Ubin Pintar Karya Mahasiswa Informatika UMM: Inovasi Listrik dari Langkah Kaki Raih Penghargaan Nasional

Mahasiswa Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali membuktikan keunggulan mereka dalam bidang inovasi teknologi. Tim yang terdiri dari Tazkia Damayanti, Indri Regina Putri, dan Nur Fitri Yanti sukses meraih Juara Harapan 1 dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Tingkat Nasional (PIMTANAS) ke-4 tahun 2024. Kemenangan ini diperoleh melalui karya inovatif dalam kategori PKM-GFT, menunjukkan kreativitas mahasiswa UMM dalam merespons tantangan zaman. Proyek berjudul “Empowering Tomorrow: Inovasi Kota Pintar Hybrid Triboelectric Electromagnetic dalam Generasi Listrik Permukaan Jalan” menghadirkan konsep ubin pintar yang dapat mengubah energi langkah kaki manusia menjadi listrik terbarukan. Teknologi ini memadukan mekanisme Hybrid Triboelectric Electromagnetic, menjadikannya solusi inovatif untuk menghadirkan kota pintar yang ramah lingkungan. Gagasan ini menggarisbawahi pentingnya inovasi berkelanjutan dalam mengatasi kebutuhan energi masa depan. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan ide-ide inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan mengusung visi menciptakan kota pintar berbasis energi hijau, para mahasiswa ini berhasil menyoroti pentingnya teknologi yang memberikan dampak positif. Semangat dan dedikasi mereka menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan kolaborasi mampu menghadirkan perubahan signifikan di tingkat global.

AI dan IoT: Mengubah Wajah Perusahaan di Era Modern

Teknologi kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) kini menjadi penggerak utama transformasi di berbagai sektor. Dalam bidang kesehatan, AI membantu dokter menganalisis data pasien dengan cepat, seperti mendeteksi penyakit melalui citra medis. Bersamaan dengan itu, perangkat IoT seperti gelang pintar mampu memantau kesehatan pengguna secara real-time, memberikan data langsung tentang detak jantung, kadar oksigen, dan aktivitas fisik. Di sektor infrastruktur, integrasi AI dan IoT menciptakan solusi untuk kota pintar (smart city). Sensor IoT yang terpasang di jalan dan bangunan mampu memantau kondisi lalu lintas, kualitas udara, hingga konsumsi energi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan AI untuk membuat keputusan otomatis, seperti mengatur lampu lalu lintas guna mengurangi kemacetan atau mengoptimalkan penggunaan energi di gedung-gedung publik. Perusahaan juga memanfaatkan AI dan IoT untuk meningkatkan produktivitas di bidang manufaktur. Mesin yang terhubung dengan sensor IoT dapat memberikan laporan kondisi secara real-time, memungkinkan perawatan prediktif untuk mencegah kerusakan. Sementara itu, AI menganalisis data produksi untuk mengoptimalkan proses, mengurangi limbah, dan meningkatkan kualitas produk. Kombinasi ini tidak hanya menghemat biaya operasional tetapi juga membuat perusahaan lebih kompetitif di pasar global. Ke depan, AI dan IoT diperkirakan akan semakin terintegrasi, menciptakan peluang baru di berbagai industri. Dari pertanian cerdas yang menggunakan sensor tanah dan cuaca hingga transportasi otomatis berbasis data, teknologi ini menawarkan solusi inovatif untuk tantangan zaman. Perusahaan yang mampu memaksimalkan potensi keduanya akan memimpin di era digital yang terus berkembang.

UMM kenalkan Software Tableau, Visualisasi Data Dukung Smart City

Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhamadiyah Malang (UMM) menggelar workshop Tableau; Visualisasi Data untuk Mendukung Smart City yang diadakan di Gedung Kuliah Bersama (GKB 3) UMM (12/10). Agenda yang didasari oleh pentingnya penanganan Big Data, termasuk data analisis, yang semakin disadari oleh para pelaku usaha, industri, mahasiswa sampai institusi pemerintahan itu sendiri. Agenda yang digelar sehari ini mencakup pengenalan software Tableau, praktek visualisasi data (analisis visual, filter dan mapping) dan publish data (kalkulasi, story dan dashboard, dan publish Tableau) dengan dibagi menjadi dua kelas untuk umum, yakni dari instansi pemerintahan terkait dan mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia. Dengan menggandeng pemateri ahli praktisi data dari Platform Kata.ai Reza Primasatya, Data Scientist Indonesia Achmad Wildan Al Aziz dan Yufis Azhar, M.Kom dosen Teknik Informatika UMM yang juga berkompeten melihat peluang visualisasi dari penerapan big data melalui platfrom Tableau yang dapat mendukung terbentuknya smart City. Diikuti oleh peserta dari beberapa Pemerintahan Daerah seperti  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA & BALITBANGDA ) Kota Batu dan Pasuruan, Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) Trenggalek, Bangkalan, Sidoarjo, Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (BALITJESTRO) Batu dan sejumlah Perguruan Tinggi yakni UNAIR, UPN, UB, dan UMM. Dalam pembukaannya, Ketua Pelaksana yang juga dosen prodi Teknik Informatika  Christian S.K.Aditya., M.kom menyatakan, Di era teknologi digital yang makin berkembang pesat merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi ledakan data. “Diharapkan lewat workshop ini dapat menjembatani praktisi, akademisi dan pemerintahan dalam menyongsong pembangunan kota cerdas di Indonesia” ungkapnya. Dengan menggunakan fasilitas drag dan drop tabel, grafik maupun desain lain dalam software Tableau diharapkan dapat membaca visual dan menganalisis data dari sudut pandang yang berbeda. Sehingga data tidak monoton dan dapat memperoleh keputusan yang baik dalam menunjang keberadaan smart city,” tambah Yufis selaku pemateri. (yas/can)