Pertemuan Wali Mahasiswa Baru Fakultas Teknik UMM Menjadi Jawaban Bagi Kekhawatiran Orang Tua

Mahasiswa baru merupakan status yang disandang oleh seseorang yang berada atau memasuki tahun pertama masa perkuliahan. Banyaknya jurusan dan program studi (prodi) yang disediakan oleh perguruan tinggi menjadi salah satu pembeda antara pendidikan di Sekolah Menengah Atas/ Kejuruan (SMA/SMK) dengan Universitas. Kesesuaian pilihan program studi yang diambil oleh mahasiswa akan sangat mempengaruhi akan seperti apa keseriusan dan keberhasilan mahasiswa ini di dalam menjalani perkuliahannya. Beberapa pertanyaan yang sering mampir dalam benak mahasiswa baru seperti biaya pendidikan yang mahal hingga cerita tentang mahasiswa yang salah memilih jurusan atau prodi membuat banyak mahasiswa baru merasa khawatir dan bingung apakah prodi yang dipilih sudah tepat atau justru sebaliknya. Minggu siang (11/09) Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang menyelenggarakan pertemuan orang tua/ wali mahasiswa baru Angkatan 2022. Acara ini sekaligus menjadi wadah diskusi antara pejabat fakultas, dan prodi, dengan orang tua mahasiswa. Keresahan dan kekhawatiran mahasiswa serta orang tua akan dapat terjawab melalui kegiatan ini. Maraknya istilah mahasiswa salah jurusan agaknya menjadi kekhawatiran yang serius bagi mahasiswa. Beberapa mahasiswa merasa masih belum mengetahui bakat dan minatnya berada di bidang apa. Beberapa lainnya diterima pada pilihan prioritas kedua yang membuatnya bimbang untuk mengambil atau menolaknya. Zamzami Septiropa selaku Wakil Dekan III bidang kemahasiswaan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang mengatakan bahwa dengan masuknya seorang mahasiswa ke jurusan yang bukan pilihan prioritasnya belum tentu akan membuat mahasiswa tersebut merasa salah jurusan, justru mahasiswa tersebut akan menemukan hal baru yang mungkin bisa menjadi tempat mengembangkan bakat barunya. Beliau juga menyampaikan bahwa dalam Fakultas Teknik UMM akan difasilitasi berbagai Lembaga intra yang bisa menjadi wadah mahasiswa untuk mengembangkan diri. Keresahan lain yang disampaikan oleh kebanyakan orang tua atau bahkan mahasiswanya sendiri adalah mengenai biaya. Para orang tua selalu mengharapkan adanya keringanan biaya dengan berbagai alasan. Gita Indah Marthasari sebagai Wakil Dekan II bidang keuangan Fakultas Teknik UMM menyampaikan bahwa ada beberapa beasiswa yang bisa diperoleh mahasiswa untuk mengurangi biaya pendidikan seperti, beasiswa saudara kandung, prestasi, dan mahasiswa baru yang masuk melalui jalur prestasi. “Akan ada potongan 20% untuk DPP bagi mahasiswa aktif yang memiliki saudara kandung yang masih aktif berkuliah di UMM” tambahnya. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, membawa angin sejuk untuk kendala dan hambatan yang dirasakan orang tua/ wali mahasiswa. Mereka merasa lega dengan jawaban pertanyaan dari Dekanat maupun pimpinan Prodi terkait segala sesuatu yang ditanyakan. Santi, orang tua dari mahasiswa baru Prodi Informatika Angkatan 2022 Bernama Muhammad Razzan Carveyna Hibrizi mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu para orang tua untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mengenai alur dan kegiatan perkuliahan. “Kami dari Kalimantan selama ini selalu browsing untuk mencari informasi dan ketika mengikuti acara ini banyak hal yang menguatkan kami bahwa ternyata tidak salah anak kami untuk berkuliah di Universitas Muhammadiyah Malang”, ucapnya mengakhiri. Motto yang dipegang teguh oleh Fakultas Teknik UMM yaitu, “tiada hari tanpa prestasi, tiada prestasi yang tidak dihargai, dan tiada pelanggaran yang tidak diberi sanksi”, mampu membangkitkan rasa optimis bagi orang tua/ wali mahasiswa baru Angkatan 2022 bahwa memasukkan anak mereka untuk berkuliah di Universitas Muhammadiyah Malang khususnya pada Fakultas Teknik adalah keputusan yang tepat. (CCP)
Mengenal Lebih Dekat Fasilitas Laboratorium Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang

Laboratorium adalah tempat yang mewadahi mahasiswa untuk melakukan riset ilmiah, eksperimen, pengukuran, maupun pelatihan. Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang memfasilitasi seluruh mahasiswanya dengan 6 ruang laboratorium dengan kapasitas masing-masing ruangnya adalah untuk 25 orang. 6 ruang laboratorium tersebut juga memiliki kualitas perangkat lunak dan keras dengan spesifikasi tinggi. Fasilitas ini diharapkan dapat menunjang praktikum maupun riset mahasiswa informatika dengan maksimal. Berada di bawah naungan program studi, laboratorium memiliki beberapa SOP yang harus dipenuhi oleh seluruh penggunanya untuk merawat dan menjaga perangkat yang ada dengan baik. Untuk menyampaikan pemahaman mengenai prosedur penggunaan lab yang benar, laboratorium secara rutin setiap tahun menyelenggarakan kegiatan yang bernama IT Character Building (ITCB) untuk mahasiswa baru Informatika angkatan 2022. ITCB merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Informatika karena materi yang disampaikan adalah materi-materi yang akan mereka gunakan selama masa perkuliahan. Salah satu sistem laboratorium yang penting yaitu iLab, situs website dari laboratorium Informatika tersebut memuat prosedur rencana praktikum (KRS Praktikum), penilaian, dan presensi mahasiswa. Sistem ini harus dipahami dengan baik oleh seluruh mahasiswa karena akan digunakan sampai mereka lulus. Selain acara untuk mengenalkan prosedur dan sistem lab, kegiatan ITCB yang dilaksanakan oleh asisten laboratorium angkatan 2021 ini juga membahas beberapa hal sebagai bekal mahasiswa baru menjalani kuliahnya di Prodi Informatika. Beberapa hal yang dibahas pada ITCB tahun ini antara lain, pengenalan sistem-sistem laboratorium, pengenalan Bahasa pemrograman C++, pengenalan sistem operasi, pengenalan IDE, hingga sharing tips & trik menjadi mahasiswa Informatika. Dengan banyaknya materi yang dirangkum dalam satu acara ini maka panitia menyiapkan pemateri yang sudah paham dan memiliki pengalaman pada bidang/materi tersebut. Senin (05/09) kegiatan ITCB diselenggarakan selama 4 hari dan berlangsung secara tatap muka. Output dari acara ini adalah agar mahasiswa baru dapat memiliki gambaran akan seperti apa proses perkuliahan Informatika nantinya berjalan. Alif Fatwa, salah satu pemateri ITCB 2022 mengungkapkan bahwa goals dari kegiatan ini adalah terciptanya mahasiswa yang memiliki karakter Informatika kepada mahasiswa baru Informatika angkatan 2022. “Kegiatan ini sangat penting terutama untuk mahasiswa baru seperti saya yang tidak memiliki basic mengenai Informatika”, ungkap Apriadzandy Putra, salah satu mahasiswa baru Informatika angkatan 2022. Acara ini diikuti oleh 495 mahasiswa baru dan diisi oleh 5 pemateri yang berkompeten. Penyampaian materi yang sangat jelas memudahkan mahasiswa baru untuk memahami maksud dari pemateri. Panitia juga memberikan ruang untuk bertanya dan berdiskusi mengenai materi yang mungkin belum mereka pahami. Untuk mengakhiri acara, panitia menyediakan waktu untuk quiz yang bertujuan untuk mengetes pemahaman peserta ITCB terhadap materi yang sudah dipaparkan oleh pemateri. Dan sebagai apresiasi kepada mahasiswa baru yang berhasil menduduki posisi tiga teratas, panitia memberikan hadiah berupa saldo e-wallet.(CCP)
Gelar Kegiatan IT Character Building Informatika Universitas Muhammadiyah Malang Perkuat Karakter Talenta Digital

Menyambut 495 mahasiswa baru Informatika UMM, Laboratorium Prodi Informatika UMM menyelenggarakan kegiatan Information Technology Character Building (ITCB). Kegiatan ini dipandu langsung oleh para asisten laboratorium informatika UMM. Mereka bersemangat menyambut para mahasiswa baru angkatan 2022 secara luring. Kegiatan dimulai sejak Senin pagi (5/9) di ruang laboratorium informatika UMM. Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa minggu karena tingginya antusias peserta. Fatur asisten Lab Informatika sekaligus sebagai pemateri dalam kegiatan ini menyampaikan urgensi acara ini bagi mahasiswa baru Informatika UMM. “Acara ITCB ini sangat penting karena kegiatan ini ditujukan untuk membangun karakter IT pada mahasiswa baru 2022” jelasnya. Menurut Fatur juga, kegiatan ini mendapat feedback positif dari para peserta ITCB. Banyak dari mahasiswa baru merasa kegiatan ini menyenangkan dan memberikan ilmu baru bagi peserta. “Kami sangat senang karena mahasiswa baru 2022 aktif dan membuka komunikasi yang sangat interaktif melalui pertanyaan-pertanyaan yang diajukan” Tambah Fatur. Aprian salah satu peserta ITCB memberikan testimoni terkait kegiatan ini. “Mengikuti kegiatan ini sangat seru, menyenangkan dan menurut saya ini cukup penting karena bagi saya sendiri yang basic-nya belum terlalu ada di informatika ini, jadi menurut saya sangat-sangat penting” ucap dari Aprian seusai mengikuti kegiatan. Tidak hanya Aprian, peserta lain, Ilham, mengungkapkan bahwa dengan mengikuti kegiatan ini dia mendapat gambaran-gambaran apa saja yang nanti akan dipelajarinya saat kuliah di informatika UMM. “Sangat seru, terutama untuk maba agar kita bisa dapat pelajaran kalo misal nanti di dunia perkuliahan, kita dapat mengerti semacam apa aja yang akan dipelajari seperti Bahasa pemrograman apa aja.” Jelasnya dalam kegiatan ITCB ini. (CCP)
Kampanyekan Climate Change, Mahasiswa UMM dan Mahasiswa GCU Kembangkan Game Bersama melalui GCU-UMM Game Jam 2022

Kecerian dan kebanggaan mewarnai kegiatan Closing Ceremony Game Jam pada Rabu (31/8) kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual/daring, yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan GCU-UMM Game Jam tahun 2022, kerjasama antara Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan Department of Applied Computer Game Glasgow Caledonian University (GCU). Pelaksanaan Game Jam ini sangat menarik antusias mahasiswa bidang minat game cerdas. Kegiatan Game Jam dirancang sejak bulan Mei 2022 kemudian dilaunching sejak bulan Juli 2022 dengan agenda rekruitmen peserta dari kedua universitas. Setelah tim terbentuk, selanjutnya kegiatan pengembangan Game dimulai sejak tanggal 25 Agustus 2022. Sebagai PIC UMM ditunjuk Bapak Hardianto Wibowo, M.T sedangkan PIC di GCU ditunjuk Bapak Dr Mario Soflano. Keseruan pengembangan Game oleh mahasiswa terus berlanjut, karena tim dibatasi oleh waktu desain dan pembuatan Game. “Kami dibatasi waktu untuk pengembangan Game ini, total waktu yang diberikan hanya 5 hari, sudah termasuk desain cerita/alur game, development dan testing” terang Hardianto saat diwawancarai setelah kegiatan penutupan. Tim terbagi menjadi 5 bagian, yaitu developer, desainer, artist, sound dan dokumentasi. Didalamnya terdapat gabungan mahasiswa UMM dan GCU. Masing-masing tim bekerja berdasakan job desc-nya. Ada yang merancang skenario, ada yang mendesain object 3D, sebagian fokus pada interaksi antar object dan ada juga yang menyiapkan sound bagi game tersebut. Tema yang disepakati dalam game ini yaitu Climate Change. Mahasiswa UMM dan GCU menyadari bahwa perubahan iklim menjadi tantangan terbesar saat ini, dan penyelamatan terhadap lingkungan perlu dikampanyekan kepada siapapun dan menggunakan media apapun termasuk game. Dalam skenario yang disusun, player akan diminta untuk melakukan beberapa tantangan dimulai dari memperbaiki dan mengaktifkan panel surya yang merupakan bentuk renewable energy. player juga harus menghindari hutan berbahaya di sekitar space shuttle yang dapat mengurangi energi dari player sehingga tidak dapat melanjutkan ke stage/tantangan selanjutnya. Game ini memberikan kesadaran bagi player tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup, hemat energi serta pemanfaatan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan. Hasilnya sangat memuaskan. Game ini diberi judul “OUROBOROS”. Sinopsis dari game Game “OUROBOROS” ini berceritakan tentang pasca-kegagalan. Dimana umat manusia dituntut untuk menyembuhkan apa yang dulu mereka miliki tanpa syarat. Skenarionya di mana umat manusia tidak dapat mencegah hal yang dapat dihindari, sehingga membuatnya tak terhindarkan. Upaya berkelanjutan dan berkelanjutan seumur hidup untuk memperbaiki sesuatu yang seharusnya tidak rusak sejak awal. Etos dari game “OUROBOROS” ini adalah perjuangan terus menerus umat manusia untuk menjadi peradaban yang lebih baik, dan pengalaman ini mengungkapkan sulitnya menyembuhkan lokasi yang dianggap tidak layak huni. Dalam sesi closing ceremony ini salah satu mahasiswa dari GCU, Rebecca Hughes merasa senang dapat berkolaborasi dengan mahasiswa dan Dosen dalam kegiatan Game Jam. “Was lovely meeting and collaborating with you all, this was fun!” tegas Rebecca. Selain itu dalam sambutannya, Dosen pendamping dari GCU, Dr. Mario Soflano mengapresiasi kerja seluruh tim, “Thank you, i really appreciate the efforts, the game looks great and works well and certainly looks like it can be polished out and expanded further”. terang Mario. Dari UMM selaku PIC, Hardianto Wibowo, M.T., turut senang dengan pencapaian para mahasiswa baik UMM maupun GCU. “Kegiatan ini selain meningkatkan hardskill di bidang game, juga softskill seperti komunikasi dan kerja tim” terang Hardianto dalam sambutan. Tidak ketinggalan, perwakilan Mahasiswa UMM, Nuril merasa senang terlibat dalam kegiatan ini karena memperoleh ilmu sekaligus partner baru lintas negara. “Sangat senang bisa dapat mengembangkan game bersama dengan teman-teman dari GCU”. tambah Nuril. Game OUROBOROS telah diupload dan di rilis di situs platform itch.io dan bisa diunduh melalui situs berikut ini (CCP)
Sambut Mahasiswa Baru Lewat Cara Yang Beda, Informatika UMM Buat Podcast bertema Informatics Welcoming Week (IWW) Tahun 2022

Informatics Welcoming Week (IWW) merupakan program yang diselenggarakan Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam rangka pengenalan mahasiswa baru tahun 2022. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pengenalan Program Studi dikemas lebih interaktif lewat podcast dan melibatkan elemen-elemen di lingkungan Prodi. Kegitan yang ditujukan bagi mahasiswa baru informatika UMM 2022 ini, berupaya memberikan pengarahan yang tepat terkait bagaimana kuliah di Prodi Informatika UMM. Pengenalan dimulai dari struktur pimpinan dan perangkat di prodi, kurikulum, kemahasiswaan, bidang minat sertaa laboratorium yang ada di Informatika UMM. Menurut Hardianto Wibowo, M.T selaku Sekretaris II prodi Informatika UMM kegiatan ini sangat penting sekali bagi mahasiswa/i baru. “Dengan kegiatan ini mahasiswa/i baru dapat mengenal bagaimana kuliah di Informatika UMM, dan juga mereka akan mendapat banyak gambaran apa saja yang akan dipelajari disini. Sehingga diharapkan mereka mampu mempersiapkan tujuan mereka sejak awal, setelah mengikuti kegiatan ini” tambahnya. Kegiatan ini mendapat respon baik dari seluruh peserta mahasiswa baru Informatika UMM. Mereka sangat antusias dengan adanya kegiatan IWW ini. “Senang, karena belum masuk kampus aja udah dikenalin sama prodi, kakak-kakaknya baik-baik, manteplah” ucap Mafis mahasiswa baru asal dari Banjarmasin Kalimantan Selatan. Tidak hanya itu, Wendi juga sependapat dengan Mafis terkait kegiatan ini. “Cara ini sangat seru dan menyenangkan sekali banyak hal-hal yang saya dapatkan, mengenal dosen-dosen, aslab (asisten lab). Penyampaian materinya juga sangat interaktif seperti menggunakan platform great town sehingga lebih menarik dan tidak membosankan” terang Wendi sebagai peserta IWW. Syahrul, mahasiswa baru Informatika UMM menceritakan pengalamannya pada saat mengikuti IWW. “Berat sih, karena harus berjuang untuk bangun pagi. Tapi itu adalah sebuah tantangan karena menghadapi dunia perkuliahan yang sangat berat ini, kami harus mengatur jadwal, santai tapi tidak lalai” jelas Syahrul mengakhiri diskusi. Menjadi narasumber dalam kegiatan ini selama satu pekan ialah Ketua Program Studi Informatika UMM, Ir. Galih Wasis Wicaksono, M.Cs. Sekretaris I Prodi Informatika, Denar Regata Akbi, M.Kom., Sekretaris II Prodi, Hardianto Wibowo, M.T., Koordinator Bidang Minat, Ali Sofyan K, M.Kom. (Bidang Minat Game Cerdas), Fauzi Dwi Setiawan S., M.CompSc. (Bidang Minat Sistem dan Keamanan Jaringan), Ilyas Nuryasin, M.Kom. (Bidang Minat Rekayasa Perangkat Lunak), Vinna Rahmayanti, S.N., M.Si. (Bidang Minat Data Sains), Maulana, Alifia, Ervina (Tim Content Creator Prodi) dan Infotech UMM. (CCP)
Prodi Informatika UMM Gelar Pembukaan dan On Boarding Program Kegiatan Fresh Graduate Academy Digital Talent Scholarship (FGA DTS) Tahun 2022

Program Fresh Graduate Academy Digital Talent Scholarship (FGA-DTS) kembali digelar. Prodi Informatika UMM kembali ditunjuk oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) untuk menyelenggaran FGA-DTS untuk kali ke-4. Mengawali rangkaian kegiatan pembukaan, Denar Regata Akbi, M.Kom selaku ketua pelaksana kegiatan sekaligus sebagai Sekretaris Prodi I Informatika UMM melaporkan beberapa hal terkait FGA-DTS. “Pada tahun ke-4 pelaksanaan FGA-DTS di UMM, kita telah menambah jumlah tema pelatihan yang dibuka dari awalnya 5 menjadi 8 tema. Selain itu, kita juga telah menambah jumlah instruktur dari dosen di prodi informatika UMM. Semua itu berdampak terhadap jumlah peserta yang mengikuti FGA-DTS di UMM”. Terang Denar dalam laporan yang disampaikan pada hari Jumat, 22 Juli 2022. Berdasarkan data yang diterima, jumlah pendaftar program FGA-DTS di UMM mencapai 270 orang, sedangkan yang lolos seleksi dan mengikuti pelatihan 170 orang. Ucapan terima kasih disampaikan oleh Ir. Galih W. Wicaksono, M.Cs selaku Ketua Prodi Informatika UMM, kepada Kominfo RI yang telah mempercayai Prodi Informatika UMM melaksanakan program FGA DTS yang ke-4 kalinya. Menurut Galih, banyak manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan program ini. Bagi program studi, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas elemen-elemen di Prodi, sehingga mampu sejajar dengan berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) lainnya. Selain itu, kegiatan ini menjadi salah satu cara meningkatkan kapasitas dosen, karena pada kegiatan ini difasilitasi secara gratis untuk mengikuti kegiatan Training Of Trainer (TOT). “Akan kita tingkatkan terus di tahun-tahun mendatang, agar semua dosen bisa mengikuti atau menjadi instruktur dari program FGA DTS ini” terang Galih dalam sambutannya. Latar belakang keilmuan peserta yang mengikuti kegiatan ini cukup beragam. Bukan hanya dari Prodi Informatika atau Ilmu Komputer, tetapi dari berbagai prodi lainnya. Ucapan terima kasih juga ditujukan pada Fakultas Teknik UMM yang senantiasa mendukung Program kegiatan FGA DTS ini. Turut memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan FGA-DTS, Dekan Fakultas Teknik UMM Prof. Ilyas Masudin, M.LogSCM. Ph.D. Menurut Ilyas, terdapat banyak peningkatan juga perkembangan pada program FGA-DTS tahun ini. Baik dari jumlah peserta maupun skema yang diselenggarakan. Keluaran dari kegiatan ini juga menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang memiliki kualitas tinggi di bidang yang mereka ikuti dalam kegiatan ini. Ada 4 hal menurutnya yang menjadi tantangan kita kali ini yaitu Transformasi Energi, Transformasi Digital, Pangan dan Lingkungan. “Saya harap peserta dapat menghadapi perubahan-perubahan tersebut yang akan kita hadapi mendatang. Juga saya harap peserta mendapat manfaat sebesar-besarnya, dan Prodi Informatika UMM semakin elegan dalam menyelenggarakan di tahun-tahun berikutnya juga akan dipercaya oleh Kominfo untuk kegiatan FGA DTS ini” Ucapnya dalam pembukaan FGA DTS tahun 2022 ini. Di akhir sesi kegiatan pembukaan FGA-DTS, para peserta on boarding FGA-DTS tahun 2022 juga diberikan penguatan softskill oleh Afrizal Himawan selaku Praktisi sekaligus CEO CV. Humasoft Technology danPT Hummatech Digital Indonesia. Menurut Afrizal kebutuhan digital skill saat ini mencakup Coding, Web Development, UI/UX Design, Project Management, App Development, SEO, Ms. Excel, Copywriting, Social Media Marketing. Selain itu beberapa skill yang nanti akan saat diperlukan meliputi Penguasaan Konfigurasi server, Cyber Security, Data Science, Artificial Intelligence, dan Metaverse. (CCP)
Informatika UMM Gelar Pelatihan Digital Tools Untuk Optimalkan Pelayanan Kepada Mahasiswa dan Masyarakat

Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menginisasi pelatihan Digital Tools bagi Prodi dan unit-unit yang ada di UMM. Hal tersebut guna mengoptimalisasi pelayanan kepada mahasiswa UMM dan Masyarakat. Pemanfaatan digital tools ini berdasarkan kondisi dan kebutuhan saat ini yang semua harus dilakukan dengan cepat dan mudah berbasis teknologi informasi. Disisi lain, pemanfaatan teknologi ini juga sebagai upaya tanggap dalam masa pendaftaran mahasiswa baru yang terus membutuhkan informasi-informasi penting dan up to date. “Kegiatan ini bertujuan untuk optimalisasi pelayanan publik sehingga dapat mendekatkan kita, UMM, pada para mahasiswa dan publik. “ini adalah Langkah untuk UMM Go Artificial Intelligence (AI)” Terang Hardianto Wibowo, M.T. selaku Sekretaris II Prodi Informatika UMM, sekaligus sebagai pemateri dalam sesi pelatihan tersebut. Prodi Informatika UMM di tahun ini ingin mempertahankan kuantitas calon mahasiswa baru sehingga mekanisme pelayanan, call center, dan pusat informasi dikelola dengan berbasis pada teknologi digital. Prodi Informatika UMM sudah mengembangkan dan menggunakan Chatbot sebagai media layanan bagi calon mahasiswa baru, mahasiswa, orang tua wali dan masyarakat. Sistem ini mampu melayani ratusan bahkan ribuan calon mahasiswa baru yang membutuhkan beragam informasi tentang Informatika dan UMM. Berdasarkan kesuksesan tersebut, Prodi Informatika UMM menggandeng serta Prodi dan unit-unit lain di UMM, untuk mengenal serta mengimplementasikan Chatbot dalam menangani penanganan layanan bagi mahasiswa dan civitas akademika di UMM. Diikuti oleh 45 dosen dan karyawan dari berbagai prodi dan unit di UMM, kegiatan yang dikemas dengan nama Pelatihan Digital Tools ini sukses digelar pada Jumat 22 Juli 2022.
Gunakan dan Kembangkan Chatbot SAM PRI, Prodi Informatika UMM Mampu Layani Ribuan Mahasiswa 24 Jam Setiap Hari.

Tingginya peminat dan antusiasme calon mahasiswa baru Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk mengakses berbagai informasi cukup tinggi. Hal tersebut tampak dari jumlah pengunjung web dan follower media sosial Prodi yang terus bertambah setiap harinya. Guna menghindari kesalahan informasi dan mengeliminasi resiko adanya tindak penipuan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, maka prodi Informatika UMM merilis call center/pusat aduan dan layanan Prodi Informatika. Menurut Hardianto Wibowo Sekretaris Prodi II Informatika UMM, setiap hari call center prodi selalu dibanjiri oleh pertanyaan-pertanyaan seputar aktivitas calon mahasiswa baru, akademik maupun non akademik. Pertanyaan berulang dan kebutuhan agar dapat merespon pertanyaan dengan cepat tersebutlah yang mendorong Prodi Informatika mengembangkan Chat Robot (Chatbot) untuk official call center prodi. “Chatbot ini berisi pengetahuan yang umum dan spesifik yang dibutuhkan mahasiswa, dosen, orang tua/wali mahasiswa atau juga untuk masyarakat umum yang ingin mengetahui informatika UMM” tegas Hardi. “Agar lebih mudah diingat Chatbot tersebut kami branding dengan nama SAM PRI, sebenarnya SAM PRI merupakan akronim dari Sarana Layanan Komunikasi Mahasiswa Prodi Informatika. Tapi karena di Malang terkenal Bahasa walikan, jadi Mas biasa dibalik jadi Sam, dan akhirnya seperti mengadopsi budaya lokal” sambung Hardi. Berdasarkan penelusuran kami, pengguna SAM PRI cukup mengetikkan pesan ‘Hai’, kemudian chatbot akan merespon dengan menanyakan informasi apa yang ingin ditanyakan oleh penanya. Ada 9 informasi utama yang bisa ditanyakan penanya terkait adminitrasi, kegiatan perkuliahan, Praktek Kerja Nyata (PKN) dan magang, tugas akhir, kegiatan dan pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa baru, alumni, layanan bantuan prodi serta kontak resmi prodi. Masing-masing informasi utama juga menyediakan informasi tambahan yang jumlahnya cukup banyak. “Kami merangkum berbagai knowledge yang dibutuhkan oleh berbagai pengguna SAM PRI, agar layanan ini bisa memberikan banyak manfaat”. Terang Hardi. Kedepan SAM PRI diharapkan dapat di integrasikan ke setiap Whatsapp Grup mahasiswa per Angkatan yang sudah dibentuk prodi, agar layanan chat untuk grup-grup mahasiswa yang sudah dibentuk dapat lebih optimal. “Chatbot yang dikembangkan prodi juga akan dipasang disetiap grup Monitoring Mahasiswa per Angkatan, kami juga akan meningkatkan knowledge Chatbot agar bisa mencakup infomasi baru dari layanan-layanan prodi lainnya, semoga membawa banyak manfaat bagi civitas akademika Informatika UMM” tambah Hardianto.
Fasilitasi Animo Mahasiswa Mengikuti Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Prodi Informatika UMM Kembangkan Sistem Monitoring MBKM

Antusiasme mahasiswa Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam mengikuti program-program di Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terbilang cukup tinggi. Di setiap semester kurang lebih 100 mahasiswa mendaftar dan lolos berbagai program MBKM seperti Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Kampus Mengajar, Indonesian International Mobility Awards (IISMA) dan program lainnya. Hal tersebut mendorong Prodi Informatika untuk kembangkan sistem informasi baru yaitu, Sistem Informasi Manajemen Merdeka Belajar Kampus Merdeka (SIM MBKM). “Sistem ini akan membantu prodi untuk memonitor pelaksanaan MBKM Mahasiswa” Terang Galih Ketua Prodi Informatika UMM. “Dengan adanya sistem ini mahasiswa dapat mendaftarkan diri untuk mengikuti beragam program MBKM. Melaporkan kegiatan harian yang dilakukan sampai dengan mengajukan konversi matakuliah” Tambah Galih. Jika terdapat mitra yang belum direkomendasikan, mahasiswa dapat mengajukan ke prodi agar nantinya tim prodi akan mempelajari apakah kegiatan bisa dikonversikan ke mata kuliah tertentu di Informatika UMM. “Sistem ini bukan menggantikan Web MBKM Kemdikbud, tapi untuk memfasilitasi di level prodi agar kami dapat memantau berapa mahasiswa yang melaksanakan MBKM, lokasi, waktu, dan jenis MBKMnya. Jadi mahasiswa tetap mendaftarkan diri di web MBKM dari Kemdikbud dengan program yang telah ditentukan oleh prodi agar mendapatkan konversi sks” tegasnya. Sistem ini juga memberikan banyak manfaat bagi beberapa user. Yaitu dari mahasiswa, dosen, dan koordinator maupun pimpinan prodi. Bagi Mahasiswa, SIM MBKM memberikan layanan administrasi online, dapat mengusulkan Program MSIB yang belum tercantum oleh prodi Informatika, mengetahui mitra sudah ditentukan dan dipastikan mendapatkan konversi matakuliah, serta mengajukan konversi. Bagi Dosen, SIM MBKM menyajikan data informasi mahasiswa bimbingannya yang melaksanakan MBKM serta memantau aktivitas mahasiswa bimbingannya ketika melaksanakan MBKM. sedangkan bagi koodinator maupun Pimpinan Prodi, SIM MBKM memberikan report kegiatan MBKM, data informasi profil mahasiswa yang mengikuti MBKM, serta membantu prodi untuk upgrade sesuai kebutuhan dari mitra. Bagi mahasiswa Informatika UMM yang ingin mendaftarkan diri untuk mengikuti program tersebut bisa menggunakan SIM MBKM ini melalui alamat https://simpkn-informatika.umm.ac.id. (CCP)
Prodi Informatika UMM Fasilitasi Mahasiswa dengan Sistem Informasi Manajemen Praktek Kerja Nyata (SIM PKN)

Sistem Informasi yang telah dikembangkan oleh prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sejak tahun 2014 ini, diperuntukan untuk mengatasi kendala layanan administrasi kegiatan Praktek Kerja Nyata (PKN). Sistem ini telah membantu para mahasiswa Informatika UMM untuk mendaftar PKN. “Sistem ini membantu mahasiswa dari proses pemilihan mitra, lokasi, tanggal pelaksanaan PKN, dan lain sebagainya” jelas Galih W Wicaksono selaku ketua Prodi Informatika UMM. Banyak kemudahan yang didapatkan dari penggunaan sistem SIM PKN ini. Tidak hanya bagi mahasiswa saja melainkan bagi dosen dan admin/staff maupun koordinator PKN juga mendapatkan banyak kemudahan dari sistem ini. Beberapa kemudahan yang disediakan dalam beragam fitur meliputi, bagi Mahasiswa dapat memperoleh pelayanan administrasi secara online, tersedia bank data, untuk persyaratan PKN nantinya mahasiswa hanya tinggal mengunduh dan mengirimkan pada mitra yang ditujukan, serta fasilitas unduh sertifikat. Bagi dosen SIM PKN menyediakan data mahasiswa bimbingan beserta kelompoknya, daftar nilai dari perusahaan tempat pelaksanaan PKN, dapat melakukan penilaian PKN melalui sistem dan dapat memeriksa laporan serta aktivitas harian mahasiswa bimbingan. Sedangkan bagi Staff / Koordinator PKN SIM PKN sangat membantu dalam rekapitulasi data mahasiswa PKN. Dengan adanya sistem SIM PKN ini seluruh kegiatan mahasiswa di lapangan akan dapat terekam, dan memudahkan mahasiswa maupun dosen dalam proses laporan kegiatan. (CCP)