Prodi Informatika UMM Gelar Pembukaan dan On Boarding Program Kegiatan Fresh Graduate Academy Digital Talent Scholarship (FGA DTS) Tahun 2022

Program Fresh Graduate Academy Digital Talent Scholarship (FGA-DTS) kembali digelar. Prodi Informatika UMM kembali ditunjuk oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) untuk menyelenggaran FGA-DTS untuk kali ke-4. Mengawali rangkaian kegiatan pembukaan, Denar Regata Akbi, M.Kom selaku ketua pelaksana kegiatan sekaligus sebagai Sekretaris Prodi I Informatika UMM melaporkan beberapa hal terkait FGA-DTS. “Pada tahun ke-4 pelaksanaan FGA-DTS di UMM, kita telah menambah jumlah tema pelatihan yang dibuka dari awalnya 5 menjadi 8 tema. Selain itu, kita juga telah menambah jumlah instruktur dari dosen di prodi informatika UMM. Semua itu berdampak terhadap jumlah peserta yang mengikuti FGA-DTS di UMM”. Terang Denar dalam laporan yang disampaikan pada hari Jumat, 22 Juli 2022. Berdasarkan data yang diterima, jumlah pendaftar program FGA-DTS di UMM mencapai 270 orang, sedangkan yang lolos seleksi dan mengikuti pelatihan 170 orang. Ucapan terima kasih disampaikan oleh Ir. Galih W. Wicaksono, M.Cs selaku Ketua Prodi Informatika UMM, kepada Kominfo RI yang telah mempercayai Prodi Informatika UMM melaksanakan program FGA DTS yang ke-4 kalinya. Menurut Galih, banyak manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan program ini. Bagi program studi, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas elemen-elemen di Prodi, sehingga mampu sejajar dengan berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) lainnya. Selain itu, kegiatan ini menjadi salah satu cara meningkatkan kapasitas dosen, karena pada kegiatan ini difasilitasi secara gratis untuk mengikuti kegiatan Training Of Trainer (TOT). “Akan kita tingkatkan terus di tahun-tahun mendatang, agar semua dosen bisa mengikuti atau menjadi instruktur dari program FGA DTS ini” terang Galih dalam sambutannya. Latar belakang keilmuan peserta yang mengikuti kegiatan ini cukup beragam. Bukan hanya dari Prodi Informatika atau Ilmu Komputer, tetapi dari berbagai prodi lainnya. Ucapan terima kasih juga ditujukan pada Fakultas Teknik UMM yang senantiasa mendukung Program kegiatan FGA DTS ini. Turut memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan FGA-DTS, Dekan Fakultas Teknik UMM Prof. Ilyas Masudin, M.LogSCM. Ph.D. Menurut Ilyas, terdapat banyak peningkatan juga perkembangan pada program FGA-DTS tahun ini. Baik dari jumlah peserta maupun skema yang diselenggarakan. Keluaran dari kegiatan ini juga menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang memiliki kualitas tinggi di bidang yang mereka ikuti dalam kegiatan ini. Ada 4 hal menurutnya yang menjadi tantangan kita kali ini yaitu Transformasi Energi, Transformasi Digital, Pangan dan Lingkungan. “Saya harap peserta dapat menghadapi perubahan-perubahan tersebut yang akan kita hadapi mendatang. Juga saya harap peserta mendapat manfaat sebesar-besarnya, dan Prodi Informatika UMM semakin elegan dalam menyelenggarakan di tahun-tahun berikutnya juga akan dipercaya oleh Kominfo untuk kegiatan FGA DTS ini” Ucapnya dalam pembukaan FGA DTS tahun 2022 ini. Di akhir sesi kegiatan pembukaan FGA-DTS, para peserta on boarding FGA-DTS tahun 2022 juga diberikan penguatan softskill oleh Afrizal Himawan selaku Praktisi sekaligus CEO CV. Humasoft Technology danPT Hummatech Digital Indonesia. Menurut Afrizal kebutuhan digital skill saat ini mencakup Coding, Web Development, UI/UX Design, Project Management, App Development, SEO, Ms. Excel, Copywriting, Social Media Marketing. Selain itu beberapa skill yang nanti akan saat diperlukan meliputi Penguasaan Konfigurasi server, Cyber Security, Data Science, Artificial Intelligence, dan Metaverse. (CCP)

Informatika UMM Gelar Pelatihan Digital Tools Untuk Optimalkan Pelayanan Kepada Mahasiswa dan Masyarakat

Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menginisasi pelatihan Digital Tools bagi Prodi dan unit-unit yang ada di UMM. Hal tersebut guna mengoptimalisasi pelayanan kepada mahasiswa UMM dan Masyarakat. Pemanfaatan digital tools ini berdasarkan kondisi dan kebutuhan saat ini yang semua harus dilakukan dengan cepat dan mudah berbasis teknologi informasi. Disisi lain, pemanfaatan teknologi ini juga sebagai upaya tanggap dalam masa pendaftaran mahasiswa baru yang terus membutuhkan informasi-informasi penting dan up to date. “Kegiatan ini bertujuan untuk optimalisasi pelayanan publik sehingga dapat mendekatkan kita, UMM, pada para mahasiswa dan publik. “ini adalah Langkah untuk UMM Go Artificial Intelligence (AI)” Terang Hardianto Wibowo, M.T. selaku Sekretaris II Prodi Informatika UMM, sekaligus sebagai pemateri dalam sesi pelatihan tersebut. Prodi Informatika UMM di tahun ini ingin mempertahankan kuantitas calon mahasiswa baru sehingga mekanisme pelayanan, call center, dan pusat informasi dikelola dengan berbasis pada teknologi digital. Prodi Informatika UMM sudah mengembangkan dan menggunakan Chatbot sebagai media layanan bagi calon mahasiswa baru, mahasiswa, orang tua wali dan masyarakat. Sistem ini mampu melayani ratusan bahkan ribuan calon mahasiswa baru yang membutuhkan beragam informasi tentang Informatika dan UMM. Berdasarkan kesuksesan tersebut, Prodi Informatika UMM menggandeng serta Prodi dan unit-unit lain di UMM, untuk mengenal serta mengimplementasikan Chatbot dalam menangani penanganan layanan bagi mahasiswa dan civitas akademika di UMM. Diikuti oleh 45 dosen dan karyawan dari berbagai prodi dan unit di UMM, kegiatan yang dikemas dengan nama Pelatihan Digital Tools ini sukses digelar pada Jumat 22 Juli 2022.

Gunakan dan Kembangkan Chatbot SAM PRI, Prodi Informatika UMM Mampu Layani Ribuan Mahasiswa 24 Jam Setiap Hari.

Tingginya peminat dan antusiasme calon mahasiswa baru Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk mengakses berbagai informasi cukup tinggi. Hal tersebut tampak dari jumlah pengunjung web dan follower media sosial Prodi yang terus bertambah setiap harinya. Guna menghindari kesalahan informasi dan mengeliminasi resiko adanya tindak penipuan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, maka prodi Informatika UMM merilis call center/pusat aduan dan layanan Prodi Informatika. Menurut Hardianto Wibowo Sekretaris Prodi II Informatika UMM, setiap hari call center prodi selalu dibanjiri oleh pertanyaan-pertanyaan seputar aktivitas calon mahasiswa baru, akademik maupun non akademik. Pertanyaan berulang dan kebutuhan agar dapat merespon pertanyaan dengan cepat tersebutlah yang mendorong Prodi Informatika mengembangkan Chat Robot (Chatbot) untuk official call center prodi. “Chatbot ini berisi pengetahuan yang umum dan spesifik yang dibutuhkan mahasiswa, dosen, orang tua/wali mahasiswa atau juga untuk masyarakat umum yang ingin mengetahui informatika UMM” tegas Hardi. “Agar lebih mudah diingat Chatbot tersebut kami branding dengan nama SAM PRI, sebenarnya SAM PRI merupakan akronim dari Sarana Layanan Komunikasi Mahasiswa Prodi Informatika. Tapi karena di Malang terkenal Bahasa walikan, jadi Mas biasa dibalik jadi Sam, dan akhirnya seperti mengadopsi budaya lokal” sambung Hardi. Berdasarkan penelusuran kami, pengguna SAM PRI cukup mengetikkan pesan ‘Hai’, kemudian chatbot akan merespon dengan menanyakan informasi apa yang ingin ditanyakan oleh penanya. Ada 9 informasi utama yang bisa ditanyakan penanya terkait adminitrasi, kegiatan perkuliahan, Praktek Kerja Nyata (PKN) dan magang, tugas akhir, kegiatan dan pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa baru, alumni, layanan bantuan prodi serta kontak resmi prodi. Masing-masing informasi utama juga menyediakan informasi tambahan yang jumlahnya cukup banyak. “Kami merangkum berbagai knowledge yang dibutuhkan oleh berbagai pengguna SAM PRI, agar layanan ini bisa memberikan banyak manfaat”. Terang Hardi. Kedepan SAM PRI diharapkan dapat di integrasikan ke setiap Whatsapp Grup mahasiswa per Angkatan yang sudah dibentuk prodi, agar layanan chat untuk grup-grup mahasiswa yang sudah dibentuk dapat lebih optimal. “Chatbot yang dikembangkan prodi juga akan dipasang disetiap grup Monitoring Mahasiswa per Angkatan, kami juga akan meningkatkan knowledge Chatbot agar bisa mencakup infomasi baru dari layanan-layanan prodi lainnya, semoga membawa banyak manfaat bagi civitas akademika Informatika UMM” tambah Hardianto.

Fasilitasi Animo Mahasiswa Mengikuti Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Prodi Informatika UMM Kembangkan Sistem Monitoring MBKM

Antusiasme mahasiswa Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam mengikuti program-program di Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terbilang cukup tinggi. Di setiap semester kurang lebih 100 mahasiswa mendaftar dan lolos berbagai program MBKM seperti Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Kampus Mengajar, Indonesian International Mobility Awards (IISMA) dan program lainnya. Hal tersebut mendorong Prodi Informatika untuk kembangkan sistem informasi baru yaitu, Sistem Informasi Manajemen Merdeka Belajar Kampus Merdeka (SIM MBKM). “Sistem ini akan membantu prodi untuk memonitor pelaksanaan MBKM Mahasiswa” Terang Galih Ketua Prodi Informatika UMM. “Dengan adanya sistem ini mahasiswa dapat mendaftarkan diri untuk mengikuti beragam program MBKM. Melaporkan kegiatan harian yang dilakukan sampai dengan mengajukan konversi matakuliah” Tambah Galih. Jika terdapat mitra yang belum direkomendasikan, mahasiswa dapat mengajukan ke prodi agar nantinya tim prodi akan mempelajari apakah kegiatan bisa dikonversikan ke mata kuliah tertentu di Informatika UMM. “Sistem ini bukan menggantikan Web MBKM Kemdikbud, tapi untuk memfasilitasi di level prodi agar kami dapat memantau berapa mahasiswa yang melaksanakan MBKM, lokasi, waktu, dan jenis MBKMnya. Jadi mahasiswa tetap mendaftarkan diri di web MBKM dari Kemdikbud dengan program yang telah ditentukan oleh prodi agar mendapatkan konversi sks” tegasnya. Sistem ini juga memberikan banyak manfaat bagi beberapa user. Yaitu dari mahasiswa, dosen, dan koordinator maupun pimpinan prodi. Bagi Mahasiswa, SIM MBKM memberikan layanan administrasi online, dapat mengusulkan Program MSIB yang belum tercantum oleh prodi Informatika, mengetahui mitra sudah ditentukan dan dipastikan mendapatkan konversi matakuliah, serta mengajukan konversi. Bagi Dosen, SIM MBKM menyajikan data informasi mahasiswa bimbingannya yang melaksanakan MBKM serta memantau aktivitas mahasiswa bimbingannya ketika melaksanakan MBKM. sedangkan bagi koodinator maupun Pimpinan Prodi, SIM MBKM memberikan report kegiatan MBKM, data informasi profil mahasiswa yang mengikuti MBKM, serta membantu prodi untuk upgrade sesuai kebutuhan dari mitra. Bagi mahasiswa Informatika UMM yang ingin mendaftarkan diri untuk mengikuti program tersebut bisa menggunakan SIM MBKM ini melalui alamat https://simpkn-informatika.umm.ac.id. (CCP)

Prodi Informatika UMM Fasilitasi Mahasiswa dengan Sistem Informasi Manajemen Praktek Kerja Nyata (SIM PKN)

Sistem Informasi yang telah dikembangkan oleh prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sejak tahun 2014 ini, diperuntukan untuk mengatasi kendala layanan administrasi kegiatan Praktek Kerja Nyata (PKN). Sistem ini telah membantu para mahasiswa Informatika UMM untuk mendaftar PKN. “Sistem ini membantu mahasiswa dari proses pemilihan mitra, lokasi, tanggal pelaksanaan PKN, dan lain sebagainya” jelas Galih W Wicaksono selaku ketua Prodi Informatika UMM. Banyak kemudahan yang didapatkan dari penggunaan sistem SIM PKN ini. Tidak hanya bagi mahasiswa saja melainkan bagi dosen dan admin/staff maupun koordinator PKN juga mendapatkan banyak kemudahan dari sistem ini. Beberapa kemudahan yang disediakan dalam beragam fitur meliputi, bagi Mahasiswa dapat memperoleh pelayanan administrasi secara online, tersedia bank data, untuk persyaratan PKN nantinya mahasiswa hanya tinggal mengunduh dan  mengirimkan pada mitra yang ditujukan, serta fasilitas unduh sertifikat. Bagi dosen SIM PKN menyediakan data mahasiswa bimbingan beserta kelompoknya, daftar nilai dari perusahaan tempat pelaksanaan PKN, dapat melakukan penilaian PKN melalui sistem dan dapat memeriksa laporan serta aktivitas harian mahasiswa bimbingan. Sedangkan bagi Staff / Koordinator PKN SIM PKN sangat membantu dalam rekapitulasi data mahasiswa PKN. Dengan adanya sistem SIM PKN ini seluruh kegiatan mahasiswa di lapangan akan dapat terekam, dan memudahkan mahasiswa maupun dosen dalam proses laporan kegiatan. (CCP)

Sistem Informasi Manajemen Tugas Akhir (SIMANTA) Mudahkan Pelayanan Mahasiswa dalam Proses Tugas Akhir

Tampilan Homepage Sistem Informasi Manajemen Tugas Akhir (SIMANTA) Kembangkan Sistem Informasi Manajemen Tugas Akhir (SIMANTA), prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ingin memfasilitasi dan memberikan pelayanan bagi mahasiswa yang tengah mengerjakan Tugas Akhir (TA)/ Skripsi. Hal tersebut sudah diinisiasi Sejak tahun 2018, setelah prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendapat akreditasi A dari BAN-PT. Kamis pagi (14/07) Galih W Wicaksono selaku Ketua Prodi Informatika UMM menyampaikan bahwa TA kebanyakan menjadi momok atau sesuatu yang menakutkan bagi mahasiswa. Padahal jika dilihat dari bobot sks dan waktu pelaksanaan, TA sama halnya dengan mata kuliah lain pada umumnya. Untuk itu Prodi Informatika UMM berupaya memberikan kemudahan dengan layanan sistem informasi manajemen tugas akhir. SIMANTA memfasilitasi banyak hal. Tidak hanya bagi mahasiswa tetapi juga bagi pengguna lainnya. “Adanya sistem (SIMANTA) ini memberikan banyak keuntungan dari berbagai pihak seperti mahasiswa, dosen, admin/staff, dan juga pimpinan prodi maupun fakultas” terang Galih. Beragam fitur SIMANTA meningkatkan kualitas pelayanan dalam pelaksanaan TA, Galih memberikan contoh antara lain, Mahasiswa dapat mengajukan proposal melalui sistem,  Mengajukan pembimbing proposal (2 orang), mencari judul TA, mengetahui jumlah kuota bimbingan dosen, bank data untuk persyaratan untuk sidang, ujian, maupun lainnya, penerbitan Surat Keterangan (SK) Pembimbing, dan opsi untuk memilih bimbingan online maupun offline. Bagi pengguna Dosen, SIMANTA menyediakan informasi terkait mahasiswa bimbingannya, berapa mahasiswanya untuk bimbingannya, status mahasisnya lulus maupun belum lulus, bank data, berkas-berkas akademik yang disiapkan untuk laporan kinerja, kepangkatan maupun kenaikan jabatan, serta dapat memberikan catatan pembimbingan maupun nilai melalui SIMANTA. Bagi Admin/ Staff, SIMANTA dapat memberikan report kegiatan dari SIMANTA, untuk operasional maupun pengelolaan TA misalnya pendaftaran TA, penjadwalan ujian, dan lain sebagainya. Terakhir, bagi Pimpinan Prodi maupun Fakultas, SIMANTA menyediakan laporan statistik untuk mahasiswa yang sudah lulus dan lain sebagainya. Semua kegiatan TA mahasiswa mampu terekam dalam SIMANTA yang sangat bermanfaat bagi peningkatan Kelulusan Tepat Waktu (KTW) dan sekaligus kualitas TA. (CCP)

3 Mahasiswa Informatika UMM Raih Penghargaan sebagai Mahasiswa Lulusan Terbaik se-Fakultas Teknik Pada Wisuda Periode ke-104

3 Lulusan terbaik Fakultas Teknik dari Prodi Informatika Wisuda merupakan sebuah moment yang paling ditunggu-tunggu oleh para mahasiswa, dimana wisuda menjadi sebuah tanda pengukuhan atas kerja keras dan perjuangan mahasiswa sampai dengan  menyelesaikan studinya. Kamis (30/6) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghelat wisuda periode ke-104. Kabar baik datang dari Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). 3 Mahasiswa Prodi Informatika telah meraih penghargaan sebagai lulusan terbaik Fakultas Teknik UMM. “Saya merasa bangga karena dapat membawa Prodi Informatika UMM, membawa nama baiknya dengan menjadi lulusan terbaik Fakultas Teknik di wisuda kali ini” Ucap Tiara Intana Sari selaku Mahasiswa lulusan terbaik 1 Fakultas Teknik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99. Tidak sulit bagi Tiara, panggilan akrabnya, untuk menggapai prestasi sebagai mahasiswa terbaik. Berbekal semangat yang kuat, serta konsisten pada apa yang sedang dikerjakan. Perbanyak relasi dan mengenal banyak orang sebagai bentuk untuk membangun jejaring, karena dengan relasi yang luas dan baik akan membuat kehidupan sosial menjadi lebih damai dan akan mendapatkan manfaat lain yang bisa membantu kelak dikemudian hari. Selain itu, banyaknya program, aktivitas, serta prestasi yang diikuti dan diraih selama perkuliahan sangat bermanfaat untuk menambah bekal persiapan para lulusan dalam menghadapi dunia kerja. “Raihlah prestasi sebanyak mungkin, karena di UMM, terutama di Prodi Informatika UMM terdapat beragam program ekuivalensi yang bisa kita raih. Jadi di UMM sendiri tidak ada prestasi yang tidak dihargai.” Ujar Naufaldi Izad Firmana sebagai lulusan terbaik 3 Fakultas Teknik. Pengenalan potensi diri, dan bakat apa saja yang dimiliki para mahasiswa juga menjadi salah satu poin penting untuk membawa para mahasiswa menjadi yang terbaik dan siap untuk membangun negeri ini menjadi lebih baik. “get to know your self, know who you are, that what you want and just focus on that” pesan dari Putri Sari Asih yang mejadi Lulusan terbaik 2 Fakultas Teknik untuk para juniornya di Prodi Informatika. (CCP)

Jalin Kerjasama 2 Institusi Antara Universitas Muhammadiyah Malang dan Glasgow Caledonian University, dan juga MIXPRO Untuk Kembangkan Teknologi Game dan Metaverse

Senin, 4 Juli 2022 Kolaborasi anatara dua institusi dan juga MIXPRO ini adalah kerjasama pertama yang dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), terutama pada prodi jurusan Informatika UMM. Dari kerjasama ini ingin mengembangkan teknologi game dan juga metaverse. Dilihat dari saat ini, perkembangan teknologi tersebut mulai ramai-ramainya digeluti karena memberikan dampak yang cukup besar pada lingkungan sekitar. Jumat (24/6) dalam acara pembukaan ini, Mario Soflano selaku Department of Applied Computer Games in Glasgow Caledonian University (GCU) mengharapkan dalam acara ini bisa menjadi ajang kick-off untuk kolaborasi yang besar di masa mendatang.“Kami percaya kolaborasi multi background dan multi cultural ini, bisa menimbulkan dampak social yang baik bagi negara terutama bagi masyarakat di dalamnya” ucapnya. Teknologi game bukan hanya untuk hiburan saja tapi juga bisa menjadi alat untuk memajukan ilmu pengetahuan dan kehidupan sosial di masa digital saat ini. Dalam pengembangannya tidak hanya perangkat maupun software saja yang dibutuhkan. Namun soft skills seperti kerjasama tim adalah kemampuan yang sangat dibutuhkan pada era seperti ini. Kolaborasi ini diharapkan bisa menjadi knowledge transfer antara mahasiswa UMM dan juga GCU  yang semula bisa berguna dan berkembang di kemudian hari. “Saya berharap setiap participant dalam event ini bisa have fun dan enjoy the process. Harapan kami lainnya semoga event Game Jam ini bisa  kick start untuk jadi event yang lebih besar lagi dan yang berkemungkinan untuk berkolaborasi antar institusi misalnya student and staff exchange dan juga summer school” ucap Mario. (CCP)

Kembangkan Artificial Intelligence di Bidang Batik, Prodi Informatika UMM Rintis Kemitraan dengan Paguyuban Pecinta Batik Indonesia dan Balai Besar Kerajinan Batik

Batik adalah budaya asli bangsa Indonesia yang merupakan perpaduan antara seni dan teknologi oleh para leluhur bangsa indonesia. Batik telah menjadi ciri khas bangsa Indonesia, dan secara resmi, United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) telah mengakui batik dengan dimasukkannya ke dalam daftar represntatif sebagai budaya tak-benda warisan manusia. Senin pagi (30/5) Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menuju ke Paguyuban Pecinta Batik Indonesia (PPBI) Sekar Jagad yang berlokasikan di Yogyakarta. “Kami kesini bertujuan untuk bekerjasama dengan pihak PPBI ini, karena kami ingin merintis kemintraan, dan kedepan akan mengumpulkan dataset untuk kebutuhan pengembangan Kecerdasan Artifisial atau AI (Artificial Intelligence-red). Dataset Batik ini nanti dipergunakan juga untuk kegiatan pendidikan/pembelajaran di perkuliahan atau juga untuk riset terkait batik” ucap Ir. Galih Wasis Wicaksono, S.Kom, M.Cs selaku Ketua Prodi Informatika UMM. Berdasarkan hasil diskusi ternyata PPBI Sekar Jagad menyambut baik tawaran kemitraan Prodi Informatika bahkan menawarkan beberapa rencana kerja yang dapat dikolaborasikan. Salah satunya seperti mendigitalisasi salah satu buku batik dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Informatika UMM. Prodi Informatika juga ingin melanjutkan riset terkait dengan penerapan AI di bidang batik serta menjadikannya sebagai Projek Independen bagi mahasiswa sebagai bagian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang kemudian dapat dikonversikan kedalam SKS mata kuliah ataupun hal yang lain seperti Tugas Akhir (TA). Kemudian pada Selasa pagi (31/5) Prodi Informatika UMM juga mengunjungi Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Kementerian Perindustrian Indonesia yang juga berlokasi di Yogyakarta. “Tujuan kami masih dalam rangka rintisan kemitraan untuk gathering informasi terkait riset AI di bidang batik. Selain kami juga masih melakukan pengumpulan dataset batik, dan juga ingin mengetahui terkait produk teknologi BBKB” ujar Galih. Berdasarkan hasil kunjugan ke BBKB, pihak BBKB membuka peluang kolaborasi penelitian dan magang serta menyediakan dataset yang dapat dipergunakan untuk riset atau projek independen mahasiswa Informatika UMM. BBKB juga mendemonstrasikan beberapa aplikasi dibidang batik yang dimiliki, diantaranya Batik Analyzer dan Nadin. Batik Analyzer ini digunakan untuk mengklasifikasi jenis batik tulis, cap, print, dan lain sebagainya. Sedangkan aplikasi Nadin diperuntukan untuk pencocokan warna atau color matching dari bahan pewarna alami, yang akan digunakan sebagai pewarna batik. Merujuk pada hasil diskusi, pihak BBKB juga menawarkan kerjasama dengan prodi Informatika UMM untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi tersebut. “Berangkat dari hal ini, kunjungan ini membuka peluang para mahasiswa Informatika UMM untuk ikut serta dalam pengembangan aplikasi-aplikasi BBKB. Harapannya agar mereka bisa menambah pengalaman dan kompetensi mahasiswa” ucap Galih terkait hal tersebut. Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Prodi 1 dan 2, Kepala Laboratorium dan Koordinator MBKM Prodi Informatika UMM. (CCP)

Bangun Kolaborasi dengan Binar Academy, Prodi Informatika UMM Buka Peluang 100 Mahasiswa Mengikuti MBKM

Pengalaman kerja bukan hanya diperoleh saat bekerja sebagai pekerja tetap di suatu instansi atau perusahaan. Banyak juga perusahaan yang mempertimbangkan pengalaman seorang mahasiswa fresh graduate berdasarkan aktivitas internship/ magang sebagai bagian dari pengalaman kerja yang dipersyaratkan oleh perusahaan tersebut. Pelamar kerja pastinya perlu unjuk diri, kemampuan dan kompetensi dengan memberikan informasi kepada pemberi kerja dalam hal ini perusahaan/ instansi terkait kinerja mereka ketika magang. Melihat hal tersebut, Ir. Galih Wasis Wicaksono, S.Kom, M.Cs selaku ketua Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ingin membuka peluang yang sebesar-besarnya kepada para mahasiswa Informatika UMM untuk bisa mengikuti kegiatan magang atau praktik kerja pada program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM). “Antusiasme mahasiswa Informatika UMM untuk mengikuti kegiatan MBKM ini sangatlah tinggi” ujar Galih terkait minat mahasiswa dalam program MBKM. “untuk itu kita fasilitasi dengan menjalin kemitraan dan akses yang seluas-luasnya bagi mahasiswa” tambahnya. Dari beberapa mitra yang bekerjasama dengan UMM, Binar Academy adalah salah satu Mitra dalam kegiatan MBKM yang sudah menjalin komunikasi intens. Pada program Studi Independen Bersertifikat (SIB) batch 2, Prodi Informatika UMM telah mengirimkan 5 mahasiswanya untuk berkesempatan meningkatkan keterampilan di Binar Academy. Sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi, Prodi Informatika UMM melakukan kunjungan ke Binar Academy pada Senin (30/5), selain mengetahui progres pelaksanaan SIB Batch II, Prodi Informatika UMM juga diberikan slot kuota 100 orang mahasiswa untuk dapat mengembankan keterampilan untuk 9 course yang ditawarkan oleh Binar Academy dalam program SIB batch 3. Pada keterangan yang disampaikan, Galih W Wicaksono menjelaskan bahwa Program SIB yang dilakukan mahasiswa dapat dikonversi sampai dengan 20 SKS. “SIB di Binar Academy sangat menarik, karena terdiri dari beberapa chapter, ada yang sifatnya self paced learning, tapi dengan bimbingan mentor, dan diakhir akan ada project based chapter yang relevan dan up to date dengan perkembangan industri” tambah Galih. “Selain itu, kolaborasi saat pengembangan project yang melibatkan beragam talenta digital, dari berbagai Perguruan Tinggi meningkatkan soft skill mahasiswa seperti kemampuan bekerja dalam tim, komunikasi dan tanggung jawab. Tentu saja ini sangat penting bagi mahasiswa”. tutup Galih dalam keterangannya. Diharapkan dalam kerjasama antara prodi Informatika UMM dengan beberapa Mitra yang lain pada batch 3 nantinya dapat membuka banyak peluang bagi para mahasiswa Informatika UMM untuk dapat terus belajar dan menggali berbagai pengalaman dalam dunia industri. (CCP)