Songsong Era Baru Teknologi Metaverse, Prodi Informatika UMM dan MIXPRO Kembangkan Proyek UMM Metaverse

Sampai saat ini gaung Metaverse sejak pertama kali dicetuskan Marc Zuckerberg masih dan terus bergema menjadi perbincangan di kalangan masyarakat global. Gebrakan dari inovasi industri teknologi digital ini lahir dari penggabungan dari teknologi Virtual Reality dan Augmented Reality yang kemudian banyak dikenal dengan istilah Extended Reality. Metaverse membawa perubahan yang tidak hanya menciptakan era baru web 3.0, juga mendorong dunia virtual yang immersive di masa depan serta dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat luas. Prodi Informatika UMM bergerak cepat untuk ambil bagian dalam riset dan pengembangan Metaverse. Minggu (29/5) Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan kunjungan ke MIXPRO untuk kembangkan UMM Metaverse. Salah satu proyek yang bertujuan untuk mengembangkan landscape UMM dalam dunia virtual. MIXPRO sendiri adalah perusahaan di bidang entertainment yang memiliki divisi khusus dalam mengembangkan teknologi Metaverse. “Kunjungan ini merupakan bagian dari kerjasama Prodi Informatika UMM dengan MIXPRO yang memiliki 2 tujuan, yaitu untuk pengembangan proyek UMM Metaverse dan juga untuk rintisan pendirian pusat unggulan atau Center of Excellence Sekolah Metaverse” ujar Ir. Galih Wasis Wicaksono, S.Kom, M.Cs selaku ketua Prodi Informatika UMM. Galih menjelaskan, nantinya untuk Project UMM Metaverse ini akan membuka pelibatan mahasiswa dan juga dosen dari 2 Prodi yaitu Informatika dari Fakultas Teknik dan Ilmu Komunikasi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM. “Secara garis besar Informatika nanti akan menangani pengembangan Metaverse dari sisi perangkat lunaknya, misal dengan Unreal atau support dari sisi programmer. Sedangkan Prodi Ilmu Komunikasi akan ada di sisi dari narasi, skenario, konsep Metaverse-nya dan juga 3D artist-nya. Juga tidak menutup kemungkinan jika ada dari Prodi lain yang tertarik bergabung, kita sediakan ruang untuk kolaborasi” terangnya. Pengembangan proyek UMM Metaverse ini diharapkan dapat ditampilkan dalam gelaran Muktamar Muhammadiyah ke-48 di bulan November 2022 nanti yang akan dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Project UMM Metaverse, juga diharapkan mampu memberikan vibrasi positif yang kemudian nantinya akan ada mendorong proyek-proyek lanjutan untuk rekruitmen mahasiswa yang memiliki kemampuan coding yang mendukung pengembangan Metaverse bersama MIXPRO. Terkait dari tujuan selanjutnya, Galih W Wicaksono, menjelaskan terkait rencana rintisan pusat unggulan atau Center of Excellence (CoE) adalah sebagai tambahan kompetensi bagi mahasiswa yang tertarik untuk mengembangkan metaverse. Sistem yang digagas berupa pelatihan selama 1 semester untuk menguatkan dari sisi programming, virtual reality, dan augmented reality yang dinamakan Metaverse Academy. Kemudian mahasiswa akan mengikuti magang di Metaverse Project yang saat ini bermitra dengan MIXPRO. “Harapannya adalah nanti mahasiswa yang sudah berpengalaman bekerja/mengembangkan produk di bidang metaverse atau bidang lainnya seperti SandBox dapat diserap oleh Industri bahkan sebelum lulus” ucap Galih. (CCP)
Lolos Pendanaan PKMKC, Mahasiswa Informatika UMM Ciptakan Karya IoT di Bidang Pertanian untuk Meningkatkan Mutu Produksi Komoditas Pangan

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang pesat. Istilah Internet of Things (IoT) sering kali terdengar akhir-akhir ini. Ekosistem IoT di Indonesia sendiri juga makin terus berkembang dan memiliki potensi besar. IoT sendiri tidak hanya hadir pada sektor industri saja, melainkan di berbagai sektor terutama pada sektor pertanian. Malang (31/5) dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tim mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang beranggotakan 4 personil berhasil lolos ke tahap pendanaan Tahun 2022. Mereka berhasil lolos ke tahap ini dengan membawa ide implementasi Internet of Things (IoT) di sektor pertanian khususnya tanaman bawang merah. Berangkat dari peristiwa gagal panen pada tanaman bawang merah, Iqbal dan tim berinisiatif mengembangkan produk yang diintegrasikan antara arduino dan bot pada aplikasi Telegram. “Kami tahu peristiwa gagal panen sering terjadi khususnya untuk tanaman bawang merah. Kami berinisiatif mengembangkan produk yang diintegrasikan antara arduino dan bot pada Telegram guna menekan adanya perisitiwa tersebut sehingga besar harapan kami dengan alat ini dapat meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi komoditas pangan khususnya dalam sektor bawang merah dengan mengusung teknologi yang terbarukan” ujar Iqbal selaku ketua tim. (CCP)
Hadapi MBKM dan Pandemi Covid-19 Prodi Informatika UMM Siapkan Strategi Khusus di Tahun 2021

Tahun 2020 bisa jadi menjadi tahun yang cukup berat bagi seluruh institusi Pendidikan, termasuk bagi Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pandemi Covid-19 yang terjadi awal tahun 2020 telah memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap penyelenggaraan pendidikan khususnya di program studi. Menurut Gita Indah Marthasari, S.T. M.Kom selaku Ketua Program Studi Informatika, selain kegiatan pembelajaran, praktikum dan kegiatan pengembangan iklim akademik di prodi yang dilaksanakan secara daring, beberapa kegiatan pengembangan SDM seperti workshop dan kunjungan industri yang sudah direncanakan di tahun 2020 terpaksa harus ditunda. “Beberapa kegiatan rutin seperti pengenalan mahasiswa baru, kuliah perdana dan kuliah tamu tetap kita laksanakan secara daring” tegas Kaprodi Informatika tersebut. Menyongsong tahun 2021 Prodi Informatika UMM berupaya mempersiapkan dan melakukan mitigasi terhadap seluruh resiko melalui penyelenggaran Rapat Penyusunan Kegiatan dan Anggaran tahun 2021. Dekan Fakultas Teknik UMM, Dr. Ahmad Mubin dalam sambutannya menegaskan Kembali kesiapan penyelenggaran pendidikan ditengah pandemic Covid-19 agar tidak merugikan mahasiswa namun tetap menjamin mutu dan kualitas pelaksanaan pembelajaran. “Tetap skala prioritas terletak pada kelulusan tepat waktu mahasiswa meskipun ditengah pandemi” pesan Dekan FT UMM dalam sambutannya. Rapat Penyusunan Kegiatan dan Anggaran pada dasarnya merupakan kegiatan Rutin Prodi Informatika yang dilaksanakan disetiap akhir tahun, akan tetapi pada tahun ini sedikit berbeda karena dilaksanakan dalam kondisi pandemi. Selain itu Prodi Informatika juga dituntut untuk merumuskan kegiatan yang adaptif dengan pelaksanaan Medeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). MBKM merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat menempuh pembelajaran lintas prodi baik pada perguruan tinggi yang sama maupun pada perguruan tinggi lain. Selain itu mahasiswa juga dapat mengikuti kegiatan seperti magang, asistensi mengajar, penelitian/riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi/proyek independen dan membangun desa/ kuliah kerja nyata tematik. Penyelenggaraan MBKM mendorong Prodi Informatika UMM untuk membangun kemitraan melalui pendekanan triple helix, dimana Prodi sebagai komponen akademisi bersama industri dan pemerintah memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk dapat mengembangkan diri melalui 8 skema MBKM. Oleh karena itu di tahun 2021 diharapkan penguatan-penguatan kerjasama dan penyelenggaraan tri dharma pendidikan akan beorientasi pada MBKM. Prodi Informatika UMM juga berupaya merumuskan kegiatan dan anggaran tahun 2021 dengan berpedoman pada hasil dan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Tambahan (IKT) yang telah ditentukan. Hal ini sebagai perwujudan penyelenggaraan pendidikan yang taat azas dan berbudaya mutu. Selain itu program dan kegiatan yang digagas dan direncanakan di tahun 2021 diselaras dengan tonggak pencapaian (milestone) yang dirumuskan dalam Rencana Strategis Fakultas Teknik dan Rencana Operasional Prodi, pemenuhan tri dharma juga mulai diarahkan pada national competitiveness. Kegiatan yang digelar selama dua hari ini telah berhasil merumuskan berbagai kegiatan termasuk anggaran beserta indikator yang akan dicapai melalui pelaksanaan kegiatan. Beberapa kegiatan pengembangan sumber daya manusia (SDM), pengembangan riset dan pengabdian yang berskala internasional serta pemenuhan terhadap capaian tri dharma baik oleh dosen maupun mahasiswa coba diinisiasi guna mendorong dan meningkatkan kualitas mahasiswa di Prodi Informatika UMM. Sehingga diharapkan di tahun 2021 seluruh kegiatan yang telah dirancang dapat terlaksana dengan lancar.
Benchmarking Pengelolaan IT/Website/Media Sosial, Pembuatan Infografis, dan Pemanfaatan Multimedia oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan melakukan studi banding di Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Muhammadiyah Malang yang dilaksanakan hari Rabu 23 Desember 2020. Pada kesempatan tersebut Dr. Nasrulloh, S.Ag., M.Hum. selaku Kepala Sub Bidang Diklat Fungsional, menyampaikan bahwa tujuan adanya kunjungan dan studi banding ini adalah untuk berdiskusi dan sharing mengenai pengelolaan IT/Website/Media Sosial, pembuatan infografis, dan pemanfaatan multimedia yang ada di Prodi Informatika Khususnya dalam era pandemi sekarang ini, penyampaian informasi secara efisien dan tepat sasaran tentu sangat diperlukan. Pembuatan Infografis sangat membantu dalam menjelaskan suatu informasi karena penyampaiannya secara visual mampu membuat pembaca lebih cepat paham dibandingkan penjelasan dengan teks saja. Kegiatan ini juga bertujuan dalam rangka sebagai langkah awal membangun elaborasi kerja sama antara kedua belah pihak dalam mewujudkan “Kampus Merdeka”.
Tech Talk Special Ramadhan (Workers di Masa Pandemi)

#workfromhome adalah hal yg biasa bagi IT developer dan IT engineer. Bahkan jauh sebelum pandemi #Covid19 di dunia software development sudah mengenal istilah remote worker. Kegiatan webinar yang diselenggarakan pada Selasa, 19 Mei 2020 dengan tema Tech Talk Special Ramadhan edisi II “Peluang dan Tantangan IT Remote Workers di Masa Pandemi” membahas apa saja tantangan dan peluang yg dihadapi selama periode pandemi. Webinar edisi II terbagi dalam 2 sesi, narasumber pada sesi 1 adalah alumni-alumni Informatika UMM sekaligus praktisi remote worker Mardhatilah Firdayana, S.Kom., (Dinkum Interactive, Philadelphia) dan Arini Rahmawati Rosyadi, M.Kom. (Wallex, Singapura). Narasumber pada sesi 2 adalah Ust Ahmad Fatoni LC. M.Ag., Kaprodi Pend Bahasa Arab UMM mebawakan tausyiah tentang pentingnya Ikhlas dalam Bekerja bersama. Bincang-bincang dan tausyiah dimoderatori oleh Ibu. Evi Dwi Wahyuni, M.Kom selaku dosen Informatika dan Kepala Unit Divisi Data dan Informasi UMM.
Kunjungan dan Studi Banding Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Jakarta

Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melalukan kunjungan dan studi banding ke Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Selasa, 4 Februari 2020. Dalam kesempatan tersebut Ketua Program Studi Teknik Informatika UMJ, Rita Dewi Risanty, M.M.S.I mengungkapkan bahwa tujuan adanya kunjungan dan studi banding ini adalah untuk berdiskusi dan sharing mengenai pengembangan kurikulum, sharing kebutuhan industri di bidang Teknik Informatika, dan program kerja kegiatan mahasiswa. Selain itu dengan adanya diskusi ini diharapkan dapat berbagi pengalaman atau sharing baik dalam bidang akademik maupun non akademik.
Jalin Silaturahmi, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Metro Melakukan Kunjungan ke Program Studi Informatika UMM

Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menerima kunjungan dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Metro Lampung, Rabu (22/1/20). Rombongan sebanyak 60 mahasiswa beserta Bapak Ibu Dosen Pendamping diterima oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) UMM, Gita Indah Marthasari, S.T., M.Kom, yang dipusatkan di Ruang Sidang Fakultas Teknik Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3, Kampus 3 UMM. Kunjungan ini bertujuan untuk saling sharing, bertukar ide atau gagasan, serta memperluas jaringan kerjasama antar kedua belah lembaga. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas mutu pengelolaan atau manajemen Pendidikan disebuah Perguruan Tinggi, dengan harapan lulusan yg dihasilkan mampu mengimplementasikan teori, pengalaman dan soft skill yang didapatkan untuk memajukan pendidikan dan bermanfaat untuk masyarakat bangsa dan Negara.
Kunjungan dan Perjanjian Kerjasama PT. Bimasakti Multi Sinergi dengan Program Studi Informatika UMM

Jumat, 17 Januari 2020, PT Bimasakti Multi Sinergi mengadakan kunjungan ke Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ditindaklanjuti silahturahmi ke kampus dan diterima langsung oleh Dekan Fakultas Teknik, Bapak Dr. Ahmad Mubin. MT. Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan naskah perjanjian kerjasama dalam pengembangan kapasitas bagi kedua lembaga. PT Bimasakti Multi Sinergi merupakan perusahaan berbasis IT dengan layanan dalam industri Financial Technology (FinTech) di Indonesia, khususnya dalam bisnis micro-payment, e-commerce dan travel yang terus berinovasi dan berkembang di sisi teknologi dan layanan, yang merupakan salah satu strategi perusahaan sejalan dengan dengan peningkatan bisnis FinTech di Indonesia pada khususnya. Selain melakukan perjanjian kerjasama, PT. Bimasakti Multi SInergi juga mengadakan kuliah tamu dengan tujuan mengenalkan kondisi terkini dunia kerja kepada mahasiswa mengenal kondisi terkini dunia kerja serta membandingkan teori yang didapat dikelas dengan kondisi di dunia kerja. Seperti yang sudah diketahui, dunia kerja bagi lulusan teknik bukan lah terbatas pada hal-hal yang teoritis melainkan dunia implementasi dan praktik keahlian.
Prodi Informatika UMM Membuka Ruang Kolaborasi Melalui Young Tech Expo 2019

Di era disrupsi teknologi, teknologi informasi menjadi ujung tombak disegala bidang kehidupan. Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menangkap potensi ini dengan membuka ruang untuk berkolaborasi selebar-lebarnya dengan seluruh pihak. Hal tersebut diwujudkan dengan menggelar Young Tech Expo 2019 bertajuk Woman and Technology, Sabtu (21/12) Pagi. Sebanyak 137 tenant dan lebih dari 400 mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Mereka menampilkan beragam produk dan jasa di bidang teknologi informasi. Tidak hanya itu ada juga tenant di bidang kewirausahaan baik berupa produk makanan, produk perangkat lunak hingga berbagai jasa. Seluruh produk dan jasa yang dipamerkan dalam kegiatan ini merupakan hasil akhir dari beberapa mata kuliah seperti artificial intelligence, penulisan ilmiah dan kewirausahaan berbasis teknologi. Salah satu perwakilan panitia penyelenggara, Galih Wasis Wicaksono, M.Kom., menjelaskan bahwa Young Tech Expo 2019 adalah event tahunan yang diselenggarakan Prodi Informatika. “Kegiatan ini membuka peluang kolaborasi antara mahasiswa dengan dosen atau bahkan lintas Prodi dan Fakultas, sehingga keilmuan, wawasan dan pengalaman mahasiswa semakin kaya, untuk menyongsong internasionalisasi Prodi yang sudah didepan mata. Hal ini sejalan dengan visi dan misi program studi informatika UMM yakni pada tahun 2030 menjadi program studi bertaraf internasional di bidang informatika dan berlandaskan pada nilai-nilai Islam” tegasnya disela-sela kegiatan. Juga salah satu perwakilan panitia penyelenggara Nur Hayatin, M.Kom., yang ditemui disela-sela kegiatan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Informatika, selain seminar terdapat pula pameran produk dan jasa di bidang teknologi informasi yang melibatkan 137 tenant dan lebih dari 400 mahasiswa. “Seminar dan pameran yang diselenggarakan hari ini merupakan salah satu perwujudan visi dan misi Prodi Informatika UMM, yakni yakni pada tahun 2030 menjadi program studi bertaraf internasional di bidang informatika dan berlandaskan pada nilai-nilai Islam. Selain itu juga untuk menyemarakkan hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember, maka tema yang diusung kali ini adalah Women and Technology” ungkapnya.(*)
Prodi Teknik Informatika UMM Raih Akreditasi A, Bersiap Songsong Akreditasi Internasional 2020

Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Muhamadiyah Malang (UMM) berhasil meraih akreditasi A (sangat baik) setelah sebelumnya hanya mendapat peringkat B (baik) di tahun 2014. Pengumuman ini dirilis oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada 6 November 2019 lalu. Setidaknya terdapat tujuh standar aspek penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), yakni terkait visi misi, tata kelola, kemahasiswaan, sumberdaya manusia (SDM) karyawan, dosen maupun mahasiswa, kurikulum dan sarana prasarana. Oleh karena itu Prodi Teknik Informatika membentuk tim task force. Selain itu demi memudahkan proses visitasi terkait klasifikasi, verifikasi, dan validasi data serta informasi penilaian asesor dari BAN-PT, pihak Prodi Teknik Informatika telah membuat Sistem Informasi Manajemen Akreditasi (SIM-Akreditasi), di mana data-data terkait berbagai aspek penilaian akreditasi tersebut dapat diakses oleh tim asesor. Agar proses penilain berlangsung maksimal, mereka juga melakukan simulasi. “Simulasi dilakukan semirip mungkin dengan proses penilaian vitisasi asesor. Tujuannya supaya kita lebih mempersiapkan data-data borang dengan matang,” ucap Gita Indah Marthasari, S.T., M.Kom, ketua Prodi (Kaprodi) Teknik Informatika UMM. Saat ini Prodi Teknik Informatika berada pada tahapan pencapaian daya saing nasional (national competitiveness). “Target yang ingin kami tuju ialah bagaimana kita menginternasionalisasi, yang artinya sumberdaya manusia seperti dosen, karyawan dan mahasiswanya juga harus terinternasionalisasi,” tandas Gita, Selasa (12/11). Memiliki 1500 mahasiswa Prodi Teknik Informatika, Gita memiliki harapan untuk seluruh mahasiswanya agar lulus tepat waktu dan bekerja di bidang keahlian masing-masing. Mengingat Prodi Teknik Informatika memiliki empat profil konsentrasi, yakni pengembang game, ilmuan data, rekayasa perangkat lunak dan administrator jaringan. Ke depan, pada tahun 2020 Prodi Teknik Informatika bakal mengikuti akreditasi internasional dari Indonesia Accreditation Board for Engineering Education (IABEE) yang merupakan akreditasi mandiri, didirikan sebagai bagian dari Persatuan Insinyur Indonesia dan dibantu oleh Japan Accreditation Board for Engineering Education. (yas/can)