Prodi Informatika UMM terapkan Artificial Intelligence untuk Dukung Tata Kelola Program Studi yang Berkemajuan

Malang, 9 April 2023 – Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang di tahun 2023 telah mengimplementasikan teknologi Kecerdasan Buatan/Artificial Intelligence (AI) dalam pengelolaan keuangan. “Tahun anggaran di UMM dimulai bulan Maret tahun berjalan dan berakhir pada Februari tahun berikutnya” terang Galih Wasis Wicaksono, Ketua Program Studi Informatika UMM. “Mulai tahun 2023 ini, kami akan menerapkan pengelolaan keuangan Prodi yang meliputi perencanaan dan penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian serta peningkatan (PPEPP) dengan dibantu oleh Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kami menggunakan tools Notion.so. Penggunaan Notion.so digagas oleh Sekretaris Prodi II Informatika, Pak Hardianto Wibowo”. Tambah Galih dalam sesi wawancara. Notion.so adalah tools pengelolaan task, proyek, dan informasi yang sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Tools ini menyediakan berbagai fitur seperti pengelolaan dokumen, daftar task, catatan, database, kalender, dan lain sebagainya dalam satu tempat yang terintegrasi. Fitur yang paling menonjol dari Notion.so adalah kemampuannya untuk membuat database yang dapat disesuaikan. Pengguna dapat membuat database untuk berbagai tujuan, seperti database kontak, daftar task, atau bahkan database untuk mengelola proyek besar. Dalam database, pengguna dapat menambahkan kolom, filter, dan tampilan yang berbeda-beda, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengatur data mereka dengan cara yang lebih efisien dan terstruktur. Notion.so juga dilengkapi dengan fitur kolaborasi yang memungkinkan beberapa pengguna untuk bekerja pada proyek yang sama secara bersamaan. Pengguna dapat berbagi dokumen, tugas, atau database dengan rekan kerja atau teman, dan berkolaborasi secara real-time dalam mengedit dan memperbarui informasi. Notion.so juga dapat memberikan notifikasi apabila terdapat transaksi yang tidak biasa atau pelanggaran kebijakan yang perlu ditindaklanjuti. Dalam pengelolaan keuangan, Notion.so dapat membantu pengguna untuk memantau dan mengatur anggaran keuangaa. “Person In Charge (PIC) dari setiap kegiatan di Prodi Informatika UMM nantinya dapat membuat database, kami sudah menyusun task-nya untuk mengatur penetapan sampai dengan evaluasi kegiatan. Dalam Notion.so nantinya PIC kegiatan dapat menambahkan tag atau label untuk memudahkan pengelompokan, dan menampilkan laporan keuangan dalam bentuk grafik atau tabel”. Terang Hardianto Wibowo selaku Sekretaris II Prodi Informatika. “Untuk transaksi keuangan, kami juga memanfaatkan fasilitas electronic cash management yang dikeluarkan salah satu bank secara khusus sehingga segala aktivitas keuangan yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan dapat termonitor dan dikelola dengan akuntabel”. Terang Denar Regata Akbi Sekretaris I Prodi Informatika UMM. Dalam rapat Koordinasi PIC kegiatan Tahun Anggaran 2023, Ketua Program Studi Informatika UMM menegaskan bahwa penggunaan kecerdasan buatan dalam pengelolaan kegiatan dan keuangan Prodi merupakan langkah awal untuk mendorong effective good governance di level Prodi. Dosen beserta Staf Prodi diharapkan akan lebih produktif dan efisien dalam menyelesaikan tugas tambahan. Selain itu, teknologi juga membantu meningkatkan akurasi dan keamanan data termasuk data keuangan. Terobosan-terobosan ini sejalan dengan visi dan misi Prodi Informatika UMM yang berkomitmen menjadi pionir dalam mengimplementasikan teknologi terbaru khususnya dalam pendidikan dan pengelolaan Prodi, sehingga dapat memperkuat posisi UMM sebagai institusi pendidikan yang unggul dan terkemuka. (IFUMM)

Libatkan Puluhan Perguruan Tinggi, Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang Jadi Tuan Rumah Raker Kurikulum APTIKOM 2022, Susun Kurikulum Bidang Infokom yang Terbaru

Tahun ini, Universitas Muhammadiyah Malang diberi kesempatan untuk menjadi tuan rumah dalam kegiatan rapat kerja dan bimbingan teknis APTIKOM 2022. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari bertempat di aula GKB 4 lantai 9 dan ruang-ruang kelas GKB 4 lantai 8. Dalam susunan acaranya, skema rapat kerja dilaksanakan di ruang-ruang kelas GKB 4 lantai 8 sedangkan skema bimbingan teknis dilaksanakan di aula B GKB 4 lantai 9. Kedua skema yaitu bimbingan teknis dan rapat kerja membahas dua hal yang hampir sama. Seluruh peserta baik bimbingan teknis maupun rapat kerja akan mendiskusikan mengenai kurikulum terbaru untuk diterapkan oleh semua program studi rumpun informatika yang tergabung dalam APTIKOM. Pembahasan mengenai kurikulum bidang infokom dilakukan pada skema rapat kerja. Sedangkan skema bimbingan teknis akan membahas mengenai penyusunan kurikulum terbaru. Rapat kerja dilakukan di ruang-ruang kelas lantai 8 yang digolongkan atau dikelompokkan berdasarkan program studi. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan diskusi guna mendapatkan pemikiran yang sama antar peserta yang memiliki latar belakang bidang pengajaran yang sama. Sedangkan bimbingan teknis dilaksanakan di aula B GKB 4 yang kemudian para peserta dibagi atas beberapa kelompok untuk membahas penyusunan kurikulum terbaru. (CCP)

Prodi Informatika Sambut Dengan Bangga Peserta Rapat Kerja Dan Bimbingan Teknis APTIKOM Th 2022

APTIKOM atau Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer merupakan sebuah bentuk kerja sama antar perguruan tinggi di bidang IT. Asosiasi ini dibentuk dengan harapan agar dapat menjadi wadah untuk mengembangkan daya saing bangsa khususnya di bidang teknologi informasi. Sejak 2002 hingga saat ini sudah ada kurang lebih 800 perguruan tinggi negeri dan swasta dengan 1500-an program studi yang tergabung dalam kelompok atau paguyuban ini. Kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari berturut-turut ini dibuka oleh Wakil Rektor 1 UMM, Dekan Fakultas Teknik UMM, dan Ketua Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang. Pada sesi pembukaan, pembicara mengisi acara dengan memaparkan knowledge seputar informatika dan kenyataan capaian alumni-alumni mahasiswa Informatika di dunia industri. Materi yang dipaparkan menunjukkan data yang membuktikan bahwa kebutuhan industri terhadap mahasiswa lulusan dengan program studi rumpun Informatika sangat dibutuhkan. Dilihat dari perkembangan teknologi yang semakin cepat, perguruan tinggi sebagai tempat belajar bagi mahasiswa harus memiliki kualitas kurikulum yang mengikuti perkembangan teknologi. Keikutsertaan perubahan kurikulum sesuai dengan perkembangan teknologi sangat diperlukan untuk memperoleh lulusan yang mumpuni untuk bidang-bidang Informatika terbaru yang dibutuhkan oleh industri. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa peluang bagi mahasiswa lulusan program studi rumpun Informatika memang benar memiliki peluang kerja yang luas dan beragam. Fakta tersebut juga sudah menjadi rahasia umum dalam masyarakat. Oleh karena itu, semakin tahun peminat jurusan Informatika semakin meningkat. Sehingga tenaga pendidik perguruan tinggi atau dosen dituntut untuk mampu memberikan pengajaran yang selalu up to date. (CCP)

Jadi Tuan Rumah Studi Banding, HMIF Universitas Muhammadiyah Malang Sambut Baik HIMATIF Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Himpunan mahasiswa jurusan merupakan sebuah organisasi kemahasiswaan yang berada dalam lingkup program studi. Himpunan mahasiswa jurusan atau biasa disingkat HMJ adalah sekelompok mahasiswa/i dalam program studi atau jurusan yang sama dengan tujuan untuk menyukseskan program kerja selama masa kepengurusan berlangsung. Umumnya, setiap program studi atau jurusan di seluruh perguruan tinggi di Indonesia memiliki HMJ yang bertugas untuk menyalurkan aspirasi mahasiswa. Dalam Prodi Informatika terdapat himpunan mahasiswa jurusan yang Bernama Himpunan Mahasiswa Informatika atau disingkat menjadi HMIF. HMIF pada periode 2022-2023 ini dipimpin oleh Raihan Alizar Sulaiman yang merupakan mahasiswa Informatika angkatan 2020 dengan anggota sejumlah 41 mahasiswa/i dari angkatan 2020 dan 2021. Senin (16/01), HMIF UMM berkesempatan menjadi tuan rumah untuk studi banding antar himpunan dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HIMATIF) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kerja sama dan persaudaraan yang baik. Dengan terlaksananya kegiatan ini, HMIF UMM memiliki referensi dan banyak masukan mengenai cara menjalankan roda organisasi. “Pasti banyak pengaruhnya, untuk jalannya roda organisasi dan apakah akan diterapkan atau tidak sedikit banyak pasti berpengaruh”, tutur Raihan mengenai pengaruh kegiatan studi banding antar himpunan ini. Menurut Raihan, tidak menutup kemungkinan akan dilaksanakan studi banding yang berkelanjutan untuk semakin memperluas relasi dan mempererat persaudaraan dengan himpunan mahasiswa jurusan rumpun Informatika. (CCP)

1001 Pemanfaatan Metaverse Untuk Kegiatan Belajar Mengajar Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang

Metaverse adalah konsep dunia virtual yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai pengganti berbagai aktivitas. Metaverse merupakan sebuah teknologi Augmented Reality (AR) yang sangat memungkinkan seseorang untuk beraktivitas di dalamnya. Singkatnya, metaverse adalah dunia nyata yang di virtualkan. Maksudnya adalah metaverse dapat menjadi dunia kedua bagi seseorang. Seluruh bentuk kegiatan umum hingga spesifik dapat dilakukan melalui metaverse. Salah satu bidang yang akan sangat dimudahkan dengan adanya metaverse adalah bidang pendidikan. Bidang ini juga memiliki banyak cabang ilmu yang mana dapat memanfaatkan metaverse sebagai media pengajaran. Simulasi praktikum baik terhadap benda mati seperti mesin sampai benda hidup seperti hewan dapat dilakukan melalui metaverse. Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang merupakan salah satu jurusan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang praktikumnya banyak berhubungan langsung dengan alam. Simulasi praktikum dengan alam umumnya banyak mengeluarkan biaya yang tidak murah. Kemudian, setiap simulasi yang dilakukan tidak menjamin 100% berhasil diselesaikan dengan sempurna. Sehingga, ketika terdapat kegagalan harus diulangi kembali dari awal. Menyadari hal tersebut, Rabu (11/01) Prodi Informatika UMM melakukan sosialisasi metaverse untuk memberikan solusi terhadap pelaksanaan simulasi praktikum agar dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien. Sosialisasi metaverse disambut dengan sangat baik karena ternyata para dosen hingga ketua program studi Pendidikan Biologi menyadari bahwa teknologi harus diikuti untuk memperoleh ilmu pengetahuan yang up to date, mudah dipahami, dan memberi kemudahan bagi kegiatan belajar mengajar. “Jadi pembelajaran yang tidak terjangkau seperti naik ke gunung, ke daerah hutan, atau daerah sungai itu bisa mengaplikasikan penggunaan metaverse” tutur Ketua Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang, Eko Susetyarini. Pernyataan Eko Susetyarini tersebut membuktikan bahwa pemanfaatan metaverse untuk Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang sangat memungkinkan. Penggunaan metaverse untuk Pendidikan Biologi dapat diterapkan dalam banyak aspek. Aktivitas mahasiswa yang berhubungan dengan alam yang sulit dijangkau akan menjadi mudah dengan menggunakan metaverse. Simulasi penelitian flora dan fauna di dasar sungai juga bisa dibuat secara virtual menggunakan metaverse. Bahkan penelitian mikroorganisme juga sangat memungkinkan untuk diciptakan dalam metaverse. (CCP)

Universitas Muhammadiyah Malang Hebohkan Muktamar Innovation And Technology Expo Dengan Metaverse

Muktamar Innovation and Technology Expo atau disingkat MITE merupakan salah satu bagian dari kemeriahan kegiatan Muktamar ke-48. MITE berisi inovasi teknologi yang dipamerkan oleh seluruh instansi Pendidikan dibawah naungan Muhammadiyah. Program Center of Excellence (CoE) Sekolah Metaverse merupakan salah satu inovasi teknologi digital yang dipamerkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang pada muktamar ke-48 ini. Sekolah metaverse sekaligus menjadi stand expo dengan pengunjung terbanyak dari enam inovasi teknologi yang disuguhkan Universitas Muhammadiyah Malang. Mengusung teknologi digital baru yang belum banyak dikembangkan, sekolah metaverse menarik banyak perhatian dengan kecanggihan yang disuguhkan. Kemampuan berinteraksi dan beraktivitas dalam dunia virtual merupakan suatu hal yang masih asing dan baru di kalangan masyarakat awam. Pameran yang digelar selama tiga hari berturut-turut, diketahui pengunjung stand sekolah metaverse sebanyak lebih dari 300 pengunjung. Pengunjung yang mencoba sekolah metaverse berasal dari beragam usia, dari anak-anak hingga dewasa telah mencoba teknologi metaverse ini. Selain peserta muktamar, pengunjung luar juga ikut mencoba menjelajahi dunia virtual dengan metaverse.

Program Center Of Excellence (CoE) Sekolah Metaverse Turut Meriahkan Muktamar Muhammadiyah Dan Aisyiyah Ke-48

Muktamar merupakan perundingan tertinggi dalam Muhammadiyah. Muktamar biasanya dipahami oleh orang awam sebagai momen regenerasi kepengurusan pimpinan pusat Muhammadiyah. Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 digelar di Surakarta Jawa Tengah selama 5 hari yaitu 17-21 November 2022. Kegiatan muktamar tahun ini dimeriahkan dengan Muktamar Fair dan Muktamar Innovation and Technology Expo. Muktamar Innovation and Technology Expo atau disingkat MITE merupakan pameran inovasi dan teknologi yang disuguhkan oleh instansi Pendidikan dibawah naungan Muhammadiyah dari jenjang SMA sederajat hingga perguruan tinggi Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Universitas Muhammadiyah Malang menjadi perguruan tinggi dengan stand expo terbanyak yang memamerkan enam teknologi inovasi. Salah satu diantaranya yaitu program Center of Excellence (CoE) Sekolah Metaverse. Sebagai bentuk inovasi teknologi digital terbaru yang belum banyak dikembangkan, sekolah metaverse menjadi pameran dengan pengunjung terbanyak di antara pameran teknologi lain yang disuguhkan Universitas Muhammadiyah Malang. Mulai dari peserta muktamar sampai pengunjung luar berbondong-bondong mengantre untuk mencoba metaverse. Pengunjung yang mencoba metaverse beragam, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa turut mencoba metaverse. Universitas Muhammadiyah Malang memperkenalkan metaverse sebagai inovasi teknologi digital yang sangat fleksibel dalam memenuhi kebutuhan aktivitas manusia.

Bangun Kampus UMM di Metaverse, Prodi Informatika Kenalkan Metaverse ke Pimpinan FISIP UMM

Metaverse akhir-akhir ini sering muncul karena teknologi tersebut mampu membawa perubahan yang cukup pesat dalam segala hal. Melihat akan hal tersebut, Prodi Informatika UMM bergerak cepat untuk kembangkan teknologi tersebut dalam bidang pendidikan. Salah satu hal yang menonjol ada pada aktivitas praktikum di laboratorium. Ketua Program Studi Informatika UMM Ir. Galih W. Wicaksono, M.Cs menegaskan, “cita-cita kami di prodi informatika ini, ingin agar  Metaverse ini dimanfaatkan di semua fakultas yang ada di UMM” ujarnya. Rabu pagi (19/10) Prodi Informatika UMM kenalkan Metaverse ini pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM. Banyak sekali respon positif untuk kegiatan prodi Informatika UMM tersebut. Pengenalan teknologi metaverse ini memberikan pengalaman baru, Dekan FISIP UMM Prof. Muslimin Machmud, M.Si, Ph.d menyampaikan. “Hadirnya tim Informatika di FISIP ini memberikan kami surprise karena sesuatu yang belum pernah kita bayangkan itu kita bisa mempraktekkannya disini. ternyata dalam waktu sangat cepat melalui Informatika fakultas teknik ini merespon cepat dan melakukan sosialisasi dan itu sangat penting bagi kami karena proses pendidikan itu itu tidak mungkin sekarang tidak ditopang oleh teknologi.” Terangnya. Kecanggihan metaverse ini nantinya akan sangat memudahkan aktivitas manusia. Dilihat dari tujuan diciptakannya metaverse yaitu memudahkan kegiatan manusia dengan dibuatnya dunia virtual. Dengan metaverse semua aktivitas dunia nyata dapat dibangun dan dikembangkan dalam bentuk virtual. Metaverse akan memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk mewujudkan dunia impiannya. Diharapkan dengan adanya teknologi metaverse ini di FISIP UMM, agar nanti mampu memberikan dampak yang sangat bagus. Karena banyak yang mengajarkan masalah-masalah sosial atau politik hanya dengan fiktif dan teori tanpa mengetahui bagaimana bentuk aslinya. Dengan teknologi ini dapat memberikan hal pengajaran tersebut ke dalam bentuk yang real/nyata. Jadi, mahasiswa-mahasiswa akan lebih meresapi bagaimana sebenarnya yang akan terjadi dengan bentuk permasalahan yang nyata tersebut. (CCP)

Gandeng Fakultas Hukum, Prodi Informatika UMM Siap Perkenalkan UMM Kampus Metaverse

Metaverse kini sudah menjadi hal yang mulai banyak digemari oleh banyak orang. Perkembangan teknologi yang cukup pesat ini, mampu munculkan metaverse yang dapat membantu segala hal menjadi lebih ringkas. Dari perkembangan itu, Prodi Informatika UMM juga telah mengembangkan teknologi tersebut untuk mempersiapkan “UMM Goes to Metaverse” seperti yang disampaikan Hardianto Wibowo selaku Sekretaris II Prodi Informatika UMM dan PIC Sekolah Metaverse. Selain itu ungkapan lain yang disampaikan Hardianto Wibowo atau yang kerap disapa Hardi, “Harapan kami kedepan untuk UMM, agar dikenal sebagai Kampus Metaverse”. Sebagai langkah awal mencapai tujuan tersebut, Prodi Informatika UMM mulai menggandeng fakultas lain di UMM untuk ikut mengembangkan Metaverse terutama pada sistem pembelajaran. Kamis pagi (13/10) Prodi Informatika UMM mengadakan kunjungan sekaligus pameran di Fakultas Hukum UMM untuk mengenalkan serta mengajak berkolaborasi untuk pengembangan metaverse dalam sistem pembelajaran terutama di sistem praktikum Fakultas Hukum UMM. Kegiatan sosialisasi metaverse kali ini dihadiri Dekan Fakultas Hukum, Dr. Tongat, M.Hum.,  dan sejumlah dosen FH-UMM. Dengan kesempatan mendemokan teknologi Metaverse, Prodi Informatika memaparkan kemungkinan dan keuntungan penggunaan metaverse dalam bidang hukum. Selain memudahkan proses belajar mengajar, metaverse juga menyuguhkan kecanggihan yang memungkinkan dapat membangung laboratorium virtual untuk simulasi kegiatan peradilan di dalam Metaverse. Dalam kegiatan kali ini Prodi Informatika UMM mulai mengenalkan bagaimana Metaverse itu. Kemudian memberikan kesempatan kepada Dekan serta jajaran dosen Fakultas Hukum untuk mencoba Metaverse ini. “Kalau dari mencoba tadi, saya kira sangat mungkin ya nanti peran-peran Di Dalam proses persidangan, misalnya mediasi, penyelesaian sengketa, dan sebagainya, Itu bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi ini.” Ungkap Dekan FH UMM Dr. Tongat, M.Hum.(CCP)

Kenalkan Metaverse, Prodi Informatika UMM Gelar Kuliah Perdana Bertajuk Immersive Technology with Metaverse

Metaverse adalah dunia virtual komunitas tak terbatas yang saling terhubung. Metaverse merupakan kombinasi dari beberapa elemen teknologi seperti Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), dan video. Dalam dunia Metaverse, manusia dapat bertemu bahkan berinteraksi seperti layaknya pada dunia nyata. Lingkungan virtual yang diciptakan di Metaverse diprediksi kedepan dapat melahirkan perubahan besar di dunia. Hal tersebut akan berdamapak pada sistem pendidikan, pemerintahan, bahkan dunia pariwisata bisa terpengaruh jika nantinya Metaverse ini sudah berkembang. Jumat pagi (30/09) Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan kegiatan kuliah perdana dengan topik pengenalan Metaverse kapada mahasiswa baru Prodi Informatika angkatan 2022. Kegiatan ini memberikan gambaran terkait unsur-unsur yang membentuk serta bagaimana Metaverse dikembangkan. Materi yang disampaikan mencakup gamifikasi, animasi, game dan blockchain technology. Kegiatan kuliah perdana Prodi Informatika tahun 2022 ini bertajuk “Immersive Technology with Metaverse”. Hadir sebagai pemateri pertama Rahmat Adhani dari IOTA dengan materi tentang gamifikasi. Pemateri kedua Chandra T. Fahmi dari Tokocrypto menyampaikan materi terkait blockchain technology. Materi ketiga tentang animasi disampaikan oleh Andri Viyono dari One Animation. Pemateri terakhir Ilham Hasymi Effendi memberikan materi terkait game technology. Menariknya 3 dari 4 pemateri merupakan alumni informatika UMM. Andri Viyono merupakan alumni angkatan 2009 sedangkan Chandra dan Ilham merupakan alumni angkatan 2010. Menghadirkan para pemateri yang berkompeten dalam bidangnya, tentu saja dapat memuaskan antusiasme mahasiswa baru. Hubungan erat antara Metaverse dengan animasi, ilustrasi, dan game engine ini cukup rumit untuk dipelajari. Untuk menciptakan satu dunia metaverse, seorang developer Metaverse harus memiliki 3 kemampuan tersebut. “Metaverse ini menggunakan aplikasi unity untuk developmentnya yang basis bahasa pemrogramannya adalah c#”, ucap Nuril, Mahasiswa Informatika yang menjadi pengembang Metaverse di Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang yang turut hadir dalam demo Metaverse dalam kegiatan kuliah tamu tersebut. Bersama pengembangan metaverse ini, Prodi Informatika UMM akan menjadi menjadi salah satu Prodi yang membekali mahasiswanya dengan kompetensi Metaverse developer di Indonesia bahkan di dunia seperti yang disampaikan oleh Hardianto Wibowo, Sekretaris Prodi Informatika sekaligu sebagai PIC Sekolah Metaverse. “Kami merancang Sekolah Metaverse untuk menciptakan seorang Developer Metaverse yang handal. Harapan kami kedepan Universitas Muhammadiyah Malang akan dikenal sebagai University with immersive technology, Metaverse University”, ungkap Hardianto Wibowo, mengakhiri.