Back To Department Menjadi Wadah Bagi Mahasiswa Baru Informatika UMM Untuk Mengenal Lebih Dalam Lingkungan Informatika

Back To Department atau disingkat BTD merupakan kegiatan internal yang diselenggarakan oleh Prodi Informatika UMM untuk memfasilitasi mahasiswa barunya untuk berkenalan dengan kegiatan-kegiatan dalam lingkungan Informatika. Kegiatan yang berjalan ini dipanitiai oleh fungsionaris Himpunan Mahasiswa Informatika. Raihan Alizar Sulaiman selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Informatika mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan supaya mahasiswa baru dapat mengetahui apa saja yang ada dalam lingkungan Informatika UMM. Selain itu juga agar mahasiswa baru mendapat gambaran akan seperti apa proses perkuliahan berjalan nantinya. Melakukan koordinasi yang matang sebagai bentuk persiapan untuk menyukseskan kegiatan BTD tahun ini. (14/09) Kegiatan yang diselenggarakan selama satu hari dan dihadiri oleh 495 mahasiswa baru ini diisi dengan pengenalan komunitas dan organisasi yang ada di lingkup Informatika UMM yaitu, Data Science Community, Developer Community, LSO Kaliber, serta Komunitas Cyber Army. Organisasi dan komunitas tersebut siap mewadahi mahasiswa baru Informatika sesuai dengan bakat dan minatnya. “Untuk hari ini luar biasa karena disini saya dikenalkan dengan apa yang ada di dalam prodi dan  dosen-dosen pengajar sebelum perkuliahan dimulai”, ucap Taufiq Ramadhan, salah satu mahasiswa baru Informatika UMM. Taufiq menambahkan bahwa ia telah mencoba untuk mempelajari salah satu bidang informatika yaitu pemrograman mobile, android. Nadra Tan, mahasiswa baru Informatika asal Namlea, Maluku menyampaikan bahwa kegiatan BTD ini sangat menyenangkan dan mempermudah mahasiswa baru untuk mengetahui berbagai kegiatan yang ada di Informatika UMM. Menurut Nadra Tan, belajar informatika melalui platform YouTube hingga sharing dengan kating merupakan cara yang efektif untuk mempersiapkan diri menjadi mahasiswa Informatika. “Asik sih kegiatan BTD hari ini, karena kita jadi lebih tahu Prodi Informatika lebih dalam lagi”, ucap Rekta Cahyo Basunanda, mahasiswa baru Informatika angkatan 2022. Menurut versi Rekta, belajar Informatika melalui media online dan aktif mencari tahu berita terbaru mengenai Informatika di internet sangat mudah dan efektif dilakukan sebagai bentuk persiapan menjadi mahasiswa Informatika. Kegiatan ini diakhiri dengan arak-arakan yang dilaksanakan mengelilingi Kampus III Universitas Muhammadiyah Malang. Selain sebagai bentuk sambutan terhadap mahasiswa baru Informatika UMM, kegiatan arak-arakan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa solidaritas antar mahasiswa. Dengan bantuan Komunitas Cyber Army yang merupakan komunitas suporter Informatika, arak-arakan hari ini berjalan dengan sangat meriah. “Jangan protes terhadap proses yang kawan-kawan hadapi karena nantinya sebuah proses itu akan membentuk mental kalian agar bisa menjadi insan cendikiawan di masa depan. Terakhir yang bisa saya sebutkan, Informatika Go Go Go”,pesan Raihan, Ketua Himpunan mengakhiri.

Bagaimana Harapan Orang Tua Mahasiswa Baru Terhadap Anaknya Yang Berkuliah Pada Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang?

Minggu (11/09) FT-UMM menggelar acara pertemuan dengan orang tua/ wali mahasiswa baru angkatan 2022. Kegiatan ini membuat banyak orang tua/ wali mahasiswa tenang dalam menitipkan putra/i nya berkuliah di Fakultas Teknik UMM. Pasalnya, pertemuan ini memberikan jawaban dari keresahan-keresahan mereka sebagai orang tua. Para orang tua merasa lega dan yakin bahwa FT-UMM akan menjadi tempat yang tepat untuk anaknya mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan. Mereka juga menaruh harapan besar kepada anak-anaknya yang berkuliah di UMM terutama pada Fakultas Teknik. Di Fakultas Teknik UMM seluruh program studi sudah bersiap menyambut mahasiswa baru untuk mewujudkan harapan orang tuanya, salah satu diantaranya adalah Program Studi Informatika. Wakil Dekan III Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang, Zamzami Septiropa mengatakan bahwa Program Studi Informatika saat ini merupakan jurusan terfavorit di Fakultas Teknik UMM dengan jumlah mahasiswa baru angkatan 2022 mencapai angka 495 orang. Informatika sebagai program studi yang berfokus pada penerapan dan pengembangan algoritma serta komputasi, memberikan harapan bagi mahasiswa baru 2022 yang nantinya ingin berkiprah dalam bidang teknologi informasi. Program Studi Informatika UMM menyediakan 4 bidang minat yang bisa dipilih oleh mahasiswanya antara lain, rekayasa perangkat lunak, data science, keamanan jaringan, dan game cerdas. Dengan beragamnya bidang minat yang disediakan akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa Informatika untuk mengembangkan bidang teknologi informatika sesuai dengan minatnya. Masuknya revolusi industri 4.0 dan society 5.0 merupakan salah satu alasan dari banyaknya mahasiswa baru yang meminati Prodi Informatika. Selain itu, prospek kerja yang luas dan beragam juga menjadi alasan utama meningkatnya minat seseorang terhadap bidang teknologi informatika. Dengan peluang karir yang besar tersebut membuat para orang tua menaruh harapan besar kepada anak-anaknya. “Semoga dengan masuk di Universitas Muhammadiyah Malang pada jurusan Informatika ini anak saya bisa mendapatkan ilmu,  pengalaman yang luar biasa, yang nantinya bisa terjun di lingkungan masyarakat yang berguna bagi bangsa dan negara serta orang tua”, ucap Lilik Sutiani, wali dari salah satu mahasiswa baru Informatika angkatan 2022. Santi, wali mahasiswa baru Informatika Angkatan 2022 bernama Muhammad Razzan Carveyna Hibrizi juga mengungkapkan harapannya bahwa bersama UMM pasti bisa, bisa lulus cepat, bisa bekerja, dan mandiri. “Mudah-mudahan anak saya bisa mengikuti perkuliahan dengan  baik dan setelah lulus dari sini bisa lebih sukses dari orang tuanya”, tambah Yani Susanti, orang tua dari mahasiswa baru Informatika bernama Farras Sandy Harsoyo. “Semoga kedepannya Universitas Muhammadiyah Malang dapat lebih menciptakan generasi-generasi yang berintegritas.”, ungkap Muhammad Muhlasadi, perwakilan wali mahasiswa baru Informatika mengakhiri. (CCP)

Pertemuan Wali Mahasiswa Baru Fakultas Teknik UMM Menjadi Jawaban Bagi Kekhawatiran Orang Tua

Mahasiswa baru merupakan status yang disandang oleh seseorang yang berada atau memasuki tahun pertama masa perkuliahan. Banyaknya jurusan dan program studi (prodi) yang disediakan oleh perguruan tinggi menjadi salah satu pembeda antara pendidikan di Sekolah Menengah Atas/ Kejuruan (SMA/SMK) dengan Universitas. Kesesuaian pilihan program studi yang diambil oleh mahasiswa akan sangat mempengaruhi akan seperti apa keseriusan dan keberhasilan mahasiswa ini di dalam menjalani perkuliahannya. Beberapa pertanyaan yang sering mampir dalam benak mahasiswa baru seperti biaya pendidikan yang mahal hingga cerita tentang mahasiswa yang salah memilih jurusan atau prodi membuat banyak mahasiswa baru merasa khawatir dan bingung apakah prodi yang dipilih sudah tepat atau justru sebaliknya. Minggu siang (11/09) Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang menyelenggarakan pertemuan orang tua/ wali mahasiswa baru Angkatan 2022. Acara ini sekaligus menjadi wadah diskusi antara pejabat fakultas, dan prodi, dengan orang tua mahasiswa. Keresahan dan kekhawatiran mahasiswa serta orang tua akan dapat terjawab melalui kegiatan ini. Maraknya istilah mahasiswa salah jurusan agaknya menjadi kekhawatiran yang serius bagi mahasiswa. Beberapa mahasiswa merasa masih belum mengetahui bakat dan minatnya berada di bidang apa. Beberapa lainnya diterima pada pilihan prioritas kedua yang membuatnya bimbang untuk mengambil atau menolaknya. Zamzami Septiropa selaku Wakil Dekan III bidang kemahasiswaan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang mengatakan bahwa dengan masuknya seorang mahasiswa ke jurusan yang bukan pilihan prioritasnya belum tentu akan membuat mahasiswa tersebut merasa salah jurusan, justru mahasiswa tersebut akan menemukan hal baru yang mungkin bisa menjadi tempat mengembangkan bakat barunya. Beliau juga menyampaikan bahwa dalam Fakultas Teknik UMM akan difasilitasi berbagai Lembaga intra yang bisa menjadi wadah mahasiswa untuk mengembangkan diri. Keresahan lain yang disampaikan oleh kebanyakan orang tua atau bahkan mahasiswanya sendiri adalah mengenai biaya. Para orang tua selalu mengharapkan adanya keringanan biaya dengan berbagai alasan. Gita Indah Marthasari sebagai Wakil Dekan II bidang keuangan Fakultas Teknik UMM menyampaikan bahwa ada beberapa beasiswa yang bisa diperoleh mahasiswa untuk mengurangi biaya pendidikan seperti, beasiswa saudara kandung, prestasi, dan mahasiswa baru yang masuk melalui jalur prestasi. “Akan ada potongan 20% untuk DPP bagi mahasiswa aktif yang memiliki saudara kandung yang masih aktif berkuliah di UMM” tambahnya. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, membawa angin sejuk untuk kendala dan hambatan yang dirasakan orang tua/ wali mahasiswa. Mereka merasa lega dengan jawaban pertanyaan dari Dekanat maupun pimpinan Prodi terkait segala sesuatu yang ditanyakan. Santi, orang tua dari mahasiswa baru Prodi Informatika Angkatan 2022 Bernama Muhammad Razzan Carveyna Hibrizi mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu para orang tua untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mengenai alur dan kegiatan perkuliahan. “Kami dari Kalimantan selama ini selalu browsing untuk mencari informasi dan ketika mengikuti acara ini banyak hal yang menguatkan kami bahwa ternyata tidak salah anak kami untuk berkuliah di Universitas Muhammadiyah Malang”, ucapnya mengakhiri. Motto yang dipegang teguh oleh Fakultas Teknik UMM yaitu, “tiada hari tanpa prestasi, tiada prestasi yang tidak dihargai, dan tiada pelanggaran yang tidak diberi sanksi”, mampu membangkitkan rasa optimis bagi orang tua/ wali mahasiswa baru Angkatan 2022 bahwa memasukkan anak mereka untuk berkuliah di Universitas Muhammadiyah Malang khususnya pada Fakultas Teknik adalah keputusan yang tepat. (CCP)

3 Mahasiswa Informatika UMM Raih Penghargaan sebagai Mahasiswa Lulusan Terbaik se-Fakultas Teknik Pada Wisuda Periode ke-104

3 Lulusan terbaik Fakultas Teknik dari Prodi Informatika Wisuda merupakan sebuah moment yang paling ditunggu-tunggu oleh para mahasiswa, dimana wisuda menjadi sebuah tanda pengukuhan atas kerja keras dan perjuangan mahasiswa sampai dengan  menyelesaikan studinya. Kamis (30/6) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghelat wisuda periode ke-104. Kabar baik datang dari Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). 3 Mahasiswa Prodi Informatika telah meraih penghargaan sebagai lulusan terbaik Fakultas Teknik UMM. “Saya merasa bangga karena dapat membawa Prodi Informatika UMM, membawa nama baiknya dengan menjadi lulusan terbaik Fakultas Teknik di wisuda kali ini” Ucap Tiara Intana Sari selaku Mahasiswa lulusan terbaik 1 Fakultas Teknik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99. Tidak sulit bagi Tiara, panggilan akrabnya, untuk menggapai prestasi sebagai mahasiswa terbaik. Berbekal semangat yang kuat, serta konsisten pada apa yang sedang dikerjakan. Perbanyak relasi dan mengenal banyak orang sebagai bentuk untuk membangun jejaring, karena dengan relasi yang luas dan baik akan membuat kehidupan sosial menjadi lebih damai dan akan mendapatkan manfaat lain yang bisa membantu kelak dikemudian hari. Selain itu, banyaknya program, aktivitas, serta prestasi yang diikuti dan diraih selama perkuliahan sangat bermanfaat untuk menambah bekal persiapan para lulusan dalam menghadapi dunia kerja. “Raihlah prestasi sebanyak mungkin, karena di UMM, terutama di Prodi Informatika UMM terdapat beragam program ekuivalensi yang bisa kita raih. Jadi di UMM sendiri tidak ada prestasi yang tidak dihargai.” Ujar Naufaldi Izad Firmana sebagai lulusan terbaik 3 Fakultas Teknik. Pengenalan potensi diri, dan bakat apa saja yang dimiliki para mahasiswa juga menjadi salah satu poin penting untuk membawa para mahasiswa menjadi yang terbaik dan siap untuk membangun negeri ini menjadi lebih baik. “get to know your self, know who you are, that what you want and just focus on that” pesan dari Putri Sari Asih yang mejadi Lulusan terbaik 2 Fakultas Teknik untuk para juniornya di Prodi Informatika. (CCP)

Kunjungan AKAKOM Yogyakarta

Pada hari Kamis, 26 April 2018, Prodi Teknik Informatika kedatangan tamu dari AKAKOM Yogyakarta. Pihak AKAKOM diwakili oleh 4 dosen dari seluruh prodi yang ada. Adapun tujuan kedatangan adalah untuk melakukan diskusi dan sharing tentang tata kelola prodi dan proses perubahan kurikulum. Acara tersebut dilaksanakan di ruang baca Fakultas Teknik (FT) dan dihadiri oleh Wakil Dekan I dan II FT serta Ketua dan Sekretaris Jurusan Teknik Informatika UMM dan Teknik Elektro. Pada pertemuan tersebut banyak hal yang dibicarakan. Mulai dari kebijakan tata kelola di Prodi Teknik Informatika dan Teknik Elektro UMM hingga hal-hal teknis seperti mekanisme perkuliahan. Baik pihak UMM maupun AKAKOM sama-sama memberikan ide dan masukan terkait proses pembelajaran. Harapannya, kegiatan ini akan bermanfaat bagi kedua belah pihak untuk mewujudkan proses pengelolaan yang lebih baik di level universitas hingga ke level program studi. Acara berlangsung sekitar 2 jam dan diakhiri dengan saling bertukar cindera mata oleh kedua belah pihak.

Hadapi Dunia Kerja, Teknik Informatika UMM Bekali Mahasiswa Melalui Studi Ekskursi

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Informatika kembali mengadakan SE (Studi Ekskursi) yang tahun lalu sampat vakum. Agenda kerja divisi Sosial Kemasyarakatan tersebut, merupakan studi lapang yang bertujuan untuk memberitahu mahasiswa bagaimana dunia kerja yang sebenarnya. Sehingga, mereka mendapatkan bekal yang cukup untuk menentukan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian masing-masing. SE sendiri akan dilaksanakan pada tgl 23-28 Januari dengan tujuan Jakarta, Bandung dan Jogjakarta. Pertimbangan itu dipilih karena tiga kota tersebut merupakan kawasan industri, sehingga mahasiswa memperoleh referensi yang cukup untuk dijadikan pedoman mereka di dunia kerja nantinya. Selain itu, kegiatan yang dikhususkan bagi mahasiswa angkatan 2009 dan 2010 juga bertujuan untuk memberikan referensi tempat Praktek Kerja Nyata (PKN) bagi mereka. Dikarenakan PKN wajib ditempuh oleh mahasiswa, maka SE tersebut sangat bermanfaat bagi mereka. “Kami selaku panitia sangat berharap kegiatan ini membawa hal yang positif bagi peserta nantinya. Kegiatan ini kami kemas sebaik mungkin sehingga peserta SE nantinya benar-benar dapat merasakan manfaat dari acara ini. Mereka tidak Cuma sekedar refreshing, tetapi mereka akan mendapatlan banyak ilmu yang dapat dijadikan bekal untuk PKN dan dunia kerja nantinya”, ujar Didi, Ketua Panitia SE tahun 2012. (nunung/nan)

Teknik Informatika UMM Wujudkan Tri Dharma Melalui Program Desa Binaan

Teknik Informatika (TI) UMM tidak hanya mendidik mahasiswanya untuk menjadi akademika yang sarat akan ilmu pengetahuan, melainkan juga menumbuhkan rasa sosialisme mereka. Hal tersebut terlihat dari adanya program Desa Binaan yang dikelola oleh HMJ TI UMM. Bertempat di Pedukuhan Gumuk, Desa Selorejo, Kec. Dau, anggota HMJ TI UMM memberikan pelatihan dan pengajaran kepada warga. Kegiatan rutin 2 mingguan tersebut bertujuan untuk mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu, mengamalkan Tri Dharma masyarakat dengan melakukan pengabdian kepada mereka. Kegiatan sosial tersebut dilatarbelakangi oleh tingkat pendidikan masyarakat desa tersebut masih tergolong rendah. Banyak masyarakat yang masih buta huruf dan gagap teknologi. Berdasarkan kondisi tersebut, HMJ TI UMM mengadakan pelatihan komputer bagi pelajar SD dan SMP serta mengajarkan warga sekitar baca tulis sehingga permasalahan buta huruf di desa tersebut dapat tuntas. Tidak hanya memberikan pelatihan, mereka juga mengadakan perpustakaan desa yang mana bertujuan agar masyarakat desa setempat memiliki pengetahuan yang memadai. Antusias masyarakat Pedukuhan Gumuk sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti pelatihan, baik komputer maupun baca tulis. “Melalui kegiatan ini kami berharap, masyarakat dapat bebas dari buta huruf. Mungkin dari hal kecil yang kami lakukan dapat membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat setempat. Dari program ini, kami juga sadar bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan kita agar dapat memperbaiki kehidupan mereka”, ujar Didi, Kabid Sosial Kemasyarakatan HMJ TI. Selain itu, mereka juga berharap agar program ini dapat diadopsi oleh mahasiswa lain agar masyarakat Indonesia bisa memperoleh kehidupan yang lebih baik lagi. (mei/nan)

Melalui IT Battle, Teknik Informatika UMM Tingkatkan Potensi Mahasiswa

IT Battle merupakan salah agenda tahunan Infotek jurusan informatika UMM. Kegiatan yang bertujuan untuk menggali potensi mahasiswa tersebut, berisikan perlombaan-perlombaan yang berwawasan teknologi informatika. Diantaranya , IT Intention (cerdas cermat IT), algoritma, serta pemprograman. Adapun peserta dibagi menjadi dua kategori yaitu internal yang khusus diperuntukan bagi mahasiswa Teknik Informatika UMM, sedangkan kategori eksternal diperuntukan bagi siswa SMA/SMK Se-Malang Raya. Acara yang rutin yang dilaksanakan pada semester genap tersebut, banyak di minati oleh peserta. Hal itu terlihat dari antusias peserta yang mendaftar dalam setiap perlombaan yang dilaksankan dalam IT Battle. Untuk IT Intention di ikuti oleh sepuluh , algoritma delapan , serta pemprograman lima tim. “Melalui acara ini diharapkan mahasiswa Teknik Informatika UMM memiliki kemampuan yang cukup memadai, sehingga dapat memberikan prestasi kepada jurusan agar dapat berbicara dikancah internasional”, harapan Haris selaku ketua panitia IT Battle. Kegiatan tersebut memiliki konsep yang berbeda setiap tahunnya. “Untuk pelaksanaan IT Battle selanjutnya, kami berencana mengkonsep seperti acara Gemastik baik dari segi perlombaannya maupun sistem penilaiannya. Hal tersebut bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa-mahasiswa untuk mengikuti gimnastik tahun depan”, ujar Yanuar selaku ketua Infotek . Rangkaian acara IT Battle di akhiri dengan seminar yang di ikuti oleh mahasiswa TI UMM. (nung/nan)

Membangun Kekeluargaan Melalui Kegiatan IT Camp

Teknik Informatika (TI) UMM kembali mengadakan IT Camp yang merupakan kegiatan tahunan HMJ dalam menyambut mahasiswa baru. Acara yang berlangsung pada tanggal 21-22 Oktober tersebut bertujuan untuk mempererat kekeluargaan civitas jurusan Teknik Informatika serta memperkenalkan TI UMM kepada mahasiswa baru. Bertempat di Coban Rondo, acara tersebut dibuka oleh Ir. Sudarman MT selaku Dekan Fakultas Teknik. Sesuai dengan tema yang diusung kali ini, INTENS (introduction to be experienxe for achievement), IT camp diisi dengan beberapa kegiatan seperti outbond, baksos, kerja bakti desa serta pengadaan taman baca gratis. “Kegiatan tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa TI saja, melainkan masyarakat sekitar juga diharapkan ikut merasakan manfaatnya” ujar Nur Diana selaku Ketua Pelaksana. Antusias mahasiswa baru terhadap acara ini cukup besar. Hal tersebut terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Melalui IT Camp ini, mahasiswa baru diharapkan dapat mengenal satu sama lain sehingga dapat mempererat civitas akademik Jurusan Teknik Informatika UMM. Tujuan tersebut diwujudkan dalam PESTA (Pesona Taaruf) dimana kegiatan tersebut mewajibkan peserta untuk berkenalan satu sama lain, sehingga, terjalin keakraban antar sesama peserta. “Tidak Ada Dia Kamu Ataupun Mereka Yang Ada Hanya Satu Yaitu Informatika” teriakan jargon TI oleh peserta di sekitar air terjun tersebut, merupakan puncak dari acara tersebut. Yang artinya  tidak adanya sekat antara HMJ, senior, junior dan dosen dalam Jurusan Teknik Informatika. (nan/ana)

Rapat Koordinasi Jurusan

Pada hari jumat, 18 Maret 2011 Jurusan Informatika mengadakan rapat rutin Jurusan, pada rapat ini dilakukan di Ruang Sidang Fakultas Teknik. Pada rapat koordinasi kali ini terdapat suasana yang berbeda, pada rapat kali ini Bapak Eko Budi telah menyandang gelar pasca sarjana teknik, serta terdapat pergantian posisi di Laboratorium Informatika, Semula dipimpin oleh Ibu Dwi A. P. Rahayu dengan wakil Bapak Mahar F sekarang dipimpin oleh Bapak Mahar F dengan wakil kepala laboratorium Bapak Setio Basuki. Dalam rapat kali ini juga dibahas masalah peraturan-peraturan yang juga perlu disiapkan untuk disampaikan dan disosialisasikan kepada mahasiswa, baik itu masalah praktikum serta pembayarannya, pembayaran praktikum dilakukan jika mahasiswa mengulang praktikum. Jurusan beserta jajarannya Teknik Informatika juga terus meningkatkan kelulusan mahasiswa Teknik Informatika. Dalam rapat ini juga dibahas masalah penambahan perangkat laboratorium untuk terus meningkatkan kemampuan mahasiswa, sampai saat ini peralatan yang sudah datang Router dan Catalyst yang akan segera dimanfaatkan. Teknik Informatika juga akan segera melakukan kegiatan lokakarya yang akan melibatkan beberapa pihak, baik dari praktisi, stakeholder, alumni, mahasiswa, dosen, dan pihak – pihak lain.