Virtual Reality sebagai metode pembelajaran di bidang STEM

Virtual Reality (VR) kini merevolusi metode pembelajaran di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). Teknologi ini memungkinkan siswa mendapatkan pengalaman praktis yang sulit dihadirkan dalam kelas tradisional. Dengan VR, mereka dapat menjelajahi dunia virtual seperti menyaksikan proses dalam komputer atau bahkan mengunjungi bulan dan Mars secara interaktif. Kemampuan VR untuk menghadirkan pengalaman mendalam membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Teknologi ini tidak hanya memikat siswa yang sudah berminat pada STEM, tetapi juga mampu menarik perhatian mereka yang sebelumnya kurang tertarik. Pendekatan praktis dan interaktif yang ditawarkan VR meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa terhadap materi yang diajarkan. Selain itu, VR sangat membantu dalam memvisualisasikan konsep-konsep kompleks yang sulit dipahami melalui metode konvensional. Siswa dapat berinteraksi dengan data besar di berbagai bidang, seperti astronomi, genetika, atau klimatologi, sehingga memperoleh pemahaman yang lebih nyata dan mendalam. Penerapan VR dalam pendidikan STEM menjadi langkah signifikan menuju masa depan yang lebih inovatif. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa, tetapi juga membuka peluang baru bagi mereka untuk mengeksplorasi dunia ilmu pengetahuan dan teknologi dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya.

Program Studi Informatika UMM Sukses Gelar Symposium Internasional Empowering Virtual Metaverse Technology

Malang, 05 Juni  2024 – Program Studi Informatika, Universitas Muhammadiyah Malang sukses menggelar simposium Internasional dengan mengusung tema “Empowering Virtual Metaverse Technology”. Acara ini dihadiri oleh total 198 peserta, terdiri dari 36 dosen dari luar negeri, 43 dosen dari dalam negeri, serta 92 mahasiswa dari dalam negeri dan 27 mahasiswa dari luar negeri. Christian Natamado Simanullang, Direktur MyAmerica, dan Konsulat Jenderal Amerika Surabaya, Nur Putri Hidayah, A.MD., SH., MH, M. Ali Fauzi, Ir. Agus Eko Minarno, S.Kom., M.Kom, IPM, Dr. Mario Soflano, Luyi Sun, Risky Lestiono, dan Dr. Nur Subeki, ST., MT., serta Ahmad Faiz, turut serta mensukseskan kegiatan ini dengan menjadi pembicara utama (keynote speaker). Selain itu, acara ini juga bangga mempersembahkan DARI sebagai produk UMM, yang diperkenalkan langsung oleh Imelda Azaliya Rahma, mahasiswi aktif UMM, selaku CEO DARI UMM itu sendiri. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 25 Mei 2024, menegaskan komitmen Program Studi Informatika dalam memperdalam teknologi metaverse. Acara ini diharapkan dapat membuka peluang bagi Prodi Informatika UMM untuk terus meraih prestasi dan mendukung pengembangan produk DARI serta kegiatan lainnya.

AI for National Competitiveness : Rapat Koordinasi Nasional Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer 2023 di Universitas Muhammadiyah Malang

Malang, 7 Desember 2023 – Universitas Muhammadiyah Malang dengan bangga menjadi tuan rumah untuk Rapat Koordinasi Nasional Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (RAKORNAS APTIKOM) 2023. RAKORNAS ini merupakan acara tahunan yang diadakan oleh APTIKOM dengan tujuan meningkatkan partisipasi lembaga pendidikan tinggi anggota dan para akademisi dalam memajukan kemandirian bangsa, khususnya dalam bidang Teknologi Informasi. Dengan tema “Empowering Education and Research on Artificial Intelligence for Improving National Competitiveness,” RAKORNAS APTIKOM 2023 diharapkan dapat menjadi wadah bagi para akademisi dan lembaga pendidikan tinggi untuk berkolaborasi dan berbagi pengetahuan dalam menghadapi tantangan di era digital. Hari pertama acara ini diisi dengan kegiatan pembukaan dan peresmian RAKORNAS APTIKOM 2023 di Dome UMM. Suasana penuh semangat terlihat saat para peserta, terutama perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, berkumpul untuk merayakan momen ini. Kepala Program Studi Informatika, Dekan fakultas teknik, hingga Rektor UMM menyampaikan sambutan hangatnya, menyatakan harapannya terhadap kesuksesan acara ini. Selain itu, diadakan juga Sharing Session Industry dan Technology yang dihelat di Dome UMM. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan pandangan dan pengalaman praktisi industri dalam menghadapi perkembangan terkini di bidang Teknologi Informasi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan inspirasi bagi para peserta. Tidak hanya itu, kegiatan seru lainnya juga terselenggara, yaitu International Conference Informatics and Computing (ICIC) dan Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (Semnastik). ICIC menjadi ajang di mana peneliti dari berbagai belahan dunia mempresentasikan hasil penelitiannya secara internasional, sementara itu Semnastik berfokus pada presentasi penelitian tingkat nasional di bidang Ilmu Komputer dan Informasi Ilmu Pengetahuan. Informasi lebih lanjut dan pembaruan terkini mengenai RAKORNAS APTIKOM 2023 dapat ditemukan di halaman web resmi acara http://rakornasaptikom2023.umm.ac.id. juga akun Instagram resmi RAKORNAS APTIKOM @rakornas.aptikom2023. Rapat Koordinasi Nasional APTIKOM 2023 di Universitas Muhammadiyah Malang diharapkan menjadi ajang kolaborasi, pengetahuan, dan inovasi dalam memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan potensi sumber daya manusia Indonesia di bidang Teknologi Informasi dan Komputer.

Gandeng Norwegian University of Science and Technology, CoE Metaverse UMM Siap Kembangkan Program Imersif Berbasis Virtual Reality

Teknologi imersif adalah teknologi yang meleburkan batasan antara dunia nyata dan dunia maya. Istilah teknologi imersif sering digunakan untuk pengembangan teknologi yang berbasis virtual. Dengan definisinya sendiri yaitu menggabungkan dunia nyata dan dunia maya, teknologi imersif erat kaitannya dengan metaverse. Dalam pengembangannya, metaverse menggunakan virtual reality untuk menciptakan lingkungan atau ekosistem virtual yang sangat imersif. Metaverse merupakan salah satu teknologi yang baru-baru ini dikembangkan oleh banyak tech industri. Metaverse juga digadang-gadang mampu menggantikan banyak aktivitas nyata menjadi maya. Sejauh ini, metaverse masih belum banyak dikembangkan. Sehingga, banyak tech industri yang mencari tenaga developer untuk membangun teknologi metaverse mengingat peminat metaverse saat ini sangat banyak. Center of Excellence (CoE) Metaverse UMM, baru-baru ini diketahui sedang menjalin hubungan kerja sama dengan Norwegian University of Science and Technology untuk projek metaverse. Kerja sama ini diperlukan untuk memperkenalkan CoE Metaverse UMM di luar UMM, sehingga akan ada semakin banyak orang yang mencoba dan mengenal Metaverse UMM. Sabtu(4/4), Tim Metaverse UMM dan perwakilan Prodi Informatika mengadakan rapat lanjutan mengenai kerja sama proyek metaverse dengan Norwegian University of Science and Technology via daring. Pada rapat ini, kedua belah pihak membahas mengenai peningkatan avatar dalam proyek metaverse. Selain itu, pada rapat ini juga dilakukan penentuan karakter yang nantinya dapat dipilih oleh user sehingga mampu memberikan kesan nyata.

Universitas Muhammadiyah Malang Hebohkan Muktamar Innovation And Technology Expo Dengan Metaverse

Muktamar Innovation and Technology Expo atau disingkat MITE merupakan salah satu bagian dari kemeriahan kegiatan Muktamar ke-48. MITE berisi inovasi teknologi yang dipamerkan oleh seluruh instansi Pendidikan dibawah naungan Muhammadiyah. Program Center of Excellence (CoE) Sekolah Metaverse merupakan salah satu inovasi teknologi digital yang dipamerkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang pada muktamar ke-48 ini. Sekolah metaverse sekaligus menjadi stand expo dengan pengunjung terbanyak dari enam inovasi teknologi yang disuguhkan Universitas Muhammadiyah Malang. Mengusung teknologi digital baru yang belum banyak dikembangkan, sekolah metaverse menarik banyak perhatian dengan kecanggihan yang disuguhkan. Kemampuan berinteraksi dan beraktivitas dalam dunia virtual merupakan suatu hal yang masih asing dan baru di kalangan masyarakat awam. Pameran yang digelar selama tiga hari berturut-turut, diketahui pengunjung stand sekolah metaverse sebanyak lebih dari 300 pengunjung. Pengunjung yang mencoba sekolah metaverse berasal dari beragam usia, dari anak-anak hingga dewasa telah mencoba teknologi metaverse ini. Selain peserta muktamar, pengunjung luar juga ikut mencoba menjelajahi dunia virtual dengan metaverse.

Kenalkan Metaverse, Prodi Informatika UMM Gelar Kuliah Perdana Bertajuk Immersive Technology with Metaverse

Metaverse adalah dunia virtual komunitas tak terbatas yang saling terhubung. Metaverse merupakan kombinasi dari beberapa elemen teknologi seperti Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), dan video. Dalam dunia Metaverse, manusia dapat bertemu bahkan berinteraksi seperti layaknya pada dunia nyata. Lingkungan virtual yang diciptakan di Metaverse diprediksi kedepan dapat melahirkan perubahan besar di dunia. Hal tersebut akan berdamapak pada sistem pendidikan, pemerintahan, bahkan dunia pariwisata bisa terpengaruh jika nantinya Metaverse ini sudah berkembang. Jumat pagi (30/09) Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan kegiatan kuliah perdana dengan topik pengenalan Metaverse kapada mahasiswa baru Prodi Informatika angkatan 2022. Kegiatan ini memberikan gambaran terkait unsur-unsur yang membentuk serta bagaimana Metaverse dikembangkan. Materi yang disampaikan mencakup gamifikasi, animasi, game dan blockchain technology. Kegiatan kuliah perdana Prodi Informatika tahun 2022 ini bertajuk “Immersive Technology with Metaverse”. Hadir sebagai pemateri pertama Rahmat Adhani dari IOTA dengan materi tentang gamifikasi. Pemateri kedua Chandra T. Fahmi dari Tokocrypto menyampaikan materi terkait blockchain technology. Materi ketiga tentang animasi disampaikan oleh Andri Viyono dari One Animation. Pemateri terakhir Ilham Hasymi Effendi memberikan materi terkait game technology. Menariknya 3 dari 4 pemateri merupakan alumni informatika UMM. Andri Viyono merupakan alumni angkatan 2009 sedangkan Chandra dan Ilham merupakan alumni angkatan 2010. Menghadirkan para pemateri yang berkompeten dalam bidangnya, tentu saja dapat memuaskan antusiasme mahasiswa baru. Hubungan erat antara Metaverse dengan animasi, ilustrasi, dan game engine ini cukup rumit untuk dipelajari. Untuk menciptakan satu dunia metaverse, seorang developer Metaverse harus memiliki 3 kemampuan tersebut. “Metaverse ini menggunakan aplikasi unity untuk developmentnya yang basis bahasa pemrogramannya adalah c#”, ucap Nuril, Mahasiswa Informatika yang menjadi pengembang Metaverse di Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang yang turut hadir dalam demo Metaverse dalam kegiatan kuliah tamu tersebut. Bersama pengembangan metaverse ini, Prodi Informatika UMM akan menjadi menjadi salah satu Prodi yang membekali mahasiswanya dengan kompetensi Metaverse developer di Indonesia bahkan di dunia seperti yang disampaikan oleh Hardianto Wibowo, Sekretaris Prodi Informatika sekaligu sebagai PIC Sekolah Metaverse. “Kami merancang Sekolah Metaverse untuk menciptakan seorang Developer Metaverse yang handal. Harapan kami kedepan Universitas Muhammadiyah Malang akan dikenal sebagai University with immersive technology, Metaverse University”, ungkap Hardianto Wibowo, mengakhiri.

Gelar Kegiatan IT Character Building Informatika Universitas Muhammadiyah Malang Perkuat Karakter Talenta Digital

Menyambut 495 mahasiswa baru Informatika UMM, Laboratorium Prodi Informatika UMM menyelenggarakan kegiatan Information Technology Character Building (ITCB). Kegiatan ini dipandu langsung oleh para asisten laboratorium informatika UMM. Mereka bersemangat menyambut para mahasiswa baru angkatan 2022 secara luring. Kegiatan dimulai sejak Senin pagi (5/9) di ruang laboratorium informatika UMM. Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa minggu karena tingginya antusias peserta. Fatur asisten Lab Informatika sekaligus sebagai pemateri dalam kegiatan ini menyampaikan urgensi acara ini bagi mahasiswa baru Informatika UMM. “Acara ITCB ini sangat penting karena kegiatan ini ditujukan untuk membangun karakter IT pada mahasiswa baru 2022” jelasnya. Menurut Fatur juga, kegiatan ini mendapat feedback positif dari para peserta ITCB. Banyak dari mahasiswa baru merasa kegiatan ini menyenangkan dan memberikan ilmu baru bagi peserta. “Kami sangat senang karena mahasiswa baru 2022 aktif dan membuka komunikasi yang sangat interaktif melalui pertanyaan-pertanyaan yang diajukan” Tambah Fatur. Aprian salah satu peserta ITCB memberikan testimoni terkait kegiatan ini. “Mengikuti kegiatan ini sangat seru, menyenangkan dan menurut saya ini cukup penting karena bagi saya sendiri yang basic-nya belum terlalu ada di informatika ini, jadi menurut saya sangat-sangat penting” ucap dari Aprian seusai mengikuti kegiatan. Tidak hanya Aprian, peserta lain, Ilham, mengungkapkan bahwa dengan mengikuti kegiatan ini dia mendapat gambaran-gambaran apa saja yang nanti akan dipelajarinya saat kuliah di informatika UMM. “Sangat seru, terutama untuk maba agar kita bisa dapat pelajaran kalo misal nanti di dunia perkuliahan, kita dapat mengerti semacam apa aja yang akan dipelajari seperti Bahasa pemrograman apa aja.” Jelasnya dalam kegiatan ITCB ini. (CCP)  

Prodi Informatika UMM Membuka Ruang Kolaborasi Melalui Young Tech Expo 2019

Di era disrupsi teknologi, teknologi informasi menjadi ujung tombak disegala bidang kehidupan. Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menangkap potensi ini dengan membuka ruang untuk berkolaborasi selebar-lebarnya dengan seluruh pihak. Hal tersebut diwujudkan dengan menggelar Young Tech Expo 2019 bertajuk Woman and Technology, Sabtu (21/12) Pagi. Sebanyak 137 tenant dan lebih dari 400 mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Mereka menampilkan beragam produk dan jasa di bidang teknologi informasi. Tidak hanya itu ada juga tenant di bidang kewirausahaan baik berupa produk makanan, produk perangkat lunak hingga berbagai jasa. Seluruh produk dan jasa yang dipamerkan dalam kegiatan ini merupakan hasil akhir dari beberapa mata kuliah seperti artificial intelligence, penulisan ilmiah dan kewirausahaan berbasis teknologi. Salah satu perwakilan panitia penyelenggara, Galih Wasis Wicaksono, M.Kom., menjelaskan bahwa Young Tech Expo 2019 adalah event tahunan yang diselenggarakan Prodi Informatika. “Kegiatan ini membuka peluang kolaborasi antara mahasiswa dengan dosen atau bahkan lintas Prodi dan Fakultas, sehingga keilmuan, wawasan dan pengalaman mahasiswa semakin kaya, untuk menyongsong internasionalisasi Prodi yang sudah didepan mata. Hal ini sejalan dengan visi dan misi program studi informatika UMM yakni pada tahun 2030 menjadi program studi bertaraf internasional di bidang informatika dan berlandaskan pada nilai-nilai Islam” tegasnya disela-sela kegiatan. Juga salah satu perwakilan panitia penyelenggara Nur Hayatin, M.Kom., yang ditemui disela-sela kegiatan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Informatika, selain seminar terdapat pula pameran produk dan jasa di bidang teknologi informasi yang melibatkan 137 tenant dan lebih dari 400 mahasiswa. “Seminar dan pameran yang diselenggarakan hari ini merupakan salah satu perwujudan visi dan misi Prodi Informatika UMM, yakni yakni pada tahun 2030 menjadi program studi bertaraf internasional di bidang informatika dan berlandaskan pada nilai-nilai Islam. Selain itu juga untuk menyemarakkan hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember, maka tema yang diusung kali ini adalah Women and Technology” ungkapnya.(*)