Virtual Reality sebagai metode pembelajaran di bidang STEM

Virtual Reality (VR) kini merevolusi metode pembelajaran di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). Teknologi ini memungkinkan siswa mendapatkan pengalaman praktis yang sulit dihadirkan dalam kelas tradisional. Dengan VR, mereka dapat menjelajahi dunia virtual seperti menyaksikan proses dalam komputer atau bahkan mengunjungi bulan dan Mars secara interaktif. Kemampuan VR untuk menghadirkan pengalaman mendalam membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Teknologi ini tidak hanya memikat siswa yang sudah berminat pada STEM, tetapi juga mampu menarik perhatian mereka yang sebelumnya kurang tertarik. Pendekatan praktis dan interaktif yang ditawarkan VR meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa terhadap materi yang diajarkan. Selain itu, VR sangat membantu dalam memvisualisasikan konsep-konsep kompleks yang sulit dipahami melalui metode konvensional. Siswa dapat berinteraksi dengan data besar di berbagai bidang, seperti astronomi, genetika, atau klimatologi, sehingga memperoleh pemahaman yang lebih nyata dan mendalam. Penerapan VR dalam pendidikan STEM menjadi langkah signifikan menuju masa depan yang lebih inovatif. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa, tetapi juga membuka peluang baru bagi mereka untuk mengeksplorasi dunia ilmu pengetahuan dan teknologi dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya.
Gandeng Norwegian University of Science and Technology, CoE Metaverse UMM Siap Kembangkan Program Imersif Berbasis Virtual Reality

Teknologi imersif adalah teknologi yang meleburkan batasan antara dunia nyata dan dunia maya. Istilah teknologi imersif sering digunakan untuk pengembangan teknologi yang berbasis virtual. Dengan definisinya sendiri yaitu menggabungkan dunia nyata dan dunia maya, teknologi imersif erat kaitannya dengan metaverse. Dalam pengembangannya, metaverse menggunakan virtual reality untuk menciptakan lingkungan atau ekosistem virtual yang sangat imersif. Metaverse merupakan salah satu teknologi yang baru-baru ini dikembangkan oleh banyak tech industri. Metaverse juga digadang-gadang mampu menggantikan banyak aktivitas nyata menjadi maya. Sejauh ini, metaverse masih belum banyak dikembangkan. Sehingga, banyak tech industri yang mencari tenaga developer untuk membangun teknologi metaverse mengingat peminat metaverse saat ini sangat banyak. Center of Excellence (CoE) Metaverse UMM, baru-baru ini diketahui sedang menjalin hubungan kerja sama dengan Norwegian University of Science and Technology untuk projek metaverse. Kerja sama ini diperlukan untuk memperkenalkan CoE Metaverse UMM di luar UMM, sehingga akan ada semakin banyak orang yang mencoba dan mengenal Metaverse UMM. Sabtu(4/4), Tim Metaverse UMM dan perwakilan Prodi Informatika mengadakan rapat lanjutan mengenai kerja sama proyek metaverse dengan Norwegian University of Science and Technology via daring. Pada rapat ini, kedua belah pihak membahas mengenai peningkatan avatar dalam proyek metaverse. Selain itu, pada rapat ini juga dilakukan penentuan karakter yang nantinya dapat dipilih oleh user sehingga mampu memberikan kesan nyata.