INFORMATICS WELCOMING WEEK 2023: Penyambutan Mahasiswa Baru Informatika 2023 dengan Platform Virtual yang Supel

Malang, 8 September 2023 – Energi yang luar biasa telah mengisi ruang virtual selama satu pekan terakhir, sejak dimulainya INFORMATICS WELCOMING WEEK pada tanggal 28 Agustus hingga 8 September 2023. Kegiatan ini diadakan oleh Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk memberikan sambutan hangat kepada mahasiswa baru Informatika tahun 2023. Informatics Welcoming Week atau yang biasa disebut dengan IWW merupakan kegiatan acara penyambutan yang dirancang khusus secara supel, easy going untuk mengenalkan dunia Informatika dan wawasan yang mendalam seputar program studi Informatika kepada mahasiswa baru 2023. Dimana kegiatan acara ini tidak hanya berupa pemaparan materi akan tetapi juga diisi dengan kegiatan yang seru seperti Ice Breaking dan kuis interaktif yang berhadiah menarik. Acara ini diawali dengan pengenalan program studi Informatika UMM yang akan menjadi rumah bagi mahasiswa baru, oleh Kaprodi Informatika UMM, Bapak Galih Wasis Wicaksono pada hari pertama dengan pembukaan yang fresh dan terkini. Di Hari kedua, 30 Agustus 2023, para calon mahasiswa baru diberikan kesempatan untuk mendalami dua materi menarik tentang bidang minat di prodi Informatika UMM, yaitu bidang minat “Game Cerdas” oleh Pak Ali Sofyan Kholimi dan “Rekayasa Perangkat Lunak” oleh Pak Ilyas Nuryasin. Kemudian, acara terus berlanjut dengan penuh semangat. Pada hari ketiga, 31 Agustus 2023, menjadi hari yang padat dengan mengenalkan 2 bidang minat yaitu bidang minat “Data Science” oleh Bu Vinna Rahmayanti, bidang minat “Sistem dan Keamanan Jaringan” oleh Bu Diah Risqiwati, dan dilanjutkan sharing pengalaman dari alumni dengan sesi “Sharing Pengalaman dan Pembelajaran di Informatika UMM” bersama alumni sukses, Ulfah Nur Oktaviana. Hari keempat, 1 September 2023, adanya pengenalan kemahasiswaan oleh Pak Hardianto Wibowo dan pemahaman mendalam tentang Himpunan Mahasiswa Informatika UMM (HIMIF) oleh Ketua HIMIF 2023, Riswanda Rafakansyah Hanandayu. Pada tanggal 4 September 2023, hari kelima IWW, para peserta diajak untuk mendalami materi yang relevan yaitu pengenalan “Sharing Kurikulum” bersama Pak Denar Regata Akbi, sesi “Sharing dengan Lab IT” bersama Ketua Laboran Lab Informatika Fery Pratama, dan pemahaman tentang PKN-MBKM bersama Pak Didih Rizki Chandranegara. Hari keenam, tanggal 6 September 2023, menjadi kesempatan bagi calon mahasiswa baru untuk memahami lebih dalam tentang koordinator tugas akhir dengan Pak Wildan Suharso, serta eksplorasi dunia Content Creator Prodi bersama Imelda Azaliya Rahma, Rania Alfita Salma, dan Rayhan Rizki Widi Ananta. Dan di hari terakhir, hari ketujuh, 8 September 2023, IWW diakhiri dengan penuh antusias, dengan pemateri spesial, Prof. Masatoshi Tsuchiya dari Toyohashi University of Technology, Jepang. Prof. Tsuchiya membahas “Society 5.0: History, Current Progress, and Future Directions.” menghadirkan pandangan luas tentang evolusi teknologi informasi. INFORMATICS WELCOMING WEEK 2023 telah berhasil menghadirkan pengalaman yang mendalam dan berharga bagi calon mahasiswa baru Informatika 2023, membantu mereka memulai perjalanan akademik mereka dengan semangat yang menggebu-gebu. Terima kasih kepada seluruh pemateri, panitia, dan peserta yang menjadikan acara ini sukses. Semoga semangat ini terus membara dalam perjalanan mereka Informatika UMM.
Perjalanan Calon Mahasiswa Baru Informatika bersama Prof. Masatoshi Tsuchiya dari Jepang di Informatics Welcoming Week 2023

Malang, 8 September 2023 – Hari terakhir INFORMATICS WELCOMING WEEK 2023 menjadi momen yang berkesan bagi mahasiswa baru Prodi Informatika Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) angkatan tahun 2023. Begitu juga dengan panitia dan dosen yang ikut serta dalam kegiatan acara ini. Acara yang berlangsung secara hybrid, panitia dan dosen yang hadir secara fisik di Hotel Rayz UMM dan peserta mahasiswa baru 2023 mengikuti secara virtual melalui video conference. Acara penutupan ini menampilkan pemateri spesial yang sangat dinantikan, Profesor Masatoshi Tsuchiya dari Toyohashi University of Technology, Jepang. Profesor Tsuchiya, seorang pakar dalam bidang Teknologi Informasi dengan reputasi internasional, telah memberikan pemaparan materi yang menginspirasi dengan tema “Society 5.0: History, Current Progress, and Future Directions.” Dalam pengetahuan dan pandangan luas, Prof. Tsuchiya memandu audiens dalam perjalanan evolusi teknologi informasi. Beliau menjelaskan bagaimana teknologi telah mengubah dunia dari era agraris hingga industri, dan sekarang memasuki era digital yang semakin mendalam. Pandangan sejarah ini membantu para audiens untuk memahami peran penting teknologi informasi dalam membentuk masyarakat saat ini. Namun, yang lebih mengesankan adalah langkah tujuan Prof. Tsuchiya tentang masa depan dengan konsep “Society 5.0.” Ia menjelaskan bagaimana teknologi informasi dan kecerdasan buatan akan memainkan peran sentral dalam mewujudkan masyarakat yang lebih cerdas dan berkelanjutan. Kuliah ini memotivasi para mahasiswa untuk berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif dengan teknologi. Baca Juga : Batik GAN, Karya Dosen Informatika UMM yang Juarai AI Innovation Summit 2023 Informatics Welcoming Week 2023 berakhir dengan harapan yang besar untuk masa depan calon mahasiswa baru Prodi Informatika UMM, meskipun hadir secara virtual. Semoga perjalanan akademik calon mahasiswa baru dalam meraih kesuksesan penuh dengan inspirasi, ilmu, dan prestasi. Dan terima kasih kepada Profesor Masatoshi Tsuchiya atas kontribusi luar biasanya dalam penyelenggaraan acara ini.
Gemastik 2023, Informatika UMM Sajikan Aplikasi SmartVerse Berbasis Metaverse

Malang, 1 September 2023 – Finalis Gemastik (Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi) 2023 Divisi VIII Kontingen dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Program Studi Informatika Fakultas Teknik menampilkan tentang Pengembangan Aplikasi SmartVerse berbasis Metaverse. Terobosan ini diharapkan akan membawa revolusi dalam Sistem Pembelajaran 4.0 dan mendukung kemandirian serta kecerdasan masyarakat Indonesia. Tim mahasiswa informatika angkatan 2020 dan 2021 yang bertanggung jawab atas pencapaian ini adalah Ahmad Faiz, Larynt Sawfa Kenanga, dan Ahya Nika Salsabila. Gemastik, yang merupakan program Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, menjadi ajang prestisius bagi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk berkompetisi dalam berbagai bidang teknologi informasi dan komunikasi. Kompetisi ini merupakan ajang untuk mengukur kemampuan, berbagi ide, dan mempresentasikan inovasi terkini yang dapat menghadirkan perubahan positif dalam masyarakat. Gemastik sendiri merupakan kompetisi bergengsi yang dihadiri universitas-universitas ternama se-Indonesia. Pada Agustus 2023, Gedung Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Brawijaya (UB) menjadi saksi dari penampilan presentasi Aplikasi SmartVerse yang dikembangkan oleh tim finalis UMM ini, yg merupakan gebrakan yang menarik perhatian para juri dan peserta lainnya. Dengan konsep berbasis Metaverse, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengakses berbagai informasi, sumber belajar, dan pengalaman pembelajaran dalam lingkungan virtual yang imersif. Ahmad Faiz, salah satu anggota tim pengembang SmartVerse, menjelaskan, “Kami percaya bahwa dengan mengintegrasikan teknologi Metaverse, kami dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif bagi generasi masa depan. SmartVerse memberikan akses ke berbagai pengalaman belajar yang tidak terbatas, memungkinkan siswa untuk memahami konsep dengan cara yang lebih nyata dan terlibat.” Larynt Sawfa Kenanga, menambahkan, “Selain itu, Kecerdasan buatan di dalam SmartVerse membantu mengidentifikasi kebutuhan dan potensi masing-masing siswa, sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan minat mereka. Kami berharap bahwa aplikasi ini akan menjadi alat yang sangat berguna bagi pendidikan di Indonesia.” Finalis Gemastik Informatika UMM 2023 telah memberikan harapan baru dalam dunia teknologi dan pendidikan di Indonesia dengan Aplikasi SmartVerse berbasis Metaverse mereka. Terobosan ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk perkembangan sistem pembelajaran yang lebih inklusif, inovatif, dan mendukung perkembangan kemandirian serta kecerdasan masyarakat Indonesia di era digital.
Dosen dan Mahasiswa Informatika UMM Raih Juara 2 dalam Kompetisi Artificial Intelligence Innovation Summit 2023 dengan Teknologi Revolusioner: Batik GAN

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mengukir prestasi yang membanggakan dalam kancah teknologi nasional. Pada ajang kompetisi AI Innovation Summit 2023 yang digelar di Jakarta International Expo pada Kamis, 10 Agustus 2023. Kolaborasi antara Dosen dan Mahasiswa berhasil memukau para juri dan peserta dengan inovasi luar biasa dalam dunia kecerdasan buatan. Tim yang terdiri dari Agus Eko Minarno, Yufis Azhar serta mahasiswa berbakat Toton Dwi Antoko dari Jurusan Informatika UMM berhasil meraih juara 2 dalam kategori Pengembangan Tools GEN-AI dengan teknologi revolusioner yang disebut “Batik GAN.” Batik GAN: Menggabungkan Kecerdasan Buatan dan Kekayaan Budaya Batik GAN merupakan hasil integrasi antara kecerdasan buatan (AI) dan kekayaan budaya Indonesia. Tim Dosen dan Mahasiswa Informatika UMM telah berhasil mengembangkan teknologi yang menghasilkan pola batik secara otomatis menggunakan Generative Adversarial Networks (GAN), sebuah pendekatan dalam deep learning yang memungkinkan algoritma pembelajaran mesin bekerja bersama untuk menciptakan desain autentik tanpa batasan kreativitas. Proses Batik GAN dimulai dengan memberikan ribuan contoh batik tradisional ke dalam algoritma. Selama tahap pelatihan, dua komponen utama GAN yaitu generator dan diskriminator bekerja secara dinamis. Generator bertugas menciptakan pola batik baru, sementara diskriminator belajar untuk membedakan antara batik asli dengan batik buatan. Proses ini dilakukan secara berulang hingga menghasilkan pola batik yang memukau. Keberhasilan dan Proses Kompetisi Kompetisi AI Innovation Summit 2023 menarik minat dari 59 peserta dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 10 di antaranya berhasil menjadi finalis dalam kategori Pengembangan Tools GEN-AI, dan hanya 4 finalis yang berhasil lolos dalam kategori tersebut. Batik GAN UMM berhasil menunjukkan kinerja yang luar biasa dengan meraih posisi juara 2. Prestasi ini menunjukkan keunggulan dan inovasi dari program studi Informatika UMM dalam memanfaatkan teknologi canggih untuk menjaga dan memajukan kekayaan budaya Indonesia. Masa Depan Batik GAN: Versi 2 dan Kolaborasi Setelah merilis Batik GAN versi 1 yang sukses, tim dosen UMM tidak berhenti di situ. Mereka berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi ini dengan merilis Batik GAN versi 2. Pada versi berikutnya, tim akan berfokus pada pengembangan pola motif nitik, kawung, ceplok, parang, dan semen, menggali lebih dalam lagi ke dalam keindahan dan kerumitan batik Indonesia. Tim Batik GAN UMM juga sangat terbuka untuk kolaborasi dan riset lebih lanjut. Mereka mengundang semua pihak, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk berpartisipasi dalam mengembangkan dan memajukan Batik GAN agar dapat semakin memberikan kontribusi yang besar bagi dunia kecerdasan buatan dan juga pelestarian budaya. Informasi lebih lanjut mengenai Batik GAN dapat ditemukan melalui laman resmi Universitas Muhammadiyah Malang di batik.umm.ac.id.
Inovasi Mahasiswa Informatika UMM: Integrated EAS, Solusi Canggih Tangani Permasalahan Petambak Udang Vannamei

Malang, 1 Agustus 2023 – Sebuah terobosan unik datang dari mahasiswa Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) angkatan 2021, Imelda Azaliya dan Zumro’atul Afifah. Mereka bersama dengan rekan-rekan mahasiswa dari jurusan Teknik Mesin dan Akuakultur berhasil menciptakan solusi revolusioner untuk mengatasi permasalahan petambak udang Vannamei dengan menghadirkan Integrated EAS (Emergency Alert System). Petambak udang Vannamei selama ini sering menghadapi masalah dalam menjaga kualitas air tambak yang dapat berdampak negatif pada hasil panen. Variabilitas kualitas air yang sulit diprediksi, seperti slinitas, suhu, oksigen, pH, TDS, dan Amonia, dapat menyebabkan penurunan kualitas air secara tiba-tiba, mengancam kelangsungan hidup udang, dan menyebabkan kegagalan panen. Berdasarkan laporan dari Imelda Azaliya, ia menyatakan bahwa teknologi Integrated EAS ini dikembangkan untuk mengatasi permasalahan tersebut. “Kami berharap melalui teknologi ini para petambak dapat melakukan tindakan preventif sebelum kualitas air tambak menurun hingga menyebabkan kegagalan panen. Dengan demikian, produktivitas petambak udang Vannamei dapat meningkat secara signifikan,” ungkap Imelda. Integrated EAS ini memanfaatkan 6 sensor utama pemantau kualitas air tambak udang Vannamei, yaitu slinitas, suhu, oksigen, pH, TDS, dan Amonia. Teknologi ini dikembangkan dengan menggabungkan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan sistem pemantauan berbasis IoT (Internet of Things). Sensor-sensor ini akan secara otomatis mengirimkan data ke aplikasi Water Quality Controlling yang dirancang oleh tim mahasiswa. Aplikasi Water Quality Controlling ini berfungsi untuk menganalisis data dari berbagai sensor dan memberikan notifikasi secara real-time kepada para petambak. Jika terdeteksi adanya penurunan kualitas air yang mencurigakan, misalnya tingkat oksigen yang rendah atau konsentrasi Amonia yang tinggi, petambak akan segera mendapatkan peringatan melalui aplikasi tersebut. Zumro’atul Afifah, juga menyatakan, “Dengan adanya sistem ini, para petambak dapat mengambil tindakan cepat dan tepat untuk mengatasi masalah sebelum menjadi lebih serius. Ini dapat mengurangi risiko kerugian dan meningkatkan efisiensi dalam budidaya udang Vannamei.” Integrated EAS telah diuji coba secara intensif dalam skala percobaan di beberapa tambak udang Vannamei di wilayah Malang Raya. Hasilnya menunjukkan dampak yang positif, di mana petambak dapat lebih mudah mengawasi dan mengontrol kualitas air tambak secara langsung melalui smartphone atau perangkat lainnya. Dengan harapan besar dari inovasi ini, diharapkan proyek yang telah mereka rintis berhasil dengan baik dan mampu memberikan manfaat yang besar bagi komunitas penambak udang.
Bawa #UMMMetaverse, Tim SIMETA-1 Wakili Universitas Muhammadiyah Malang Di Babak Final Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) Yang Diselenggarakan Oleh Puspresnas 2023

Kegiatan Lomba Inovasi Digital Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspernas) tahun 2023 adalah sebuah kompetisi kreativitas dan inovasi di bidang teknologi digital yang ditujukan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Lomba ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide inovatif dan aplikasi teknologi digital yang dapat memberikan solusi bagi berbagai permasalahan di masyarakat. Peserta lomba diharapkan dapat menciptakan proyek-proyek yang dapat berkontribusi positif dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan lain sebagainya. Tahun ini, Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) dilaksanakan di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung. Kegiatan yang berlangsung pada 4-6 Juli 2023 terdiri dari 5 bidang lomba yaitu Inovasi Teknologi Digital Pendidikan, Inovasi Pembelajaran Digital Pendidikan, Video Digital Pendidikan, Poster Digital Pendidikan, dan Microteaching Digital. Tim SIMETA-1 yang beranggotakan Larynt Sawfa Kenanga, Chintya Tria Diana Oktaviani, Ahya Nika Salsabila, dan Anissa Yulidha Rodiyah masuk dalam divisi Inovasi Pembelajaran Digital Pendidikan. Untuk lomba ini, Tim SIMETA-1 menciptakan inovasi pembelajaran 4.0 menggunakan metaverse. Dengan mengikuti kompetisi ini, #UMMMetaverse menjadi semakin banyak dikenal dan semakin banyak memberikan manfaat serta memberi solusi dari berbagai persoalan pada bidang pendidikan di berbagai jenjang.
Sistem SeVenMan Permudah Civitas Akademika dalam Peminjaman Alat dan Ruangan Laboratorium di Lab Informatika

Lab Informatika memiliki sistem manajemen inventaris dan peminjaman yang bernama Sevenman semenjak tahun 2016. Sevenman merupakan solusi terbaru yang memudahkan mahasiswa dan juga dosen untuk melakukan peminjaman alat dan ruangan laboratorium melalui sistem yang terstruktur dan efisien. Sistem ini dikembangkan oleh tim ahli perangkat lunak antara mahasiswa dan dosen, serta bekerja sama dengan para administrator lab guna meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa serta memaksimalkan penggunaan sumber daya lab. Dengan Sevenman, mahasiswa memiliki akses mudah ke inventaris lengkap yang mencakup berbagai macam alat, mulai dari perangkat keras seperti laptop hingga peralatan khusus dan komponen. Melalui sistem ini, mahasiswa dapat melihat informasi detail mengenai ketersediaan, kondisi, serta riwayat peminjaman setiap item. Hal ini membantu dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses peminjaman. Tidak lagi perlu mengurus surat-menyurat manual dan menunggu lama untuk mendapatkan persetujuan peminjaman. Sevenman memungkinkan mahasiswa untuk mengajukan permohonan peminjaman secara online dengan cepat dan mudah. Permohonan yang diajukan akan segera diteruskan kepada pihak administrasi lab untuk diproses dengan efisien. Setelah disetujui, mahasiswa dapat langsung mengambil alat yang dipinjam dengan keyakinan bahwa seluruh prosesnya telah terstruktur dengan baik dan transparan. Selain itu, SeVenMan juga menyediakan sistem pemesanan ruangan laboratorium yang intuitif. Mahasiswa dapat dengan mudah memeriksa ketersediaan ruangan, memilih waktu yang diinginkan, dan melakukan reservasi secara online. Dengan fitur ini, penggunaan ruangan laboratorium dapat dioptimalkan sehingga lebih banyak mahasiswa dapat mengakses fasilitas tersebut untuk kegiatan belajar dan proyek mereka. Para administrator lab juga merasakan manfaat dari implementasi SeVenMan, karena sistem ini memberikan wawasan berharga mengenai penggunaan inventaris dan tren peminjaman, memudahkan pengambilan keputusan terkait pemeliharaan dan pengadaan peralatan. Dengan adanya SeVenMan, lab informatika kini memiliki sistem manajemen inventaris dan peminjaman yang efisien, memudahkan mahasiswa dalam melakukan peminjaman alat dan ruangan laboratorium. Hal ini tidak hanya meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa, tetapi juga mengoptimalkan penggunaan sumber daya lab secara keseluruhan. Sevenman menjadi solusi inovatif yang membawa kemajuan dalam manajemen lab informatika, membuka pintu bagi kemudahan dan efisiensi dalam proses peminjaman. Sistem Sevenman dapat diakses melalui URL: https://infotech.umm.ac.id/sevenman/
Hack4ID 2023: Tim Informatika UMM Curi Banyak Perhatian di Acara Inovasi Start Up Digital Pariwisata Jawa Timur

Minggu (04/06), acara program inovasi start up digital yang diselenggarakan oleh 1000 Start Up Digital di Graha Pancacila Batu pada tanggal 3-4 Juni 2023, sektor pariwisata menjadi sorot utama dalam acara tersebut. Tidak hanya menjadi ajang pertemuan para inovator startup teknologi digital, tetapi juga menonjolkan prestasi beberapa tim dari Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Tim-tim tersebut berhasil memenangkan kategori bergengsi, seperti “The Most Visible” dan “The Most Futuristic”. Menariknya juga, salah satu mentor dalam acara tersebut adalah Kepala Program Studi (Prodi) Informatika UMM, Galih Wasis Wicaksono. Dalam ajang kompetisi Hack4ID, beberapa tim dari Informatika UMM berhasil menarik perhatian dengan solusi inovatif mereka di sektor pariwisata Jawa Timur. Salah satu tim yang memenangkan kategori “The Most Visible” adalah tim Start Up Menyou yang dipresentasikan oleh Ogya. Dengan bimbingan dari dosen Zamah Sari dan mentor dari 1000 Start Up Digital yaitu Albiruni Haryo, tim Menyou berhasil menyusun rangkaian platform digital aplikasi pemasaran online, untuk pemesanan dapat melalui QR Code. Selain itu, tim kedua yaitu tim DARI dari Informatika UMM yang paling mencuri perhatian dengan memenangkan kategori “The Most Futuristic” dengan solusi digital virtual tour museum menggunakan virtual reality metaverse untuk memberikan pengalaman wisata museum yang imersif . Tim ini dipresentasikan oleh Sarla dan dibina oleh dosen Hardianto Wibowo juga oleh mentor Danis Kirana. Acara Hack4ID memberikan kesempatan emas bagi para peserta untuk berinteraksi dengan investor dan perwakilan industri terkemuka. Melalui acara ini, tim-tim Informatika UMM dan peserta lainnya mendapatkan kesempatan untuk memperluas jaringan dan mendapatkan peluang pendanaan yang dapat membantu mereka dalam mengembangkan solusi-solusi inovatif yang telah mereka ciptakan. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan acara Hack4ID, harapan tumbuh bahwa prestasi tim-tim Informatika UMM dalam sektor pariwisata Jawa Timur dapat mendorong pertumbuhan sektor tersebut. Keahlian dan kreativitas mahasiswa Informatika UMM yang dipimpin oleh para mentor yang berpengalaman, seperti Pak Galih Wasis Wicaksono, memberikan keyakinan bahwa mereka dapat menjadi agen perubahan dalam industri teknologi dan pariwisata di masa depan.
Angkat Topik Artificial Intelligence, Dosen Informatika UMM Raih Gelar Ph.D Dari Universitas Ternama Di Jepang

Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu bidang ilmu komputer yang difokuskan untuk memberikan solusi bagi permasalahan yang umumnya terkait dengan kecerdasan manusia. AI juga bisa diartikan sebagai sebuah simulasi kecerdasan manusia yang mengimplementasikan sistem komputer sehingga bisa memiliki sistem kerja selayaknya manusia. Pesatnya perkembangan zaman dalam bidang teknologi membuat AI sudah banyak diterapkan pada banyak sektor. Dari definisinya sendiri, AI dikembangkan dengan tujuan memudahkan aktivitas manusia. Salah satu dosen bidang minat data sains dari Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang, Setio Basuki baru saja meraih gelar Ph.D dari salah satu universitas ternama di Jepang, Toyohashi University of Technology. Dengan mengangkat topik Artificial Intelligence (AI), Setio Basuki mampu menyelesaikan studi selama tepat 3 tahun dengan program beasiswa. Penelitian Setio berfokus pada pemanfaatan AI pada peer review dari artikel ilmiah. Penelitian tersebut memiliki tujuan sebagai otomatisasi proses penilaian kualitas artikel ilmiah untuk mendapatkan hasil artikel yang sesuai dengan standar secara cepat dan tepat. Penelitian yang melibatkan lebih dari 90.000 archive paper dengan lebih dari 15 juta kalimat dari tahun 1970 hingga 2017 diproses menggunakan super komputer yang disediakan oleh laboratorium. Dengan dataset yang sangat banyak, Setio membutuhkan waktu 1 tahun untuk mengolahnya dengan super komputer. Sebagai syarat kelulusan untuk gelar Ph.D, Setio Basuki diharuskan mampu menulis 2 jurnal Q1 dengan high impact factor dan 1 good conference dalam kurun waktu 3 tahun masa studi. tepat selama 3 tahun masa studi. “Dengan budaya akademik yang disiplin di Jepang, sedikt banyak memberikan dorongan kepada saya untuk menyelesaikan studi dengan tepat waktu”, ungkap Setio Basuki ketika ditanya mengenai hal terkesan selama berkuliah di Toyohashi University of Technology. Budaya akademik yang disiplin tapi juga tetap mengutamakan rasa kemanusiaan dirasa bagus untuk diterapkan pada sistem akademik di Indonesia agar mahasiswa mampu menyelesaikan kewajibannya dengan nyaman dan tepat waktu.
Prodi Informatika UMM terapkan Artificial Intelligence untuk Dukung Tata Kelola Program Studi yang Berkemajuan

Malang, 9 April 2023 – Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang di tahun 2023 telah mengimplementasikan teknologi Kecerdasan Buatan/Artificial Intelligence (AI) dalam pengelolaan keuangan. “Tahun anggaran di UMM dimulai bulan Maret tahun berjalan dan berakhir pada Februari tahun berikutnya” terang Galih Wasis Wicaksono, Ketua Program Studi Informatika UMM. “Mulai tahun 2023 ini, kami akan menerapkan pengelolaan keuangan Prodi yang meliputi perencanaan dan penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian serta peningkatan (PPEPP) dengan dibantu oleh Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kami menggunakan tools Notion.so. Penggunaan Notion.so digagas oleh Sekretaris Prodi II Informatika, Pak Hardianto Wibowo”. Tambah Galih dalam sesi wawancara. Notion.so adalah tools pengelolaan task, proyek, dan informasi yang sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Tools ini menyediakan berbagai fitur seperti pengelolaan dokumen, daftar task, catatan, database, kalender, dan lain sebagainya dalam satu tempat yang terintegrasi. Fitur yang paling menonjol dari Notion.so adalah kemampuannya untuk membuat database yang dapat disesuaikan. Pengguna dapat membuat database untuk berbagai tujuan, seperti database kontak, daftar task, atau bahkan database untuk mengelola proyek besar. Dalam database, pengguna dapat menambahkan kolom, filter, dan tampilan yang berbeda-beda, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengatur data mereka dengan cara yang lebih efisien dan terstruktur. Notion.so juga dilengkapi dengan fitur kolaborasi yang memungkinkan beberapa pengguna untuk bekerja pada proyek yang sama secara bersamaan. Pengguna dapat berbagi dokumen, tugas, atau database dengan rekan kerja atau teman, dan berkolaborasi secara real-time dalam mengedit dan memperbarui informasi. Notion.so juga dapat memberikan notifikasi apabila terdapat transaksi yang tidak biasa atau pelanggaran kebijakan yang perlu ditindaklanjuti. Dalam pengelolaan keuangan, Notion.so dapat membantu pengguna untuk memantau dan mengatur anggaran keuangaa. “Person In Charge (PIC) dari setiap kegiatan di Prodi Informatika UMM nantinya dapat membuat database, kami sudah menyusun task-nya untuk mengatur penetapan sampai dengan evaluasi kegiatan. Dalam Notion.so nantinya PIC kegiatan dapat menambahkan tag atau label untuk memudahkan pengelompokan, dan menampilkan laporan keuangan dalam bentuk grafik atau tabel”. Terang Hardianto Wibowo selaku Sekretaris II Prodi Informatika. “Untuk transaksi keuangan, kami juga memanfaatkan fasilitas electronic cash management yang dikeluarkan salah satu bank secara khusus sehingga segala aktivitas keuangan yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan dapat termonitor dan dikelola dengan akuntabel”. Terang Denar Regata Akbi Sekretaris I Prodi Informatika UMM. Dalam rapat Koordinasi PIC kegiatan Tahun Anggaran 2023, Ketua Program Studi Informatika UMM menegaskan bahwa penggunaan kecerdasan buatan dalam pengelolaan kegiatan dan keuangan Prodi merupakan langkah awal untuk mendorong effective good governance di level Prodi. Dosen beserta Staf Prodi diharapkan akan lebih produktif dan efisien dalam menyelesaikan tugas tambahan. Selain itu, teknologi juga membantu meningkatkan akurasi dan keamanan data termasuk data keuangan. Terobosan-terobosan ini sejalan dengan visi dan misi Prodi Informatika UMM yang berkomitmen menjadi pionir dalam mengimplementasikan teknologi terbaru khususnya dalam pendidikan dan pengelolaan Prodi, sehingga dapat memperkuat posisi UMM sebagai institusi pendidikan yang unggul dan terkemuka. (IFUMM)