Gemuruh UMM Dome Saksi Bisu! Muh. Daeng Ariel Windra Kaputra Sabet Juara 3 Kumite Beregu di Open Karate Championship 2026

Universitas Muhammadiyah Malang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu lumbung lahirnya mahasiswa berprestasi di bidang olahraga. Kali ini, kabar membanggakan datang dari arena bela diri, di mana salah satu mahasiswa terbaik, Muh. Daeng Ariel Windra Kaputra, sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang kejuaraan karate tingkat nasional. Dalam kompetisi ketat bertajuk Open Karate Championship 2026, Muh. Daeng Ariel yang turun di kategori Juara 3 Kumite Beregu Mahasiswa Putra berhasil naik ke podium kemenangan setelah menyisihkan berbagai kontingen tangguh dari berbagai daerah. Kejuaraan bergengsi ini memperebutkan piala paling terhormat di lingkungan kampus, yaitu Piala Rektor Universitas Muhammadiyah Malang. Pergelaran akbar ini dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2026 bertempat di UMM Dome, sebuah sarana olahraga ikonik di Kota Malang yang dipadati oleh ratusan penonton dan pendukung masing-masing kontingen. Kompetisi ini berlangsung dengan standar profesionalisme tinggi berkat pengawasan dan dukungan penuh dari Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Jawa Timur. Kehadiran badan resmi ini memastikan bahwa setiap pertandingan berjalan dengan regulasi yang adil dan kompetitif. Keberhasilan Muh. Daeng Ariel Windra Kaputra dalam membawa pulang medali perunggu di kategori Kumite Beregu tidak dicapai dengan mudah. Diperlukan strategi yang matang, ketahanan fisik yang prima, serta kerja sama tim yang solid untuk menghadapi serangan-serangan cepat dari lawan di kelas mahasiswa putra. Prestasi ini secara resmi diakui dan dicatat oleh pihak universitas melalui penerbitan sertifikat penghargaan. Apresiasi dari Pimpinan Universitas dan FORKI Keberhasilan penyelenggaraan acara sekaligus pencapaian para atlet ini mendapat apresiasi tinggi dari para tokoh penting yang turut menandatangani sertifikat prestasi tersebut, antara lain: • Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, yang terus berkomitmen mendukung penuh pembinaan minat dan bakat mahasiswa di luar jalur akademik. • Syamsul Muarif, S.E., M.M. sebagai Ketua Umum FORKI Provinsi Jawa Timur, yang berharap ajang ini dapat menjaring bibit-bibit atlet karate potensial untuk masa depan. • Ir. Ary Bakhtiar, S.P., M.Si, IPM., ASEAN Eng. selaku Ketua Panitia, yang sukses mengawal jalannya kompetisi dari awal hingga akhir dengan aman dan tertib. Pihak universitas berharap pencapaian luar biasa yang diraih oleh Muh. Daeng Ariel Windra Kaputra ini tidak hanya berhenti sampai di sini, melainkan dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa lainnya untuk terus menggali potensi diri dan berani berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi. Selamat kepada sang juara, semoga prestasi ini menjadi awal dari langkah-langkah besar menuju kejuaraan internasional di masa mendatang!  

Menjawab Tantangan Masa Depan: Mahasiswa Informatika UMM Siap Bedah Inovasi Teknologi Mutakhir di Seminar Hasil

Dunia teknologi bergerak dengan kecepatan yang sulit dikejar, dan Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang tidak berniat untuk sekadar menjadi penonton. Melalui gelaran Seminar Hasil Penelitian Mahasiswa, prodi ini bersiap menyajikan panggung diseminasi ilmiah yang tidak hanya sekadar pemenuhan syarat kelulusan, melainkan sebuah unjuk gigi inovasi digital yang siap membawa dampak nyata bagi masyarakat. Bukan lagi rahasia bahwa riset-riset yang lahir dari rahim Informatika UMM selalu sarat akan pemecahan masalah konkret. Melalui forum terbuka ini, para peneliti muda ini akan diuji untuk membuktikan sejauh mana teknologi yang mereka rancang mampu menjawab tantangan industri dan sosial di era transformasi digital. Sebagai wadah presentasi ilmiah yang inklusif, seminar hasil kali ini akan membedah berbagai rumpun keilmuan informatika yang sedang menjadi primadona di dunia global. Para pemateri akan memaparkan eksplorasi terdalam mereka pada beberapa fokus utama: 1. Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) & Machine Learning Salah satu topik yang paling dinantikan adalah bagaimana mahasiswa mengimplementasikan algoritma cerdas untuk menyelesaikan masalah kompleks. Mulai dari sistem deteksi dini di bidang kesehatan, computer vision untuk efisiensi industri, hingga optimalisasi deep learning yang mampu memprediksi tren masa depan secara presisi. Pembaca akan disuguhkan bagaimana AI bukan lagi sekadar tren, melainkan alat bantu nyata yang efisien. 2. Big Data & Rekayasa Data (Data Science) Di era di mana data adalah “emas baru”, para mahasiswa Informatika UMM juga memamerkan bagaimana mereka mengolah jutaan informasi mentah menjadi keputusan strategis. Riset di bidang ini mencakup analisis sentimen publik di media sosial, sistem rekomendasi berbasis perilaku pengguna, hingga pemodelan data prediktif untuk sektor ekonomi dan publik. 3. Pengembangan Sistem Cerdas dan Keamanan Siber (Cybersecurity) Membangun sistem digital yang canggih tentu wajib diimbangi dengan proteksi yang kuat. Beberapa materi seminar akan mengupas tuntas arsitektur perangkat lunak modern, integrasi IoT (Internet of Things) untuk Smart City, hingga pengujian celah keamanan pada sistem guna menangkal ancaman siber yang kian masif. Bagi mahasiswa, dosen, maupun penggiat teknologi umum, seminar ini bukan sekadar presentasi kaku penuh baris kode yang membosankan. Forum ini didesain sebagai ruang dialektika yang interaktif. Pembaca dan audiens yang hadir akan mendapatkan insight segar mengenai bagaimana sebuah ide abstrak diubah menjadi metodologi ilmiah, lalu dieksekusi menjadi produk teknologi terapan. Lebih dari itu, acara ini menjadi ajang skouting talenta bagi para akademisi maupun praktisi industri yang ingin melihat langsung bibit-bibit inovator muda dengan pemikiran disruptif. Dengan memegang teguh prinsip “Informatika Berdampak untuk Negeri”, setiap sesi dalam seminar hasil ini diharapkan mampu memantik inspirasi baru, memicu kolaborasi riset yang lebih besar, dan membuktikan bahwa inovasi terbaik adalah inovasi yang berhasil keluar dari lab komputer dan masuk ke dalam kehidupan masyarakat.  

Inovasi Mahasiswi Informatika UMM Sabet Medali Perak di Ajang Nasional Faperta Fair 9 Lombok

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di tingkat nasional. Tim mahasiswi dari Program Studi Informatika berhasil meraih Medali Perak (Silver Medal) pada kategori Essay Teknologi dalam ajang Faperta Fair 9 (Futuristic and Prestige Research, Technology and Art) yang diselenggarakan di Lombok Ajang Faperta Fair 9 merupakan kompetisi bergengsi hasil kolaborasi antara Sentosa Foundation dengan Universitas Muhammadiyah Mataram. Kompetisi ini menantang para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk melahirkan gagasan riset dan inovasi teknologi yang mampu menjadi solusi atas berbagai tantangan masa depan. Tahun ini, persaingan sangat ketat karena diikuti oleh puluhan delegasi dari berbagai provinsi. Tim yang beranggotakan Atika Rokhma, Lira Aurora Verina, dan Jasmine Najwati Qolbiy berhasil menorehkan prestasi melalui inovasi berjudul “Eco-Pilah RecyAI 2045”, sebuah rancangan sistem pemilahan sampah cerdas berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) menuju konsep Zero Waste Indonesia 2045. Inovasi tersebut dirancang untuk menjawab permasalahan pengelolaan sampah di Indonesia, khususnya rendahnya tingkat pemilahan sampah dari sumber dan belum optimalnya pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan lingkungan. Melalui teknologi AI Vision, sistem mampu mengidentifikasi jenis sampah secara otomatis, sementara sensor IoT digunakan untuk pemantauan kondisi tempat sampah secara real-time. Inovasi ini juga dilengkapi dengan sistem Eco-Points berbasis gamifikasi guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilah sampah melalui pemberian insentif digital. Keberhasilan tim Informatika UMM meraih podium kedua menjadi bukti kualitas mahasiswa dalam mengembangkan solusi teknologi yang inovatif, aplikatif, dan berdampak sosial. Konsep yang diusung mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri karena dinilai mampu mengintegrasikan teknologi modern dengan pendekatan yang berkelanjutan dan realistis untuk diterapkan di masyarakat. Capaian ini tidak hanya mengharumkan nama Program Studi Informatika, tetapi juga semakin mempertegas posisi UMM sebagai kampus yang konsisten mencetak talenta unggul di bidang teknologi dan inovasi. Semangat juang, kreativitas, serta kolaborasi tim ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Tertarik Menjadi Inovator Teknologi Masa Depan? Yuk, Gabung Informatika UMM! Kemenangan Atika, Lira, dan Jasmine membuktikan bahwa di Informatika UMM, ide kreatifmu tidak hanya menjadi teori di dalam kelas, tetapi diasah menjadi inovasi nyata yang diakui secara nasional. Di sini, kamu akan difasilitasi dengan ekosistem riset yang suportif, dosen tepercaya, serta kurikulum berbasis teknologi masa depan seperti AI, IoT, hingga pengembangan gim. Tunggu apa lagi? Mari ikuti jejak prestasi mereka dan rancang masa depan digitalmu bersama kami. Daftarkan dirimu sekarang juga di Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang! Informatika UMM: Kreatif, Inovatif, Mendunia!

Sisihkan 81 Ribu Pesaing, Empat Mahasiswa Informatika UMM Tembus Program Elit Google Student Ambassador

Kabar membanggakan sekaligus inspiratif kembali menaungi Kampus Putih, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Di tengah tingginya gempuran persaingan talenta digital di Tanah Air, empat mahasiswa berbakat dari Program Studi Informatika sukses membuktikan tajinya di kancah nasional. Mereka resmi terpilih sebagai bagian dari program bergengsi berskala global, Google Student Ambassador (GSA) 2026, usai dinyatakan lolos seleksi pada 1 April 2026 lalu. Keketatan seleksi GSA tahun 2026 terbilang sangat luar biasa dan menguji kegigihan setiap kandidat. Tercatat, tak kurang dari 81.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh penjuru Indonesia turut mendaftarkan diri. Dari lautan pendaftar tersebut, hanya sekitar 2.000 orang terpilih yang berhak melaju dan menyandang gelar prestisius sebagai representasi Google di kampus masing-masing. Di antara segelintir talenta unggul yang berhasil menembus seleksi ketat tersebut, berdirilah empat delegasi gemilang dari Informatika UMM. Keempat mahasiswa tersebut adalah Bagus Radhit Pratama, Maysa Angelina Ridwan, Waode Sinta Nur Dzakiyyah, dan Chelfani Asyeni Putri. Pencapaian ini tidak hanya menjadi tonggak sejarah yang brilian bagi profil akademis mereka, tetapi juga semakin mengukuhkan kualitas pendidikan teknologi di UMM. Mewakili rekan-rekannya, Bagus Radhit Pratama membagikan pandangannya terkait pencapaian luar biasa ini. Ia menuturkan bahwa proses seleksi membutuhkan ketekunan, visi yang kuat, serta semangat kolaborasi yang tinggi. “Tentu rasanya sangat bangga sekaligus bersyukur bisa terpilih dari puluhan ribu kandidat hebat di seluruh Indonesia. Keberhasilan ini adalah pembuktian nyata bahwa mahasiswa Informatika UMM memiliki kompetensi yang siap bersaing di level mana pun. Melalui program ini, kami berkomitmen untuk menyerap ilmu teknologi terkini dari ekosistem Google secara langsung dan pastinya membawa dampak positif yang nyata bagi komunitas inovasi di kampus kami,” ujar Bagus Radhit Pratama. Sebagai Google Student Ambassador, Bagus beserta ketiga rekannya akan memiliki akses eksklusif ke berbagai pelatihan kepemimpinan, pengembangan hard skill teknologi, hingga membangun jaringan dengan para ahli di Google dan duta mahasiswa lainnya dari seluruh dunia. Kehadiran empat mahasiswa ini di program GSA 2026 diharapkan mampu menjadi katalisator inovasi di lingkungan kampus. Mereka diproyeksikan menjadi jembatan informasi teknologi terkini, menginspirasi lebih banyak mahasiswa UMM untuk terus berkarya, serta menegaskan bahwa talenta-talenta muda Indonesia selalu memiliki tempat untuk memimpin di era transformasi digital. Ingin Berprestasi Hingga ke Level Global? Bergabunglah Bersama Kami! Apakah kamu ingin menjadi inovator teknologi masa depan dan memiliki peluang yang sama untuk diakui oleh raksasa teknologi dunia seperti Google? Informatika UMM adalah tempat yang tepat untuk menempa potensi dan kreativitasmu. Dengan fasilitas lengkap, kurikulum yang adaptif terhadap industri, dan lingkungan yang suportif, kami siap mendampingimu meraih prestasi tanpa batas.

Mahasiswa Informatika UMM Meraih Beasiswa Penuh untuk Studi Magister di NYCU Taiwan

Kabar membanggakan kembali datang dari keluarga besar Universitas Muhammadiyah Malang. Salah satu mahasiswa terbaiknya, Muhammad Hariz Faizul Anwar, yang saat ini sedang menunggu proses yudisium, telah dinyatakan diterima untuk melanjutkan studi jenjang Magister (S2) di National Yang Ming Chiao Tung University (NYCU), Taiwan. Pencapaian ini sangat istimewa karena Hariz berhasil mengamankan kursi di salah satu universitas riset terkemuka dunia sebelum resmi menyandang gelar sarjana. Hal ini menjadi bukti nyata kualitas akademik dan kesiapan mahasiswa UMM dalam bersaing di kancah internasional. NYCU merupakan salah satu universitas riset terkemuka di dunia, khususnya dalam bidang teknologi dan teknik. Keberhasilan ini menjadi bukti kualitas mahasiswa Informatika UMM yang mampu bersaing di tingkat global. Semasa kuliah dan berkarier, Hariz dikenal memiliki minat yang besar dalam pengembangan teknologi masa depan. Dalam profil profesionalnya, ia tercatat aktif sebagai peneliti di bidang Artificial Intelligence (AI) dan menjabat sebagai Chief Technology Officer (CTO) di Digital Art and Information. Dedikasinya dalam dunia desain gim dan teknologi informasi kini membawanya terbang ke Taiwan untuk mendalami ilmu lebih jauh. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa UMM lainnya untuk terus mengejar mimpi hingga ke tingkat internasional. “Selamat dan sukses untuk Muhammad Hariz Faizul Anwar atas pencapaiannya. Semoga ilmu yang didapatkan di NYCU Taiwan nantinya dapat memberikan kontribusi besar bagi kemajuan teknologi di Indonesia,” ujar Dr. Ir. Agus Eko Minarno, S.Kom., M.Kom., IPM

Mahasiswa Informatika UMM Raih Prestasi Gemilang dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi LLDIKTI VII Jawa Timur 2026

Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Salah satu mahasiswinya, Putri Nayla Sabri, berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) LLDIKTI VII Jawa Timur Tahun 2026. Putri Nayla Sabri berhasil meraih predikat Capaian Unggulan 2 berkat akumulasi prestasi dan kontribusi akademis maupun non-akademis yang sangat impresif. Keberhasilan ini memperkuat posisi Prodi Informatika UMM sebagai program studi dengan akreditasi “Unggul” yang konsisten mencetak talenta muda berkualitas. capaian unggulan yang berhasil diraih oleh Putri Nayla Sabri: Publikasi Ilmiah & Literasi: Penulis 2 Buku Nasional ber-ISBN dan 2 Artikel Jurnal Internasional Bereputasi. Kompetisi & Inovasi: Juara Nasional Kompetisi Mahasiswa dan Program Kreativitas Mahasiswa, serta memegang HKI Desain Industri di bidang Cyber Security. Rekam Jejak Internasional: Menjadi pembicara dalam 2 konferensi internasional bereputasi (International Conference). Kepemimpinan & Organisasi: Menjabat sebagai Ketua Organisasi Kemahasiswaan tingkat Nasional dan berperan sebagai Chief dalam inisiatif Kewirausahaan Mahasiswa. Pengabdian: Aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan Pengabdian Masyarakat. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika UMM, khususnya mahasiswa Informatika, untuk terus berinovasi dan berkarya di kancah nasional maupun internasional. Selamat kepada Putri Nayla Sabri atas pencapaiannya yang luar biasa.

Akreditasi IABEE Informatika UMM 2026: Informatika UMM Raih Status Accredited

Malang – Akreditasi IABEE Informatika UMM 2026 menjadi salah satu pencapaian penting bagi Program Studi Sarjana Informatika Universitas Muhammadiyah Malang   Program studi ini secara resmi memperoleh status Accredited dari IABEE atau Indonesian Accreditation Board for Engineering Education pada tahun 2026. Akreditasi tersebut diberikan kepada Program Studi Sarjana Informatika UMM dalam disiplin ilmu Computer Science, Informatics, and similarly named Programs. Pencapaian ini menunjukkan bahwa Informatika UMM telah melalui proses evaluasi dan dinilai memenuhi standar mutu pendidikan tinggi di bidang informatika, ilmu komputer, dan program sejenis. Berdasarkan sertifikat akreditasi dengan nomor 000309.AI, IABEE menyatakan bahwa Program Studi Sarjana Informatika Universitas Muhammadiyah Malang telah memperoleh status Accredited pada tahun 2026. Sertifikat tersebut diterbitkan di Jakarta pada tanggal 31 Maret 2026.   Sertifikat akreditasi ini ditandatangani oleh Chair of Executive Committee IABEE, yaitu Prof. Dr. Ir. Muhammad Romli, M.Sc.St., IPU., APEC. Eng. Dengan adanya sertifikat tersebut, status akreditasi Program Studi Sarjana Informatika UMM telah disahkan secara resmi oleh IABEE. IABEE  atau Indonesian Accreditation Board for Engineering Education merupakan lembaga akreditasi yang berfokus pada evaluasi mutu program pendidikan tinggi di bidang teknik, komputasi, dan ilmu terapan. Akreditasi IABEE menilai kesesuaian program studi terhadap standar pendidikan yang mencakup capaian pembelajaran lulusan, kurikulum, proses pembelajaran, sistem penilaian, penjaminan mutu, serta upaya peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Dalam konteks Program Studi Informatika UMM, akreditasi ini menjadi bentuk pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan di bidang informatika dan ilmu komputer. Status Accredited menunjukkan bahwa program studi telah dinilai sesuai dengan kriteria mutu pendidikan dalam sistem akreditasi IABEE. Dengan diperolehnya status Accredited, Program Studi Informatika UMM dinilai telah memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan untuk program pendidikan tinggi di bidang informatika, ilmu komputer, dan program sejenis. Hal ini menjadi bukti bahwa proses pendidikan yang diselenggarakan telah memperhatikan standar akademik, kurikulum, capaian pembelajaran, proses pembelajaran, serta peningkatan mutu secara berkelanjutan. Pencapaian ini juga mencerminkan komitmen Universitas Muhammadiyah Malang dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi informasi, dan kebutuhan dunia kerja. Karena ternyata kampus tidak cukup hanya punya gedung bagus, tetap harus membuktikan kualitasnya lewat evaluasi yang tidak bisa diselesaikan dengan spanduk selamat datang. Program Studi Informatika UMM terus diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang ilmu komputer dan teknologi informasi. Kompetensi tersebut mencakup pemrograman, pengembangan perangkat lunak, sistem informasi, kecerdasan buatan, jaringan komputer, basis data, serta berbagai bidang lain yang berkaitan dengan perkembangan teknologi digital. Melalui penguatan kurikulum dan proses pembelajaran, lulusan Informatika UMM diharapkan mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri, akademik, maupun masyarakat. Hal ini penting mengingat perkembangan teknologi digital terus bergerak cepat dan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam berbagai kebutuhan nyata. Akreditasi IABEE Informatika UMM 2026 memberikan nilai tambah bagi mahasiswa, calon mahasiswa, alumni, dunia industri, serta mitra kerja sama. Bagi mahasiswa dan calon mahasiswa, status akreditasi ini dapat menjadi salah satu indikator kualitas program studi. Bagi alumni, akreditasi ini memperkuat pengakuan terhadap latar belakang pendidikan yang telah ditempuh. Sementara itu, bagi mitra industri dan institusi kerja sama, status Accredited dapat meningkatkan kepercayaan terhadap kualitas akademik Program Studi Informatika UMM. Pengakuan ini juga dapat memperkuat posisi program studi dalam membangun kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan teknologi, dan pengabdian kepada masyarakat. Perolehan akreditasi IABEE tahun 2026 menjadi bukti komitmen Program Studi Sarjana Informatika Universitas Muhammadiyah Malang dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Status Accredited tidak hanya menunjukkan pengakuan formal, tetapi juga menjadi dorongan bagi program studi untuk terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. Secara keseluruhan, Akreditasi IABEE Informatika UMM 2026 menjadi pencapaian penting yang memperkuat reputasi Program Studi Informatika UMM. Pencapaian ini menegaskan bahwa Informatika UMM terus berupaya menghadirkan pendidikan yang berkualitas, relevan, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang informatika dan ilmu komputer.

Pelepasan Mahasiswa Teknik Informatika Outbound Student Mobility ke INTI International University, Malaysia

Periode Januari – Mei 2026 Malang ,29 Januari 2026 Universitas Muhammadiyah Malang Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan pelepasan mahasiswa peserta Outbound Student Mobility (Student Exchange) ke INTI International University, Malaysia, untuk periode Januari – Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan jejaring akademik internasional sekaligus upaya memperluas pengalaman belajar mahasiswa melalui lingkungan akademik yang multikultural. Pelepasan dilaksanakan melalui rangkaian pengarahan dan koordinasi bersama unsur program studi. Dalam sesi tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme akademik di perguruan tinggi mitra, skema penyesuaian rencana studi, hingga kelengkapan administratif yang perlu disiapkan sebelum keberangkatan. Program studi juga menekankan pentingnya etika akademik serta kemampuan adaptasi budaya agar mahasiswa dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal selama berada di kampus tujuan. Adapun mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UMM Angkatan 2024 yang terpilih mengikuti program ini adalah Ani Seila Nanda Putri, Shetma Ikmal Zakka, Iyaka Samanda Caysar, dan Firdaus Firmansyah Emha. Keikutsertaan mereka diharapkan dapat memperkaya pengalaman akademik, meningkatkan kemandirian, serta memperluas jejaring kolaborasi internasional yang relevan dengan pengembangan kompetensi di bidang informatika. Melalui program Outbound Student Mobility, mahasiswa akan menjalani perkuliahan dan aktivitas akademik di kampus mitra sebagai ruang pembelajaran langsung untuk membangun perspektif global, memperkuat kemampuan komunikasi lintas budaya, dan meningkatkan daya saing. Pengalaman akademik tersebut juga diharapkan memberi kontribusi positif bagi pengembangan kualitas pembelajaran ketika mahasiswa kembali ke UMM. Program Studi Teknik Informatika UMM menyampaikan apresiasi atas kesiapan mahasiswa peserta dan mendoakan agar seluruh rangkaian kegiatan selama program berlangsung berjalan lancar dengan capaian akademik yang maksimal. Setelah menyelesaikan program, mahasiswa diharapkan dapat membagikan pengalaman dan praktik baik yang diperoleh kepada sivitas akademika sebagai bagian dari kontribusi untuk pengembangan program studi.   Dokumentasi Kegiatan :    Rangkaian pelepasan dan koordinasi program Outbound Student Mobility bersama unsur prodi dan pendamping. Diskusi dan finalisasi kesiapan akademik serta administrasi peserta Outbound Student Mobility.  

Survival Kit Anak Informatika: Tools, Tips, dan Mindset

Memasuki dunia perkuliahan di jurusan Informatika adalah tantangan yang seru sekaligus menantang. Bagi mahasiswa baru, masa transisi ini seringkali membingungkan karena banyak hal baru yang harus dipelajari dalam waktu singkat. Tidak cukup hanya dengan semangat belajar, kamu juga perlu bekal berupa tools, tips praktis, dan yang terpenting adalah mindset yang tepat untuk bertahan dan berkembang di dunia informatika. Hal pertama yang wajib dimiliki adalah tools atau perangkat dasar. Laptop dengan spesifikasi yang memadai adalah senjata utama. Minimal prosesor i5, RAM 8GB, dan SSD agar proses coding dan kompilasi berjalan lancar. Selain itu, kamu akan sering menggunakan aplikasi seperti Visual Studio Code, GitHub, browser untuk debugging, dan aplikasi pengolah data seperti Excel atau Google Sheets. Jangan lupa untuk menginstal terminal Linux atau WSL jika menggunakan Windows, karena dunia pemrograman sangat akrab dengan command line. Tips selanjutnya adalah membangun kebiasaan belajar mandiri. Dalam Informatika, dosen tidak akan menjelaskan semua hal secara rinci. Kamu akan dituntut untuk mencari tahu sendiri, membaca dokumentasi, dan bereksperimen dengan kode. Platform seperti Stack Overflow, GeeksforGeeks, W3Schools, dan YouTube akan menjadi teman harianmu. Gabung juga dengan komunitas belajar atau forum diskusi agar tidak merasa sendirian saat menghadapi bug atau error. Mindset yang perlu kamu tanam sejak awal adalah bahwa belajar Informatika bukan soal menghafal, melainkan soal menyelesaikan masalah. Kamu harus siap gagal, salah, dan mencoba berulang kali. Kemampuan berpikir logis dan sabar adalah kunci utama. Jangan takut saat menghadapi error, karena setiap programmer hebat pasti pernah melewati masa-masa frustrasi dengan baris kode yang tidak jalan. Selain akademik, penting juga untuk menjaga keseimbangan hidup. Jangan sampai kamu terlalu larut dalam dunia digital hingga lupa waktu. Atur jadwal dengan baik, tidur cukup, dan jaga kesehatan fisik maupun mental. Belajar produktif lebih baik daripada belajar terus-menerus tanpa arah. Gunakan waktu luang untuk eksplorasi teknologi baru yang kamu minati, seperti game development, UI/UX design, atau kecerdasan buatan. Dengan bekal tools yang tepat, kebiasaan belajar mandiri, dan pola pikir problem solving yang kuat, kamu akan lebih siap menjalani hari-hari sebagai mahasiswa Informatika. Tantangannya memang tidak mudah, tetapi hasilnya sepadan. Dunia teknologi berkembang sangat cepat dan kamu sedang menapaki jalur yang bisa membawamu menjadi pencipta solusi digital yang dibutuhkan banyak orang.

Tim “Kulkas Tiga Pintu” Sabet Juara 3 di ACADefance Challenge 2025!

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang. Dalam ajang bergengsi ACADefance Challenge 2025 yang diselenggarakan oleh ACAD CSIRT, tim “Kulkas Tiga Pintu” berhasil meraih Juara 3 pada divisi Cyber Security. Tim ini terdiri dari tiga mahasiswa berbakat, yaitu Sutrisno Adit Pratama dan Bimo Yudistira Ariel dari angkatan 2022, serta Muhammad Salman Al. F dari angkatan 2021. ACADefance Challenge merupakan kompetisi nasional yang menantang para peserta untuk menyelesaikan simulasi penanganan insiden keamanan siber. Diperlukan kemampuan teknis tinggi, kerja sama tim, serta pemikiran strategis dalam menghadapi berbagai skenario siber yang kompleks. Keberhasilan tim “Kulkas Tiga Pintu” menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Informatika UMM memiliki kompetensi dan semangat juang tinggi di bidang keamanan siber. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi seluruh civitas akademika UMM, khususnya Program Studi Informatika. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkembang, berprestasi, dan membawa nama baik UMM di kancah nasional maupun internasional. Selamat kepada para pemenang! Terus melaju dan harumkan nama Informatika UMM di kancah nasional maupun internasional!