung kegiatan praktikum empat bidang minat. Yakni rekayasa perangkat lunak, sistem dan keamanan jaringan, sains data, dan games cerdas. Terlebih didukung 30 orang asisten, seorang laboran, juga lima orang part time yang siap melayani. Selain itu, laboratorium ini juga telah terstandarisasi yakni melalui skema kerja sama sertifikasi dengan Oracle Academy dan Cisco Networking Academy. Menurut Kepala Laboratorium, Agus Eko, laboratorium riset ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. Selain ruangan yang bebas diakses 24 jam, koneksi internet juga cepat, ruangan ber-AC, meeting room, 3D printing, dan neurosky. Bahkan terdapat pula console game (Xbox 360   Kinect) dan juga Coffee Bar untuk sekadar menghilangkan suntuk saat melakukan riset di dalam laboratorium. Adanya laboratorium ini diharapkan dapat memudahkan akses kerja sama dengan para pelaku industri. ”Selain beberapa target tersebut saya juga berharap nantinya mahasiswa teknik informatika dapat menghasilkan produk-produk yang inovatif, dan yang paling penting bisa menciptakan sinergitas antara dosen dengan mahasiswa maupun sebaliknya dalam setiap riset,” ungkapnya. Menurut Rama Daniswara, salah satu mahasiswa Prodi Teknik Informatika mengaku, kehadiran laboratorium riset ini dinilai sangat menunjang prestasi mahasiswa. “Saya harap dengan adanya laboratorium riset baru ini, nantinya dapat membuat kami nyaman dalam menggunakan dan juga memperdalam riset. Sehingga dapat menciptakan penemuan dan juga pengetahuan yang lebih berkembang,” pungkasnya.