Prestasi Gemilang: Asriani Annisa Amran dan Satriani Jatining Rahayu Raih Predikat Wisudawan Terbaik di UMM

Malang, 10 Juni 2024 – Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mencetak prestasi gemilang dengan lahirnya dua wisudawan terbaik pada tahun ini. Asriani Annisa Amran dan Satriani Jatining Rahayu berhasil meraih predikat wisudawan terbaik pertama dan kedua dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang sangat mengesankan. Asriani Annisa Amran dinobatkan sebagai wisudawan terbaik pertama dengan IPK 3.96. Dalam wawancara singkatnya, Asriani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada dosen, keluarga, serta teman-teman yang telah memberikan dukungan selama masa studinya dan menyampaikan nasihat untuk segera menyelesaikan skripsi. “Yang penting gas terus dan jangan dilama-lamain skripsinya. Semangat,” ungkap Asriani dengan penuh semangat. Di posisi kedua, Satriani Jatining Rahayu dengan IPK 3.94 juga menunjukkan dedikasi luar biasa dalam studinya. “Tetap semangat buat ngerjain skripsinya karena UKT juga mahal,” kata Satriani dalam wawancaranya. baca juga : https://www.viva.co.id/edukasi/1718439-gara-gara-ukt-mahal-mahasiswa-di-kampus-ini-diizinkan-bayar-uang-kuliah-dengan-hasil-bumi Prestasi yang diraih oleh Asriani dan Satriani tidak hanya membanggakan keluarga dan teman-teman mereka, tetapi juga seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang. Keberhasilan mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dunia ilmu pengetahuan. Dengan pencapaian ini, Program Studi Informatika UMM semakin menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Selamat kepada Asriani Annisa Amran dan Satriani Jatining Rahayu atas prestasi gemilangnya.
Lagi!, Lulus tanpa Skripsi : Mahasiswa Program Studi Informatika UMM menjadi Wisudawan Terbaik Fakultas Teknik Periode 2 Tahun 2024!

Malang, 01 Mei 2024 – Universitas Muhammadiyah Malang kembali meraih prestasi yang membanggakan dari Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang, pada Wisuda Periode 2 tahun 2024. Prodi informatika kembali menghasilkan 3 wisudawan terbaik dari Fakultas Teknik. Hania Pratiwi Ningrum, salah satu dari ketiga wisudawan terbaik, dan mencatat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi sebesar 3.97, dan lulus melalui jalu confrence international yang di konversi ke skripsi. Hania menyebutkan untuk mendapatkan prestasi semangat dan mencari peluang adalah kunci dalam meraih prestasinya. Prestasi lainnya juga dicatat oleh, Muhammad Hidayat, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi sebesar 3.97 dan lulus melalui jalur reguler(skripsi), “Untuk ngerjain skripsi ini pokoknya jangan terlalu dengerin omongan orang, kerjain aja terus dan jangan nyerah pokoknya” ujarnya mengungkap salah satu tipsnya. Chintya Tria Diana Oktaviani, juga salah satu mahasiswa yang mencatat prestasi wisudawan terbaik dan lulus melalui jalur Ekuivalensi TA menggunakan international conference, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi sebesar 3.97 . Chintya menyebutkan bahwa perlu ada planning sejak awal untuk kuliah, dirinya juga menyebutkan bahwa dirinya juga sudah membuat planning tentang waktu lulusnya. Baginya hal ini penting untuk dirinya mendapatkan berbagai prestasi dan peluang. Mereka bertiga merupakan bukti nyata mahasiswa yang memiliki komitmen dan tekad yang kuat dalam mencapai prestasi akademik ini. Hal tersebut tentunya dilalui dengan banyak tantangan, motivasi serta kerja keras. Prestasi ini adalah suatu kebangaan bagi Program Studi Informatika UMM dan diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi para pejuang skripsi dan mahasiswa informatika lainnya.
Lulus Tanpa Skripsi Hingga Berhasil Menjadi Data Analyst; Mahasiswa Informatika Universitas Muhammadiyah Malang Lulus Jalur Ekuivalensi Sinta 2

Malang, 28 Maret 2024 – Muh. Aji Purnama Wibowo, merupakan mahasiswa Program Studi Informatika angkatan 2018. Akrab dipanggil Aji, mahasiswa berprestasi ini berhasil lulus tanpa menyelesaikan tugas akhir skripsi dan meraih gelar melalui jalur ekuivalensi dengan menerbitkan jurnal yang terakreditasi SINTA 2. Aji menjelaskan bahwa untuk lulus di jalur ekuivalensi jurnal, ia menjelaskan ia harus membuat jurnal yang kemudian dinilai oleh akreditasi SINTA 2. Sistem ini memungkin lulusan untuk langsung menuju yudisium tanpa harus melalui tahapan ujian akhir seperti skripsi, seminar proposal hingga sidang. Setelah lulus, Aji saat ini meniti karir sebagai Data Analyst di Perusahaan Seafood, PT Citra Dimensi Arthali (PT CDA). Ia menyarankan untuk mahasiswa yang ingin melamar kerja untuk memperbanyak pengalaman magang, membangun relasi, dan meningkatkan keterampilan yang relevan dengan industri IT. Menurut Aji, Bagi mereka yang bercita-cita menjadi developer atau programmer, Aji menyarankan untuk fokus pada latihan membuat aplikasi, debugging, dan memperkuat keterampilan dalam bahasa pemrograman seperti backend, frontend, atau fullstack. Sedangkan bagi yang tertarik menjadi data analyst atau scientist, latihan dalam analisis data dan penguasaan bahasa pemrograman seperti SQL, Python, atau R sangat dianjurkan.
Mahasiswa Program Studi Informatika UMM Menjadi Wisudawan Terbaik Fakultas Teknik Jalur Ekuivalensi Periode 3 Tahun 2023

Malang, 5 Mei 2023 – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali meraih prestasi yang membanggakan dari mahasiswa Program Studi Informatika pada periode 3 tahun 2023. Tiga wisudawan terbaik dari Fakultas Teknik berhasil menyelesaikan studi mereka melalui jalur ekuivalensi dengan publikasi jurnal SINTA 2. Lidya Fanky Oktavia Putri, salah satu dari ketiga wisudawan terbaik, berhasil mencatatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi sebesar 3.97. Dalam wawancaranya, Lidya mengungkapkan bahwa salah satu kuncinya untuk meraih prestasi gemilang tersebut adalah konsistensi dalam menyelesaikan penelitianya. Prestasi luar biasa juga diraih oleh Ahmad Junjung Sudrajat dan Aris Muhandisin, keduanya dengan IPK 3.94. Ahmad Junjung Sudrajat mengungkapkan bahwa salah satu strategi motivasinya adalah dengan menetapkan target-target kecil yang ingin dicapai, dan ketika mencapai tujuannya, ia selalu mempunyai tujuan untuk meningkatkan tingkat kompetensinya. Pendekatan ini membantunya tetap berfokus dan bersemangat dalam mengejar prestasi akademiknya. Sementara itu, Aris Muhandisin, yang juga meraih IPK 3.94, menjelaskan bahwa konsistensi dan semangat adalah kunci utama yang membantu dirinya untuk meraih prestasi. Menjalani setiap aspek studi dengan dedikasi tinggi dan tekad yang kuat adalah strategi yang Aris terapkan untuk mencapai kesuksesan akademiknya. Ketiganya merupakan contoh nyata dari mahasiswa yang berkomitmen untuk mencapai prestasi akademik terbaik melalui motivasi, kerja keras, dan tekad yang kuat. Prestasi mereka tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Program Studi Informatika UMM tetapi juga inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berusaha dan berprestasi. Puncak prestasi ini dirayakan dalam acara wisuda yang digelar oleh Universitas Muhammadiyah Malang pada hari Jumat, 5 Mei 2023, di mana Lidya, Ahmad, dan Aris menerima penghargaan sebagai wisudawan terbaik Fakultas Teknik periode 3 tahun 2023. Semoga prestasi mereka akan menjadi inspirasi bagi mahasiswa generasi selanjutnya untuk terus berjuang dan meraih impian mereka.
Berbagi Pengalaman Sukses Mahasiswa Informatika UMM Lulus Jalur Ekuivalensi Jurnal/Terbitan Berkala Ilmiah

Malang, 30 Juni 2023 – Muhammad Nur Ichsan, salah satu mahasiswa lulusan Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang, mengukir prestasi dengan menjadi salah satu Wisudawan terbaik dalam periode 2 pada tahun 2023. Ichsan berbagi pengalamannya tentang sukses lulus melalui jalur ekuivalensi jurnal, yang seringkali dianggap sulit oleh banyak mahasiswa. Proses jalur ekuivalensi jurnal SINTA 2 tidaklah mudah, demikian kata Ichsan dalam wawancaranya. Salah satu tantangan utama adalah pemilihan tempat publikasi jurnal yang sesuai. Ichsan menjelaskan bahwa ia menggunakan dataset dari penelitian sebelumnya sebagai dasar untuk publikasinya. Publikasi Jurnal Publikasi jurnal menjadi langkah kunci dalam proses ini. Ichsan berhasil mempublikasikan jurnalnya di RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi), sebuah publikasi dari Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAI). Namun, ia juga berbagi bahwa proses review jurnal di RESTI memerlukan kesabaran ekstra dan memakan waktu kurang lebih dari 3 bulan. Ichsan juga memberikan tips kepada mahasiswa yang ingin lulus melalui jalur ekuivalensi jurnal. “Pertama, ia menyarankan untuk maksimalkan tugas-tugas kuliah dan berikan hasil terbaik. Kedua, carilah topik yang mudah tetapi menarik untuk jurnal. Ketiga, dosen yang tertarik dengan hasil Anda akan memberikan motivasi dan arahan. Terakhir, teruslah semangat dan kerjakan tugas dengan sebaik-baiknya”. Pengalaman sukses Ichsan dalam lulus jalur ekuivalensi jurnal memberikan inspirasi bagi mahasiswa lain yang ingin mencapai prestasi serupa. Semangat dan dedikasi adalah kunci untuk meraih keberhasilan dalam perjalanan akademis.
Gunakan dan Kembangkan Chatbot SAM PRI, Prodi Informatika UMM Mampu Layani Ribuan Mahasiswa 24 Jam Setiap Hari.

Tingginya peminat dan antusiasme calon mahasiswa baru Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk mengakses berbagai informasi cukup tinggi. Hal tersebut tampak dari jumlah pengunjung web dan follower media sosial Prodi yang terus bertambah setiap harinya. Guna menghindari kesalahan informasi dan mengeliminasi resiko adanya tindak penipuan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, maka prodi Informatika UMM merilis call center/pusat aduan dan layanan Prodi Informatika. Menurut Hardianto Wibowo Sekretaris Prodi II Informatika UMM, setiap hari call center prodi selalu dibanjiri oleh pertanyaan-pertanyaan seputar aktivitas calon mahasiswa baru, akademik maupun non akademik. Pertanyaan berulang dan kebutuhan agar dapat merespon pertanyaan dengan cepat tersebutlah yang mendorong Prodi Informatika mengembangkan Chat Robot (Chatbot) untuk official call center prodi. “Chatbot ini berisi pengetahuan yang umum dan spesifik yang dibutuhkan mahasiswa, dosen, orang tua/wali mahasiswa atau juga untuk masyarakat umum yang ingin mengetahui informatika UMM” tegas Hardi. “Agar lebih mudah diingat Chatbot tersebut kami branding dengan nama SAM PRI, sebenarnya SAM PRI merupakan akronim dari Sarana Layanan Komunikasi Mahasiswa Prodi Informatika. Tapi karena di Malang terkenal Bahasa walikan, jadi Mas biasa dibalik jadi Sam, dan akhirnya seperti mengadopsi budaya lokal” sambung Hardi. Berdasarkan penelusuran kami, pengguna SAM PRI cukup mengetikkan pesan ‘Hai’, kemudian chatbot akan merespon dengan menanyakan informasi apa yang ingin ditanyakan oleh penanya. Ada 9 informasi utama yang bisa ditanyakan penanya terkait adminitrasi, kegiatan perkuliahan, Praktek Kerja Nyata (PKN) dan magang, tugas akhir, kegiatan dan pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa baru, alumni, layanan bantuan prodi serta kontak resmi prodi. Masing-masing informasi utama juga menyediakan informasi tambahan yang jumlahnya cukup banyak. “Kami merangkum berbagai knowledge yang dibutuhkan oleh berbagai pengguna SAM PRI, agar layanan ini bisa memberikan banyak manfaat”. Terang Hardi. Kedepan SAM PRI diharapkan dapat di integrasikan ke setiap Whatsapp Grup mahasiswa per Angkatan yang sudah dibentuk prodi, agar layanan chat untuk grup-grup mahasiswa yang sudah dibentuk dapat lebih optimal. “Chatbot yang dikembangkan prodi juga akan dipasang disetiap grup Monitoring Mahasiswa per Angkatan, kami juga akan meningkatkan knowledge Chatbot agar bisa mencakup infomasi baru dari layanan-layanan prodi lainnya, semoga membawa banyak manfaat bagi civitas akademika Informatika UMM” tambah Hardianto.
Sistem Informasi Manajemen Tugas Akhir (SIMANTA) Mudahkan Pelayanan Mahasiswa dalam Proses Tugas Akhir

Tampilan Homepage Sistem Informasi Manajemen Tugas Akhir (SIMANTA) Kembangkan Sistem Informasi Manajemen Tugas Akhir (SIMANTA), prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ingin memfasilitasi dan memberikan pelayanan bagi mahasiswa yang tengah mengerjakan Tugas Akhir (TA)/ Skripsi. Hal tersebut sudah diinisiasi Sejak tahun 2018, setelah prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendapat akreditasi A dari BAN-PT. Kamis pagi (14/07) Galih W Wicaksono selaku Ketua Prodi Informatika UMM menyampaikan bahwa TA kebanyakan menjadi momok atau sesuatu yang menakutkan bagi mahasiswa. Padahal jika dilihat dari bobot sks dan waktu pelaksanaan, TA sama halnya dengan mata kuliah lain pada umumnya. Untuk itu Prodi Informatika UMM berupaya memberikan kemudahan dengan layanan sistem informasi manajemen tugas akhir. SIMANTA memfasilitasi banyak hal. Tidak hanya bagi mahasiswa tetapi juga bagi pengguna lainnya. “Adanya sistem (SIMANTA) ini memberikan banyak keuntungan dari berbagai pihak seperti mahasiswa, dosen, admin/staff, dan juga pimpinan prodi maupun fakultas” terang Galih. Beragam fitur SIMANTA meningkatkan kualitas pelayanan dalam pelaksanaan TA, Galih memberikan contoh antara lain, Mahasiswa dapat mengajukan proposal melalui sistem, Mengajukan pembimbing proposal (2 orang), mencari judul TA, mengetahui jumlah kuota bimbingan dosen, bank data untuk persyaratan untuk sidang, ujian, maupun lainnya, penerbitan Surat Keterangan (SK) Pembimbing, dan opsi untuk memilih bimbingan online maupun offline. Bagi pengguna Dosen, SIMANTA menyediakan informasi terkait mahasiswa bimbingannya, berapa mahasiswanya untuk bimbingannya, status mahasisnya lulus maupun belum lulus, bank data, berkas-berkas akademik yang disiapkan untuk laporan kinerja, kepangkatan maupun kenaikan jabatan, serta dapat memberikan catatan pembimbingan maupun nilai melalui SIMANTA. Bagi Admin/ Staff, SIMANTA dapat memberikan report kegiatan dari SIMANTA, untuk operasional maupun pengelolaan TA misalnya pendaftaran TA, penjadwalan ujian, dan lain sebagainya. Terakhir, bagi Pimpinan Prodi maupun Fakultas, SIMANTA menyediakan laporan statistik untuk mahasiswa yang sudah lulus dan lain sebagainya. Semua kegiatan TA mahasiswa mampu terekam dalam SIMANTA yang sangat bermanfaat bagi peningkatan Kelulusan Tepat Waktu (KTW) dan sekaligus kualitas TA. (CCP)
Pendaftaran TA Online Dengan Enkripsi

Teknik Informatika sebagai sebuah jurusan yang merupakan ‘kiblat’ dari pengembangan teknologi informasi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang selalu berusaha untuk menciptakan terobosan-terobosan baru. Kali ini jurusan yang belum genap berusia 5 tahun ini, menciptakan suatu Sistem Informasi Manajemen Tugas Akhir yang diberi nama Enkripsi. Galih Wasis Wicaksono, Wakil Koordinator Tugas Akhir Jurusan Teknik Informatika sekaligus koordinator Enkripsi, mengatakan bahwa sistem ini nantinya diharapkan dapat menjembatani mahasiswa, dosen dan jurusan dalam proses pendaftaran, pembuatan dan penilaian Tugas Akhir. Masih menurut Galih, dalam system ini nantinya akan disediakan berbagai macam fitur untuk membantu mahasiswa dalam penyusunan Tugas Akhirnya. “Dengan menggunakan system ini, mahasiswa tidak perlu datang ke jurusan untuk mengajukan judul TAnya. Proses pemilihan dosen pembimbing judul, konsultasi hingga penyerahan hasil revisi ke dosen yang bersangkutan juga bisa dilakukan secara online. Bahkan jadwal seminar pengajuan judul pun bisa langsung dilihat secara online. Intinya system ini akan memberikan kemudahan baik bagi mahasiswa maupun bagi dosen pembimbing mahasiswa yang bersangkutan.” Demikian lanjut pria yang meraih penghargaan wisudawan dengan IPK terbaik se-fakutas teknik UMM pada tahun 2009 tersebut. Ketika ditanya apakah system ini nanti akan berpengaruh terhadap proses manual yang sudah ada sebelumnya, Galih tidak membantahnya, “Memang ada pengaruhnya, tapi tidak akan merubah urutan proses secara keseluruhan. Karena pada dasarnya system ini hanya sebagai pendukung system yang sudah ada sebelumnya. Cuma masalahnya system yang dulu itu kan, semuanya masih manual, sekarang kita coba menyisipkan unsur otomatisasinya sedikit. Karena memang ada beberapa proses yang masih harus dilakukan secara manual.” Untuk sementara, system yang dikembangkan baru menangani proses pengajuan judul hingga mahasiswa yang bersangkutan mendapatkan SK. “Kami memang mengembangkan system ini per-modul. Hal ini untuk memudahkan proses sosialisasi ke mahasiswa mengenai system yang baru tersebut. Untuk ke depannya diharapkan seluruh proses yang berhubungan dengan pendaftaran, pemgerjaan hingga penilaian Tugas Akhir bisa dilakukan secara online dengan mempergunakan system ini”, lanjut Galih. Selain Enkripsi, Jurusan Teknik Informatika juga sedang mengembangkan Sistem Informasi Manajemen PKN yang memiliki fungsi hampir sama dengan Enkripsi. Kedua system ini akan resmi di-launching bersamaan dengan peluncuran Buku Pedoman Penyusunan PKN dan Tugas Akhir yang dijadwalkan akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini. (admin)