Jalin Kerjasama 2 Institusi Antara Universitas Muhammadiyah Malang dan Glasgow Caledonian University, dan juga MIXPRO Untuk Kembangkan Teknologi Game dan Metaverse

Senin, 4 Juli 2022 Kolaborasi anatara dua institusi dan juga MIXPRO ini adalah kerjasama pertama yang dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), terutama pada prodi jurusan Informatika UMM. Dari kerjasama ini ingin mengembangkan teknologi game dan juga metaverse. Dilihat dari saat ini, perkembangan teknologi tersebut mulai ramai-ramainya digeluti karena memberikan dampak yang cukup besar pada lingkungan sekitar. Jumat (24/6) dalam acara pembukaan ini, Mario Soflano selaku Department of Applied Computer Games in Glasgow Caledonian University (GCU) mengharapkan dalam acara ini bisa menjadi ajang kick-off untuk kolaborasi yang besar di masa mendatang.“Kami percaya kolaborasi multi background dan multi cultural ini, bisa menimbulkan dampak social yang baik bagi negara terutama bagi masyarakat di dalamnya” ucapnya. Teknologi game bukan hanya untuk hiburan saja tapi juga bisa menjadi alat untuk memajukan ilmu pengetahuan dan kehidupan sosial di masa digital saat ini. Dalam pengembangannya tidak hanya perangkat maupun software saja yang dibutuhkan. Namun soft skills seperti kerjasama tim adalah kemampuan yang sangat dibutuhkan pada era seperti ini. Kolaborasi ini diharapkan bisa menjadi knowledge transfer antara mahasiswa UMM dan juga GCU yang semula bisa berguna dan berkembang di kemudian hari. “Saya berharap setiap participant dalam event ini bisa have fun dan enjoy the process. Harapan kami lainnya semoga event Game Jam ini bisa kick start untuk jadi event yang lebih besar lagi dan yang berkemungkinan untuk berkolaborasi antar institusi misalnya student and staff exchange dan juga summer school” ucap Mario. (CCP)
Kembangkan Artificial Intelligence di Bidang Batik, Prodi Informatika UMM Rintis Kemitraan dengan Paguyuban Pecinta Batik Indonesia dan Balai Besar Kerajinan Batik

Batik adalah budaya asli bangsa Indonesia yang merupakan perpaduan antara seni dan teknologi oleh para leluhur bangsa indonesia. Batik telah menjadi ciri khas bangsa Indonesia, dan secara resmi, United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) telah mengakui batik dengan dimasukkannya ke dalam daftar represntatif sebagai budaya tak-benda warisan manusia. Senin pagi (30/5) Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menuju ke Paguyuban Pecinta Batik Indonesia (PPBI) Sekar Jagad yang berlokasikan di Yogyakarta. “Kami kesini bertujuan untuk bekerjasama dengan pihak PPBI ini, karena kami ingin merintis kemintraan, dan kedepan akan mengumpulkan dataset untuk kebutuhan pengembangan Kecerdasan Artifisial atau AI (Artificial Intelligence-red). Dataset Batik ini nanti dipergunakan juga untuk kegiatan pendidikan/pembelajaran di perkuliahan atau juga untuk riset terkait batik” ucap Ir. Galih Wasis Wicaksono, S.Kom, M.Cs selaku Ketua Prodi Informatika UMM. Berdasarkan hasil diskusi ternyata PPBI Sekar Jagad menyambut baik tawaran kemitraan Prodi Informatika bahkan menawarkan beberapa rencana kerja yang dapat dikolaborasikan. Salah satunya seperti mendigitalisasi salah satu buku batik dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Informatika UMM. Prodi Informatika juga ingin melanjutkan riset terkait dengan penerapan AI di bidang batik serta menjadikannya sebagai Projek Independen bagi mahasiswa sebagai bagian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang kemudian dapat dikonversikan kedalam SKS mata kuliah ataupun hal yang lain seperti Tugas Akhir (TA). Kemudian pada Selasa pagi (31/5) Prodi Informatika UMM juga mengunjungi Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Kementerian Perindustrian Indonesia yang juga berlokasi di Yogyakarta. “Tujuan kami masih dalam rangka rintisan kemitraan untuk gathering informasi terkait riset AI di bidang batik. Selain kami juga masih melakukan pengumpulan dataset batik, dan juga ingin mengetahui terkait produk teknologi BBKB” ujar Galih. Berdasarkan hasil kunjugan ke BBKB, pihak BBKB membuka peluang kolaborasi penelitian dan magang serta menyediakan dataset yang dapat dipergunakan untuk riset atau projek independen mahasiswa Informatika UMM. BBKB juga mendemonstrasikan beberapa aplikasi dibidang batik yang dimiliki, diantaranya Batik Analyzer dan Nadin. Batik Analyzer ini digunakan untuk mengklasifikasi jenis batik tulis, cap, print, dan lain sebagainya. Sedangkan aplikasi Nadin diperuntukan untuk pencocokan warna atau color matching dari bahan pewarna alami, yang akan digunakan sebagai pewarna batik. Merujuk pada hasil diskusi, pihak BBKB juga menawarkan kerjasama dengan prodi Informatika UMM untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi tersebut. “Berangkat dari hal ini, kunjungan ini membuka peluang para mahasiswa Informatika UMM untuk ikut serta dalam pengembangan aplikasi-aplikasi BBKB. Harapannya agar mereka bisa menambah pengalaman dan kompetensi mahasiswa” ucap Galih terkait hal tersebut. Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Prodi 1 dan 2, Kepala Laboratorium dan Koordinator MBKM Prodi Informatika UMM. (CCP)
Bangun Kolaborasi dengan Binar Academy, Prodi Informatika UMM Buka Peluang 100 Mahasiswa Mengikuti MBKM

Pengalaman kerja bukan hanya diperoleh saat bekerja sebagai pekerja tetap di suatu instansi atau perusahaan. Banyak juga perusahaan yang mempertimbangkan pengalaman seorang mahasiswa fresh graduate berdasarkan aktivitas internship/ magang sebagai bagian dari pengalaman kerja yang dipersyaratkan oleh perusahaan tersebut. Pelamar kerja pastinya perlu unjuk diri, kemampuan dan kompetensi dengan memberikan informasi kepada pemberi kerja dalam hal ini perusahaan/ instansi terkait kinerja mereka ketika magang. Melihat hal tersebut, Ir. Galih Wasis Wicaksono, S.Kom, M.Cs selaku ketua Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ingin membuka peluang yang sebesar-besarnya kepada para mahasiswa Informatika UMM untuk bisa mengikuti kegiatan magang atau praktik kerja pada program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM). “Antusiasme mahasiswa Informatika UMM untuk mengikuti kegiatan MBKM ini sangatlah tinggi” ujar Galih terkait minat mahasiswa dalam program MBKM. “untuk itu kita fasilitasi dengan menjalin kemitraan dan akses yang seluas-luasnya bagi mahasiswa” tambahnya. Dari beberapa mitra yang bekerjasama dengan UMM, Binar Academy adalah salah satu Mitra dalam kegiatan MBKM yang sudah menjalin komunikasi intens. Pada program Studi Independen Bersertifikat (SIB) batch 2, Prodi Informatika UMM telah mengirimkan 5 mahasiswanya untuk berkesempatan meningkatkan keterampilan di Binar Academy. Sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi, Prodi Informatika UMM melakukan kunjungan ke Binar Academy pada Senin (30/5), selain mengetahui progres pelaksanaan SIB Batch II, Prodi Informatika UMM juga diberikan slot kuota 100 orang mahasiswa untuk dapat mengembankan keterampilan untuk 9 course yang ditawarkan oleh Binar Academy dalam program SIB batch 3. Pada keterangan yang disampaikan, Galih W Wicaksono menjelaskan bahwa Program SIB yang dilakukan mahasiswa dapat dikonversi sampai dengan 20 SKS. “SIB di Binar Academy sangat menarik, karena terdiri dari beberapa chapter, ada yang sifatnya self paced learning, tapi dengan bimbingan mentor, dan diakhir akan ada project based chapter yang relevan dan up to date dengan perkembangan industri” tambah Galih. “Selain itu, kolaborasi saat pengembangan project yang melibatkan beragam talenta digital, dari berbagai Perguruan Tinggi meningkatkan soft skill mahasiswa seperti kemampuan bekerja dalam tim, komunikasi dan tanggung jawab. Tentu saja ini sangat penting bagi mahasiswa”. tutup Galih dalam keterangannya. Diharapkan dalam kerjasama antara prodi Informatika UMM dengan beberapa Mitra yang lain pada batch 3 nantinya dapat membuka banyak peluang bagi para mahasiswa Informatika UMM untuk dapat terus belajar dan menggali berbagai pengalaman dalam dunia industri. (CCP)
Songsong Era Baru Teknologi Metaverse, Prodi Informatika UMM dan MIXPRO Kembangkan Proyek UMM Metaverse

Sampai saat ini gaung Metaverse sejak pertama kali dicetuskan Marc Zuckerberg masih dan terus bergema menjadi perbincangan di kalangan masyarakat global. Gebrakan dari inovasi industri teknologi digital ini lahir dari penggabungan dari teknologi Virtual Reality dan Augmented Reality yang kemudian banyak dikenal dengan istilah Extended Reality. Metaverse membawa perubahan yang tidak hanya menciptakan era baru web 3.0, juga mendorong dunia virtual yang immersive di masa depan serta dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat luas. Prodi Informatika UMM bergerak cepat untuk ambil bagian dalam riset dan pengembangan Metaverse. Minggu (29/5) Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan kunjungan ke MIXPRO untuk kembangkan UMM Metaverse. Salah satu proyek yang bertujuan untuk mengembangkan landscape UMM dalam dunia virtual. MIXPRO sendiri adalah perusahaan di bidang entertainment yang memiliki divisi khusus dalam mengembangkan teknologi Metaverse. “Kunjungan ini merupakan bagian dari kerjasama Prodi Informatika UMM dengan MIXPRO yang memiliki 2 tujuan, yaitu untuk pengembangan proyek UMM Metaverse dan juga untuk rintisan pendirian pusat unggulan atau Center of Excellence Sekolah Metaverse” ujar Ir. Galih Wasis Wicaksono, S.Kom, M.Cs selaku ketua Prodi Informatika UMM. Galih menjelaskan, nantinya untuk Project UMM Metaverse ini akan membuka pelibatan mahasiswa dan juga dosen dari 2 Prodi yaitu Informatika dari Fakultas Teknik dan Ilmu Komunikasi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM. “Secara garis besar Informatika nanti akan menangani pengembangan Metaverse dari sisi perangkat lunaknya, misal dengan Unreal atau support dari sisi programmer. Sedangkan Prodi Ilmu Komunikasi akan ada di sisi dari narasi, skenario, konsep Metaverse-nya dan juga 3D artist-nya. Juga tidak menutup kemungkinan jika ada dari Prodi lain yang tertarik bergabung, kita sediakan ruang untuk kolaborasi” terangnya. Pengembangan proyek UMM Metaverse ini diharapkan dapat ditampilkan dalam gelaran Muktamar Muhammadiyah ke-48 di bulan November 2022 nanti yang akan dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Project UMM Metaverse, juga diharapkan mampu memberikan vibrasi positif yang kemudian nantinya akan ada mendorong proyek-proyek lanjutan untuk rekruitmen mahasiswa yang memiliki kemampuan coding yang mendukung pengembangan Metaverse bersama MIXPRO. Terkait dari tujuan selanjutnya, Galih W Wicaksono, menjelaskan terkait rencana rintisan pusat unggulan atau Center of Excellence (CoE) adalah sebagai tambahan kompetensi bagi mahasiswa yang tertarik untuk mengembangkan metaverse. Sistem yang digagas berupa pelatihan selama 1 semester untuk menguatkan dari sisi programming, virtual reality, dan augmented reality yang dinamakan Metaverse Academy. Kemudian mahasiswa akan mengikuti magang di Metaverse Project yang saat ini bermitra dengan MIXPRO. “Harapannya adalah nanti mahasiswa yang sudah berpengalaman bekerja/mengembangkan produk di bidang metaverse atau bidang lainnya seperti SandBox dapat diserap oleh Industri bahkan sebelum lulus” ucap Galih. (CCP)
Lolos Pendanaan PKMKC, Mahasiswa Informatika UMM Ciptakan Karya IoT di Bidang Pertanian untuk Meningkatkan Mutu Produksi Komoditas Pangan

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang pesat. Istilah Internet of Things (IoT) sering kali terdengar akhir-akhir ini. Ekosistem IoT di Indonesia sendiri juga makin terus berkembang dan memiliki potensi besar. IoT sendiri tidak hanya hadir pada sektor industri saja, melainkan di berbagai sektor terutama pada sektor pertanian. Malang (31/5) dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tim mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang beranggotakan 4 personil berhasil lolos ke tahap pendanaan Tahun 2022. Mereka berhasil lolos ke tahap ini dengan membawa ide implementasi Internet of Things (IoT) di sektor pertanian khususnya tanaman bawang merah. Berangkat dari peristiwa gagal panen pada tanaman bawang merah, Iqbal dan tim berinisiatif mengembangkan produk yang diintegrasikan antara arduino dan bot pada aplikasi Telegram. “Kami tahu peristiwa gagal panen sering terjadi khususnya untuk tanaman bawang merah. Kami berinisiatif mengembangkan produk yang diintegrasikan antara arduino dan bot pada Telegram guna menekan adanya perisitiwa tersebut sehingga besar harapan kami dengan alat ini dapat meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi komoditas pangan khususnya dalam sektor bawang merah dengan mengusung teknologi yang terbarukan” ujar Iqbal selaku ketua tim. (CCP)
Hadapi MBKM dan Pandemi Covid-19 Prodi Informatika UMM Siapkan Strategi Khusus di Tahun 2021

Tahun 2020 bisa jadi menjadi tahun yang cukup berat bagi seluruh institusi Pendidikan, termasuk bagi Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pandemi Covid-19 yang terjadi awal tahun 2020 telah memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap penyelenggaraan pendidikan khususnya di program studi. Menurut Gita Indah Marthasari, S.T. M.Kom selaku Ketua Program Studi Informatika, selain kegiatan pembelajaran, praktikum dan kegiatan pengembangan iklim akademik di prodi yang dilaksanakan secara daring, beberapa kegiatan pengembangan SDM seperti workshop dan kunjungan industri yang sudah direncanakan di tahun 2020 terpaksa harus ditunda. “Beberapa kegiatan rutin seperti pengenalan mahasiswa baru, kuliah perdana dan kuliah tamu tetap kita laksanakan secara daring” tegas Kaprodi Informatika tersebut. Menyongsong tahun 2021 Prodi Informatika UMM berupaya mempersiapkan dan melakukan mitigasi terhadap seluruh resiko melalui penyelenggaran Rapat Penyusunan Kegiatan dan Anggaran tahun 2021. Dekan Fakultas Teknik UMM, Dr. Ahmad Mubin dalam sambutannya menegaskan Kembali kesiapan penyelenggaran pendidikan ditengah pandemic Covid-19 agar tidak merugikan mahasiswa namun tetap menjamin mutu dan kualitas pelaksanaan pembelajaran. “Tetap skala prioritas terletak pada kelulusan tepat waktu mahasiswa meskipun ditengah pandemi” pesan Dekan FT UMM dalam sambutannya. Rapat Penyusunan Kegiatan dan Anggaran pada dasarnya merupakan kegiatan Rutin Prodi Informatika yang dilaksanakan disetiap akhir tahun, akan tetapi pada tahun ini sedikit berbeda karena dilaksanakan dalam kondisi pandemi. Selain itu Prodi Informatika juga dituntut untuk merumuskan kegiatan yang adaptif dengan pelaksanaan Medeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). MBKM merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat menempuh pembelajaran lintas prodi baik pada perguruan tinggi yang sama maupun pada perguruan tinggi lain. Selain itu mahasiswa juga dapat mengikuti kegiatan seperti magang, asistensi mengajar, penelitian/riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi/proyek independen dan membangun desa/ kuliah kerja nyata tematik. Penyelenggaraan MBKM mendorong Prodi Informatika UMM untuk membangun kemitraan melalui pendekanan triple helix, dimana Prodi sebagai komponen akademisi bersama industri dan pemerintah memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk dapat mengembangkan diri melalui 8 skema MBKM. Oleh karena itu di tahun 2021 diharapkan penguatan-penguatan kerjasama dan penyelenggaraan tri dharma pendidikan akan beorientasi pada MBKM. Prodi Informatika UMM juga berupaya merumuskan kegiatan dan anggaran tahun 2021 dengan berpedoman pada hasil dan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Tambahan (IKT) yang telah ditentukan. Hal ini sebagai perwujudan penyelenggaraan pendidikan yang taat azas dan berbudaya mutu. Selain itu program dan kegiatan yang digagas dan direncanakan di tahun 2021 diselaras dengan tonggak pencapaian (milestone) yang dirumuskan dalam Rencana Strategis Fakultas Teknik dan Rencana Operasional Prodi, pemenuhan tri dharma juga mulai diarahkan pada national competitiveness. Kegiatan yang digelar selama dua hari ini telah berhasil merumuskan berbagai kegiatan termasuk anggaran beserta indikator yang akan dicapai melalui pelaksanaan kegiatan. Beberapa kegiatan pengembangan sumber daya manusia (SDM), pengembangan riset dan pengabdian yang berskala internasional serta pemenuhan terhadap capaian tri dharma baik oleh dosen maupun mahasiswa coba diinisiasi guna mendorong dan meningkatkan kualitas mahasiswa di Prodi Informatika UMM. Sehingga diharapkan di tahun 2021 seluruh kegiatan yang telah dirancang dapat terlaksana dengan lancar.
Benchmarking Pengelolaan IT/Website/Media Sosial, Pembuatan Infografis, dan Pemanfaatan Multimedia oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan melakukan studi banding di Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Muhammadiyah Malang yang dilaksanakan hari Rabu 23 Desember 2020. Pada kesempatan tersebut Dr. Nasrulloh, S.Ag., M.Hum. selaku Kepala Sub Bidang Diklat Fungsional, menyampaikan bahwa tujuan adanya kunjungan dan studi banding ini adalah untuk berdiskusi dan sharing mengenai pengelolaan IT/Website/Media Sosial, pembuatan infografis, dan pemanfaatan multimedia yang ada di Prodi Informatika Khususnya dalam era pandemi sekarang ini, penyampaian informasi secara efisien dan tepat sasaran tentu sangat diperlukan. Pembuatan Infografis sangat membantu dalam menjelaskan suatu informasi karena penyampaiannya secara visual mampu membuat pembaca lebih cepat paham dibandingkan penjelasan dengan teks saja. Kegiatan ini juga bertujuan dalam rangka sebagai langkah awal membangun elaborasi kerja sama antara kedua belah pihak dalam mewujudkan “Kampus Merdeka”.
Tech Talk Special Ramadhan (Workers di Masa Pandemi)

#workfromhome adalah hal yg biasa bagi IT developer dan IT engineer. Bahkan jauh sebelum pandemi #Covid19 di dunia software development sudah mengenal istilah remote worker. Kegiatan webinar yang diselenggarakan pada Selasa, 19 Mei 2020 dengan tema Tech Talk Special Ramadhan edisi II “Peluang dan Tantangan IT Remote Workers di Masa Pandemi” membahas apa saja tantangan dan peluang yg dihadapi selama periode pandemi. Webinar edisi II terbagi dalam 2 sesi, narasumber pada sesi 1 adalah alumni-alumni Informatika UMM sekaligus praktisi remote worker Mardhatilah Firdayana, S.Kom., (Dinkum Interactive, Philadelphia) dan Arini Rahmawati Rosyadi, M.Kom. (Wallex, Singapura). Narasumber pada sesi 2 adalah Ust Ahmad Fatoni LC. M.Ag., Kaprodi Pend Bahasa Arab UMM mebawakan tausyiah tentang pentingnya Ikhlas dalam Bekerja bersama. Bincang-bincang dan tausyiah dimoderatori oleh Ibu. Evi Dwi Wahyuni, M.Kom selaku dosen Informatika dan Kepala Unit Divisi Data dan Informasi UMM.
Kunjungan dan Studi Banding Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Jakarta

Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melalukan kunjungan dan studi banding ke Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Selasa, 4 Februari 2020. Dalam kesempatan tersebut Ketua Program Studi Teknik Informatika UMJ, Rita Dewi Risanty, M.M.S.I mengungkapkan bahwa tujuan adanya kunjungan dan studi banding ini adalah untuk berdiskusi dan sharing mengenai pengembangan kurikulum, sharing kebutuhan industri di bidang Teknik Informatika, dan program kerja kegiatan mahasiswa. Selain itu dengan adanya diskusi ini diharapkan dapat berbagi pengalaman atau sharing baik dalam bidang akademik maupun non akademik.
Jalin Silaturahmi, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Metro Melakukan Kunjungan ke Program Studi Informatika UMM

Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menerima kunjungan dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Metro Lampung, Rabu (22/1/20). Rombongan sebanyak 60 mahasiswa beserta Bapak Ibu Dosen Pendamping diterima oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) UMM, Gita Indah Marthasari, S.T., M.Kom, yang dipusatkan di Ruang Sidang Fakultas Teknik Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3, Kampus 3 UMM. Kunjungan ini bertujuan untuk saling sharing, bertukar ide atau gagasan, serta memperluas jaringan kerjasama antar kedua belah lembaga. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas mutu pengelolaan atau manajemen Pendidikan disebuah Perguruan Tinggi, dengan harapan lulusan yg dihasilkan mampu mengimplementasikan teori, pengalaman dan soft skill yang didapatkan untuk memajukan pendidikan dan bermanfaat untuk masyarakat bangsa dan Negara.