Universitas Muhammadiyah Malang Hebohkan Muktamar Innovation And Technology Expo Dengan Metaverse

Muktamar Innovation and Technology Expo atau disingkat MITE merupakan salah satu bagian dari kemeriahan kegiatan Muktamar ke-48. MITE berisi inovasi teknologi yang dipamerkan oleh seluruh instansi Pendidikan dibawah naungan Muhammadiyah. Program Center of Excellence (CoE) Sekolah Metaverse merupakan salah satu inovasi teknologi digital yang dipamerkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang pada muktamar ke-48 ini. Sekolah metaverse sekaligus menjadi stand expo dengan pengunjung terbanyak dari enam inovasi teknologi yang disuguhkan Universitas Muhammadiyah Malang. Mengusung teknologi digital baru yang belum banyak dikembangkan, sekolah metaverse menarik banyak perhatian dengan kecanggihan yang disuguhkan. Kemampuan berinteraksi dan beraktivitas dalam dunia virtual merupakan suatu hal yang masih asing dan baru di kalangan masyarakat awam. Pameran yang digelar selama tiga hari berturut-turut, diketahui pengunjung stand sekolah metaverse sebanyak lebih dari 300 pengunjung. Pengunjung yang mencoba sekolah metaverse berasal dari beragam usia, dari anak-anak hingga dewasa telah mencoba teknologi metaverse ini. Selain peserta muktamar, pengunjung luar juga ikut mencoba menjelajahi dunia virtual dengan metaverse.
Program Center Of Excellence (CoE) Sekolah Metaverse Turut Meriahkan Muktamar Muhammadiyah Dan Aisyiyah Ke-48

Muktamar merupakan perundingan tertinggi dalam Muhammadiyah. Muktamar biasanya dipahami oleh orang awam sebagai momen regenerasi kepengurusan pimpinan pusat Muhammadiyah. Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 digelar di Surakarta Jawa Tengah selama 5 hari yaitu 17-21 November 2022. Kegiatan muktamar tahun ini dimeriahkan dengan Muktamar Fair dan Muktamar Innovation and Technology Expo. Muktamar Innovation and Technology Expo atau disingkat MITE merupakan pameran inovasi dan teknologi yang disuguhkan oleh instansi Pendidikan dibawah naungan Muhammadiyah dari jenjang SMA sederajat hingga perguruan tinggi Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Universitas Muhammadiyah Malang menjadi perguruan tinggi dengan stand expo terbanyak yang memamerkan enam teknologi inovasi. Salah satu diantaranya yaitu program Center of Excellence (CoE) Sekolah Metaverse. Sebagai bentuk inovasi teknologi digital terbaru yang belum banyak dikembangkan, sekolah metaverse menjadi pameran dengan pengunjung terbanyak di antara pameran teknologi lain yang disuguhkan Universitas Muhammadiyah Malang. Mulai dari peserta muktamar sampai pengunjung luar berbondong-bondong mengantre untuk mencoba metaverse. Pengunjung yang mencoba metaverse beragam, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa turut mencoba metaverse. Universitas Muhammadiyah Malang memperkenalkan metaverse sebagai inovasi teknologi digital yang sangat fleksibel dalam memenuhi kebutuhan aktivitas manusia.
Bangun Kampus UMM di Metaverse, Prodi Informatika Kenalkan Metaverse ke Pimpinan FISIP UMM

Metaverse akhir-akhir ini sering muncul karena teknologi tersebut mampu membawa perubahan yang cukup pesat dalam segala hal. Melihat akan hal tersebut, Prodi Informatika UMM bergerak cepat untuk kembangkan teknologi tersebut dalam bidang pendidikan. Salah satu hal yang menonjol ada pada aktivitas praktikum di laboratorium. Ketua Program Studi Informatika UMM Ir. Galih W. Wicaksono, M.Cs menegaskan, “cita-cita kami di prodi informatika ini, ingin agar Metaverse ini dimanfaatkan di semua fakultas yang ada di UMM” ujarnya. Rabu pagi (19/10) Prodi Informatika UMM kenalkan Metaverse ini pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM. Banyak sekali respon positif untuk kegiatan prodi Informatika UMM tersebut. Pengenalan teknologi metaverse ini memberikan pengalaman baru, Dekan FISIP UMM Prof. Muslimin Machmud, M.Si, Ph.d menyampaikan. “Hadirnya tim Informatika di FISIP ini memberikan kami surprise karena sesuatu yang belum pernah kita bayangkan itu kita bisa mempraktekkannya disini. ternyata dalam waktu sangat cepat melalui Informatika fakultas teknik ini merespon cepat dan melakukan sosialisasi dan itu sangat penting bagi kami karena proses pendidikan itu itu tidak mungkin sekarang tidak ditopang oleh teknologi.” Terangnya. Kecanggihan metaverse ini nantinya akan sangat memudahkan aktivitas manusia. Dilihat dari tujuan diciptakannya metaverse yaitu memudahkan kegiatan manusia dengan dibuatnya dunia virtual. Dengan metaverse semua aktivitas dunia nyata dapat dibangun dan dikembangkan dalam bentuk virtual. Metaverse akan memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk mewujudkan dunia impiannya. Diharapkan dengan adanya teknologi metaverse ini di FISIP UMM, agar nanti mampu memberikan dampak yang sangat bagus. Karena banyak yang mengajarkan masalah-masalah sosial atau politik hanya dengan fiktif dan teori tanpa mengetahui bagaimana bentuk aslinya. Dengan teknologi ini dapat memberikan hal pengajaran tersebut ke dalam bentuk yang real/nyata. Jadi, mahasiswa-mahasiswa akan lebih meresapi bagaimana sebenarnya yang akan terjadi dengan bentuk permasalahan yang nyata tersebut. (CCP)
Gandeng Fakultas Hukum, Prodi Informatika UMM Siap Perkenalkan UMM Kampus Metaverse

Metaverse kini sudah menjadi hal yang mulai banyak digemari oleh banyak orang. Perkembangan teknologi yang cukup pesat ini, mampu munculkan metaverse yang dapat membantu segala hal menjadi lebih ringkas. Dari perkembangan itu, Prodi Informatika UMM juga telah mengembangkan teknologi tersebut untuk mempersiapkan “UMM Goes to Metaverse” seperti yang disampaikan Hardianto Wibowo selaku Sekretaris II Prodi Informatika UMM dan PIC Sekolah Metaverse. Selain itu ungkapan lain yang disampaikan Hardianto Wibowo atau yang kerap disapa Hardi, “Harapan kami kedepan untuk UMM, agar dikenal sebagai Kampus Metaverse”. Sebagai langkah awal mencapai tujuan tersebut, Prodi Informatika UMM mulai menggandeng fakultas lain di UMM untuk ikut mengembangkan Metaverse terutama pada sistem pembelajaran. Kamis pagi (13/10) Prodi Informatika UMM mengadakan kunjungan sekaligus pameran di Fakultas Hukum UMM untuk mengenalkan serta mengajak berkolaborasi untuk pengembangan metaverse dalam sistem pembelajaran terutama di sistem praktikum Fakultas Hukum UMM. Kegiatan sosialisasi metaverse kali ini dihadiri Dekan Fakultas Hukum, Dr. Tongat, M.Hum., dan sejumlah dosen FH-UMM. Dengan kesempatan mendemokan teknologi Metaverse, Prodi Informatika memaparkan kemungkinan dan keuntungan penggunaan metaverse dalam bidang hukum. Selain memudahkan proses belajar mengajar, metaverse juga menyuguhkan kecanggihan yang memungkinkan dapat membangung laboratorium virtual untuk simulasi kegiatan peradilan di dalam Metaverse. Dalam kegiatan kali ini Prodi Informatika UMM mulai mengenalkan bagaimana Metaverse itu. Kemudian memberikan kesempatan kepada Dekan serta jajaran dosen Fakultas Hukum untuk mencoba Metaverse ini. “Kalau dari mencoba tadi, saya kira sangat mungkin ya nanti peran-peran Di Dalam proses persidangan, misalnya mediasi, penyelesaian sengketa, dan sebagainya, Itu bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi ini.” Ungkap Dekan FH UMM Dr. Tongat, M.Hum.(CCP)
Kenalkan Metaverse, Prodi Informatika UMM Gelar Kuliah Perdana Bertajuk Immersive Technology with Metaverse

Metaverse adalah dunia virtual komunitas tak terbatas yang saling terhubung. Metaverse merupakan kombinasi dari beberapa elemen teknologi seperti Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), dan video. Dalam dunia Metaverse, manusia dapat bertemu bahkan berinteraksi seperti layaknya pada dunia nyata. Lingkungan virtual yang diciptakan di Metaverse diprediksi kedepan dapat melahirkan perubahan besar di dunia. Hal tersebut akan berdamapak pada sistem pendidikan, pemerintahan, bahkan dunia pariwisata bisa terpengaruh jika nantinya Metaverse ini sudah berkembang. Jumat pagi (30/09) Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan kegiatan kuliah perdana dengan topik pengenalan Metaverse kapada mahasiswa baru Prodi Informatika angkatan 2022. Kegiatan ini memberikan gambaran terkait unsur-unsur yang membentuk serta bagaimana Metaverse dikembangkan. Materi yang disampaikan mencakup gamifikasi, animasi, game dan blockchain technology. Kegiatan kuliah perdana Prodi Informatika tahun 2022 ini bertajuk “Immersive Technology with Metaverse”. Hadir sebagai pemateri pertama Rahmat Adhani dari IOTA dengan materi tentang gamifikasi. Pemateri kedua Chandra T. Fahmi dari Tokocrypto menyampaikan materi terkait blockchain technology. Materi ketiga tentang animasi disampaikan oleh Andri Viyono dari One Animation. Pemateri terakhir Ilham Hasymi Effendi memberikan materi terkait game technology. Menariknya 3 dari 4 pemateri merupakan alumni informatika UMM. Andri Viyono merupakan alumni angkatan 2009 sedangkan Chandra dan Ilham merupakan alumni angkatan 2010. Menghadirkan para pemateri yang berkompeten dalam bidangnya, tentu saja dapat memuaskan antusiasme mahasiswa baru. Hubungan erat antara Metaverse dengan animasi, ilustrasi, dan game engine ini cukup rumit untuk dipelajari. Untuk menciptakan satu dunia metaverse, seorang developer Metaverse harus memiliki 3 kemampuan tersebut. “Metaverse ini menggunakan aplikasi unity untuk developmentnya yang basis bahasa pemrogramannya adalah c#”, ucap Nuril, Mahasiswa Informatika yang menjadi pengembang Metaverse di Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang yang turut hadir dalam demo Metaverse dalam kegiatan kuliah tamu tersebut. Bersama pengembangan metaverse ini, Prodi Informatika UMM akan menjadi menjadi salah satu Prodi yang membekali mahasiswanya dengan kompetensi Metaverse developer di Indonesia bahkan di dunia seperti yang disampaikan oleh Hardianto Wibowo, Sekretaris Prodi Informatika sekaligu sebagai PIC Sekolah Metaverse. “Kami merancang Sekolah Metaverse untuk menciptakan seorang Developer Metaverse yang handal. Harapan kami kedepan Universitas Muhammadiyah Malang akan dikenal sebagai University with immersive technology, Metaverse University”, ungkap Hardianto Wibowo, mengakhiri.
Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang Siap Menyongsong General Accreditation IABEE

Akreditasi adalah pengakuan terhadap lembaga pendidikan yang diberikan oleh badan yang berwenang setelah dinilai bahwa lembaga tersebut memenuhi syarat kebakuan atau kriteria tertentu. Terjaminnya akreditasi yang dimiliki oleh setiap lembaga pendidikan terutama pada jenjang perguruan tinggi merupakan pertimbangan utama bagi para mahasiswa untuk menaruh pilihan pada perguruan tinggi tersebut. Semakin tinggi akreditasi yang dimiliki, maka semakin terjamin kualitas dari sistem pembelajaran, fasilitas, kualitas mahasiswa dan lulusan, serta sumber daya manusianya. Jumat (23/09) Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan workshop bertajuk “Kebijakan Akreditasi Internasional dan Coaching Clinic General Accreditation IABEE” dengan Prihandoko, M.IT., Ph.D sebagai pematerinya. IABEE merupakan sebuah organisasi independent nirlaba yang didirikan untuk mengembangkan mutu dalam pengelolaan pendidikan tinggi di bidang teknik dan computing. Kegiatan workshop ini membahas alur dan ketentuan yang harus dipenuhi untuk mempersiapkan prodi-prodi di bawah Fakultas Teknik UMM agar siap meraih akreditasi IABEE. Dr. Surya Anoraga M.Hum., kepala UPT akreditasi dan pemeringkatan UMM berkata bahwa tujuan dari acara ini adalah agar prodi-prodi di Fakultas Teknik dapat meningkatkan mutu di skala internasional dengan langkah terlibat dalam aktivitas internasional IABEE. “Dan juga untuk memastikan persiapan dari berbagai aspek, apakah layak untuk menuju general accreditation tingkat internasional”, tambahnya. Pada hari kedua (24/09) dilaksanakan kegiatan kunjungan ke laboratorium-laboratorium yang ada di prodi-prodi di bawah Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang. Kegiatan ini dilakukan untuk melakukan pengecekan mutu dari fasilitas dan sistem yang digunakan di prodi-prodi di bawah FT UMM. Dari kunjungan laboratorium ini diikuti oleh wakil dekan I FT UMM, ketua program studi Teknik Elektro, ketua program studi Informatika, dan jajarannya. “Dari apa yang kemarin didiskusikan di ruangan, terkait kurikulum OBE dan kriteria akreditasi IABEE, sepertinya Fakultas Teknik UMM ini sangat siap. Untuk laboratorium prodi-prodi di bawah Fakultas Teknik ini secara umum sudah bagus, hanya perlu dilengkapi untuk panduan dan SOP”, ucap Prihandoko, Ph.D, selaku anggota komite evaluasi dan akreditasi IABEE. Dengan kegiatan sosialisasi hingga kunjungan laboratorium yang disertai dengan evaluasi, diharapkan seluruh program studi di bawah Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang mampu memenuhi kriteria untuk mendapat general accreditation IABEE.
Himpunan Mahasiswa Informatika Bersama Tim Content Creator Prodi Sukseskan Acara Back To Department Informatika 2022

Himpunan mahasiswa jurusan (HMJ) adalah sekumpulan mahasiswa dalam satu program studi yang bekerja bersama untuk memfasilitasi aspirasi mahasiswa. HMJ bertugas menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler dan kokurikuler yang bersifat penalaran sesuai dengan program studi. Himpunan mahasiswa Program Studi (Prodi) Informatika (HMIF) beranggotakan mahasiswa Informatika angkatan 2021 dan 2020 yang diketuai oleh mahasiswa Informatika angkatan 2020 bernama Raihan Alizar Sulaiman. Rabu siang (14/09) Program Studi Informatika menyelenggarakan sebuah kegiatan bernama Back To Department (BTD). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan lingkungan Informatika kepada mahasiswa baru angkatan 2022. Acara yang berjalan selama satu hari ini dipanitiai oleh fungsionaris HMIF yang bekerja sama dengan tim content creator prodi (CCP). Kerja sama ini dilakukan untuk memaksimalkan bagian dokumentasi, pembuatan konten, dan publikasi acara BTD. Kegiatan kolaborasi antara panitia dan tim CCP melewati beberapa kali koordinasi. Hal ini dilakukan untuk mematangkan rencana dan pembagian peran dalam bekerja. Kerja sama ini memiliki fokus utama pada publikasi kegiatan melalui platform TikTok dan Instagram milik HMIF dan prodi Informatika. Untuk mencapai target yang diharapkan, panitia dan tim CCP juga berkoordinasi dengan pembawa acara untuk membantu komando peserta BTD agar serentak. Dengan kolaborasi ini, menghasilkan 4 video yang sudah diunggah pada platform TikTok, dan 2 video pada platform Instagram. “Jika parameter ukurannya adalah 1-100 maka saya katakana hampir 100% goals kami dalam kegiatan BTD ini tercapai dengan bantuan kolaborasi bersama tim CCP”, ungkap Riswanda, ketua pelaksana kegiatan Back To Department. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka sangat diperlukan koordinasi antara panitia dan tim CCP. Koordinasi dilakukan untuk menyatukan pemikiran dan rencana masing-masing agar ditemukan satu jalan keluar yang menguntungkan semua pihak. Ferza, salah satu panitia divisi PDD kegiatan Back To Department mengatakan bahwa,acara ini direncanakan dalam waktu 4 hari. Karena waktu yang cukup singkat persiapan yang dilakukan harus sangat detail untuk menghindari kesalahan atau kekeliruan pada saat pelaksanaan. Berkoordinasi dengan tim CCP mengenai konsep konten, dokumentasi, dan publikasi sangat membantu divisi PDD dalam mengetahui gambaran bekerja, karena tim CCP memiliki SDM yang memungkinkan untuk menyukseskan BTD tahun ini. “Dalam collab kali ini menurut saya cukup memuaskan, kita dari panitia divisi PDD sangat terbantu dengan tim CCP dari prodi, kita dibantu mengambil video, foto, dll“, kata Ferza mengakhiri.
Seluruh Dosen Program Studi Informatika UMM Sambut Meriah 495 Mahasiswa Baru Angkatan 2022 Dalam Acara Back To Department

Rabu pagi (14/09) Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang menggelar acara yang bertajuk Back To Department atau disingkat BTD yang dihadiri oleh 495 mahasiswa baru Informatika angkatan 2022. “Back To Department adalah kegiatan untuk mengenalkan apa saja yang ada di Informatika. Kami akan mengenalkan seluruh elemen Informatika, mulai dari dosen pengajar hingga komunitas yang akan mewadahi mahasiswa dalam berdiskusi di luar kampus”, ujar Riswanda, ketua pelaksana BTD 2022. Pada kegiatan tersebut mahasiswa baru dikenalkan dengan 30 Dosen dan staf tata usaha Prodi. Mahasiswa baru juga diceritakan terkait pencapaian-pencapaian Prodi yaitu mendapatkan Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi atau BAN-PT dan memperoleh predikat Provisionally Accreditation dari Indonesian Accreditation Board for Engineering Education atau IABEE pada 2021 lalu. dalam kesempatan itu seluruh civitas akademika yakni dosen bersama mahasiswa Informatika diharapkan bahu-membahu uuntuk mewujudkan visi, misi, dan tujuan prodi. Ketua Program Studi Informatika, Galih Wasis Wicaksono membuka sambutannya dengan meneriakkan jargon kebanggaan Informatika bersama seluruh mahasiswa baru angkatan 2022. Dalam sambutannya, Galih Wasis Wicaksono juga memperkenalkan seluruh jajaran dosen dan karyawan yang ada di lingkungan Prodi Informatika. “Prodi Informatika mewadahi berbagai kreasi serta karya inovasi mahasiswa jadi ada program ekuivalensi mulai dari mata kuliah hingga tugas akhir yang bisa kalian ikuti”, tambah Galih. Kegiatan BTD ini menjadi semakin interaktif dengan dibukanya sesi tanya jawab. Banyak mahasiswa baru yang memanfaatkan kesempatan bertanya kepada kaprodi dan para dosen pada kegiatan ini. Dengan adanya sesi diskusi ini, mahasiswa baru merasa tenang karena pertanyaannya dapat terjawab. Acara BTD memberikan mereka gambaran bahwa dalam lingkungan Informatika banyak sekali kegiatan yang akan mendukung bakat dan minat mereka.
Back To Department Menjadi Wadah Bagi Mahasiswa Baru Informatika UMM Untuk Mengenal Lebih Dalam Lingkungan Informatika

Back To Department atau disingkat BTD merupakan kegiatan internal yang diselenggarakan oleh Prodi Informatika UMM untuk memfasilitasi mahasiswa barunya untuk berkenalan dengan kegiatan-kegiatan dalam lingkungan Informatika. Kegiatan yang berjalan ini dipanitiai oleh fungsionaris Himpunan Mahasiswa Informatika. Raihan Alizar Sulaiman selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Informatika mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan supaya mahasiswa baru dapat mengetahui apa saja yang ada dalam lingkungan Informatika UMM. Selain itu juga agar mahasiswa baru mendapat gambaran akan seperti apa proses perkuliahan berjalan nantinya. Melakukan koordinasi yang matang sebagai bentuk persiapan untuk menyukseskan kegiatan BTD tahun ini. (14/09) Kegiatan yang diselenggarakan selama satu hari dan dihadiri oleh 495 mahasiswa baru ini diisi dengan pengenalan komunitas dan organisasi yang ada di lingkup Informatika UMM yaitu, Data Science Community, Developer Community, LSO Kaliber, serta Komunitas Cyber Army. Organisasi dan komunitas tersebut siap mewadahi mahasiswa baru Informatika sesuai dengan bakat dan minatnya. “Untuk hari ini luar biasa karena disini saya dikenalkan dengan apa yang ada di dalam prodi dan dosen-dosen pengajar sebelum perkuliahan dimulai”, ucap Taufiq Ramadhan, salah satu mahasiswa baru Informatika UMM. Taufiq menambahkan bahwa ia telah mencoba untuk mempelajari salah satu bidang informatika yaitu pemrograman mobile, android. Nadra Tan, mahasiswa baru Informatika asal Namlea, Maluku menyampaikan bahwa kegiatan BTD ini sangat menyenangkan dan mempermudah mahasiswa baru untuk mengetahui berbagai kegiatan yang ada di Informatika UMM. Menurut Nadra Tan, belajar informatika melalui platform YouTube hingga sharing dengan kating merupakan cara yang efektif untuk mempersiapkan diri menjadi mahasiswa Informatika. “Asik sih kegiatan BTD hari ini, karena kita jadi lebih tahu Prodi Informatika lebih dalam lagi”, ucap Rekta Cahyo Basunanda, mahasiswa baru Informatika angkatan 2022. Menurut versi Rekta, belajar Informatika melalui media online dan aktif mencari tahu berita terbaru mengenai Informatika di internet sangat mudah dan efektif dilakukan sebagai bentuk persiapan menjadi mahasiswa Informatika. Kegiatan ini diakhiri dengan arak-arakan yang dilaksanakan mengelilingi Kampus III Universitas Muhammadiyah Malang. Selain sebagai bentuk sambutan terhadap mahasiswa baru Informatika UMM, kegiatan arak-arakan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa solidaritas antar mahasiswa. Dengan bantuan Komunitas Cyber Army yang merupakan komunitas suporter Informatika, arak-arakan hari ini berjalan dengan sangat meriah. “Jangan protes terhadap proses yang kawan-kawan hadapi karena nantinya sebuah proses itu akan membentuk mental kalian agar bisa menjadi insan cendikiawan di masa depan. Terakhir yang bisa saya sebutkan, Informatika Go Go Go”,pesan Raihan, Ketua Himpunan mengakhiri.
Bagaimana Harapan Orang Tua Mahasiswa Baru Terhadap Anaknya Yang Berkuliah Pada Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang?

Minggu (11/09) FT-UMM menggelar acara pertemuan dengan orang tua/ wali mahasiswa baru angkatan 2022. Kegiatan ini membuat banyak orang tua/ wali mahasiswa tenang dalam menitipkan putra/i nya berkuliah di Fakultas Teknik UMM. Pasalnya, pertemuan ini memberikan jawaban dari keresahan-keresahan mereka sebagai orang tua. Para orang tua merasa lega dan yakin bahwa FT-UMM akan menjadi tempat yang tepat untuk anaknya mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan. Mereka juga menaruh harapan besar kepada anak-anaknya yang berkuliah di UMM terutama pada Fakultas Teknik. Di Fakultas Teknik UMM seluruh program studi sudah bersiap menyambut mahasiswa baru untuk mewujudkan harapan orang tuanya, salah satu diantaranya adalah Program Studi Informatika. Wakil Dekan III Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang, Zamzami Septiropa mengatakan bahwa Program Studi Informatika saat ini merupakan jurusan terfavorit di Fakultas Teknik UMM dengan jumlah mahasiswa baru angkatan 2022 mencapai angka 495 orang. Informatika sebagai program studi yang berfokus pada penerapan dan pengembangan algoritma serta komputasi, memberikan harapan bagi mahasiswa baru 2022 yang nantinya ingin berkiprah dalam bidang teknologi informasi. Program Studi Informatika UMM menyediakan 4 bidang minat yang bisa dipilih oleh mahasiswanya antara lain, rekayasa perangkat lunak, data science, keamanan jaringan, dan game cerdas. Dengan beragamnya bidang minat yang disediakan akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa Informatika untuk mengembangkan bidang teknologi informatika sesuai dengan minatnya. Masuknya revolusi industri 4.0 dan society 5.0 merupakan salah satu alasan dari banyaknya mahasiswa baru yang meminati Prodi Informatika. Selain itu, prospek kerja yang luas dan beragam juga menjadi alasan utama meningkatnya minat seseorang terhadap bidang teknologi informatika. Dengan peluang karir yang besar tersebut membuat para orang tua menaruh harapan besar kepada anak-anaknya. “Semoga dengan masuk di Universitas Muhammadiyah Malang pada jurusan Informatika ini anak saya bisa mendapatkan ilmu, pengalaman yang luar biasa, yang nantinya bisa terjun di lingkungan masyarakat yang berguna bagi bangsa dan negara serta orang tua”, ucap Lilik Sutiani, wali dari salah satu mahasiswa baru Informatika angkatan 2022. Santi, wali mahasiswa baru Informatika Angkatan 2022 bernama Muhammad Razzan Carveyna Hibrizi juga mengungkapkan harapannya bahwa bersama UMM pasti bisa, bisa lulus cepat, bisa bekerja, dan mandiri. “Mudah-mudahan anak saya bisa mengikuti perkuliahan dengan baik dan setelah lulus dari sini bisa lebih sukses dari orang tuanya”, tambah Yani Susanti, orang tua dari mahasiswa baru Informatika bernama Farras Sandy Harsoyo. “Semoga kedepannya Universitas Muhammadiyah Malang dapat lebih menciptakan generasi-generasi yang berintegritas.”, ungkap Muhammad Muhlasadi, perwakilan wali mahasiswa baru Informatika mengakhiri. (CCP)