Gandeng Norwegian University of Science and Technology, CoE Metaverse UMM Siap Kembangkan Program Imersif Berbasis Virtual Reality

Teknologi imersif adalah teknologi yang meleburkan batasan antara dunia nyata dan dunia maya. Istilah teknologi imersif sering digunakan untuk pengembangan teknologi yang berbasis virtual. Dengan definisinya sendiri yaitu menggabungkan dunia nyata dan dunia maya, teknologi imersif erat kaitannya dengan metaverse. Dalam pengembangannya, metaverse menggunakan virtual reality untuk menciptakan lingkungan atau ekosistem virtual yang sangat imersif. Metaverse merupakan salah satu teknologi yang baru-baru ini dikembangkan oleh banyak tech industri. Metaverse juga digadang-gadang mampu menggantikan banyak aktivitas nyata menjadi maya. Sejauh ini, metaverse masih belum banyak dikembangkan. Sehingga, banyak tech industri yang mencari tenaga developer untuk membangun teknologi metaverse mengingat peminat metaverse saat ini sangat banyak. Center of Excellence (CoE) Metaverse UMM, baru-baru ini diketahui sedang menjalin hubungan kerja sama dengan Norwegian University of Science and Technology untuk projek metaverse. Kerja sama ini diperlukan untuk memperkenalkan CoE Metaverse UMM di luar UMM, sehingga akan ada semakin banyak orang yang mencoba dan mengenal Metaverse UMM. Sabtu(4/4), Tim Metaverse UMM dan perwakilan Prodi Informatika mengadakan rapat lanjutan mengenai kerja sama proyek metaverse dengan Norwegian University of Science and Technology via daring. Pada rapat ini, kedua belah pihak membahas mengenai peningkatan avatar dalam proyek metaverse. Selain itu, pada rapat ini juga dilakukan penentuan karakter yang nantinya dapat dipilih oleh user sehingga mampu memberikan kesan nyata.
Kalahkan Mantan Perwakilan Pemprov Jatim Di Babak 16 Besar, Mahasiswa Informatika UMM Bawa Pulang Medali Juara 3 Pada Event E-FOOTBALL Campus Competition 2023

E-Sport atau olahraga elektronik adalah suatu istilah untuk kompetisi dari permainan sebuah video pemain jamak. Beberapa orang menganggap bahwa e-sport adalah permainan online yang bisa dimainkan oleh banyak orang dalam waktu yang bersamaan, berbeda, atau bahkan bermain bersama sebagai tim. Banyak yang menganggap bahwa e-sport adalah olahraga masa depan yang banyak diminati. Perlu diketahui bahwa e-sport merupakan olahraga yang sedang hits dikalangan muda-mudi. Bahkan banyak yang menjadikannya sebagai profesi untuk mendapatkan penghasilan. Banyak diantara atlet e-sport yang sukses dan handal menjadi rebutan banyak klub-klub yang rela membayar dengan nominal tinggi. Bagi para atlet e-sport mengikuti turnamen atau lomba merupakan hal yang penting dan sangat menarik sebagai bentuk mengukur kemampuan yang sudah dikuasai. E-FOOTBALL Campus Competition 2023 merupakan salah satu ajang lomba tingkat Provinsi Jawa Timur yang baru saja diselenggarakan di Kota Surabaya. Event ini diikuti oleh berbagai perwakilan kabupaten/ kota di Jawa Timur. Salah satu perwakilan Kota Malang adalah Fadhilah Akbar, mahasiswa Program Studi Informatika angkatan 2019. Dalam turnamen tersebut, Akbar telah banyak mengalahkan lawan mainnya dengan strategi yang kuat dan gesit. Akbar mengaku bahwa ketika turnamen, selain menjadi atlet ia juga merangkap posisi sebagai pendamping atlet lain dari Kota Malang. Untuk mempersiapkan turnamen ini, Akbar berlatih setiap hari dengan satu hingga dua permainan. “Ketika di 16 besar, saya juga tidak menyangka kalau bisa mengalahkan mantan perwakilan pemprov Jawa Timur”, ungkap Akbar. Setelah lolos 16 besar. Dari hasil tekun berlatih, Akbar berhasil membanggakan Kota Malang sekaligus mengharumkan nama Prodi Informatika dengan membawa pulang medali Juara 3.
Angkat Topik Artificial Intelligence, Dosen Informatika UMM Raih Gelar Ph.D Dari Universitas Ternama Di Jepang

Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu bidang ilmu komputer yang difokuskan untuk memberikan solusi bagi permasalahan yang umumnya terkait dengan kecerdasan manusia. AI juga bisa diartikan sebagai sebuah simulasi kecerdasan manusia yang mengimplementasikan sistem komputer sehingga bisa memiliki sistem kerja selayaknya manusia. Pesatnya perkembangan zaman dalam bidang teknologi membuat AI sudah banyak diterapkan pada banyak sektor. Dari definisinya sendiri, AI dikembangkan dengan tujuan memudahkan aktivitas manusia. Salah satu dosen bidang minat data sains dari Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang, Setio Basuki baru saja meraih gelar Ph.D dari salah satu universitas ternama di Jepang, Toyohashi University of Technology. Dengan mengangkat topik Artificial Intelligence (AI), Setio Basuki mampu menyelesaikan studi selama tepat 3 tahun dengan program beasiswa. Penelitian Setio berfokus pada pemanfaatan AI pada peer review dari artikel ilmiah. Penelitian tersebut memiliki tujuan sebagai otomatisasi proses penilaian kualitas artikel ilmiah untuk mendapatkan hasil artikel yang sesuai dengan standar secara cepat dan tepat. Penelitian yang melibatkan lebih dari 90.000 archive paper dengan lebih dari 15 juta kalimat dari tahun 1970 hingga 2017 diproses menggunakan super komputer yang disediakan oleh laboratorium. Dengan dataset yang sangat banyak, Setio membutuhkan waktu 1 tahun untuk mengolahnya dengan super komputer. Sebagai syarat kelulusan untuk gelar Ph.D, Setio Basuki diharuskan mampu menulis 2 jurnal Q1 dengan high impact factor dan 1 good conference dalam kurun waktu 3 tahun masa studi. tepat selama 3 tahun masa studi. “Dengan budaya akademik yang disiplin di Jepang, sedikt banyak memberikan dorongan kepada saya untuk menyelesaikan studi dengan tepat waktu”, ungkap Setio Basuki ketika ditanya mengenai hal terkesan selama berkuliah di Toyohashi University of Technology. Budaya akademik yang disiplin tapi juga tetap mengutamakan rasa kemanusiaan dirasa bagus untuk diterapkan pada sistem akademik di Indonesia agar mahasiswa mampu menyelesaikan kewajibannya dengan nyaman dan tepat waktu.
Didukung Oleh Dewan Ahli PPBI Sekar Jagad dan Para Kolektor, Dosen Informatika UMM Lakukan Penelitian Untuk Motif Batik Nitik

Batik adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu kain bercorak atau bermotif yang dibuat menggunakan teknik resist dengan memakai material lilin. Batik juga merupakan salah satu hasil karya Bangsa Indonesia yang memadukan seni dan teknologi dari leluhur Bangsa Indonesia. Batik sebenarnya adalah salah satu produk sandang yang telah berkembang pesat di Jawa sejak ratusan tahun lalu. Tahun 2009, UNESCO mengakui batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Takbenda Manusia yang memiliki nilai universal. Pengakuan ini sekaligus menjadi pengukuhan batik sebagai salah satu warisan budaya dunia yang perlu dilestarikan dan dijaga keberlanjutannya. Batik memiliki banyak macam corak dan motif yang khas seperti motif parang, kawung, truntum, dan banyak lagi. Setiap motif batik memiliki makna, cerita, dan simbolik tersendiri yang berkaitan dengan budaya dan tradisi Indonesia. Batik tidak hanya digunakan sebagai bahan pakaian, tetapi juga sebagai bahan untuk aksesoris, dekorasi rumah, dan banyak kerajinan lainnya. Dalam penempuhan studi doktoral, dosen Prodi Informatika UMM lakukan penelitian terhadap batik. Agus Eko Minarno libatkan banyak pihak dalam penelitiannya. Penelitian yang mengangkat topik motif batik ini menargetkan 500 motif. Pihak yang terlibat seperti Paguyuban Pecinta Batik Indonesia (PPBI) Sekar Jagad, pengrajin, dosen-dosen Informatika UMM, dan 12 kolektor batik. Penelitian yang melibatkan ribuan foto corak batik ini banyak menemukan hal-hal unik, menarik, dan fenomena yang jarang ditemukan mengenai batik itu sendiri. Dalam pengumpulan sampel penelitian, terdapat satu batik yang ternyata memiliki usia tertua yaitu batik Hamengku Buwono ke-6 yang berusia 100 tahun. Luaran penelitian ini nantinya akan berupa artificial intelligence untuk pengembangan pola batik dan buku digital mengenai batik beserta filosofinya.
Sambut Calon Mahasiswa Baru, Prodi Informatika UMM Bangun Chatbot untuk Layani Membludaknya Calon Peminat

Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (Prodi Informatika UMM) semakin memperkuat layanan informasi bagi mahasiswa baru dengan menghadirkan chatbot sebagai salah satu layanan unggulan di Prodi Informatika UMM. Melalui chatbot ini, diharapak calon mahasiswa baru dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan terkait proses pendaftaran, persyaratan, biaya kuliah, program studi, serta informasi lainnya seputar kampus UMM. “Chatbot ini sebenarnya bukan hal yang baru di Prodi Informatika, kami sudah mengembangkan sejak 1 tahun yang lalu dan dinamakan SAM PRI, singkatan dari Sarana Layanan Komunikasi Mahasiswa Prodi Informatika”. Terang Hardianto Wibowo, MT selaku Sekprodi II Informatika UMM. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang terbaik bagi calon mahasiswa baru. Dengan hadirnya chatbot ini, kami ingin memudahkan proses pendaftaran dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi calon mahasiswa baru dalam mengakses informasi yang dibutuhkan,” ujar Kaprodi Informatika UMM Ir. Galih Wasis Wicaksono, M.Cs. Selain penggunaan chatbot dalam layanan informasi mahasiswa baru, di bidang pendidikan Chatbot jg memberikan banyak manfaat bagi pengguna baik bagi mahasiswa, dosen, atau staf administrasi. Seperti: Mempercepat proses pelayanan, karena Chatbot mampu memproses permintaan pengguna dengan cepat dan otomatis, tanpa harus menunggu antrian atau memerlukan interaksi langsung dengan staf atau pengajar. Hal ini akan mempercepat proses pelayanan dan mengurangi waktu tunggu mahasiswa atau orang tua mahasiswa dalam menerima informasi dan layanan. Chatbot juga mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan administrasi – Chatbot dapat membantu memudahkan pengelolaan administrasi, seperti pendaftaran mahasiswa baru, pengajuan permohonan beasiswa, dan lain-lain. Hal ini dapat mengurangi beban kerja staf dan memungkinkan mereka untuk fokus pada tugas-tugas yang lebih penting dan strategis. Manfaat lain Chatbot yaitu menyediakan layanan 24/7 – Chatbot dapat beroperasi secara otomatis dan menyediakan layanan 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mendapatkan layanan kapan saja dan di mana saja, tanpa terbatas oleh jam kerja atau waktu kantor. Chatbot mampu meningkatkan interaksi antara mahasiswa dan dosen dengan menyediakan sarana untuk bertanya dan mendapatkan bantuan dalam memahami materi pelajaran. Chatbot mampu memberikan pengalaman belajar yang personal – Chatbot dapat diprogram untuk memberikan pengalaman belajar yang personal kepada mahasiswa, seperti memberikan materi yang disesuaikan dengan minat dan kebutuhan mahasiswa, memberikan ulangan online, dan memberikan umpan balik dalam waktu singkat. Chatbot juga dapat memfasilitasi pembelajaran jarak jauh – Chatbot dapat membantu memfasilitasi pembelajaran jarak jauh dengan menyediakan layanan komunikasi dan konsultasi online antara mahasiswa dan dosen. Sehingga dapat menjadi pilihan solusi bagi banyak perguruan tinggi. Chatbot SAM PRI ini telah dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) dasar/sederhana yang mampu memahami dan merespon permintaan calon mahasiswa baru dengan cepat dan akurat. Selain itu, chatbot juga dapat memberikan feedback terkait program studi Informatika UMM. Program Studi Informatika UMM terus berupaya untuk menghadirkan inovasi dan teknologi terkini guna meningkatkan kualitas dan pelayanan pendidikan kepada mahasiswa. Dengan hadirnya chatbot ini, diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi calon mahasiswa baru dalam memilih dan mendaftar program studi di UMM. (IFUMM)
Prodi Informatika UMM terapkan Artificial Intelligence untuk Dukung Tata Kelola Program Studi yang Berkemajuan

Malang, 9 April 2023 – Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang di tahun 2023 telah mengimplementasikan teknologi Kecerdasan Buatan/Artificial Intelligence (AI) dalam pengelolaan keuangan. “Tahun anggaran di UMM dimulai bulan Maret tahun berjalan dan berakhir pada Februari tahun berikutnya” terang Galih Wasis Wicaksono, Ketua Program Studi Informatika UMM. “Mulai tahun 2023 ini, kami akan menerapkan pengelolaan keuangan Prodi yang meliputi perencanaan dan penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian serta peningkatan (PPEPP) dengan dibantu oleh Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kami menggunakan tools Notion.so. Penggunaan Notion.so digagas oleh Sekretaris Prodi II Informatika, Pak Hardianto Wibowo”. Tambah Galih dalam sesi wawancara. Notion.so adalah tools pengelolaan task, proyek, dan informasi yang sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Tools ini menyediakan berbagai fitur seperti pengelolaan dokumen, daftar task, catatan, database, kalender, dan lain sebagainya dalam satu tempat yang terintegrasi. Fitur yang paling menonjol dari Notion.so adalah kemampuannya untuk membuat database yang dapat disesuaikan. Pengguna dapat membuat database untuk berbagai tujuan, seperti database kontak, daftar task, atau bahkan database untuk mengelola proyek besar. Dalam database, pengguna dapat menambahkan kolom, filter, dan tampilan yang berbeda-beda, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengatur data mereka dengan cara yang lebih efisien dan terstruktur. Notion.so juga dilengkapi dengan fitur kolaborasi yang memungkinkan beberapa pengguna untuk bekerja pada proyek yang sama secara bersamaan. Pengguna dapat berbagi dokumen, tugas, atau database dengan rekan kerja atau teman, dan berkolaborasi secara real-time dalam mengedit dan memperbarui informasi. Notion.so juga dapat memberikan notifikasi apabila terdapat transaksi yang tidak biasa atau pelanggaran kebijakan yang perlu ditindaklanjuti. Dalam pengelolaan keuangan, Notion.so dapat membantu pengguna untuk memantau dan mengatur anggaran keuangaa. “Person In Charge (PIC) dari setiap kegiatan di Prodi Informatika UMM nantinya dapat membuat database, kami sudah menyusun task-nya untuk mengatur penetapan sampai dengan evaluasi kegiatan. Dalam Notion.so nantinya PIC kegiatan dapat menambahkan tag atau label untuk memudahkan pengelompokan, dan menampilkan laporan keuangan dalam bentuk grafik atau tabel”. Terang Hardianto Wibowo selaku Sekretaris II Prodi Informatika. “Untuk transaksi keuangan, kami juga memanfaatkan fasilitas electronic cash management yang dikeluarkan salah satu bank secara khusus sehingga segala aktivitas keuangan yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan dapat termonitor dan dikelola dengan akuntabel”. Terang Denar Regata Akbi Sekretaris I Prodi Informatika UMM. Dalam rapat Koordinasi PIC kegiatan Tahun Anggaran 2023, Ketua Program Studi Informatika UMM menegaskan bahwa penggunaan kecerdasan buatan dalam pengelolaan kegiatan dan keuangan Prodi merupakan langkah awal untuk mendorong effective good governance di level Prodi. Dosen beserta Staf Prodi diharapkan akan lebih produktif dan efisien dalam menyelesaikan tugas tambahan. Selain itu, teknologi juga membantu meningkatkan akurasi dan keamanan data termasuk data keuangan. Terobosan-terobosan ini sejalan dengan visi dan misi Prodi Informatika UMM yang berkomitmen menjadi pionir dalam mengimplementasikan teknologi terbaru khususnya dalam pendidikan dan pengelolaan Prodi, sehingga dapat memperkuat posisi UMM sebagai institusi pendidikan yang unggul dan terkemuka. (IFUMM)
Libatkan Puluhan Perguruan Tinggi, Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang Jadi Tuan Rumah Raker Kurikulum APTIKOM 2022, Susun Kurikulum Bidang Infokom yang Terbaru

Tahun ini, Universitas Muhammadiyah Malang diberi kesempatan untuk menjadi tuan rumah dalam kegiatan rapat kerja dan bimbingan teknis APTIKOM 2022. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari bertempat di aula GKB 4 lantai 9 dan ruang-ruang kelas GKB 4 lantai 8. Dalam susunan acaranya, skema rapat kerja dilaksanakan di ruang-ruang kelas GKB 4 lantai 8 sedangkan skema bimbingan teknis dilaksanakan di aula B GKB 4 lantai 9. Kedua skema yaitu bimbingan teknis dan rapat kerja membahas dua hal yang hampir sama. Seluruh peserta baik bimbingan teknis maupun rapat kerja akan mendiskusikan mengenai kurikulum terbaru untuk diterapkan oleh semua program studi rumpun informatika yang tergabung dalam APTIKOM. Pembahasan mengenai kurikulum bidang infokom dilakukan pada skema rapat kerja. Sedangkan skema bimbingan teknis akan membahas mengenai penyusunan kurikulum terbaru. Rapat kerja dilakukan di ruang-ruang kelas lantai 8 yang digolongkan atau dikelompokkan berdasarkan program studi. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan diskusi guna mendapatkan pemikiran yang sama antar peserta yang memiliki latar belakang bidang pengajaran yang sama. Sedangkan bimbingan teknis dilaksanakan di aula B GKB 4 yang kemudian para peserta dibagi atas beberapa kelompok untuk membahas penyusunan kurikulum terbaru. (CCP)
Prodi Informatika Sambut Dengan Bangga Peserta Rapat Kerja Dan Bimbingan Teknis APTIKOM Th 2022

APTIKOM atau Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer merupakan sebuah bentuk kerja sama antar perguruan tinggi di bidang IT. Asosiasi ini dibentuk dengan harapan agar dapat menjadi wadah untuk mengembangkan daya saing bangsa khususnya di bidang teknologi informasi. Sejak 2002 hingga saat ini sudah ada kurang lebih 800 perguruan tinggi negeri dan swasta dengan 1500-an program studi yang tergabung dalam kelompok atau paguyuban ini. Kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari berturut-turut ini dibuka oleh Wakil Rektor 1 UMM, Dekan Fakultas Teknik UMM, dan Ketua Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang. Pada sesi pembukaan, pembicara mengisi acara dengan memaparkan knowledge seputar informatika dan kenyataan capaian alumni-alumni mahasiswa Informatika di dunia industri. Materi yang dipaparkan menunjukkan data yang membuktikan bahwa kebutuhan industri terhadap mahasiswa lulusan dengan program studi rumpun Informatika sangat dibutuhkan. Dilihat dari perkembangan teknologi yang semakin cepat, perguruan tinggi sebagai tempat belajar bagi mahasiswa harus memiliki kualitas kurikulum yang mengikuti perkembangan teknologi. Keikutsertaan perubahan kurikulum sesuai dengan perkembangan teknologi sangat diperlukan untuk memperoleh lulusan yang mumpuni untuk bidang-bidang Informatika terbaru yang dibutuhkan oleh industri. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa peluang bagi mahasiswa lulusan program studi rumpun Informatika memang benar memiliki peluang kerja yang luas dan beragam. Fakta tersebut juga sudah menjadi rahasia umum dalam masyarakat. Oleh karena itu, semakin tahun peminat jurusan Informatika semakin meningkat. Sehingga tenaga pendidik perguruan tinggi atau dosen dituntut untuk mampu memberikan pengajaran yang selalu up to date. (CCP)
Jadi Tuan Rumah Studi Banding, HMIF Universitas Muhammadiyah Malang Sambut Baik HIMATIF Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Himpunan mahasiswa jurusan merupakan sebuah organisasi kemahasiswaan yang berada dalam lingkup program studi. Himpunan mahasiswa jurusan atau biasa disingkat HMJ adalah sekelompok mahasiswa/i dalam program studi atau jurusan yang sama dengan tujuan untuk menyukseskan program kerja selama masa kepengurusan berlangsung. Umumnya, setiap program studi atau jurusan di seluruh perguruan tinggi di Indonesia memiliki HMJ yang bertugas untuk menyalurkan aspirasi mahasiswa. Dalam Prodi Informatika terdapat himpunan mahasiswa jurusan yang Bernama Himpunan Mahasiswa Informatika atau disingkat menjadi HMIF. HMIF pada periode 2022-2023 ini dipimpin oleh Raihan Alizar Sulaiman yang merupakan mahasiswa Informatika angkatan 2020 dengan anggota sejumlah 41 mahasiswa/i dari angkatan 2020 dan 2021. Senin (16/01), HMIF UMM berkesempatan menjadi tuan rumah untuk studi banding antar himpunan dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HIMATIF) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kerja sama dan persaudaraan yang baik. Dengan terlaksananya kegiatan ini, HMIF UMM memiliki referensi dan banyak masukan mengenai cara menjalankan roda organisasi. “Pasti banyak pengaruhnya, untuk jalannya roda organisasi dan apakah akan diterapkan atau tidak sedikit banyak pasti berpengaruh”, tutur Raihan mengenai pengaruh kegiatan studi banding antar himpunan ini. Menurut Raihan, tidak menutup kemungkinan akan dilaksanakan studi banding yang berkelanjutan untuk semakin memperluas relasi dan mempererat persaudaraan dengan himpunan mahasiswa jurusan rumpun Informatika. (CCP)
1001 Pemanfaatan Metaverse Untuk Kegiatan Belajar Mengajar Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang

Metaverse adalah konsep dunia virtual yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai pengganti berbagai aktivitas. Metaverse merupakan sebuah teknologi Augmented Reality (AR) yang sangat memungkinkan seseorang untuk beraktivitas di dalamnya. Singkatnya, metaverse adalah dunia nyata yang di virtualkan. Maksudnya adalah metaverse dapat menjadi dunia kedua bagi seseorang. Seluruh bentuk kegiatan umum hingga spesifik dapat dilakukan melalui metaverse. Salah satu bidang yang akan sangat dimudahkan dengan adanya metaverse adalah bidang pendidikan. Bidang ini juga memiliki banyak cabang ilmu yang mana dapat memanfaatkan metaverse sebagai media pengajaran. Simulasi praktikum baik terhadap benda mati seperti mesin sampai benda hidup seperti hewan dapat dilakukan melalui metaverse. Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang merupakan salah satu jurusan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang praktikumnya banyak berhubungan langsung dengan alam. Simulasi praktikum dengan alam umumnya banyak mengeluarkan biaya yang tidak murah. Kemudian, setiap simulasi yang dilakukan tidak menjamin 100% berhasil diselesaikan dengan sempurna. Sehingga, ketika terdapat kegagalan harus diulangi kembali dari awal. Menyadari hal tersebut, Rabu (11/01) Prodi Informatika UMM melakukan sosialisasi metaverse untuk memberikan solusi terhadap pelaksanaan simulasi praktikum agar dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien. Sosialisasi metaverse disambut dengan sangat baik karena ternyata para dosen hingga ketua program studi Pendidikan Biologi menyadari bahwa teknologi harus diikuti untuk memperoleh ilmu pengetahuan yang up to date, mudah dipahami, dan memberi kemudahan bagi kegiatan belajar mengajar. “Jadi pembelajaran yang tidak terjangkau seperti naik ke gunung, ke daerah hutan, atau daerah sungai itu bisa mengaplikasikan penggunaan metaverse” tutur Ketua Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang, Eko Susetyarini. Pernyataan Eko Susetyarini tersebut membuktikan bahwa pemanfaatan metaverse untuk Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang sangat memungkinkan. Penggunaan metaverse untuk Pendidikan Biologi dapat diterapkan dalam banyak aspek. Aktivitas mahasiswa yang berhubungan dengan alam yang sulit dijangkau akan menjadi mudah dengan menggunakan metaverse. Simulasi penelitian flora dan fauna di dasar sungai juga bisa dibuat secara virtual menggunakan metaverse. Bahkan penelitian mikroorganisme juga sangat memungkinkan untuk diciptakan dalam metaverse. (CCP)