Mendampingi Generasi Digital: Universitas Muhammadiyah Malang Gelar Pertemuan Wali Mahasiswa Baru 2024 di Dome UMM

Malang, Sabtu (07/09/2024) – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan pertemuan wali mahasiswa baru di Dome UMM. Acara ini diadakan untuk memperkenalkan sistem pembelajaran, lingkungan kampus, serta fasilitas yang akan mendukung studi putra-putri selama menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang. Bapak Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, SE., M.Si menyampaikan paparan mengenai berbagai fasilitas dan layanan akademik yang mendukung pembelajaran, seperti laboratorium, perpustakaan, serta pusat layanan mahasiswa. Selain itu, para wali juga dijelaskan mengenai proses perkuliahan dan kurikulum yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini. Di akhir acara, beberapa wali mahasiswa baru dari Informatika menyampaikan kesan positif. Mereka merasa lebih tenang setelah mendapatkan gambaran tentang dukungan kampus terhadap perkembangan akademik dan non-akademik putra-putri mereka. Ada pula yang berharap agar putra-putri mereka bisa memanfaatkan segala fasilitas yang tersedia untuk berkembang lebih baik selama masa perkuliahan. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan terjalin sinergi antara pihak kampus dan wali mahasiswa dalam mendukung kesuksesan akademik dan pengembangan diri mahasiswa selama menempuh pendidikan di UMM.
Bagaimana Harapan Orang Tua Mahasiswa Baru Terhadap Anaknya Yang Berkuliah Pada Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang?

Minggu (11/09) FT-UMM menggelar acara pertemuan dengan orang tua/ wali mahasiswa baru angkatan 2022. Kegiatan ini membuat banyak orang tua/ wali mahasiswa tenang dalam menitipkan putra/i nya berkuliah di Fakultas Teknik UMM. Pasalnya, pertemuan ini memberikan jawaban dari keresahan-keresahan mereka sebagai orang tua. Para orang tua merasa lega dan yakin bahwa FT-UMM akan menjadi tempat yang tepat untuk anaknya mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan. Mereka juga menaruh harapan besar kepada anak-anaknya yang berkuliah di UMM terutama pada Fakultas Teknik. Di Fakultas Teknik UMM seluruh program studi sudah bersiap menyambut mahasiswa baru untuk mewujudkan harapan orang tuanya, salah satu diantaranya adalah Program Studi Informatika. Wakil Dekan III Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang, Zamzami Septiropa mengatakan bahwa Program Studi Informatika saat ini merupakan jurusan terfavorit di Fakultas Teknik UMM dengan jumlah mahasiswa baru angkatan 2022 mencapai angka 495 orang. Informatika sebagai program studi yang berfokus pada penerapan dan pengembangan algoritma serta komputasi, memberikan harapan bagi mahasiswa baru 2022 yang nantinya ingin berkiprah dalam bidang teknologi informasi. Program Studi Informatika UMM menyediakan 4 bidang minat yang bisa dipilih oleh mahasiswanya antara lain, rekayasa perangkat lunak, data science, keamanan jaringan, dan game cerdas. Dengan beragamnya bidang minat yang disediakan akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa Informatika untuk mengembangkan bidang teknologi informatika sesuai dengan minatnya. Masuknya revolusi industri 4.0 dan society 5.0 merupakan salah satu alasan dari banyaknya mahasiswa baru yang meminati Prodi Informatika. Selain itu, prospek kerja yang luas dan beragam juga menjadi alasan utama meningkatnya minat seseorang terhadap bidang teknologi informatika. Dengan peluang karir yang besar tersebut membuat para orang tua menaruh harapan besar kepada anak-anaknya. “Semoga dengan masuk di Universitas Muhammadiyah Malang pada jurusan Informatika ini anak saya bisa mendapatkan ilmu, pengalaman yang luar biasa, yang nantinya bisa terjun di lingkungan masyarakat yang berguna bagi bangsa dan negara serta orang tua”, ucap Lilik Sutiani, wali dari salah satu mahasiswa baru Informatika angkatan 2022. Santi, wali mahasiswa baru Informatika Angkatan 2022 bernama Muhammad Razzan Carveyna Hibrizi juga mengungkapkan harapannya bahwa bersama UMM pasti bisa, bisa lulus cepat, bisa bekerja, dan mandiri. “Mudah-mudahan anak saya bisa mengikuti perkuliahan dengan baik dan setelah lulus dari sini bisa lebih sukses dari orang tuanya”, tambah Yani Susanti, orang tua dari mahasiswa baru Informatika bernama Farras Sandy Harsoyo. “Semoga kedepannya Universitas Muhammadiyah Malang dapat lebih menciptakan generasi-generasi yang berintegritas.”, ungkap Muhammad Muhlasadi, perwakilan wali mahasiswa baru Informatika mengakhiri. (CCP)
Pertemuan Wali Mahasiswa Baru Fakultas Teknik UMM Menjadi Jawaban Bagi Kekhawatiran Orang Tua

Mahasiswa baru merupakan status yang disandang oleh seseorang yang berada atau memasuki tahun pertama masa perkuliahan. Banyaknya jurusan dan program studi (prodi) yang disediakan oleh perguruan tinggi menjadi salah satu pembeda antara pendidikan di Sekolah Menengah Atas/ Kejuruan (SMA/SMK) dengan Universitas. Kesesuaian pilihan program studi yang diambil oleh mahasiswa akan sangat mempengaruhi akan seperti apa keseriusan dan keberhasilan mahasiswa ini di dalam menjalani perkuliahannya. Beberapa pertanyaan yang sering mampir dalam benak mahasiswa baru seperti biaya pendidikan yang mahal hingga cerita tentang mahasiswa yang salah memilih jurusan atau prodi membuat banyak mahasiswa baru merasa khawatir dan bingung apakah prodi yang dipilih sudah tepat atau justru sebaliknya. Minggu siang (11/09) Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang menyelenggarakan pertemuan orang tua/ wali mahasiswa baru Angkatan 2022. Acara ini sekaligus menjadi wadah diskusi antara pejabat fakultas, dan prodi, dengan orang tua mahasiswa. Keresahan dan kekhawatiran mahasiswa serta orang tua akan dapat terjawab melalui kegiatan ini. Maraknya istilah mahasiswa salah jurusan agaknya menjadi kekhawatiran yang serius bagi mahasiswa. Beberapa mahasiswa merasa masih belum mengetahui bakat dan minatnya berada di bidang apa. Beberapa lainnya diterima pada pilihan prioritas kedua yang membuatnya bimbang untuk mengambil atau menolaknya. Zamzami Septiropa selaku Wakil Dekan III bidang kemahasiswaan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang mengatakan bahwa dengan masuknya seorang mahasiswa ke jurusan yang bukan pilihan prioritasnya belum tentu akan membuat mahasiswa tersebut merasa salah jurusan, justru mahasiswa tersebut akan menemukan hal baru yang mungkin bisa menjadi tempat mengembangkan bakat barunya. Beliau juga menyampaikan bahwa dalam Fakultas Teknik UMM akan difasilitasi berbagai Lembaga intra yang bisa menjadi wadah mahasiswa untuk mengembangkan diri. Keresahan lain yang disampaikan oleh kebanyakan orang tua atau bahkan mahasiswanya sendiri adalah mengenai biaya. Para orang tua selalu mengharapkan adanya keringanan biaya dengan berbagai alasan. Gita Indah Marthasari sebagai Wakil Dekan II bidang keuangan Fakultas Teknik UMM menyampaikan bahwa ada beberapa beasiswa yang bisa diperoleh mahasiswa untuk mengurangi biaya pendidikan seperti, beasiswa saudara kandung, prestasi, dan mahasiswa baru yang masuk melalui jalur prestasi. “Akan ada potongan 20% untuk DPP bagi mahasiswa aktif yang memiliki saudara kandung yang masih aktif berkuliah di UMM” tambahnya. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, membawa angin sejuk untuk kendala dan hambatan yang dirasakan orang tua/ wali mahasiswa. Mereka merasa lega dengan jawaban pertanyaan dari Dekanat maupun pimpinan Prodi terkait segala sesuatu yang ditanyakan. Santi, orang tua dari mahasiswa baru Prodi Informatika Angkatan 2022 Bernama Muhammad Razzan Carveyna Hibrizi mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu para orang tua untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mengenai alur dan kegiatan perkuliahan. “Kami dari Kalimantan selama ini selalu browsing untuk mencari informasi dan ketika mengikuti acara ini banyak hal yang menguatkan kami bahwa ternyata tidak salah anak kami untuk berkuliah di Universitas Muhammadiyah Malang”, ucapnya mengakhiri. Motto yang dipegang teguh oleh Fakultas Teknik UMM yaitu, “tiada hari tanpa prestasi, tiada prestasi yang tidak dihargai, dan tiada pelanggaran yang tidak diberi sanksi”, mampu membangkitkan rasa optimis bagi orang tua/ wali mahasiswa baru Angkatan 2022 bahwa memasukkan anak mereka untuk berkuliah di Universitas Muhammadiyah Malang khususnya pada Fakultas Teknik adalah keputusan yang tepat. (CCP)