Prodi Informatika UMM Gelar Pembukaan dan On Boarding Program Kegiatan Fresh Graduate Academy Digital Talent Scholarship (FGA DTS) Tahun 2022

Program Fresh Graduate Academy Digital Talent Scholarship (FGA-DTS) kembali digelar. Prodi Informatika UMM kembali ditunjuk oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) untuk menyelenggaran FGA-DTS untuk kali ke-4. Mengawali rangkaian kegiatan pembukaan, Denar Regata Akbi, M.Kom selaku ketua pelaksana kegiatan sekaligus sebagai Sekretaris Prodi I Informatika UMM melaporkan beberapa hal terkait FGA-DTS. “Pada tahun ke-4 pelaksanaan FGA-DTS di UMM, kita telah menambah jumlah tema pelatihan yang dibuka dari awalnya 5 menjadi 8 tema. Selain itu, kita juga telah menambah jumlah instruktur dari dosen di prodi informatika UMM. Semua itu berdampak terhadap jumlah peserta yang mengikuti FGA-DTS di UMM”. Terang Denar dalam laporan yang disampaikan pada hari Jumat, 22 Juli 2022. Berdasarkan data yang diterima, jumlah pendaftar program FGA-DTS di UMM mencapai 270 orang, sedangkan yang lolos seleksi dan mengikuti pelatihan 170 orang. Ucapan terima kasih disampaikan oleh Ir. Galih W. Wicaksono, M.Cs selaku Ketua Prodi Informatika UMM, kepada Kominfo RI yang telah mempercayai Prodi Informatika UMM melaksanakan program FGA DTS yang ke-4 kalinya. Menurut Galih, banyak manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan program ini. Bagi program studi, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas elemen-elemen di Prodi, sehingga mampu sejajar dengan berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) lainnya. Selain itu, kegiatan ini menjadi salah satu cara meningkatkan kapasitas dosen, karena pada kegiatan ini difasilitasi secara gratis untuk mengikuti kegiatan Training Of Trainer (TOT). “Akan kita tingkatkan terus di tahun-tahun mendatang, agar semua dosen bisa mengikuti atau menjadi instruktur dari program FGA DTS ini” terang Galih dalam sambutannya. Latar belakang keilmuan peserta yang mengikuti kegiatan ini cukup beragam. Bukan hanya dari Prodi Informatika atau Ilmu Komputer, tetapi dari berbagai prodi lainnya. Ucapan terima kasih juga ditujukan pada Fakultas Teknik UMM yang senantiasa mendukung Program kegiatan FGA DTS ini. Turut memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan FGA-DTS, Dekan Fakultas Teknik UMM Prof. Ilyas Masudin, M.LogSCM. Ph.D. Menurut Ilyas, terdapat banyak peningkatan juga perkembangan pada program FGA-DTS tahun ini. Baik dari jumlah peserta maupun skema yang diselenggarakan. Keluaran dari kegiatan ini juga menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang memiliki kualitas tinggi di bidang yang mereka ikuti dalam kegiatan ini. Ada 4 hal menurutnya yang menjadi tantangan kita kali ini yaitu Transformasi Energi, Transformasi Digital, Pangan dan Lingkungan. “Saya harap peserta dapat menghadapi perubahan-perubahan tersebut yang akan kita hadapi mendatang. Juga saya harap peserta mendapat manfaat sebesar-besarnya, dan Prodi Informatika UMM semakin elegan dalam menyelenggarakan di tahun-tahun berikutnya juga akan dipercaya oleh Kominfo untuk kegiatan FGA DTS ini” Ucapnya dalam pembukaan FGA DTS tahun 2022 ini. Di akhir sesi kegiatan pembukaan FGA-DTS, para peserta on boarding FGA-DTS tahun 2022 juga diberikan penguatan softskill oleh Afrizal Himawan selaku Praktisi sekaligus CEO CV. Humasoft Technology danPT Hummatech Digital Indonesia. Menurut Afrizal kebutuhan digital skill saat ini mencakup Coding, Web Development, UI/UX Design, Project Management, App Development, SEO, Ms. Excel, Copywriting, Social Media Marketing. Selain itu beberapa skill yang nanti akan saat diperlukan meliputi Penguasaan Konfigurasi server, Cyber Security, Data Science, Artificial Intelligence, dan Metaverse. (CCP)
Digembleng Dua Bulan, Lulusan UMM Siap Jadi Digipreneur

Prof. Dr. Syamsul Arifin M.Si. selaku Wakil Rektor 1 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyebut, pesatnya perkembangan Informasi dan Teknologi (IT) pada saat ini membuat segala kebutuhan manusia dapat terpenuhi dengan mudah. Bahkan berkat kecanggihan IT dapat merubah gaya hidup dalam suatu masyarakat. Demikian pesan yang disampaikan Syamsul dalam kesempatan menutup acara Program Beasiswa Digital Talent Schoralship 2019 di Aula Teknik Gedung Kuliah Bersama III lantai 6, Kamis (22/8) kemarin. Dalam kesempatan ini dihadiri oleh 100 peserta Digital Talent Scholarship 2019 dari mahasiswa Teknik Informatika UMM. Sebelumnya, peserta telah mendapatkan materi dan juga uji kompetensi selama 2 bulan. Syamsul lantas pengapresiasi agenda ini. “Kegiatan seperti ini sangatlah bagus, karena memberikan kompetensi dan juga peluang kepada milenial sebagai seorang digital entrepreneur untuk dapat optimis melihat masa depan,” tutur syamsul. Syamsul juga memberi contoh nyata di mana gaya hidup masyarakat perkotaan di Indonesia saat ini sudah berubah. Ia mencontohkan keberhasilan seorang Nadiem Makarim yang tidak lain adalah pendiri serta CEO dari Go-Jek. Berkat adanya aplikasi Go-Jek, segala kebutuhan kita dapat terpenuhi dengan sangat mudah. “Gaya hidup terdahulu sangatlah ownership, di mana kalau tidak naik mobil itu tidak keren. Tapi untuk saat ini yang dicari bukanlah mobil, akan tetapi akses. Di mana tidak punya akses berarti tidak keren,” tegas Syamsul. Selain dihadiri Syamsul, kegiatan ini dihadiri pula oleh Dr Ahmad Mubin MT, selaku Dekan dari Fakultas Teknik. Dalam kesempatan ini Dr. Ahmad Mubin menyampaikan ungkapan terimakasih kepada KOMINFO, lantaran telah memberikan kepercayaan kepada UMM. Dalam hal ini UMM menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta yang dipercaya untuk menyelenggarakan Pelatihan Digital Talent Scholarship 2019 ini. Selain mendapat materi dan juga pengalaman, para peserta juga mendapatkan sertifikat dan juga uang saku dari Kominfo. Ahmad juga menyampaikan beberapa pesan kepada para peserta. “Teruslah kalian menggali potensi yang ada pada diri kalian dan carilah pengalaman sebanyak-banyaknya,” tutup Mubin. Uji kompetensi yang mereka jalani membuat mereka siap bersaing di dunia pekerjaan kekinian. Para peserta yang lulus dalam program beasiswa pelatihan ini, nantinya akan diproyeksikan untuk magang di beberapa perusahaan start up terkemuka seperti Bukalapak, Tokopedia, GOJEK dan perusahaan startup raksasa lain. (mir/can)
UMM Adakan Pelatihan Hadapi Revolusi Industri 4.0

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Republik Indonesia (RI) menyelengarakan Digital Talent Scholarship (DTS) 2019 berupa pelatihan dan sertifikasi talenta digital pada 1 Juli – 20 Agustus 2019 yang bertempat di Kampus 3 UMM. UMM ditunjuk sebagai salah satu perwakilan Universitas di Indonesia dari total 32 Universitas yang ada di Indonesia. UMM menyelenggarakan program pelatihan kompetisi DTS 2019 dengan skema Fresh Graduate Academy (FGA) Machine Learning, yang akan memberikan pelatihan kepada sejumlah 100 peserta yang sebelumnya telah dilakukan proses diseleksi. Skema FGA ditujukan bagi lulusan D3, D4 dan S1 bidang TIK (atau yang terkait). Program DTS 2019 merupakan program pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang dilaksanakan Kominfo sebagai bagian dari prioritas pembangunan prioritas nasional, meningkatkan keterampilan (up-skilling) SDM bidang Komunikasi dan Informatika sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa dalam menghadapi revolusi industri 4.0.
Kemenkominfo Gandeng UMM dalam Program Digital Talent Scholarship 2019

Jumat, 24 Mei 2019, Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Kementrian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) telah menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi dan Walk-in Registration Program Digital Talent Scholarship 2019” yang bertempat di Ruang Sidang Senat Universitas Muhammadiyah Malang. Sebanyak 25.000 beasiswa yang disediakan dalam program yang bertajuk Digital Talent Scholarship 2019. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) mengadakan beasiswa untuk meningkatkan daya saing SDM teknologi informatika dan komunikasi (TIK) menuju Revolusi Industri 4.0. UMM terpilih menjadi salah satu penyedia pelatihan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang lebih siap menyambut era revolusi industri 4.0 dan ekonomi digital. UMM terlibat dalam skema Fresh Graduate Academy (FGA), yang akan memberikan pelatihan kepada sejumlah 100 peserta. Fresh Graduate Academy (FGA), yang ditujukan bagi lulusan D3, D4 dan S1 bidang TIK (atau yang terkait), Program ini terbuka bagi penyandang disabilitas. Peserta program nantinya akan dilatih secara intensif untuk menguasai hardskill dan softskill sesuai dengan peminatan di bidang Machine Learning. Sebelumnya, di tahun 2018, Kementerian Kominfo telah meluncurkan program yang sama untuk menyiapkan 1.000 talenta yang menguasai keahlian digital guna mendukung visi Indonesia untuk menjadi negara ekonomi digital terbesar pada tahun 2030. Selain itu, Program Digital Talent Scholarship ditujukan untuk menyediakan talenta yang dibutuhkan dalam Revolusi Industri 4.0. Kementerian Kominfo juga menyiapkan kegiatan pascapelatihan bagi peserta program. Targetnya untuk mempertemukan keahlian yang dimiliki oleh talenta digital dengan peluang kerja dan usaha di berbagai perusahaan teknologi. Peserta yang menyelesaikan pelatihan sesuai waktu yang ditentukan dan mendapatkan nilai sesuai yang disyaratkan akan mendapat kesempatan untuk memperoleh sertifikasi dari global tech companies. Global tech companies diantaranya adalah Amazon, Cisco, Google, dan Microsoft. Masa pendaftaran program FGA gelombang 2 dimulai tanggal 20 Mei 2019 hingga 15 Juni 2019. Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran silakan akses https://digitalent.kominfo.go.id. Informasi lainnya dapat dilihat melalui Instagram @digitalent.kominfo.